QS. Al Mulk (Kerajaan) – surah 67 ayat 27 [QS. 67:27]

فَلَمَّا رَاَوۡہُ زُلۡفَۃً سِیۡٓـَٔتۡ وُجُوۡہُ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا وَ قِیۡلَ ہٰذَا الَّذِیۡ کُنۡتُمۡ بِہٖ تَدَّعُوۡنَ
Falammaa ra-auhu zulfatan sii-at wujuuhul-ladziina kafaruu waqiila hadzaal-ladzii kuntum bihi tadda’uun(a);

Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram.
Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.
―QS. 67:27
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Hari kiamat datang tiba-tiba ▪ Kehancuran jagad raya
67:27, 67 27, 67-27, Al Mulk 27, AlMulk 27, Al-Mulk 27

Tafsir surah Al Mulk (67) ayat 27

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 27. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa hati orang-orang kafir menjadi kecut dan warna muka mereka berubah setelah meyakini akan dekatnya kedatangan azab yang dijanjikan pada hari Kiamat dan kedahsyatan yang akan menimpa mereka pada hari itu.
Mereka berada dalam keadaan penuh ketakutan dan penyesalan yang tidak henti-hentinya.
Pada saat itu malaikat mengatakan, “Inilah hari Kiamat dan azab Allah yang kamu dustakan sewaktu hidup di dunia dahulu, bahkan kamu selalu meminta-minta kedatangannya.” Pada ayat yang lain, Allah berfirman:

Dan jelaslah bagi mereka kejahatan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka diliputi oleh apa yang dahulu mereka selalu memperolok-olokkannya.

(Q.S. Az-Zumar [39]: 48)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketika mereka menyaksikan janji itu dekat dari mereka, muka orang-orang kafir itu dipenuhi kesedihan dan kehinaan.
Dengan nada mengejek dan menyakiti, dikatakan kepada mereka, “Inilah yang kalian minta disegerakan.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Ketika mereka melihat azab itu) sesudah mereka dihimpunkan (sudah dekat) artinya, dekat sekali (menjadi muramlah) menjadi hitam muramlah (muka orang-orang kafir itu.

Dan dikatakan) kepada mereka, yakni para malaikat penjaga neraka berkata kepada mereka (“Inilah) azab (yang dahulu kalian terhadapnya) yakni sewaktu kalian diancam dengan azab ini (selalu menganggapnya sebagai yang diada-adakan.”) Yakni kalian menduga, bahwasanya kalian tidak akan dibangkitkan menjadi hidup kembali.

Hal ini menceritakan keadaan di masa mendatang, akan tetapi ungkapannya memberikan pengertian sudah terjadi.

Ini tiada lain karena subjeknya pasti benar-benar terjadi.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram.
(Q.S. Al-Mulk [67]: 27)

Yaitu ketika hari kiamat terjadi dan orang-orang kafir menyaksikannya, serta mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri bahwa hari kiamat sudah dekat di depan matanya.
Dalam ayat ini diungkapkan dengan istilah dekat karena setiap perkara yang pasti terjadi dapat diungkapkan dengan ungkapan kepastian, sekalipun jarak masanya cukup lama.
Dan ketika terjadi apa yang mereka dustakan itu, bermuram durjalah muka mereka karena mereka mengetahui keburukan yang telah mereka kerjakan di masa sebelumnya.
Yakni di saat keburukan meliputi diri mereka, maka datanglah hari kiamat menimpa mereka yang sebelumnya mereka tidak menyadari dan memperhitungkannya.

Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.
Dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 47-48)

Karena itulah maka dikatakan kepada mereka dengan nada kecaman dan celaan:

inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.
(Q.S. Al-Mulk [67]: 27)

Yakni kalian meminta agar segera didatangkan.


Informasi Surah Al Mulk (الملك)
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thuur.

Nama “Al Mulk” diambil dari kata “Al Mulk” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan.

Dinamai pula surat ini dengan ” Tabaarak” (Maha Suci).

Keimanan:

Hidup dan mati ujian bagi manusia
Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan
perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta
azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir
dan janji Allah kepada orang-orang mu’min
Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezki
peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada ni’mat Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mulk (30 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mulk (67) ayat 27 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 27 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 27 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Mulk (67) ayat 1-30 - Archie Wirija (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 1-30 - Archie Wirija (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mulk - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 30 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 67:27
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mulk.

Surah Al-Mulk (Arab: الملك ,"Kerajaan") adalah surah ke-67 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.

Nomor Surah 67
Nama Surah Al Mulk
Arab الملك
Arti Kerajaan
Nama lain Al-Mani’ah” (yang mencegah), Al-Waqiyah” (yang menahan), Al-Munjiyah, (yang menyelamatkan), Al-Mann’ah (yang sangat menahan). Tabarak (Maha Suci)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 77
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 30
Jumlah kata -
Jumlah huruf -
Surah sebelumnya Surah At-Tahrim
Surah selanjutnya Surah Al-Qalam
4.9
Ratingmu: 4.5 (11 orang)
Sending







Pembahasan ▪ arti Qs al mulk 27

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta