Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mulk (Kerajaan) – surah 67 ayat 21 [QS. 67:21]

اَمَّنۡ ہٰذَا الَّذِیۡ یَرۡزُقُکُمۡ اِنۡ اَمۡسَکَ رِزۡقَہٗ ۚ بَلۡ لَّجُّوۡا فِیۡ عُتُوٍّ وَّ نُفُوۡرٍ
Am man hadzaal-ladzii yarzuqukum in amsaka rizqahu bal lajjuu fii ‘utuu-win wanufuurin;
Atau siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahan rezeki-Nya?
Bahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari kebenaran).
―QS. Al Mulk [67]: 21

Or who is it that could provide for you if He withheld His provision?
But they have persisted in insolence and aversion.
― Chapter 67. Surah Al Mulk [verse 21]

أَمَّنْ atau siapakah

Who is
هَٰذَا ini

this,
ٱلَّذِى yang

the one,
يَرْزُقُكُمْ memberi rezeki kamu

to provide you
إِنْ jika

if
أَمْسَكَ Dia menahan

He withheld
رِزْقَهُۥ rezekinya

His provision.
بَل bahkan/tetapi

Nay,
لَّجُّوا۟ mereka terus-menerus

they persist
فِى dalam

in
عُتُوٍّ kesombongan

pride
وَنُفُورٍ dan lari/berpaling

and aversion.

Tafsir

Alquran

Surah Al Mulk
67:21

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 21. Oleh Kementrian Agama RI


Kepada orang-orang kafir yang mengingkari rezeki Allah, disampaikan pernyataan dalam bentuk pertanyaan bahwa tak seorang pun dapat memberi rezeki, bila Allah menahan untuk tidak memberikan rezeki itu kepada mereka.
Mereka diminta merenungkan seandainya Allah tidak lagi menurunkan hujan, mematikan segenap tumbuh-tumbuhan sehingga seluruh permukaan bumi kering dan tandus, mematikan semua hewan ternak yang dapat dimakan, menjadikan matahari berhenti terbit di ufuk timur dan menjadikan hari terus menerus terang-benderang tanpa berganti dengan gelap, bagaimana dan dari manakah mereka akan beroleh rezeki?


Kemudian diterangkan bahwa sebenarnya orang-orang kafir itu percaya akan keesaan dan kekuasaan Allah.

Mereka mempersekutukan Allah hanya didorong oleh kesombongan serta keengganan mereka menerima kebenaran karena takut kehilangan kedudukan dan pengaruh di dalam masyarakatnya.
Kesombongan dan keingkaran itu timbul dan disuburkan oleh tipu daya serta godaan setan yang selalu menumbuhkan perasaan dalam pikiran dan angan-angan mereka bahwa perbuatan mereka yang buruk itu adalah perbuatan baik dan terpuji.

Memang demikianlah tujuan setan hidup di dunia ini.
Allah ﷻ berfirman:

قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَكَ اَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيْنَ .

قَالَ اَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ .
قَالَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَ

(Allah) berfirman,
"Maka turunlah kamu darinya (surga);
karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya.

Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina."
(Iblis) menjawab,
"Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan.
"
(Allah) berfirman,
"Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu."
(al-A’raf [7]: 13-15)

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 21. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Atau siapakah yang dapat memberi kalian rezeki–yang merupakan sumber kehidupan dan kebahagiaan kalian–sekiranya Allah menahan rezeki-Nya untuk kalian?
Tetapi orang-orang kafir itu justru malah bertambah sombong dan jauh dari kebenaran.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang-orang kafir itu lalai dan tidak memperhatikan burung-burung yang ada di atas mereka mengembangkan sayapnya ketika terbang dan terkadang mengatupkannya?
Tidak ada yang dapat menahannya di udara kecuali hanya Allah yang Maha Pengasih.
Sesungguhnya, Dia Maha Melihat segala sesuatu, penciptaan-Nya tidak memiliki cacat dan cela.


Maka siapakah yang akan kalian jadikan sebagai penolong dan pelindung dari siksa Allah selain Allah yang Maha Pemurah jika Dia menghendaki siksaan terhadap kalian?
Tidak lain yang kalian sangka itu adalah tipu daya dan kesesatan dari setan.
Bahkan, siapakah yang akan memberi rezeki kepada kalian jika Allah menahannya serta tidak memberikannya pada kalian?
Akan tetapi, orang-orang kafir itu tetap saja dalam kesesatan dan kedurhakaan.


Mereka tidak mau mendengarkan kebenaran serta tidak mau mengikutinya, hal ini disebabkan kesombongan mereka dan jauh dari kebenaran.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Atau siapakah dia yang memberi kalian rezeki jika Dia menahan) yakni Allah Yang Maha Penyayang menahan


(rezeki-Nya) yakni hujan-Nya terhadap kalian.
Jawab syaratnya tidak disebutkan, karena dapat disimpulkan dari kalimat sebelumnya.
Lengkapnya, siapakah yang dapat memberi kalian rezeki?
Tentu tiada seorang pun yang dapat memberikan rezeki kepada kalian selain-Nya.


(Tetapi mereka terus-menerus) berkelanjutan


(di dalam kesombongan) dalam kesombongannya


(dan menjauhkan diri) dari kebenaran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian disebutkan oleh firman-Nya:

Atau siapakah dia ini yang memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya?
(QS. Al-Mulk [67]: 21)

Yaitu siapakah orangnya yang dapat memberimu rezeki selain dari Allah, apabila Dia memutuskannya darimu.
Dengan kata lain, tiada seorang pun yang dapat memberi, mencegah, menciptakan, memberi rezeki, dan yang menolong selain dari Allah subhanahu wa ta’ala semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Mereka mengetahui hal ini, tetapi mereka menyembah selain-Nya.
Karena itulah disebutkan dalam firman berikutnya:

Sebenarnya mereka terus-menerus.
(QS. Al-Mulk [67]: 21)

Yakni bahkan mereka tetap berkesinambungan dalam sikap mereka yang melampaui batas, tenggelam ke dalam kedustaan dan kesesatannya.

dalam kesombongan dan menjauhkan diri.
(QS. Al-Mulk [67]: 21)

Yaitu dalam keingkaran, keangkuhan, dan anti pati mereka terhadap perkara yang

Unsur Pokok Surah Al Mulk (الملك)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ath-Thuur.

Nama "Al Mulk" diambil dari kata "Al Mulk" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan.

Dinamai pula surat ini dengan " Tabaarak" (Maha Suci).

Keimanan:

▪ Hidup dan mati ujian bagi manusia.
▪ Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan.
▪ Perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta.
kafir.
▪ Dan janji Allah kepada orang-orang mukmin.
▪ Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezeki.
▪ Peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada nikmat Allah.

Audio

QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mulk ayat 21 - Gambar 1 Surah Al Mulk ayat 21 - Gambar 2
Statistik QS. 67:21
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mulk.

Surah Al-Mulk (Arab: الملك ,”Kerajaan”) adalah surah ke-67 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.

Nomor Surah67
Nama SurahAl Mulk
Arabالملك
ArtiKerajaan
Nama lainAl-Mani’ah” (yang mencegah), Al-Waqiyah” (yang menahan), Al-Munjiyah, (yang menyelamatkan), Al-Mann’ah (yang sangat menahan). Tabarak (Maha Suci)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu77
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat30
Jumlah kata
Jumlah huruf
Surah sebelumnyaSurah At-Tahrim
Surah selanjutnyaSurah Al-Qalam
Sending
User Review
4.7 (29 votes)
Tags:

67:21, 67 21, 67-21, Surah Al Mulk 21, Tafsir surat AlMulk 21, Quran Al-Mulk 21, Surah Al Mulk ayat 21

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 5 [QS. 74:5]

5-7. Dan petunjuk yang ketiga adalah, tinggalkanlah segala perbuatan yang keji seperti penyembahan berhala, betapa pun banyak yang melakukan. Petunjuk yang keempat, dan janganlah engkau, wahai Nabi Mu … 74:5, 74 5, 74-5, Surah Al Muddatstsir 5, Tafsir surat AlMuddatstsir 5, Quran Al-Mudatsir 5, Al-Muddatstsir 5, Al Mudasir 5, Al-Muddassir 5, Surah Al Mudasir ayat 5

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 46 [QS. 68:46]

46-47. Apakah ada yang meragukan dengan ajaran Al-Qur’an ataukah engkau, wahai Nabi Muhammad, meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan hutang? Ataukah mungkin mereka secara khus … 68:46, 68 46, 68-46, Surah Al Qalam 46, Tafsir surat AlQalam 46, Quran Al-Qalam 46, Surah Al Qolam ayat 46

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Ilmu yang bermanfaat adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sesuatu yang dipercaya dan diyakimi kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

+

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #31
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #31 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #31 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Abu Bakar Ali bin Abi Thalib Usman bin Affan Abu Hurairah Umar bin

Pendidikan Agama Islam #14

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan … diri sendiri dan hawa nafsunya

Pendidikan Agama Islam #27

Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun. 13 23 20 10 22 Benar! Kurang tepat! Surah yang pertama kali turun

Instagram