Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mulk (Kerajaan) – surah 67 ayat 2 [QS. 67:2]

الَّذِیۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَ الۡحَیٰوۃَ لِیَبۡلُوَکُمۡ اَیُّکُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا ؕ وَ ہُوَ الۡعَزِیۡزُ الۡغَفُوۡرُ ۙ
Al-ladzii khalaqal mauta wal hayaata liyabluwakum ai-yukum ahsanu ‘amalaa wahuwal ‘aziizul ghafuur(u);
Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.
―QS. Al Mulk [67]: 2

Daftar isi

(He) who created death and life to test you (as to) which of you is best in deed – and He is the Exalted in Might, the Forgiving –
― Chapter 67. Surah Al Mulk [verse 2]

ٱلَّذِى yang
The One Who
خَلَقَ menciptakan
created
ٱلْمَوْتَ kematian
death
وَٱلْحَيَوٰةَ dan kehidupan
and life
لِيَبْلُوَكُمْ karena Dia akan mengujimu
that He may test you,
أَيُّكُمْ siapa diantara kamu
which of you
أَحْسَنُ lebih baik
(is) best
عَمَلًا perbuatan
(in) deed.
وَهُوَ dan Dia
And He
ٱلْعَزِيزُ Maha Perkasa
(is) the All-Mighty,
ٱلْغَفُورُ Maha Pengampun
the Oft-Forgiving.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Mulk
67:2

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 2. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini diterangkan bahwa Tuhan yang memegang kekuasaan kerajaan dunia dan kerajaan akhirat serta menguasai segala sesuatunya itu, adalah Tuhan yang menciptakan kematian dan kehidupan.
Hanya Dia yang menentukan saat kematian setiap makhluk.

Jika saat kematian itu telah tiba, tidak ada suatu apa pun yang dapat mempercepat atau memperlambatnya barang sekejap pun.
Demikian pula keadaan makhluk yang akan mati, tidak ada suatu apa pun yang dapat mengubahnya dari yang telah ditentukan-Nya.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَنْ يُّؤَخِّرَ اللّٰهُ نَفْسًا اِذَا جَاۤءَ اَجَلُهَا وَاللّٰهُ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang.
Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
(al-Munafiqun [63]: 11)


Tidak seorang pun manusia atau makhluk hidup lain yang dapat menghindarkan diri dari kematian yang telah ditetapkan Allah, sebagaimana firman-Nya:

اَيْنَمَا تَكُوْنُوْا يُدْرِكْكُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِيْ بُرُوْجٍ مُّشَيَّدَةٍ

Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh. (an-Nisa’ [4]: 78)


Demikian pula dinyatakan bahwa Allah yang menciptakan kehidupan.

Maksudnya ialah bahwa Dialah yang menghidupkan seluruh makhluk hidup yang ada di alam ini.
Dialah yang menyediakan segala kebutuhan hidupnya dan Dia pula yang memberikan kemungkinan kelangsungan jenis makhluk hidup itu, sehingga tidak terancam kepunahan.

Kemudian Dia pula yang menetapkan lama kehidupan suatu makhluk dan menetapkan keadaan kehidupan seluruh makhluk.
Dalam pada itu, Allah pun menentukan sampai kapan kelangsungan hidup suatu makhluk, sehingga bila waktu yang ditentukan-Nya itu telah berakhir, musnahlah jenis makhluk itu sebagaimana yang dialami oleh jenis-jenis hewan purba.


Dalam ayat ini diterangkan bahwa Allah menciptakan kematian dan kehidupan adalah untuk menguji manusia, siapa di antara mereka yang beriman dan beramal saleh dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang dibawa Nabi Muhammad dan siapa pula yang mengingkarinya.
Dari ayat di atas dipahami bahwa dengan menciptakan kehidupan itu, Allah memberi kesempatan yang sangat luas kepada manusia untuk memilih mana yang baik menurut dirinya.
Apakah ia akan mengikuti hawa nafsunya, atau ia akan mengikuti petunjuk, hukum, dan ketentuan Allah sebagai penguasa alam semesta ini.
Seandainya manusia ditimpa azab yang pedih di akhirat nanti, maka azab itu pada hakikatnya ditimpakan atas kehendak diri mereka sendiri.
Begitu juga jika mereka memperoleh kebahagiaan, maka kebahagiaan itu datang karena kehendak diri mereka sendiri sewaktu hidup di dunia.


Berdasarkan ujian itu pula ditetapkan derajat dan martabat seorang manusia di sisi Allah.
Semakin kuat iman seseorang semakin banyak amal saleh yang dikerjakannya.
Semakin ia tunduk dan patuh mengikuti hukum dan peraturan Allah, semakin tinggi pula derajat dan martabat yang diperolehnya di sisi Allah.
Sebaliknya jika manusia tidak beriman kepada-Nya, tidak mengerjakan amal saleh dan tidak taat kepada-Nya, ia akan memperoleh tempat yang paling hina di akhirat.


Kehidupan duniawi adalah untuk menguji manusia, siapa di antara mereka yang selalu menggunakan akal dan pikirannya memahami agama Allah, dan memilih mana perbuatan yang paling baik dikerjakannya, sehingga perbuatannya itu diridai Allah.
Juga untuk mengetahui siapa yang tabah dan tahan mengekang diri dari mengerjakan larangan-larangan Allah dan siapa pula yang paling taat kepada-Nya.


Ayat ini mendorong dan menganjurkan agar manusia selalu waspada dalam hidupnya.
Hendaklah mereka selalu memeriksa hati mereka apakah ia benar-benar seorang yang beriman, dan juga memeriksa segala yang akan mereka perbuat, apakah telah sesuai dengan yang diperintahkan Allah atau tidak, dan apakah yang akan mereka perbuat itu larangan Allah atau bukan.
Jika perbuatan itu telah sesuai dengan perintah Allah, bahkan termasuk perbuatan yang diridai-Nya, hendaklah segera mengerjakannya.
Sebaliknya jika perbuatan itu termasuk larangan Allah, maka jangan sekali-kali melaksanakannya.


Pada akhir ayat ini, Allah menegaskan bahwa Dia Mahaperkasa, tidak ada satu makhluk pun yang dapat menghalangi kehendak-Nya jika Ia hendak melakukan sesuatu, seperti hendak memberi pahala orang-orang yang beriman dan beramal saleh atau hendak mengazab orang yang durhaka kepada-Nya.
Dia Maha Pengampun kepada hamba-hamba-Nya yang mau bertobat kepada-Nya dengan menyesali perbuatan dosa yang telah dikerjakannya, berjanji tidak akan melakukan dosa itu lagi serta berjanji pula tidak akan melakukan dosa-dosa yang lain.


Pada ayat ini, Allah menyebut secara bergandengan dua macam di antara sifat-sifat-Nya, yaitu sifat Mahaperkasa dan Maha Pengampun, seakan-akan kedua sifat ini adalah sifat yang berlawanan.
Sifat Mahaperkasa memberi pengertian memberi kabar yang menakut-nakuti, sedang sifat Maha Pengampun memberi pengertian adanya harapan bagi setiap orang yang mengerjakan perbuatan dosa, jika ia bertobat.
Hal ini menunjukkan bahwa Allah yang berhak disembah itu benar-benar dapat memaksakan kehendak-Nya kepada siapa pun, tidak ada yang dapat menghalanginya.
Dia mengetahui segala sesuatu, sehingga dapat memberikan balasan yang tepat kepada setiap hamba-Nya, baik berupa pahala maupun siksa.
Dengan pengetahuan itu pula, Dia dapat membedakan antara orang yang taat dan durhaka kepada-Nya, sehingga tidak ada kemungkinan sedikit pun seorang yang durhaka memperoleh pahala atau seorang yang taat dan patuh memperoleh siksa.
Allah tidak pernah keliru dalam memberikan pembalasan.


Firman Allah lainnya yang menyebut secara bergandengan kabar peringatan dan pengharapan itu ialah:

نَبِّئْ عِبَادِيْٓ اَنِّيْٓ اَنَا الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ .
وَاَنَّ عَذَابِيْ هُوَ الْعَذَابُ الْاَلِيْمُ

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang, dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih. (al-Hijr [15]: 49-50)

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yang menciptakan mati dan hidup untuk suatu tujuan, yaitu menguji siapa di antara kalian yang paling benar perbuatannya dan paling tulus niatnya.
Dia Mahaperkasa yang tidak ada sesuatu pun dapat mengalahkan-Nya, Maha Pengampun terhadap orang-orang yang teledor.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai manusia, Dia-lah yang telah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapakah di antara kalian yang lebih baik dan lebih ikhlas amalnya?
Dan Dia-lah yang Mahaperkasa.
Tiada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya.


Dia Maha Pengampun bagi setiap hamba-hamba-Nya yang bertobat.
Ayat ini merupakan dorongan berlaku taat dan cegahan untuk berlaku maksiat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang menjadikan mati) di dunia


(dan hidup) di akhirat, atau yang menjadikan mati dan hidup di dunia.
Nuthfah pada asalnya sebagai barang mati, kemudian jadilah ia hidup, pengertian hidup ialah karena ia mempunyai perasaan.
Pengertian mati adalah kebalikannya.
Pengertian lafal al-khalqu berdasarkan makna yang kedua ini berarti memastikan


(supaya Dia menguji kalian) atau mencoba kalian di dalam kehidupan ini


(siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya) maksudnya yang paling taat kepada Allah.


(Dan Dia Maha Perkasa) di dalam melakukan pembalasan terhadap orang yang durhaka kepada-Nya


(lagi Maha Pengampun) kepada orang yang bertobat kepada-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
(QS. Al-Mulk [67]: 2)

Yakni yang terbaik amalnya, seperti yang dikatakan oleh Muhammad ibnu Ajlan, bahwa dalam hal ini Allah tidak mengungkapkannya dengan kalimat lebih banyak amalnya.
Kemudian disebutkan dalam firman selanjutnya:


Dan Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.
(QS. Al-Mulk [67]: 2)

Yaitu Mahaperkasa lagi Mahabesar dan Mahakokoh Zat-Nya, selain itu Dia Maha Pengampun bagi orang yang bertobat dan kembali ke jalan-Nya sesudah berbuat durhaka terhadap-Nya dan menentang perintah-Nya.
Sekalipun Dia Mahaperkasa, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang, Maha Pemaaf, dan Maha Penyantun.
Selanjutnya disebutkan:

Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.
(QS. Al-Mulk [67]: 3)

Maksudnya, bertingkat-tingkat.
Tetapi apakah satu sama lainnya berhubungan langsung, yakni satu sama lainnya berlapis-lapis, tanpa pemisah atau ada pemisah di antara masing-masing lapisnya?
Ada dua pendapat mengenainya, yang paling sahih adalah pendapat yang kedua, sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh hadis Isra dan hadis lainnya.

Unsur Pokok Surah Al Mulk (الملك)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ath-Thuur.

Nama "Al Mulk" diambil dari kata "Al Mulk" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan.

Dinamai pula surat ini dengan " Tabaarak" (Maha Suci).

Keimanan:

▪ Hidup dan mati ujian bagi manusia.
▪ Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan.
▪ Perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta.
▪ Azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir.
▪ Dan janji Allah kepada orang-orang mukmin.
▪ Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezeki.
▪ Peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada nikmat Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mulk (30 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mulk ayat 2 - Gambar 1 Surah Al Mulk ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 67:2
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mulk.

Surah Al-Mulk (Arab: الملك ,”Kerajaan”) adalah surah ke-67 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.

Nomor Surah 67
Nama Surah Al Mulk
Arab الملك
Arti Kerajaan
Nama lain Al-Mani’ah” (yang mencegah), Al-Waqiyah” (yang menahan), Al-Munjiyah, (yang menyelamatkan), Al-Mann’ah (yang sangat menahan). Tabarak (Maha Suci)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 77
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata
Jumlah huruf
Surah sebelumnya Surah At-Tahrim
Surah selanjutnya Surah Al-Qalam
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
67:2, 67 2, 67-2, Surah Al Mulk 2, Tafsir surat AlMulk 2, Quran Al-Mulk 2, Surah Al Mulk ayat 2
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 67:2

More Videos

Kandungan Surah Al Mulk

۞ QS. 67:1 • Segala sesuatu milik Allah • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 67:2 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 67:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAl Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 67:4 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 67:5 • Nama-nama neraka • Pahala jin dan balasannya

۞ QS. 67:6 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 67:7 • Memasuki neraka • Sifat neraka

۞ QS. 67:8 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Memasuki neraka • Penjaga neraka • Sifat neraka •

۞ QS. 67:9 • Percakapan ahli neraka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 67:10 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 67:11 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 67:12 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 67:13 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 67:14 • Keluasan ilmu Allah • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 67:15 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 67:16 • Kekuasaan Allah • Cacian Allah terhadap orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 67:17 • Kekuasaan Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 67:18 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 67:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Rahman (Maha Pengasih) •

۞ QS. 67:20 Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 67:21 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 67:22 • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 67:24 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 67:25 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 67:26 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Waktu kiamat tidak diketahui

۞ QS. 67:27 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 67:28 • Azab orang kafir • Cacian Allah terhadap orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 67:29 Al Rahman (Maha Pengasih) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 67:30 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Cacian Allah terhadap orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

Ayat Pilihan

Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah,

dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.
QS. Yunus [10]: 100

Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati,
maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 158

Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu,
dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 88

Jangan persekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap ibu bapak, dan jangan membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan,
Kami akan memberi rezeki kepadamu & kepada mereka, dan jangan mendekati perbuatan-perbuatan yang keji
QS. Al-An’am [6]: 151

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Correct! Wrong!

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus Istilah Islam

Thibbun Nabawi

Apa itu Thibbun Nabawi? Thibbun Nabawi merujuk pada tindakan dan perkataan (hadis) Nabi Islam Muhammad mengenai penyakit, pengobatan, dan kebersihan, maupun genre tulisan oleh para sarjana non-medis u...

Abu Zakaria Muhyuddin an-Nawawi

Siapa itu Abu Zakaria Muhyuddin an-Nawawi? Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi (الإمام العلامة أبو زكريا محيي الدين بن شرف ال...

Al Barru

Apa itu Al Barru? Allah itu Al-Barr . Artinya adalah Allah itu Yang Maha Dermawan, Dialah sumber segala kebaikan dan kedermawanan. Sebagai pencipta, Allah senantiasa memberikan nikmat dan anugerah ke...