Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mulk (Kerajaan) – surah 67 ayat 10 [QS. 67:10]

وَ قَالُوۡا لَوۡ کُنَّا نَسۡمَعُ اَوۡ نَعۡقِلُ مَا کُنَّا فِیۡۤ اَصۡحٰبِ السَّعِیۡرِ
Waqaaluuu lau kunnaa nasma’u au na’qilu maa kunnaa fii ashhaabissa’iir(i);
Dan mereka berkata,
“Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.”
―QS. Al Mulk [67]: 10

And they will say,
"If only we had been listening or reasoning, we would not be among the companions of the Blaze."
― Chapter 67. Surah Al Mulk [verse 10]

وَقَالُوا۟ dan mereka berkata

And they will say,
لَوْ sekiranya

"If
كُنَّا adalah kami

we had
نَسْمَعُ kami mendengarkan

listened
أَوْ atau

or
نَعْقِلُ kami berakal

reasoned,
مَا tidaklah

not
كُنَّا kami

we (would) have been
فِىٓ dalam

among
أَصْحَٰبِ penghuni

(the) companions
ٱلسَّعِيرِ neraka yang menyala-nyala

(of) the Blaze."

Tafsir

Alquran

Surah Al Mulk
67:10

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 10. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir yang sedang diazab di dalam neraka itu menyesali sikap dan tindakan mereka selama hidup di dunia dengan mengatakan,
"Sekiranya kami mau menggunakan akal dan pikiran kami yang telah dianugerahkan Allah, untuk menilai dan mengambil manfaat dari seruan rasul itu, demikian pula seandainya kami menggunakan telinga kami untuk mendengar ayat-ayat Allah yang telah diturunkan dan disampaikan kepada kami oleh rasul yang telah diutus-Nya, tentu kami tidak akan menyangkal dan mengingkari kebenaran yang disampaikan itu.
Kami tidak akan tepedaya oleh kesenangan dan pengaruh dunia yang fana ini, tidak akan teperdaya oleh tipu daya setan, dan tidak akan dimasukkan ke dalam neraka yang menyala ini yang azabnya tidak tertanggungkan sedikit pun oleh kami.
"

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 10. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka juga berkata,
"Seandainya dulu kami mendengar untuk mendapatkan kebenaran, atau memikirkan seruan yang disampaikan kepada kami, niscaya kami tidak akan termasuk sebagai penghuni neraka yang menyala-nyala ini."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka berkata dengan mengakui,
"Sekiranya kami mendengarkan orang yang mengajak kepada kebenaran atau kami memikirkan yang ia seru, niscaya kami tidak menjadi penghuni neraka."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan mereka berkata,
"Sekiranya kami mendengarkan) maksudnya mendengar yang disertai pemahaman


(atau memikirkan) memikirkan apa yang didengarnya, yaitu peringatan rasulrasul kepada mereka


(niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala").

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Dan firman-Nya:

Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakan pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya,
"Apakah belum pernah datang kepadamu rasulrasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?"
Mereka menjawab,
"Benar (telah datang)."
Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir.
(QS. Az-Zumar [39]: 71)

Demikian pula mereka menyalahkan diri mereka sendiri dan menyesali perbuatannya, di saat tiada gunanya lagi penyesalan bagi mereka.
Mereka mengatakan, sebagaimana yang disebutkan oleh firman-Nya:

Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.
(QS. Al-Mulk [67]: 10)

Yaitu sekiranya dahulu kami menggunakan akal kami dengan sebenarnya atau mendengarkan kebenaran yang diturunkan oleh Allah, niscaya kami tidak akan terjerumus ke dalam kekafiran kepada Allah dan tidak teperdaya oleh kekafiran.
Akan tetapi, ternyata dahulu kami tidak menggunakan pemahaman kami untuk menyadari apa yang disampaikan oleh para rasul, dan tidak pula kami menggunakan akal kami yang dapat memberi petunjuk kepada kami untuk mengikuti para rasul.

Unsur Pokok Surah Al Mulk (الملك)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ath-Thuur.

Nama "Al Mulk" diambil dari kata "Al Mulk" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan.

Dinamai pula surat ini dengan " Tabaarak" (Maha Suci).

Keimanan:

▪ Hidup dan mati ujian bagi manusia.
▪ Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan.
▪ Perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta.
Azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir.
▪ Dan janji Allah kepada orang-orang mukmin.
▪ Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezeki.
▪ Peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada nikmat Allah.

Audio

QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Mulk (67) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mulk ayat 10 - Gambar 1 Surah Al Mulk ayat 10 - Gambar 2
Statistik QS. 67:10
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mulk.

Surah Al-Mulk (Arab: الملك ,”Kerajaan”) adalah surah ke-67 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.

Nomor Surah67
Nama SurahAl Mulk
Arabالملك
ArtiKerajaan
Nama lainAl-Mani’ah” (yang mencegah), Al-Waqiyah” (yang menahan), Al-Munjiyah, (yang menyelamatkan), Al-Mann’ah (yang sangat menahan). Tabarak (Maha Suci)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu77
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat30
Jumlah kata
Jumlah huruf
Surah sebelumnyaSurah At-Tahrim
Surah selanjutnyaSurah Al-Qalam
Sending
User Review
4.4 (8 votes)
Tags:

67:10, 67 10, 67-10, Surah Al Mulk 10, Tafsir surat AlMulk 10, Quran Al-Mulk 10, Surah Al Mulk ayat 10

▪ qs 67: 10
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 126 [QS. 20:126]

126. Menjawab aduan itu Allah berfirman, “Demikianlah yang terjadi. Dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami untuk mengajakmu mengikuti petunjuk Kami, maka kamu melupakannya dan enggan menaati peri … 20:126, 20 126, 20-126, Surah Thaa Haa 126, Tafsir surat ThaaHaa 126, Quran Thoha 126, Thaha 126, Ta Ha 126, Surah Toha ayat 126

QS. An Naazi’at (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut) – surah 79 ayat 2 [QS. 79:2]

1-5. Allah memulai surah ini dengan sumpah demi malaikat yang diberiNya tugas berat. Di antara tujuannya adalah agar manusia menghayati peran-peran tersebut dalam kehidupan. Demi malaikat yang mencabu … 79:2, 79 2, 79-2, Surah An Naazi’at 2, Tafsir surat AnNaaziat 2, Quran AnNaziat 2, An Naziat 2, An-Nazi’at 2, Surah An Naziat ayat 2

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: المجتهد) atau fakih (الفقيه) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Arti al-Kaafirun adalah … orang yang tidak bisa baca tulis orang-orang munafik orang-orang kafir orang-orang kaffah orang musyrik Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #29

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Al Farabi Ibnu Sina Ibnu Batutah Al Khawarizmi

Pendidikan Agama Islam #15

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Kisah Qarun Kisah

Instagram