Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) - surah 74 ayat 6 [QS. 74:6]

وَ لَا تَمۡنُنۡ تَسۡتَکۡثِرُ ۪
Walaa tamnun tastaktsir(u);
dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
―QS. Al Muddatstsir [74]: 6

Daftar isi

And do not confer favor to acquire more
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 6]

وَلَا dan jangan

And (do) not
تَمْنُن kamu memberi/anugerah

confer favor
تَسْتَكْثِرُ kamu mengharap lebih banyak

(to) acquire more,

Tafsir Quran

Surah Al Muddatstsir
74:6

Tafsir QS. Al-Muddatsir (74) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Nabi Muhammad dilarang memberi dengan maksud memperoleh yang lebih banyak.
Artinya dengan usaha dan ikhtiar mengajak manusia ke jalan Allah, serta dengan ilmu dan risalah yang disampaikan, beliau dilarang mengharapkan ganjaran atau upah yang lebih besar dari orang-orang yang diserunya.

Tegasnya jangan menjadikan dakwah sebagai objek bisnis yang mendatangkan keuntungan duniawi.
Bagi seorang nabi lebih ditekankan lagi agar tidak mengharapkan upah sama sekali dalam dakwah, guna memelihara keluhuran martabat kenabian yang dipikulnya.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Hindarilah siksaan itu.
Waspadailah selalu hal-hal yang dapat menjerumuskanmu ke dalam siksaan.


Janganlah kamu memberi sesuatu kepada orang lain untuk mendapatkan imbalan yang lebih besar dari orang tersebut.
Untuk mendapatkan rida Tuhanmu, bersabarlah atas segala perintah dan larangan serta segala sesuatu yang berat dan penuh tantangan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah dari pembaringanmu.
Berilah peringatan kepada manusia akan azab Allah.


Khususkanlah Tuhanmu semata dengan mengagungkan, mengesakan, dan menyembah-Nya.
Sucikanlah pakaianmu dari berbagai macam najis karena sempurnanya kebersihan lahir adalah sempurnanya kebersihan batin.


Teruslah meninggalkan sesembahan dan berhala.
Tinggalkanlah semua perbuatan syirik.


Janganlah mendekatinya dan janganlah engkau memberikan sesuatu karena berharap mendapatkan sesuatu yang lebih banyak.
Berharaplah karena ridha Tuhanmu lalu bersabarlah atas perintah dan larangan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan janganlah kamu memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak) lafal Tastaktsiru dibaca Rafa’ berkedudukan sebagai Haal atau kata keterangan keadaan.
Maksudnya, janganlah kamu memberi sesuatu dengan tujuan untuk memperoleh balasan yang lebih banyak dari apa yang telah kamu berikan.
Hal ini khusus berlaku hanya bagi Nabi ﷺ karena sesungguhnya dia diperintahkan untuk mengerjakan akhlakakhlak yang paling mulia dan pekerti yang paling baik.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 6)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa janganlah kamu memberikan suatu pemberian dengan maksud agar memperoleh balasan yang lebih banyak darinya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ikrimah, Mujahid, Ata.
Tawus, Abul Ahwas, Ibrahim An-Nakha’i, Ad-Dahhak, Qatadah, dan As-Saddi serta lain-lainnya.
Telah diriwayatkan pula dari Ibnu Mas’ud, bahwa dia membaca firman-Nya dengan bacaan berikut,
"Dan janganlah kamu merasa memberi dengan banyak."

Al-Hasan Al-Basri mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa janganlah kamu merasa beramal banyak kepada Tuhanmu.
Hal yang sama dikatakan oleh Ar-Rabi’ ibnu Anas.
Pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir.

Khasif telah meriwayatkan dari Mujahid sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 6)
Yakni janganlah kamu merasa lemah diri untuk berbuat banyak kebaikan.
Mujahid mengatakan bahwa orang Arab mengatakan tamannana, artinya merasa lemah diri.


Ibnu Zaid mengatakan, janganlah kamu merasa berjasa dengan kenabianmu terhadap manusia dengan maksud ingin memperbanyak dari mereka imbalan jasa berupa duniawi.
Keempat pendapat ini yang paling kuat di antaranya adalah yang pertama;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muddatstsir (56 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 6 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 74:6
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 74
Nama Surah Al Muddatstsir
Arab المدثر
Arti Orang yang berkemul
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 4
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 56
Jumlah kata 256
Jumlah huruf 1036
Surah sebelumnya Surah Al-Muzzammil
Surah selanjutnya Surah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.6 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

74:6, 74 6, 74-6, Surah Al Muddatstsir 6, Tafsir surat AlMuddatstsir 6, Quran Al-Mudatsir 6, Al-Muddatstsir 6, Al Mudasir 6, Al-Muddassir 6, Surah Al Mudasir ayat 6

Video Surah

74:6


More Videos

Kandungan Surah Al Muddatstsir

۞ QS. 74:1 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 74:3 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 74:7 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 74:8 • Peniupan sangkakala

۞ QS. 74:9 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 74:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 74:11 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:16 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:17 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:18 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:19 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:20 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:21 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 74:22 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 74:23 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:26 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 74:27 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 74:28 • Sifat neraka

۞ QS. 74:29 • Sifat neraka

۞ QS. 74:30 • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka

۞ QS. 74:31 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka

۞ QS. 74:35 • Sifat neraka

۞ QS. 74:37 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 74:38 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 74:39 • Sifat ahli surga

۞ QS. 74:40 • Pahala iman • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 74:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 74:42 • Percakapan para ahli surga • Nama-nama neraka

۞ QS. 74:43 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:44 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:45 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:46 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:47 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 74:48 • Azab orang kafir

۞ QS. 74:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:52 • Lembaran catatan amal perbuatan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:53 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 74:54 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 74:55 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 74:56 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Ampunan Allah dan rahmatNya •

Ayat Pilihan

Berpeganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai berai, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kau dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah persatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang yang bersaudara
QS. Ali ‘Imran [3]: 103

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya,
atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).
Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.
QS. An-Nisa’ [4]: 86

Sungguh akan Kami beri cobaan padamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa & buah-buahan. Dan berikan berita gembira pada orang sabar. yang bila ditimpa musibah mereka mengucap Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun
QS. Al-Baqarah [2]: 155-156

Dan tinggalkan orang-orang yang jadikan agama mereka sebagai main-main & senda gurau,
dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.
Peringatkanlah (mereka) dengan Alquran agar tidak dijerumuskan ke dalam neraka karena perbuatannya sendiri
QS. Al-An’am [6]: 70

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Correct! Wrong!

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Correct! Wrong!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Correct! Wrong!

+

Array

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Correct! Wrong!

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

fasik

Apa itu fasik? fa.sik a tidak peduli terhadap perintah Tuhan ; n orang yang percaya kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala., tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya, bahkan melakukan perbuatan dosa …...

kalimatusyahadat

Apa itu kalimatusyahadat? ka.li.ma.tu.sya.ha.dat pengakuan keislaman yang terdiri atas dua kalimat, yaitu asyhadu anla^ ila^ha illa l-la^h wa asyhadu anna Muhammadar rasu^lulla^h ‘tidak ada Tuh...

Malik bin Dinar

Siapa itu Malik bin Dinar? Malik bin Dinar adalah seorang ulama pada abad ke-2 Hijriyah yang datang ke India untuk menyebarkan agama Islam di wilayah India. Kufah, Irak Sekitar 748 M. Di Thalangar...