Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 44 [QS. 74:44]

وَ لَمۡ نَکُ نُطۡعِمُ الۡمِسۡکِیۡنَ
Walam naku nuth’imul miskiin(a);
dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin,
―QS. Al Muddatstsir [74]: 44

Nor did we used to feed the poor.
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 44]

وَلَمْ dan tidak ada

And not
نَكُ kami

we used to
نُطْعِمُ kami memberi makan

feed
ٱلْمِسْكِينَ orang-orang miskin

the poor,

Tafsir

Alquran

Surah Al Muddatstsir
74:44

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 44. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menjelaskan bahwa mereka tidak termasuk golongan yang senantiasa berbuat baik kepada kaum fakir miskin dan duafa.
Padahal mereka dapat berbuat demikian karena berlebihnya nikmat dan rezeki Allah yang mereka peroleh.

Mereka tidak mau meringankan kesulitan fakir-miskin dengan sedekah yang seharusnya mereka keluarkan.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 44. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka menjawab,
"Dahulu kami tidak menegakkan salat seperti yang dilakukan kaum muslim.
Kami pun tidak memberi makan orang-orang miskin sebagaimana dilakukan kaum muslim.


Kami juga selalu membela dan larut bersama orang-orang yang melakukan kebatilan dan kebohongan.
Selain itu, kami mendustakan hari perhitungan dan pembalasan sampai saat datangnya kematian kami. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Setiap perbuatan baik dan buruk diri seseorang, terhalang dan tergadai oleh perbuatannya.
Seluruh perbuatan tidak akan dilepaskan dari tanggung jawab kecuali setelah segala hak dan balasan dipenuhi.


Kecuali orang-orang muslim dan ikhlas yang menerima kitab dari sebelah kanan, mereka melepaskan balasan amal perbuatan yang tergadai itu dengan ketaatan kepada Allah.
Mereka berada di dalam surga yang bentuknya tidak dapat dibayangkan.


Kepada orang kafir yang telah berbuat dosa, mereka bertanya tentang balasan yang didapatnya,
"Apa yang menyebabkan kalian masuk neraka Jahanam dan merasakan azabnya?"
Orang-orang yang berdosa itu menjawab,
"Di dunia kami tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat dan kami tidak pula termasuk orang- orang yang suka bersedekah dan berbuat baik kepada fakir miskin, kami selalu membicarakan kebatilan bersama orang-orang yang sesat, dan kami mendustakan hari perhitungan serta pembalasan ini, sampai kami mati dalam kesesatan dan kemungkaran."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(dan Kami tidak pula memberi makan orang miskin.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan bahwa:

Tiap-tiap diri bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 38)

Yakni bergantung kepada amal perbuatannya sendiri kelak di hari kiamat, Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas dan yang lainnya.

Kecuali golongan kanan.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 39)
karena sesungguhnya mereka.

berada di dalam surga, mereka saling menanyakan, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 40-41)

Yaitu mereka bertanya kepada orang-orang yang berdosa, sedangkan mereka sendiri berada di gedung-gedung surga yang tinggi-tinggi, dan yang ditanyai oleh mereka berada di dasar neraka.
Mereka bertanya:

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
Mereka menjawab,
"Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin."(QS. Al-Muddatsir [74]: 42-44)

Maksudnya.
kami tidak pernah menyembah Tuhan kami dan tidak pernah pula berbuat baik kepada makhluk-Nya dari sejenis kami.

bahkan kami biasa membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 45)

Yakni kami membicarakan hal-hal yang tidak kami ketahui.
Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa setiap ada orang yang sesat berbicara, maka kami ikut sesat bersamanya.

dan kami mendustakan hari pembalasan, sampai datang kepada kami kematian.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 46-47)

Yang dimaksud dengan perkara yang meyakinkan adalah kematian.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
(QS. Al-Hijr [15]: 99)

Rasulullah ﷺ telah bersabda,

"Adapun dia —yakni Usman ibnu Maz’un— ajal kematian dari Tuhannya telah datang kepadanya."

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Audio

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 44 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 44 - Gambar 2
Statistik QS. 74:44
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah74
Nama SurahAl Muddatstsir
Arabالمدثر
ArtiOrang yang berkemul
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu4
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat56
Jumlah kata256
Jumlah huruf1036
Surah sebelumnyaSurah Al-Muzzammil
Surah selanjutnyaSurah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.4 (16 votes)
Tags:

74:44, 74 44, 74-44, Surah Al Muddatstsir 44, Tafsir surat AlMuddatstsir 44, Quran Al-Mudatsir 44, Al-Muddatstsir 44, Al Mudasir 44, Al-Muddassir 44, Surah Al Mudasir ayat 44

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. An Nabaa (Berita besar) – surah 78 ayat 1 [QS. 78:1]

1. Saat Nabi Muhammad diutus, kaum kafir Mekah bertanya-tanya tentang diri Nabi, dakwah, dan ajarannya, salah satunya adalah perihal hari kebangkitan. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya di an … 78:1, 78 1, 78-1, Surah An Nabaa 1, Tafsir surat AnNabaa 1, Quran An Naba 1, AnNaba 1, An-Naba’ 1, Surah An Naba ayat 1

QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 5 [QS. 27:5]

5. Mereka menganggap bahwa apa yang mereka lakukan tidak akan ada pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Sebagai balasan atas mereka, Mereka itulah orang-orang yang akan mendapat siksaan buruk di du … 27:5, 27 5, 27-5, Surah An Naml 5, Tafsir surat AnNaml 5, Quran An-Naml 5, Surah An Naml ayat 5

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

+

Array

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #29

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … Diangkat derajat oleh Allah. Dijauhkan dari pemimpin yang bodoh. Terbebas dari kehinaan.

Pendidikan Agama Islam #9

Era ketidaktahuan juga disebut zaman … makiyah madaniyah abu jahal jahiliyah sanawiyah Benar! Kurang tepat! Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah

Kuis Agama Islam #31

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan … Al-Yakiin Akhlaq Ilmu kalam Tauhid Aqidah Benar! Kurang

Instagram