Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 37 [QS. 74:37]

لِمَنۡ شَآءَ مِنۡکُمۡ اَنۡ یَّتَقَدَّمَ اَوۡ یَتَاَخَّرَ
Liman syaa-a minkum an yataqaddama au yataakh-khar(a);
(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang ingin maju atau mundur.
―QS. Al Muddatstsir [74]: 37

To whoever wills among you to proceed or stay behind.
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 37]

لِمَن bagi siapa

To whoever
شَآءَ menghendaki

wills
مِنكُمْ diantara kamu

among you
أَن bahwa

to
يَتَقَدَّمَ akan maju

proceed
أَوْ atau

or
يَتَأَخَّرَ akan mundur

stay behind.

Tafsir

Alquran

Surah Al Muddatstsir
74:37

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 37. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menegaskan bahwa ancaman tersebut ditujukan kepada siapa saja yang mau menerima atau menolaknya.
Boleh saja ancaman itu ditolak, namun akan merasakan akibatnya, seperti halnya al-Walid yang disebut dalam ayat yang lalu.

Yang berkehendak maju atau mundur dalam ayat ini berarti
"bagi siapa yang ingin mencapai kebaikan dan perbuatan taat sebanyak-banyaknya atau menjauhi kebaikan dan ketaatan itu sehingga terjatuh ke dalam lembah dosa dan maksiat".


Secara singkat dapat dijelaskan bahwa orang-orang kafir itu telah memahami tentang adanya neraka Saqar, siksaannya, dan para malaikat penjaganya.

Terserah kepada mereka apakah akan segera menghindarinya dengan mengejar sebanyak mungkin perbuatan amal saleh dan taat, ataukah tetap menolak dan mengingkarinya, sehingga pada saat yang dijanjikan, mereka akan melihat sendiri buktinya.


Dari ayat ke-37 ini, Ibnu ‘Abbas menyimpulkan bahwa selain kalimat-kalimatnya bersifat ancaman (tahdid), juga merupakan suatu maklumat bahwa siapa yang beriman dan taat kepada Nabi Muhammad pasti dibalasi dengan pahala yang tiada putusnya, sebaliknya yang menolak kebenaran Muhammad ﷺ serta mendustainya akan disiksa dengan azab yang tiada henti-hentinya.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 37. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sebagai suatu peringatan bagi manusia, baik yang ingin berbuat baik maupun tidak.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sekali-kali kenyataannya tidaklah seperti yang mereka sebutkan untuk mendustakan para rasul.
Allah bersumpah demi bulan dan malam ketika telah berlalu dan hilang, demi subuh apabila mulai terang dan bersinar.


Sesungguhnya, neraka itu merupakan salah satu bencana yang amat besar sebagai peringatan dan ancaman bagi manusia, baik bagi orang yang mau mendekatkan diri kepada Tuhan dengan berlaku taat maupun yang menunda-nunda kebaikan dengan melakukan maksiat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yaitu bagi siapa di antara kalian) lafal ayat ini berkedudukan sebagai Badal dari lafal Al-Basyar


(yang berkehendak akan maju) kepada kebaikan atau surga dengan beriman


(atau mundur) menuju kepada perbuatan dosa, atau neraka dengan melakukan kekafiran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 32-33)

Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu.

dan subuh apabila mulai terang.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 34)


Yaitu mulai bersinar memancarkan cahayanya.

Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 35)

Yakni salah satu dari azab yang amat besar, maksudnya neraka Saqar.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

sebagai ancaman bagi manusia, (yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 36-37)

Yaitu bagi siapa yang mau menerima peringatan dan menempuh jalan petunjuk yang hak;
atau siapa yang mundur darinya dan berpaling serta menolaknya.

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Audio

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 37 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 37 - Gambar 2
Statistik QS. 74:37
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah74
Nama SurahAl Muddatstsir
Arabالمدثر
ArtiOrang yang berkemul
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu4
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat56
Jumlah kata256
Jumlah huruf1036
Surah sebelumnyaSurah Al-Muzzammil
Surah selanjutnyaSurah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.5 (9 votes)
Tags:

74:37, 74 37, 74-37, Surah Al Muddatstsir 37, Tafsir surat AlMuddatstsir 37, Quran Al-Mudatsir 37, Al-Muddatstsir 37, Al Mudasir 37, Al-Muddassir 37, Surah Al Mudasir ayat 37

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Ma’aarij (Tempat naik) – surah 70 ayat 29 [QS. 70:29]

29-31. Setelah diuraikan sifat yang berfungsi untuk memelihara diri, kini diuraikan hal-hal yang harus dijauhi untuk menghindari keburuk-an. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya secara mantap d … 70:29, 70 29, 70-29, Surah Al Ma’aarij 29, Tafsir surat AlMaaarij 29, Quran AlMarij 29, Al Maarij 29, AlMaarij 29, Surah Al Maarij ayat 29

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 18 [QS. 8:18]

Demikianlah karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu, dan sungguh, Allah selalu melemahkan tipu daya orang-orang kafir sehingga tidak berhasil, agar mereka tunduk kepada kebenaran atau binasa. Karena i … 8:18, 8 18, 8-18, Surah Al Anfaal 18, Tafsir surat AlAnfaal 18, Quran Al Anfal 18, AlAnfal 18, Al-Anfal 18, Surah Al Anfal ayat 18

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Benar! Kurang tepat!

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … pelengkap informasi yang tertulis di dalamnya untuk dibaca

Kuis Agama Islam #31

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah … Imam Syafii Buya Hamka Ibnu Miskawaih Ali bin Abi Tholib Ibnu Sina

Instagram