Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 33 [QS. 74:33]

وَ الَّیۡلِ اِذۡ اَدۡبَرَ
Wallaili idz adbar(a);
dan demi malam ketika telah berlalu,
―QS. Al Muddatstsir [74]: 33

And (by) the night when it departs
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 33]

وَٱلَّيْلِ dan malam

And the night
إِذْ tatkala

when
أَدْبَرَ mundur/berlalu

it departs,

Tafsir

Alquran

Surah Al Muddatstsir
74:33

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 33. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, Allah memperingatkan bahwa tidak ada jalan bagi manusia untuk mengingkari kekuasaan-Nya yang nyata-nyata dapat mereka saksikan sendiri.


Kata-kata
"kalla"
(sekali-kali tidak) juga merupakan bantahan terhadap ucapan-ucapan orang musyrik di atas.

Untuk menguatkan hal itu, Allah bersumpah dengan bulan, malam bila ia telah berlalu, dan bila subuh mulai bersinar.
Dengan bulan, malam, dan subuh itu Allah menegaskan bahwa neraka Saqar itu merupakan suatu bencana yang amat dahsyat bagi umat manusia.


Ada yang menerangkan bahwa maksud ihda al-kubar (salah satu bencana yang sangat besar) adalah salah satu dari tujuh neraka yang dahsyat.
Ketujuh lembah neraka (seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat lain) itu adalah:
Jahanam, Ladha, Huthamah, Sa’ir, Saqar, Jahim, dan Hawiyah.


Hal tersebut adalah sebagai ancaman bagi manusia.
Adanya tujuh neraka itu (satu di antaranya Saqar) merupakan ancaman bagi yang masih tidak mau tunduk kepada kehendak Allah.


Ada yang mengartikan nadhir (yang memberi ancaman) itu adalah sifat Allah, sehingga arti ayat ini adalah:
"Aku ini memberikan ancaman kepadamu, karena itu hendaklah kamu takut kepada ancaman itu".
Ada yang mengartikan nadhir sebagai sifat Nabi Muhammad seperti disebutkan dalam ayat kedua di atas tadi.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 33. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sebagai penolakan bagi orang yang diancam dengan neraka tapi tidak membuatnya takut dan waspada, Aku bersumpah demi bulan dan demi malam apabila telah berlalu serta demi waktu subuh apabila telah bersinar dan mulai terang, bahwa sesungguhnya neraka Saqar itu benar-benar merupakan salah satu malapetaka terdahsyat yang mengancam dan menakutkan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sekali-kali kenyataannya tidaklah seperti yang mereka sebutkan untuk mendustakan para rasul.
Allah bersumpah demi bulan dan malam ketika telah berlalu dan hilang, demi subuh apabila mulai terang dan bersinar.


Sesungguhnya, neraka itu merupakan salah satu bencana yang amat besar sebagai peringatan dan ancaman bagi manusia, baik bagi orang yang mau mendekatkan diri kepada Tuhan dengan berlaku taat maupun yang menunda-nunda kebaikan dengan melakukan maksiat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan malam ketika) dibaca Idzaa bukan Idz


(datang) sesudah siang hari habis.
Akan tetapi menurut suatu qiraat dibaca Adbara, yakni telah berlalu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 32-33)

Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu.

dan subuh apabila mulai terang.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 34)


Yaitu mulai bersinar memancarkan cahayanya.

Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 35)

Yakni salah satu dari azab yang amat besar, maksudnya neraka Saqar.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

sebagai ancaman bagi manusia, (yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 36-37)

Yaitu bagi siapa yang mau menerima peringatan dan menempuh jalan petunjuk yang hak;
atau siapa yang mundur darinya dan berpaling serta menolaknya.

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Audio

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 33 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 33 - Gambar 2
Statistik QS. 74:33
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah74
Nama SurahAl Muddatstsir
Arabالمدثر
ArtiOrang yang berkemul
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu4
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat56
Jumlah kata256
Jumlah huruf1036
Surah sebelumnyaSurah Al-Muzzammil
Surah selanjutnyaSurah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.9 (29 votes)
Tags:

74:33, 74 33, 74-33, Surah Al Muddatstsir 33, Tafsir surat AlMuddatstsir 33, Quran Al-Mudatsir 33, Al-Muddatstsir 33, Al Mudasir 33, Al-Muddassir 33, Surah Al Mudasir ayat 33

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 112 [QS. 9:112]

Mereka itu adalah orang-orang yang bertobat baik karena melakukan dosa maupun tidak melakukan dosa, beribadah secara berkesinambungan, memuji Allah sebagai rasa syukur, mengembara untuk tujuan kebaika … 9:112, 9 112, 9-112, Surah At Taubah 112, Tafsir surat AtTaubah 112, Quran At-Taubah 112, Surah At Taubah ayat 112

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 5 [QS. 4:5]

Setelah penjelasan tentang hak-hak anak yatim yang harus dipenuhi, ayat ini menjelaskan larangan menyerahkan harta mereka bila mereka belum mampu mengurus. Dan janganlah kalian serahkan kepada orang y … 4:5, 4 5, 4-5, Surah An Nisaa’ 5, Tafsir surat AnNisaa 5, Quran AnNisa 5, An-Nisa’ 5, Surah An Nisa ayat 5

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Benar! Kurang tepat!

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT tidak akan meninggalkan Allah

Pendidikan Agama Islam #29

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Al Mujadalah ayat

Pendidikan Agama Islam #14

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Mujahadah An-Nafs Mujahada gazwa Fastabiqul khoirot Mujahadah Bi

Instagram