Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 32 [QS. 74:32]

کَلَّا وَ الۡقَمَرِ
Kalaa wal qamar(i);
Tidak! Demi bulan,
―QS. Al Muddatstsir [74]: 32

No! By the moon
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 32]

كَلَّا sekali-kali tidak

Nay!
وَٱلْقَمَرِ demi bulan

By the moon,

Tafsir

Alquran

Surah Al Muddatstsir
74:32

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 32. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, Allah memperingatkan bahwa tidak ada jalan bagi manusia untuk mengingkari kekuasaan-Nya yang nyata-nyata dapat mereka saksikan sendiri.


Kata-kata
"kalla"
(sekali-kali tidak) juga merupakan bantahan terhadap ucapan-ucapan orang musyrik di atas.

Untuk menguatkan hal itu, Allah bersumpah dengan bulan, malam bila ia telah berlalu, dan bila subuh mulai bersinar.
Dengan bulan, malam, dan subuh itu Allah menegaskan bahwa neraka Saqar itu merupakan suatu bencana yang amat dahsyat bagi umat manusia.


Ada yang menerangkan bahwa maksud ihda al-kubar (salah satu bencana yang sangat besar) adalah salah satu dari tujuh neraka yang dahsyat.
Ketujuh lembah neraka (seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat lain) itu adalah:
Jahanam, Ladha, Huthamah, Sa’ir, Saqar, Jahim, dan Hawiyah.


Hal tersebut adalah sebagai ancaman bagi manusia.
Adanya tujuh neraka itu (satu di antaranya Saqar) merupakan ancaman bagi yang masih tidak mau tunduk kepada kehendak Allah.


Ada yang mengartikan nadhir (yang memberi ancaman) itu adalah sifat Allah, sehingga arti ayat ini adalah:
"Aku ini memberikan ancaman kepadamu, karena itu hendaklah kamu takut kepada ancaman itu".
Ada yang mengartikan nadhir sebagai sifat Nabi Muhammad seperti disebutkan dalam ayat kedua di atas tadi.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 32. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sebagai penolakan bagi orang yang diancam dengan neraka tapi tidak membuatnya takut dan waspada, Aku bersumpah demi bulan dan demi malam apabila telah berlalu serta demi waktu subuh apabila telah bersinar dan mulai terang, bahwa sesungguhnya neraka Saqar itu benar-benar merupakan salah satu malapetaka terdahsyat yang mengancam dan menakutkan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sekali-kali kenyataannya tidaklah seperti yang mereka sebutkan untuk mendustakan para rasul.
Allah bersumpah demi bulan dan malam ketika telah berlalu dan hilang, demi subuh apabila mulai terang dan bersinar.


Sesungguhnya, neraka itu merupakan salah satu bencana yang amat besar sebagai peringatan dan ancaman bagi manusia, baik bagi orang yang mau mendekatkan diri kepada Tuhan dengan berlaku taat maupun yang menunda-nunda kebaikan dengan melakukan maksiat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ingatlah) lafal Kallaa pada ayat ini merupakan lafal yang mengandung makna Istiftah atau kata pembuka, artinya, ingatlah


(demi bulan.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 32-33)

Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu.

dan subuh apabila mulai terang.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 34)


Yaitu mulai bersinar memancarkan cahayanya.

Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 35)

Yakni salah satu dari azab yang amat besar, maksudnya neraka Saqar.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

sebagai ancaman bagi manusia, (yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 36-37)

Yaitu bagi siapa yang mau menerima peringatan dan menempuh jalan petunjuk yang hak;
atau siapa yang mundur darinya dan berpaling serta menolaknya.

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Audio

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 32 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 32 - Gambar 2
Statistik QS. 74:32
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah74
Nama SurahAl Muddatstsir
Arabالمدثر
ArtiOrang yang berkemul
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu4
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat56
Jumlah kata256
Jumlah huruf1036
Surah sebelumnyaSurah Al-Muzzammil
Surah selanjutnyaSurah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.8 (28 votes)
Tags:

74:32, 74 32, 74-32, Surah Al Muddatstsir 32, Tafsir surat AlMuddatstsir 32, Quran Al-Mudatsir 32, Al-Muddatstsir 32, Al Mudasir 32, Al-Muddassir 32, Surah Al Mudasir ayat 32

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 78 [QS. 21:78]

78. Dan perhatikan kisah Dawud dan Sulaiman, dua orang nabi dan rasul yang juga raja di Palestina, ketika keduanya memberikan keputusan mengenai kasus sebuah ladang milik seorang petani yang diajukan … 21:78, 21 78, 21-78, Surah Al Anbiyaa 78, Tafsir surat AlAnbiyaa 78, Quran Al-Anbya 78, Al Anbiya 78, Alanbiya 78, Al-Anbiya’ 78, Surah Al Anbiya ayat 78

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 35 [QS. 41:35]

35. Dan ketahuilah bahwa sifat-sifat yang baik itu, yakni membalas keburukan dengan kebaikan, tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sudah terbiasa bersikap sabar dan juga tidak dian … 41:35, 41 35, 41-35, Surah Fushshilat 35, Tafsir surat Fushshilat 35, Quran Fushilat 35, Fusilat 35, Fussilat 35, Surah Fusilat ayat 35

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

+

Array

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَیَانٌ لِّلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ مَوۡعِظَۃٌ لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … قرن القرأ الجمع ن قرأ Benar! Kurang tepat! Alquran adalah

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Umar bin Khattab Ali bin Abi Thalib Abu Hurairah Usman bin Affan Abu

Pendidikan Agama Islam #14

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan … pasukan Romawi iblis diri sendiri

Instagram