Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Maa’un (Barang-barang yang berguna) – surah 107 ayat 3 [QS. 107:3]

وَ لَا یَحُضُّ عَلٰی طَعَامِ الۡمِسۡکِیۡنِ ؕ
Walaa yahudh-dhu ‘ala tha’aamil miskiin(i);
dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
―QS. Al Maa’un [107]: 3

And does not encourage the feeding of the poor.
― Chapter 107. Surah Al Maa’un [verse 3]

وَلَا dan tidak

And (does) not
يَحُضُّ menganjurkan

feel the urge
عَلَىٰ atas

to
طَعَامِ memberi makan

feed
ٱلْمِسْكِينِ orang miskin

the poor.

Tafsir

Alquran

Surah Al Maa’un
107:3

Tafsir QS. Al Maa’un (107) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menegaskan lebih lanjut sifat pendusta itu, yaitu dia tidak mengajak orang lain untuk membantu dan memberi makan orang miskin.
Bila tidak mau mengajak orang memberi makan dan membantu orang miskin berarti ia tidak melakukannya sama sekali.

Berdasarkan keterangan di atas, bila seorang tidak sanggup membantu orang-orang miskin maka hendaklah ia menganjurkan orang lain agar melakukan usaha yang mulia itu.

Tafsir QS. Al Maa’un (107) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kalau kamu ingin tahu, orang yang mendustakan pembalasan itu adalah orang menghardik anak yatim dengan keras, memaksa dan menyakitinya, dan orang yang tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan ia tidak menganjurkan orang lain untuk memberi makan orang yang membutuhkan, yang tidak memiliki apa-apa yang bisa mencukupi dan menutupi kebutuhannya.
Maka bagaimana mungkin ia sendiri akan memberi makan orang miskin itu?
(sedang ia tidak menganjurkannya)

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan tidak menganjurkan) dirinya atau orang lain


(memberi makan orang miskin) ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang yang bersikap demikian, yaitu Al-‘Ash bin Wail atau Walid bin Mughirah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Lihat tafsir ayat 6

Kata Pilihan Dalam Surah Al Maa’un (107) Ayat 3

THA’AAM
طَعَام

Tha’aam adalah kata benda dalam bentuk mufrad, jamaknya ialah ath’imah.
Tha’aam ialah nama keseluruhan bagi setiap yang dimakan dan ada yang mengatakan ia dikhususkan bagi gandum.

Al Kafawi berkata,
"Tha’aam kadangkala digunakan untuk menyebut minuman, sebagaimana dalam firman Allah dalam surah Al Baqarah (2) ayat 249:

وَمَن لَّمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُۥ مِنِّىٓ إِلَّا مَنِ ٱغْتَرَفَ غُرْفَةًۢ بِيَدِهِ

"Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku"."

Dikatakan begitu karena asal lafaz ini mengisyaratkan, merasakan sesuatu atau setiap apa yang dirasai seperti yang disebutkan dalam hadis Rasulullah mengenai air zamzam, yang artinya:

"Sesungguhnya ia adalah makanan bagi kelaparan dan obat bagi penyakit."

Lafaz tha’aam disebut 24 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 61, 184, 259;
Ali Imran (3), ayat 93;
-Al Maa’idah (5), ayat 5 (dua kali), 75, 95, 96;
Yusuf (12), ayat 37;
Al Kahfi (18), ayat 19;
-Al Anbiyaa (21), ayat 8;
Al Furqaan (25), ayat 7, 20;
Al Ahzab (33), ayat 53;
Ad Dukhaan (44), ayat 44;
-Al Haaqqah (69), ayat 34, 35, 36;
Al Muzzammil (73), ayat 13;
-Al nsaan (76), ayat 8;
-‘Abasa (80), ayat 24;
-Al Ghaasyiyah (88), ayat 6;
Al Fajr (89), ayat 18;
-Al Ma’un (107), ayat 3.

Tha’aam di dalam Al Qur’an mengandung beberapa makna:

1. Sejenis makanan, yaitu Al manna (roti) dan As salwa (madu).
Mmakna ini ada dalam surah Al Baqarah ayat 61, di mana tha’aam di sini dikaitkan dengan wahid yang artinya satu.
Ini adalah pendapat Ibn Katsir dan As Sabuni.’ Ibn Katsir berkata,
"Bani Israil mengatakan tha’aam waahid yaitu al mann was salwa karena mereka memakan keduanya setiap hari dan tidak pernah berubah.

2. Tha’am juga bermakna mencakupi semua jenis makanan separti dalam surah Ali Imran ayat 93. Tha’aam yang diuraikan oleh Al Qur’an dapat dibahagi dalam tiga kategori utama yaitu nabati, hewani dan olahan.

– Yang termasuk dalam nabati terdapat dalam surah ‘Abasa (80), ayat 24 hingga 32 di mana surah ini memerintahkan manusia memperhatikan makanannya, disebutkan sekian banyak jenis tumbuhan yang dikaruniakan Allah bagi kepentingan manusia dan binatang, Allah firman yang berarti,

"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian kami belah bumi dengan sebaik-sebaiknya.
Lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan pohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputnya, untuk kesenangan kamu dan untuk binatang ternak."

– Sedangkan tha’aam yang temasuk dalam kategori hewani Al Qur’an mengklasifikasikan dua kelompok besar yaitu yang berasal dari laut dan darat.
Ayat yang menyinggung makanan yang berasal dari laut terdapat dalam surah Al Maa’ idah (5), ayat 96, makna firman Allah

Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan,

Yang termasuk dalam kategori hewan terakam dalam firman Allah dalam surah Al Maa’idah (5), ayat 5 yang berarti,

Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik.
Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka.

Al Qurtubi berkata,
"Tha’aam ialah nama bagi perkara yang dimakan dan di sini dikhususkan dengan sembelihan (dari hewan) menurut jumhur ulama"

– Makanan olahan.
Berdasarkan penjelasan terdahulu, minuman adalah salah satu jenis makanan.
Oleh karena itu, khamar juga salah satu jenis makanan.
Al Qur’an menegaskan hal itu dalam surah An Nahl (16), ayat 67,

Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.

Lafaz tha’aam juga dapat dibagi kepada dua keadaan yaitu makanan yang termasuk makanan di dunia dan makanan pada hari akhirat.
Untuk makanan di dunia sudah disebutkan sebelum ini dan untuk makanan di akhirat, lafaz ini lebih cenderung digunakan bagi makanan yang diperuntukkan di dalam neraka.

Kategori ini terdapat dalam surah:
Ad Dukhan (44), ayat 44;
-Al Haaqqah (69), ayat 34;
-Al Ghaasyiyah (88), ayat 6;
Al Muzzammil (73 ), ayat 13.
Contohnya dalam surah As Dukhan, Allah berfirman yang artinya:

Sesungguhnya pohon zaqqum itu makanan orang yang banyak berdosa.

Kesimpulannya, lafaz tha’aam di dalam Al Qur’an mengandung makna makanan, baik di dunia yang terdiri dari hewan, tumbuhan atau olahan dan makanan pada hari akhirat bagi orang yang berdosa.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 331-333

Unsur Pokok Surah Al Maa’un (الماعون)

Surat ini terdiri atas 7 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat At Takaatsur.

Nama "Al Maa’uun" diambil dari kata "Al Maa’uun" yang terdapat pada ayat 7, artinya barang-barang yang berguna.

Keimanan:

▪ Beberapa sifat manusia yang dipandang sebagai mendustakan agama.
▪ Ancaman terhadap orang-orang yang melakukan shalat dengan lalai dan riya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Maa’un (7 ayat)

1 2 3 4 5 6 7

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Maa'un (107) : 1-7 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 7 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Maa'un (107) : 1-7 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 7

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Maa'un ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Maa'un ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 107:3
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Maa’un.

Surah Al-Ma’un (bahasa Arab:الْمَاعُونَ, “Hal-Hal Berguna”) adalah surah ke-107 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 7 ayat.
Kata Al Maa’uun sendiri berarti bantuan penting atau hal-hal berguna, diambil dari ayat terakhir dari surah ini.
Pokok isi surah menjelaskan ancaman terhadap mereka yang tergolong menodai agama yakni mereka yang menindas anak yatim, tidak menolong orang yang meminta-meminta, riya’ (ingin dipuji sesama manusia) dalam salatnya, serta enggan menolong dengan barang-barang yang berguna.

Nomor Surah107
Nama SurahAl Maa’un
Arabالماعون
ArtiBarang-barang yang berguna
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu17
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat7
Jumlah kata25
Jumlah huruf112
Surah sebelumnyaSurah Quraisy
Surah selanjutnyaSurah Al-Kausar
Sending
User Review
4.9 (29 votes)
Tags:

107:3, 107 3, 107-3, Surah Al Maa'un 3, Tafsir surat AlMaaun 3, Quran AlMaun 3, Al Maun 3, Al-Ma'un 3, Surah Al Maun ayat 3

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 43 [QS. 6:43]

Setelah ditawarkan kesempatan untuk terhindar dari siksa dengan syarat mereka harus bertobat, para pendurhaka itu enggan melakukannya, maka muncul keheranan yaitu mengapa mereka tidak memohon kepada A … 6:43, 6 43, 6-43, Surah Al An ‘aam 43, Tafsir surat AlAnaam 43, Quran Al Anaam 43, Al Anam 43, AlAnam 43, Al An’am 43, Surah Al Anam ayat 43

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 90 [QS. 2:90]

Mengecam perbuatan mereka yang disebutkan dalam ayat yang lalu, Allah berfirman, “Sangatlah buruk perbuatan mereka menjual dirinya, yaitu menukar kebahagiaan abadi dengan kenikmatan duniawi dengan car … 2:90, 2 90, 2-90, Surah Al Baqarah 90, Tafsir surat AlBaqarah 90, Quran Al-Baqarah 90, Surah Al Baqarah ayat 90

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

+

Array

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #7

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah .. melengkapi menterjemahkan mengkabarkan menyelesaikan menjelaskan Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Arti mubayyin

Pendidikan Agama Islam #6

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … pelindung penyinar di alam kubur pewaris sebuah petunjuk penyemangat Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22

Takdir yang bisa diubah dinamakan … mubram muttafaqoh muallaf muallaq mabrur Benar! Kurang tepat! Yang tidak termasuk cara beriman kepada

Instagram