QS. Al Ma’aarij (Tempat naik) – surah 70 ayat 38 [QS. 70:38]

اَیَطۡمَعُ کُلُّ امۡرِیًٔ مِّنۡہُمۡ اَنۡ یُّدۡخَلَ جَنَّۃَ نَعِیۡمٍ
Ayathma’u kulluumri-in minhum an yudkhala jannata na’iimin;

Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?,
―QS. 70:38
Topik ▪ Surga ▪ Nama-nama surga ▪ Azab orang kafir
70:38, 70 38, 70-38, Al Ma’aarij 38, AlMaaarij 38, AlMarij 38, Al Maarij 38, AlMaarij 38

Tafsir surah Al Ma'aarij (70) ayat 38

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ma’aarij (70) : 38. Oleh Kementrian Agama RI

Allah mengatakan bahwa perbuatan orang-orang musyrik itu sangat mengherankan.
Apakah mereka berbuat demikian karena ingin masuk surga?
Hal itu tidak mungkin karena mereka mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an itu.
Allah menyediakan surga hanya bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bukan untuk orang-orang kafir seperti mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mengapakah orang-orang kafir bergegas datang kepadamu dan mengelilingi kamu dari arah kanan dan kirimu dengan berkelompok-kelompok?
Apakah setiap orang dari mereka ingin–setelah mendengar janji Allah dan rasul-Nya untuk orang-orang Mukmin yang berupa surga–dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(“Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan?”)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?
Sekali-kali tidak! (Q.S. Al-Ma’aarij [70]: 38-39)

Maksudnya, apakah mereka yang keadaannya seperti itu, yakni lari dari Rasul dan anti pati terhadap perkara hak, dapat memasuki surga-surga yang penuh dengan kenikmatan?
Sekali-kali tidak, bahkan tempat kembali mereka adalah neraka Jahanam.
Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, menyatakan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi dan azab akan menimpa mereka yang mengingkari kejadiannya dan menganggapnya sebagai kejadian yang mustahil.
Hal ini diungkapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan membuktikan terhadap mereka bahwa Dialah Yang Menciptakan mereka dari semula; maka mengembalikan penciptaan itu jauh lebih mudah bagi-Nya daripada memulainya, padahal mereka mengakui hal ini.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).
(Q.S. Al-Ma’aarij [70]: 39)

Yaitu dari air mani yang lemah, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina.
(Q.S. Al-Mursalat [77]: 20)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
Pada hari ditampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong.
(Q.S. At-Tariq [86]: 5-10)


Informasi Surah Al Ma'aarij (المعارج)
Surat ini terdiri atas 44 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Haaqqah.

Perkataan “Al Ma’aarij” yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata jamak dari ”Mi’raj”,
diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat 3, yang artinya menurut bahasa “tempat naik”.
Sedang para ahli tafsir memberi arti berrnacam-macam, di antaranya ialah “langit”,
ni’mat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah subhanahu wa ta’ala kepada ahli surga.

Keimanan:

Perintah bersabar kepada Nabi Muhammad ﷺ dalam menghadapi ejekan-ejekan dan keingkaran orang-orang kafir,
kejadian-kejadian pada hari kiamat
azab Allah tak dapat dihindarkan dengan tebusan apapun,
sifat-sifat manusia yang mendorongnya ke api neraka
amal-amal perbuatan yang dapat membawa manusia ke martabat yang tinggi
peringatan Allah akan mengganti kaum yang durhaka dengan kaum yang lebih baik.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ma'aarij (44 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ma'aarij (70) ayat 38 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ma'aarij (70) ayat 38 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ma'aarij (70) ayat 38 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Ma'arij (70) ayat 1-44 - Wirda Mansur (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Ma'arij (70) ayat 1-44 - Wirda Mansur (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ma'aarij - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 44 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 70:38
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ma'aarij.

Surah Al-Ma'arij (Arab: المعارج , "Tempat-Tempat Naik") adalah surah ke-70 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat.
Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini.
Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah s.w.t kepada ahli surga.

Nomor Surah 70
Nama Surah Al Ma'aarij
Arab المعارج
Arti Tempat naik
Nama lain Sa'ala dan Waqi', Sa'ala sailun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 79
Juz Juz 28
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 44
Jumlah kata 217
Jumlah huruf 972
Surah sebelumnya Surah Al-Haqqah
Surah selanjutnya Surah Nuh
4.4
Ratingmu: 4.6 (16 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta