Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ma’aarij (Tempat naik) – surah 70 ayat 13 [QS. 70:13]

وَ فَصِیۡلَتِہِ الَّتِیۡ تُــٔۡوِیۡہِ
Wafashiilati-hillatii tu’wiih(i);
dan keluarga yang melindunginya (di dunia),
―QS. Al Ma’aarij [70]: 13

Daftar isi

And his nearest kindred who shelter him
― Chapter 70. Surah Al Ma’aarij [verse 13]

وَفَصِيلَتِهِ dan keluarganya

And his nearest kindred
ٱلَّتِى yang

who
تُـْٔوِيهِ melindunginya

sheltered him,

Tafsir Quran

Surah Al Ma’aarij
70:13

Tafsir QS. Al-Ma’arij (70) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Pada hari itu, orang kafir mengharapkan agar terlepas dari azab yang mereka derita, dengan menebus diri dengan anak-anak yang mereka banggakan, istri yang mereka cintai, saudara-saudara yang biasa membantu mereka selama hidup di dunia, kaum yang selalu membantu dan melindungi mereka, dan semua manusia yang ada di muka bumi.
Karena demikianlah yang biasa mereka lakukan di dunia;
menolong teman, keluarga, dan anak-anak mereka, walaupun yang ditolong itu melakukan perbuatan jahat dan zalim.

Tafsir QS. Al Ma’aarij (70) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka saling berkenalan sehingga satu sama lain benar-benar saling mengenal.
Meskipun demikian, ia tidak dapat memanggilnya.


Orang kafir itu menginginkan dapat menebus dirinya dari azab hari kiamat dengan anak-anaknya, istrinya, saudaranya, keluarganya yang melindunginya dan seluruh yang ada di bumi sehingga tebusan itu dapat menyelamatkannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka saling memandang dan mengenali, tetapi tidak ada seorang pun mampu memberi manfaat satu sama lain.
Orang kafir itu berharap sekiranya ia dapat menebus dirinya dari siksa neraka pada hari kiamat dengan anak-anaknya, istri, dan saudara-saudaranya, keluarganya yang melindunginya, serta kerabatnya ketika di dunia, bahkan dengan seluruh manusia yang ada di bumi atau selain mereka agar mereka selamat dari adzab Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kaum familinya) atau famili-familinya, mereka dinamakan fashiilah karena orang yang bersangkutan terpisah hubungannya dengan mereka


(yang melindunginya) yang pernah mengasuhnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, istri, dan saudaranya.
Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.
Sekali-kali tidak dapat.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 11-15)

Yakni tidak dapat diterima darinya tebusan apa pun, sekalipun dia datang dengan membawa semua penduduk bumi dan semua harta benda yang paling disayanginya, walaupun jumlahnya mencapai sepenuh bumi dalam bentuk emas, atau anaknya yang sewaktu di dunia merupakan belahan hatinya.
Pada hari kiamat saat ia melihat peristiwa-peristiwa yang sangat menakutkan, timbullah keinginan dirinya untuk menebus dirinya dari azab Allah yang pasti menimpa dirinya itu.
Akan tetapi, apa pun tidak dapat diterima darinya.

Mujahid dan As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
dan kaum familinya.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 13)
Yaitu kabilah dan sanak familinya.
Ikrimah mengatakan, puak kabilahnya yang dia merupakan seseorang dari mereka.


Asyhab telah meriwayatkan dari Malik sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan kaum familinya.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 13)
Bahwa yang dimaksud adalah ibunya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 15)

Ini menggambarkan sifat neraka dan panasnya yang tak terperikan.

Yang mengelupaskan kulit kepala.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 16)

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa syawa artinya kulit kepala.


Menurut riwayat Al-Aufi, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna ayat ini:
Yang mengelupaskan kulit kepala.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 16)
Artinya, kulit kepala dan kepalanya.
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah daging yang menutupi batok kepala.
Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah semua otot dan urat-uratnya.


Abu Saleh mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Yang mengelupaskan kulit kepala.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 16)
Yakni jari jemari kedua tangan dan kedua kakinya.
Ia mengatakan pula sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa yang dimaksud ialah daging kedua betis.

Al-Hasan Al-Basri dan Sabit Al-Bannani telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Yang mengelupaskan kulit kepala.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 16)
Yaitu bagian-bagian wajahnya yang terhormat.
Al-Hasan telah mengatakan pula bahwa api neraka itu membakar segala sesuatu yang ada pada tubuh orang kafir, dan yang tersisa adalah hatinya, lalu hatinya menjerit.


Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Yang mengelupaskan kulit kepala.
(QS. Al-Ma’arij [70]: 16)
Maksudnya, mengelupaskan kulit kepalanya dan bagian wajahnya yang terhormat serta tubuhnya dan semua jari jemarinya.


Ad-Dahhak mengatakan bahwa daging dan kulit terkelupas semuanya dari tulangnya masing-masing hingga tiada yang tersisa pada tulangnya sesuatu pun dari dagingnya.

Ibnu Zaid mengatakan bahwa asy-syawa artinya tulang-tulang anggota tubuhnya.
Nazza ‘atari menurutnya berarti menghancurkan tulang-tulangnya, kemudian kulit dan tubuh mereka diganti dengan yang baru lagi.

Unsur Pokok Surah Al Ma’aarij (المعارج)

Surat ini terdiri atas 44 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Haaqqah.

Perkataan "Al Ma’aarij" yang menjadi nama bagi surat ini adalah kata jamak dari ”Mi’raj",
diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat 3, yang artinya menurut bahasa "tempat naik".
Sedang para ahli tafsir memberi arti berrnacam-macam, di antaranya ialah "langit", nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah subhanahu wa ta’ala kepada ahli surga.

Keimanan:

▪ Perintah bersabar kepada Nabi Muhammad ﷺ dalam menghadapi ejekan-ejekan dan keingkaran orang-orang kafir.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat.
▪ Azab Allah tak dapat dihindarkan dengan tebusan apapun.
▪ Sifat-sifat manusia yang mendorongnya ke api neraka.
▪ Amal-amal perbuatan yang dapat membawa manusia ke martabat yang tinggi.
▪ Peringatan Allah akan mengganti kaum yang durhaka dengan kaum yang lebih baik.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ma’aarij (44 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Ma'aarij (70) : 1-44 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 44 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ma'aarij (70) : 1-44 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 44

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ma'aarij ayat 13 - Gambar 1 Surah Al Ma'aarij ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 70:13
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ma’aarij.

Surah Al-Ma’arij (Arab: المعارج , “Tempat-Tempat Naik”) adalah surah ke-70 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat.
Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini.
Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah ﷻ kepada ahli surga.

Nomor Surah 70
Nama Surah Al Ma’aarij
Arab المعارج
Arti Tempat naik
Nama lain Sa’ala dan Waqi’, Sa’ala sailun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 79
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 44
Jumlah kata 217
Jumlah huruf 972
Surah sebelumnya Surah Al-Haqqah
Surah selanjutnya Surah Nuh
Sending
User Review
4.5 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

70:13, 70 13, 70-13, Surah Al Ma'aarij 13, Tafsir surat AlMaaarij 13, Quran AlMarij 13, Al Maarij 13, AlMaarij 13, Surah Al Maarij ayat 13

Video Surah

70:13


Load More

Kandungan Surah Al Ma’aarij

۞ QS. 70:1 • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 70:2 • Kepastian hari kiamat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 70:3 • Zul Ma’arij (Pemilik tempat-tempat naik)

۞ QS. 70:6 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 70:7 • Kiamat telah dekat

۞ QS. 70:8 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:9 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:10 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:11 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:12 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:13 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:14 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 70:15 • Sifat neraka

۞ QS. 70:16 • Sifat neraka

۞ QS. 70:17 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 70:18 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 70:24 • Zakat rukun Islam

۞ QS. 70:25 • Zakat rukun Islam

۞ QS. 70:26 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 70:27 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 70:28 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 70:35 • Pahala iman • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 70:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 70:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 70:38 • Nama-nama surga • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 70:40 • Tauhid Rububiyyah • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qaadir (Maha Kuasa) •

۞ QS. 70:41 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 70:42 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 70:43 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 70:44 • Allah menepati janji • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

Ayat Pilihan

Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka,
(maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.
QS. An-Nisa’ [4]: 19

Barang siapa yang menta’ati Rasul itu,
sesungguhnya ia telah menta’ati Allah.
QS. An-Nisa’ [4]: 80

Berusahalah laksanakan semua salat & lakukan secara terus menerus. Usahakan salat menjadi lebih baik dengan cara melaksanakan seluruh rukun dengan niat sepenuh hati karena Allah. Dan sempurnakanlah dengan sikap ikhlas & khusyuk kepada-Nya
QS. Al-Baqarah [2]: 238

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Correct! Wrong!

+

Array

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus Istilah Islam

Al ‘Azhiim

Apa itu Al ‘Azhiim? Allah itu Al-Azhim ◀ Artinya adalah Allah itu adalah Yang Maha Agung. Bahkan keagungan Allah ini sungguh tidak terkira. &128161; Jika kita melihat alam semesta ini pasti kita akan sangat kagum dengan keagungan Allah ini. Bagaimana kita melihat langit seolah-olah tidak bertepi, bintang-bintang yang berhamburan di angkasa, serta begitu luasnya … • Al-‘Azhiim, Al Azhim

ketakwaan

Apa itu ketakwaan? ke.tak.wa.an perihal takwa tak.wa terpeliharanya diri untuk tetap taat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; keinsafan diri yang diikuti dengan kepatuhan dan ketaatan dalam melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya; kesalehan hidup baju model Cina, leher tertutup tinggi, belakan … • takwa, taqwa, bertakwa

Tauhid Rububiyah

Apa itu Tauhid Rububiyah? Tauhid Rububiyah atau Rububiyah Allah adalah mengesakan Allah dalam tiga perkara yaitu penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya, dan pengaturan-Nya. Makna Tauhid Rububiyah Allah Maknanya, menyakini bahwa Allah adalah Dzat yang menciptakan, menghidupkan, mematikan, memberi rizki, mendatangkan segala mamfaat dan menolak segala mudharat. Dzat yang meng … • Rububiyah, rububiyyah, Rubbubiyah