Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Lail (Malam) – surah 92 ayat 20 [QS. 92:20]

اِلَّا ابۡتِغَآءَ وَجۡہِ رَبِّہِ الۡاَعۡلٰی
Ilaaabtighaa-a wajhi rabbihil a’la;
tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
―QS. Al Lail [92]: 20

Daftar isi

But only seeking the countenance of his Lord, Most High.
― Chapter 92. Surah Al Lail [verse 20]

إِلَّا kecuali
Except
ٱبْتِغَآءَ mencari
seeking
وَجْهِ keridhaan
(the) Countenance
رَبِّهِ Tuhannya
(of) his Lord,
ٱلْأَعْلَىٰ yang Maha Tinggi
the Most High.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Lail
92:20

Tafsir QS. Al Lail (92) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Orang-orang yang bertakwa membantu orang lain bukan karena orang itu berjasa kepadanya yang karena itu ia perlu membalasnya.
Ia membantu orang itu semata-mata karena mengharapkan rida dan surga Allah di akhirat.

Tafsir QS. Al Lail (92) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tetapi ia menginfakkannya untuk mencari keridaan Allah, Tuhannya yang Mahatinggi.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kelak yang akan dijauhkan dari neraka adalah orang-orang yang sangat bertakwa, yaitu orang yang memberikan hartanya karena mencari tambahan kebajikan.
Apa yang diberikannya itu bukan sebagai balasan terhadap orang yang telah berbuat baik kepadanya.


Tetapi ia melakukannya semata-mata karena wajah Tuhannya Yang Mahaluhur dan karena mencari ridha-Nya.
Kelak Allah akan memberikan kepadanya di surga apa yang membuatnya senang.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(melainkan) tetapi hanya semata-mata


(karena mencari keridaan Rabbnya Yang Maha Tinggi) artinya dia memberikan hartanya itu hanya karena mengharapkan pahala Allah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu.
(QS. Al-Lail [92]: 17)

Yakni kelak akan dijauhkan dari neraka orang yang bertakwa dan orang yang paling bertakwa, kemudian dijelaskan oleh firman berikutnya siapa yang dimaksud dengan orang yang bertakwa itu:

(yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya.
(QS. Al-Lail [92]: 18)

Yaitu membelanjakan hartanya untuk jalan ketaatan kepada Tuhannya, untuk mensucikan dirinya, hartanya dan segala apa yang dikaruniakan oleh Allah kepadanya berupa agama dan dunia.

padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya.
(QS. Al-Lail [92]: 19)

Maksudnya, pembelanjaan yang dikeluarkannya itu bukanlah untuk membalas jasa kebaikan yang pernah diberikan oleh orang lain kepadanya, melainkan dia mengeluarkannya hanya semata-mata.

tetapi semata-mata karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
(QS. Al-Lail [92]: 20)

Yakni hanyalah semata-mata karena mengharapkan untuk dapat melihat Allah di negeri akhirat di dalam taman-taman surga.
Lalu disebutkan dalam firman berikutnya:

Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.
(QS. Al-Lail [92]: 21)

Artinya, orang yang menyandang sifat-sifat ini niscaya akan mendapat kepuasan.
Banyak kalangan ulama tafsir menyebutkan bahwa ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar As-siddiq r.a. sehingga sebagian dari mereka ada yang meriwayatkannya sebagai suatu kesepakatan di kalangan ulama tafsir.

Dan memang tidak diragukan lagi dia termasuk ke dalamnya.
sebagaimana termasuk pula ke dalam pengertiannya seluruh umat ini bila ditinjau dari pengertian umumnya, mengingat lafaznya memakai lafaz yang mengandung pengertian umum, yaitu firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, (yaitu orang) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan dirinya, padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanyayang harus dibalasnya.
(QS. Al-Lail [92]: 17-19)

Akan tetapi, Abu Bakar r.a. merupakan orang yang diprioritaskan dari kalangan umat ini, dan dia adalah pendahulu mereka dalam menyandang sifat-sifat ini dan sifat-sifat terpuji lainnya.
Dia adalah seorang yang berpredikat siddiq, bertakwa, mulia, lagi dermawan, banyak membelanjakan hartanya di jalan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan menolong Rasul-Nya.

Berapa banyak uang dinar dan dirham yang telah dibelanjakan Abu Bakar demi mengharapkan rida Tuhannya Yang Mahamulia, padahal tiada seorang pun yang berjasa baginya hingga perlu untuk ia balas jasanya itu dengan imbalan pemberian.
Bahkan kemurahan dan kebaikannya juga menyentuh para pemimpin, dan orang-orang yang terhormat dari kalangan berbagai kabilah.

Karena itulah Urwah ibnu Mas’ud pemimpin Bani Saqif ketika terjadi Perjanjian Hudaibiyah mengatakan kepada Abu Bakar,
"Ingatlah, demi Allah, seandainya saja aku tidak teringat akan jasamu padaku yang masih belum terbalaskan, tentulah aku akan meladenimu,"
tersebutlah bahwa Abu Bakar r.a. bersikap kasar terhadapnya dalam menyambutnya.
Untuk itu apabila keadaan Abu Bakar sangat disegani di kalangan para penghulu orang Arab dan para pemimpinnya, maka terlebih lagi orang-orang yang selain mereka, lebih segan kepadanya karena kebaikan dan kedermawanannya.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

Padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
(QS. Al-Lail [92]: 19-20)

Di dalam hadis sahihain disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Barang siapa yang membelanjakan sepasang barang dijalan Allah, maka para malaikat penjaga surga memanggilnya,
"Hai hamba Allah, inilah yang baik."
Maka Abu bakar bertanya,
"Wahai Rasulullah, apakah merupakan suatu keharusan bagi seseorang (yang masuk surga) dipanggil dari pintunya, dan apakah ada seseorang yang dipanggil dari semua pintu surga (untuk memasukinya)?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Ya ada, dan aku berharap semoga engkau termasuk seseorang dari mereka (yang dipanggil masuk surga dari semua pintunya).

Unsur Pokok Surah Al Lail (اليل)

Surat Al Lail terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al A’laa.

Surat ini dinamai "Al Lail" (malam), diambil dari perkataan "Al Lail" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Usaha manusia itu berlainan, karena itu balasannya berlainan pula.
▪ Orang yang suka berderma, bertakwa dan membenarkan adanya pahala yang baik, dimudahkan Allah baginya melakukan kebaikan yang membawa kepada kebahagiaan di akhirat, tetapi orang yang dimudahkan Allah baginya melakukan kejahatan-kejahatan yang membawa kepada kesengsaraan di akhirat, harta benda tidak akan memberi manfaat kepadanya.
▪ Orang yang bakhil merasa dirinya cukup dan mendustakan adanya pahala yang baik.

Ayat-ayat dalam Surah Al Lail (21 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Lail (92) : 1-21 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 21 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Lail (92) : 1-21 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 21

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Lail ayat 20 - Gambar 1 Surah Al Lail ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 92:20
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Lail.

Surah Al-Lail (bahasa Arab:الّيل, al-Layl, “Malam”) adalah surah ke-92 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah Surah Al-A’la.
Surat ini dinamai Al Lail (malam), diambil dari perkataan Al Lail yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 92
Nama Surah Al Lail
Arab اليل
Arti Malam
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 9
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 21
Jumlah kata 71
Jumlah huruf 316
Surah sebelumnya Surah Asy-Syams
Surah selanjutnya Surah Ad-Duha
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
92:20, 92 20, 92-20, Surah Al Lail 20, Tafsir surat AlLail 20, Quran Al-Lail 20, Surah Al Lail ayat 20
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 92:20

More Videos

Kandungan Surah Al Lail

۞ QS. 92:4 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 92:5 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 92:6 • Pahala iman • Kewajiban beriman pada hari akhir • Nama-nama surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 92:7 • Pahala iman • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 92:9 • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama surga • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 92:10 • Allah menggerakkan hati manusia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 92:11 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 92:12 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 92:13 • Segala sesuatu milik Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 92:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat neraka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 92:15 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 92:16 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 92:17 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 92:18 • Perbuatan yang menghalangi api neraka

۞ QS. 92:19 • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 92:20 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

Ayat Pilihan

Bila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, lalu bila Kami beri nikmat dari Kami ia berkata:
“Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanya karena kepintaranku”.
Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tak mengetahui
QS. Az-Zumar [39]: 49

Orang-orang yang beriman & beramal saleh akan memperoleh surga-surga yang di dalamnya terdapat tempat tinggal mereka,
sebagai penghormatan bagi mereka atas apa yang mereka lakukan.
QS. As-Sajdah [32]: 19

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai & berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
QS. Ali ‘Imran [3]: 105

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

+

Array

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

Ulama

Apa itu Ulama? ula.ma orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan agama Islam; ia seorang ulama besar pada zaman kebangkitan Islam alim ulama
orang-orang pandai dalam pengetahuan agama Islam ...

perawi

Apa itu perawi? pe.ra.wi orang yang meriwayatkan hadis orang yang meriwayatkan hadis … •

Ar-Rum

Apa itu Ar-Rum? Surah Ar-Rum (bahasa Arab: الرّوم) adalah surah ke-30 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 60 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini diturunkan sesudah surah...