Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Lail (Malam) – surah 92 ayat 13 [QS. 92:13]

وَ اِنَّ لَنَا لَلۡاٰخِرَۃَ وَ الۡاُوۡلٰی
Wa-inna lanaa lal-aakhirata wal aula;
dan sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia itu.
―QS. Al Lail [92]: 13

Daftar isi

And indeed, to Us belongs the Hereafter and the first (life).
― Chapter 92. Surah Al Lail [verse 13]

وَإِنَّ dan sesungguhnya
And indeed,
لَنَا milik Kamilah
for Us
لَلْءَاخِرَةَ akhirat
(is) the Hereafter
وَٱلْأُولَىٰ dan dunia itu
and the first (life).

Tafsir Al-Quran

Surah Al Lail
92:13

Tafsir QS. Al Lail (92) : 13. Oleh Kementrian Agama RI


Allah juga pemilik alam ini, baik alam akhirat maupun alam dunia.
Bila Allah pemilik segala-galanya, maka tiada jalan bagi manusia selain meminta semuanya itu kepada-Nya dengan jalan mengimani dan bertakwa kepada-Nya.

Tafsir QS. Al Lail (92) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan hanya Kamilah yang berhak untuk mengurus di dunia dan akhirat.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya kewajiban Kami-lah dengan karunia dan hikmat Kami untuk menjelaskan jalan petunjuk -yang mengantarkan kepada Allah dan surga-Nya- dari jalan sesat.
Sesungguhnya milik Kamilah kehidupan akhirat dan dunia.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia) maka barang siapa yang mencari keduanya tanpa meminta kepada Kami berarti dia telah sesat jalan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.
(QS. Al-Lail [92]: 13)

Yaitu semuanya adalah milik Kami, dan Akulah yang mengatur pada keduanya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka Kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.
(QS. Al-Lail [92]: 14)

Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah yang apinya bergejolak.


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Samak ibnu Harb, bahwa ia pernah mendengar An-Nu’man ibnu Basyir mengatakan dalam khotbahnya, bahwa aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda dalam khotbahnya:
Aku memperingatkan kalian dengan neraka! Yakni dengan suara yang lantang;
sehingga andaikata seseorang berada di pasar, tentulah dia mendengar suara itu dari tempat dudukku sekarang ini.
An-Nu’man melanjutkan, bahwa sehingga selendang yang beliau kenakan di pundaknya terjatuh ke kakinya.

Imam Ahmad mengatakan telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ja’far, telah menceritakan kepadaku Syu’bah alias Abu Ishaq;
ia pernah mendengar An-Nu’man ibnu Basyir berkata dalam khotbahnya, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
Sesungguhnya ahli neraka yang paling ringan siksaannya di hari kiamat ialah seorang lelaki yang diletakkan dua buah bara api neraka di kedua telapak kakinya, yang karenanya otaknya mendidih.

Imam Bukhari telah meriwayatkan hadis ini.


Imam Muslim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dari Al-A’masy, dari Abu Ishaq, dari An-Nu’man ibnu Basyir yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya ahli neraka yang paling ringan siksanya ialah seseorang yang mengenakan dua terompah dan dua talinya dari api, yang karenanya ia mendidih sebagaimana panci berisi air mendidih.
Seakan-akan bila dilihat tiada seorangpun yang lebih berat siksanya daripada dia, padahal sesungguhnya dia adalah ahli neraka yang paling ringan siksanya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka.
(QS. Al-Lail [92]: 15)

Yaitu tiada yang dijerumuskan ke dalamnya sehingga diliputi oleh api neraka dari segala penjurunya kecuali hanya orang yang paling celaka.
Kemudian dijelaskan oleh firman berikutnya:

yang mendustakan.
(QS. Al-Lail [92]: 16)


Maksudnya, hatinya mendustakan hal tersebut.

dan berpaling.
(QS. Al-Lail [92]: 16)

Yakni semua anggota tubuhnya tidak mau mengamalkannya.


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasan Ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Sa’id Al-Maqbari, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwaRasulullah ﷺ telah bersabda:
Tiada yang masuk neraka selain orang yang celaka.
Ketika ditanyakan kepada beliau ﷺ"Siapakah orang yang celaka itu?"
Maka beliau ﷺ menjawab:
Orang yang tidak mau mengamalkan ketaatan kepada Allah dan tidak mau meninggalkan perbuatan durhaka kepada-Nya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yunus dan Syuraih, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Falih, dari Hilal ibnu Ali, dari Ata ibnu Yasar, dari Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Semua umatku akan masuk surga di hari kiamat nanti, terkecuali orang yang membangkang.
Ketika mereka bertanya,
"Siapakah orang yang membangkang itu, wahai Rasulullah ﷺ?"
Maka beliau ﷺ menjawab:
Barang siapa yang taat kepadaku, niscaya masuk surga;
dan barang siapa durhaka kepadaku, berarti dia membangkang.

Imam Bukhari meriwayatkan hadis ini dari Muhammad ibnu Sinan, dari Falih dengan sanad yang sama.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu.
(QS. Al-Lail [92]: 17)

Yakni kelak akan dijauhkan dari neraka orang yang bertakwa dan orang yang paling bertakwa, kemudian dijelaskan oleh firman berikutnya siapa yang dimaksud dengan orang yang bertakwa itu:

(yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya.
(QS. Al-Lail [92]: 18)

Yaitu membelanjakan hartanya untuk jalan ketaatan kepada Tuhannya, untuk mensucikan dirinya, hartanya dan segala apa yang dikaruniakan oleh Allah kepadanya berupa agama dan dunia.

padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya.
(QS. Al-Lail [92]: 19)

Maksudnya, pembelanjaan yang dikeluarkannya itu bukanlah untuk membalas jasa kebaikan yang pernah diberikan oleh orang lain kepadanya, melainkan dia mengeluarkannya hanya semata-mata.

tetapi semata-mata karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
(QS. Al-Lail [92]: 20)

Yakni hanyalah semata-mata karena mengharapkan untuk dapat melihat Allah di negeri akhirat di dalam taman-taman surga.
Lalu disebutkan dalam firman berikutnya:

Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.
(QS. Al-Lail [92]: 21)

Artinya, orang yang menyandang sifat-sifat ini niscaya akan mendapat kepuasan.
Banyak kalangan ulama tafsir menyebutkan bahwa ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar As-siddiq r.a. sehingga sebagian dari mereka ada yang meriwayatkannya sebagai suatu kesepakatan di kalangan ulama tafsir.

Dan memang tidak diragukan lagi dia termasuk ke dalamnya.
sebagaimana termasuk pula ke dalam pengertiannya seluruh umat ini bila ditinjau dari pengertian umumnya, mengingat lafaznya memakai lafaz yang mengandung pengertian umum, yaitu firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, (yaitu orang) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan dirinya, padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanyayang harus dibalasnya.
(QS. Al-Lail [92]: 17-19)

Akan tetapi, Abu Bakar r.a. merupakan orang yang diprioritaskan dari kalangan umat ini, dan dia adalah pendahulu mereka dalam menyandang sifat-sifat ini dan sifat-sifat terpuji lainnya.
Dia adalah seorang yang berpredikat siddiq, bertakwa, mulia, lagi dermawan, banyak membelanjakan hartanya di jalan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan menolong Rasul-Nya.

Berapa banyak uang dinar dan dirham yang telah dibelanjakan Abu Bakar demi mengharapkan rida Tuhannya Yang Mahamulia, padahal tiada seorang pun yang berjasa baginya hingga perlu untuk ia balas jasanya itu dengan imbalan pemberian.
Bahkan kemurahan dan kebaikannya juga menyentuh para pemimpin, dan orang-orang yang terhormat dari kalangan berbagai kabilah.

Karena itulah Urwah ibnu Mas’ud pemimpin Saqif ketika terjadi Perjanjian Hudaibiyah mengatakan kepada Abu Bakar,
"Ingatlah, demi Allah, seandainya saja aku tidak teringat akan jasamu padaku yang masih belum terbalaskan, tentulah aku akan meladenimu,"
tersebutlah bahwa Abu Bakar r.a. bersikap kasar terhadapnya dalam menyambutnya.
Untuk itu apabila keadaan Abu Bakar sangat disegani di kalangan para penghulu orang Arab dan para pemimpinnya, maka terlebih lagi orang-orang yang selain mereka, lebih segan kepadanya karena kebaikan dan kedermawanannya.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

Padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.
(QS. Al-Lail [92]: 19-20)

Di dalam hadis sahihain disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Barang siapa yang membelanjakan sepasang barang dijalan Allah, maka para malaikat penjaga surga memanggilnya,
"Hai hamba Allah, inilah yang baik."
Maka Abu bakar bertanya,
"Wahai Rasulullah, apakah merupakan suatu keharusan bagi seseorang (yang masuk surga) dipanggil dari pintunya, dan apakah ada seseorang yang dipanggil dari semua pintu surga (untuk memasukinya)?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Ya ada, dan aku berharap semoga engkau termasuk seseorang dari mereka (yang dipanggil masuk surga dari semua pintunya).

Unsur Pokok Surah Al Lail (اليل)

Surat Al Lail terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al A’laa.

Surat ini dinamai "Al Lail" (malam), diambil dari perkataan "Al Lail" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Usaha manusia itu berlainan, karena itu balasannya berlainan pula.
▪ Orang yang suka berderma, bertakwa dan membenarkan adanya pahala yang baik, dimudahkan Allah baginya melakukan kebaikan yang membawa kepada kebahagiaan di akhirat, tetapi orang yang dimudahkan Allah baginya melakukan kejahatan-kejahatan yang membawa kepada kesengsaraan di akhirat, harta benda tidak akan memberi manfaat kepadanya.
▪ Orang yang bakhil merasa dirinya cukup dan mendustakan adanya pahala yang baik.

Audio Murottal

QS. Al-Lail (92) : 1-21 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 21 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Lail (92) : 1-21 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 21

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Lail ayat 13 - Gambar 1 Surah Al Lail ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 92:13
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Lail.

Surah Al-Lail (bahasa Arab:الّيل, al-Layl, “Malam”) adalah surah ke-92 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah Surah Al-A’la.
Surat ini dinamai Al Lail (malam), diambil dari perkataan Al Lail yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 92
Nama Surah Al Lail
Arab اليل
Arti Malam
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 9
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 21
Jumlah kata 71
Jumlah huruf 316
Surah sebelumnya Surah Asy-Syams
Surah selanjutnya Surah Ad-Duha
Sending
User Review
4.8 (16 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
92:13, 92 13, 92-13, Surah Al Lail 13, Tafsir surat AlLail 13, Quran Al-Lail 13, Surah Al Lail ayat 13
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 92:13

More Videos

Kandungan Surah Al Lail

۞ QS. 92:4 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 92:5 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 92:6 • Pahala iman • Kewajiban beriman pada hari akhir • Nama-nama surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 92:7 • Pahala iman • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 92:9 • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama surga • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 92:10 • Allah menggerakkan hati manusia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 92:11 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 92:12 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 92:13 • Segala sesuatu milik Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 92:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat neraka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 92:15 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 92:16 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 92:17 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 92:18 • Perbuatan yang menghalangi api neraka

۞ QS. 92:19 • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 92:20 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

Ayat Pilihan

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
QS. Al-Hajj [22]: 40

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu,
(dan Dia menciptakan) sungai-sungai & jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk,
QS. An-Nahl [16]: 15

Musa berkata
“Mohonlah pertolongan kepada Allah & bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah,
dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya.
Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa
QS. Al-A’raf [7]: 128

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

+

Array

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

warak

Apa itu warak? wa.rak patuh dan taat kepada Allah; kita harus warak berpantang segala larangan badak ۞ Variasi nama: wara’ … • wara’

Minhaj

Apa itu Minhaj? Minhaj atau Manhaj, menurut bahasa arab artinya jalan yang jelas & terang. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya, ”Untuk tiap umat di antara kamu, kami berikan aturan & ja...

Muttafaqun ’alaih

Apa itu Muttafaqun ’alaih? Syarat (kriteria) Al-Bukhari dan Muslim Hadits yang keotentikannya (keshahihannya) disepakati oleh keduanya, yaitu Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan dalam istilah h...