Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Kautsar (Nikmat yang berlimpah) – surah 108 ayat 3 [QS. 108:3]

اِنَّ شَانِئَکَ ہُوَ الۡاَبۡتَرُ
Inna syaani-aka huwal abtar(u);
Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
―QS. Al Kautsar [108]: 3

Indeed, your enemy is the one cut off.
― Chapter 108. Surah Al Kautsar [verse 3]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
شَانِئَكَ orang yang membencimu

your enemy –
هُوَ dia

he (is)
ٱلْأَبْتَرُ terputus

the one cut off.

Tafsir

Alquran

Surah Al Kautsar
108:3

Tafsir QS. Al Kautsar (108) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Nabi Muhammad serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya, maka Allah menjadikan musuh-musuh Nabi itu jadi hina dan tidak berdaya.
Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat.

Sedang kebaikan dan hasil perjuangan akan tetap jaya sampai hari Kiamat.


Orang-orang kafir Mekah mencaci Nabi Muhammad bukanlah karena mereka tidak senang kepada pribadi Nabi, tetapi karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhalaberhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhalaberhala itu.


Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi Muhammad, sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya.
Adapun kedudukan Nabi ﷺ dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa.

Tafsir QS. Al Kautsar (108) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang yang membencimu adalah terputus dari segala kebaikan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang yang membencimu dan membenci apa yang kamu bawa berupa petunjuk dan cahaya, maka dialah yang terputus jejaknya, dan terputus dari segala kebaikan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu) yakni orang-orang yang tidak menyukai kamu


(dialah yang terputus) terputus dari semua kebaikan, atau putus keturunannya.
Ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang yang bersikap demikian, dia adalah ‘Ash bin Wail, sewaktu Nabi ﷺ ditinggal wafat putranya yang bernama Qasim, lalu ‘Ash menjuluki Nabi sebagai Abtar yakni orang yang terputus keturunannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus.
(QS. Al-Kausar [108]: 3)

Yakni sesungguhnya orang yang membencimu, hai Muhammad, dan benci kepada petunjuk, kebenaran, bukti yang jelas, dan cahaya terang yang kamu sampaikan;
dialah yang terputus lagi terhina, direndahkan dan terputus sebutannya.
Ibnu Abbas, Mujahid, Sa’id ibnu Jubair, dan Qatadah mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Al-As ibnu Wa-il.

Muhammad ibnu Ishaq telah meriwayatkan dari yazid ibnu Ruman yang mengatakan bahwa dahulu Al-As ibnu Wa-il apabila disebutkan nama Rasulullah ﷺ, ia mengatakan,
"Biarkanlah dia, karena sesungguhnya dia adalah seorang lelaki yang terputus, tidak mempunyai keturunan.
Apabila dia mati, maka terputuslah sebutannya."
Maka Allah menurunkan surat ini.

Syamir ibnu Atiyyah mengatakan bahwa surat ini diturunkan berkenaan dengan Uqbah ibnu Abu Mu’it.
Ibnu Abbas mengatakan pula, dan juga ikrimah, bahwa surat ini diturunkan berkenaan dengan Ka’b ibnul Asyraf dan sejumlah orang-orang kafir Quraisy.

Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ziyad ibnu Yahya Al-Hassani, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Addi, dari Daud, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Ka’b ibnul Asyraf datang ke Mekah, maka orang-orang Quraisy berkata kepadanya,
"Engkau adalah pemimpin mereka.
Tidakkah engkau melihat kepada lelaki yang terusir lagi terputus dari kaumnya itu (maksudnyaNabi ﷺ)?
Dia mengira bahwa dirinya lebih baik daripada kami, padahal kami adalah ahli (pelayan) jemaah haji, ahli sadanah (pelayan Ka’bah) dan ahli Siqayah (pelayan minuman air zamzam),"
Maka Ka’b Ibnul Asyraf berkata,
"Kalian lebih baik daripadanya."
Maka turunlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus.
(QS. Al-Kausar [108]: 3)

Hal yang sama diriwayatkan oleh Al-Bazzar, dan hadis ini sahih sanadnya.
Diriwayatkan pula dari Ata, bahwa surat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Lahab.
Demikian itu terjadi ketika putra Rasulullah ﷺ meninggal dunia, maka Abu Lahab pergi menemui orang-orang musyrik dan berkata kepada mereka,
"Tadi malam Muhammad terputus (keturunannya)."
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya sehubungan dengan peristiwa tersebut:
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus (QS. Al-Kausar [108]: 3)

Dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Jahal.
Diriwayatkan pula dari Ibnu Abbas, bahwa makna:
sesungguhnya orang-orang yang membencimu.
(QS. Al-Kausar [108]: 3)
Yakni musuhmu.
Pendapat ini lebih mencakup dan meliputi semua orang yang bersifat dan berkarakter demikian, baik dari kalangan mereka yang telah disebutkan di atas maupun yang lainnya.

ikrimah mengatakan bahwa al-abtar artinya sebatang kara.
As-Saddi mengatakan bahwa dahulu mereka apabila meninggal dunia keturunannya laki-laki mereka, maka mereka mengatakannya abtar (terputus keturunannya).
Dan ketika putra-putra Nabi ﷺ semuanya meninggal dunia, maka mereka mengatakan,
"Muhammad telah terputus."
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus.
(QS. Al-Kausar [108]: 3)

Pendapat ini senada dengan apa yang telah kami sebutkan di atas yang mengatakan bahwa abtar ialah orang yang tidak mempunyai keturunan laki-laki.
Maka orang-orang kafir Quraisy itu mengira bahwa seseorang itu apabila anak-anak lelakinya mati, maka terputuslah sebutannya.

Padalah tidaklah demikianlah kenyataannya, bahkan sebenarnya Allah mengekalkan sebutan Nabi ﷺ di hadapan para saksi dan mewajibkan syariat yang dibawanya di atas pundak hamba-hamba-Nya, yang akan terus berlangsung selamanya sampai hari mereka dihimpunkan untuk mendapat pembalasan.
Semoga salawat dan salam-Nya terlimpah-kan kepadanya selama-lamanya sampai hari kiamat.

Unsur Pokok Surah Al Kautsar (الكوثر)

Surat Al Kautsar terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al Aadiyaat.

Dinamai "Al Kautsar" (yaitu sebuah sungai di syurga yang dianugerahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ) diambil dari perkataan "Al Kautsar” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Surat ini sebagai penghibur hati Nabi Muhammad ﷺ.

Keimanan:

▪ Allah telah menganugerahkan sungai "Al-Kautsar" di syurga.
karena itu bershalat dan berkorbanlah.
Nabi Muhammad ﷺ akan mempunyai pengikut yang banyak sampai hari kiamat dan akan mempunyai nama yang baik di dunia dan di akhirat, tidak sebagai yang dituduhkan pembenci-pembencinya.

Audio

QS. Al-Kautsar (108) : 1-3 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 3 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Kautsar (108) : 1-3 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 3

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kautsar ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Kautsar ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 108:3
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kautsar.

Surah Al-Kausar (Arab: الكوثر‎) adalah surah ke-108 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.
Kata Al-Kausar sendiri berarti nikmat yang banyak dan diambil dari ayat pertama dari surah ini artinya karunia Allah subhanahu wa ta’ala berupa telaga Al Kautsar bagi orang-orang penghuni surga.
Pokok isi surah ini adalah perintah melaksanakan salat dan berkorban karena Allah memberikan banyak kenikmatan untuk untuk mereka yang beriman sedangkan para orang kafir pembenci Nabi ﷺ yang mengatakan keturunan Nabi terputus karena semua putranya wafat maka sesungguhnya merekalah yang terputus.
(Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Azhar).

Nomor Surah108
Nama SurahAl Kautsar
Arabالكوثر
ArtiNikmat yang berlimpah
Nama lainInna A’thaina
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu15
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat3
Jumlah kata10
Jumlah huruf43
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma’un
Surah selanjutnyaSurah Al-Kafirun
Sending
User Review
4.8 (12 votes)
Tags:

108:3, 108 3, 108-3, Surah Al Kautsar 3, Tafsir surat AlKautsar 3, Quran Kausar 3, AlKausar 3, Al-Kausar 3, Surah Al Kausar ayat 3

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 67 [QS. 8:67]

Beberapa ayat sebelumnya menjelaskan tentang ketentuan-ketentuan dalam peperangan, di antaranya adalah ketentuan pembagian rampasan perang, maka ayat ini menjelaskan hukum-hukum lainnya, yaitu me-nyan … 8:67, 8 67, 8-67, Surah Al Anfaal 67, Tafsir surat AlAnfaal 67, Quran Al Anfal 67, AlAnfal 67, Al-Anfal 67, Surah Al Anfal ayat 67

QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 107 [QS. 23:107]

106-107. Menjawab pertanyaan itu, mereka berkata dengan penuh penyesalan, “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami. Hawa nafsu telah menjerumuskan kami ke dalam kedurhakaan sehingga mem … 23:107, 23 107, 23-107, Surah Al Mu’minuun 107, Tafsir surat AlMuminuun 107, Quran Al Mukminun 107, Al-Mu’minun 107, Surah Al Muminun ayat 107

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #16
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #16 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #16 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya … buah segar buah anggur buah zaitun buah tin buah kurma Benar! Kurang tepat! Tata

Pendidikan Agama Islam #16

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat

Pendidikan Agama Islam #15

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًاDalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu Al Dzikr Alkitab

Instagram