Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Kautsar (Nikmat yang berlimpah) – surah 108 ayat 2 [QS. 108:2]

فَصَلِّ لِرَبِّکَ وَ انۡحَرۡ ؕ
Fashalli lirabbika waanhar;
Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).
―QS. Al Kautsar [108]: 2

Daftar isi

So pray to your Lord and sacrifice (to Him alone).
― Chapter 108. Surah Al Kautsar [verse 2]

فَصَلِّ maka dirikanlah sholat

So pray
لِرَبِّكَ karena Tuhanmu

to your Lord
وَٱنْحَرْ dan berkurbanlah

and sacrifice.

Tafsir Quran

Surah Al Kautsar
108:2

Tafsir QS. Al-Kausar (108) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan kurban karena Allah semata, karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karunia-Nya.
Dalam ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

Katakanlah (Muhammad),
"Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya;
dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim)."
(Al-An’am [6]: 162-163)

Tafsir QS. Al Kautsar (108) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan jika kamu telah diberikan hal tersebut, maka kerjakanlah selalu salat dengan penuh ikhlas, dan sembelihlah kurbanmu sebagai bentuk kesyukuranmu atas karunia yang telah dilimpahkan kepadamu dan kebaikan yang diberikan khusus untukmu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Karena itu, murnikanlah seluruh shalatmu karena Tuhannya, dan sembelihlah sembelihanmu untuk-Nya dan dengan menyebut nama-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka dirikanlah salat karena Rabbmu) yaitu salat Hari Raya Kurban


(dan berkurbanlah) untuk manasik hajimu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ}

Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.
(QS. Al-Kausar [108]: 2)

Yakni sebagaimana Kami telah memberimu kebaikan yang banyak di duni adan akhirat, antara lain ialah sebuah sungai yang sifat-sifatnya telah disebutkan di atas;
maka kerjakanlah salat fardu dan salat sunatmu dengan ikhlas karena Allah dan juga dalam semua gerakmu.
Sembahlah Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya;
dan sembelihlah korbanmu dengan menyebut nama-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Hal yang senada disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya salatku, ibadahku.
hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya;
dan demikian itulah diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)."(QS. Al-An’am [6]: 162-163)

Ibnu Abbas, Ata, Mujahid, Ikrimah, dan Al-Hasan telah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan wanhar ialah menyembelih unta dan ternak lainnya sebagai korban.
Hal yang semisal telah dikatakan oleh Qatadah, Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, Ad-Dahhak, Ar-Rabi’, Ata Al-Khurrasani, Al-Hakam, Sa’id ibnu Abu Khalid, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.
Hal ini berbeda keadaannya dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang menyebut nama-Nya, Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.
Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.
(QS. Al-An’am [6]: 121), sampai akhir ayat.

Menurut pendapat lain, yang dimaksud dengan wanhar ialah meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di bawah tenggorokan.
Hal ini diriwayatkan dari Ali, tetapi sanadnya tidak sahih.
Dan hal yang semisal telah diriwayatkan dari Abu Ja’far Al-Baqir.

Pendapat yang lainnya mengatakan bahwa wanhar artinya mengangkat kedua tangan di saat membuka salat.
Dan menurut pendapat yang lainnya lagi, wanhar artinya hadapkanlah lehermu ke arah kiblat.
Ketiga pendapat ini disebutkan oleh Ibnu Jarir.

Ibnu Abu Hatim sehubungan dengan hal ini telah meriwayatkan sebuah hadis yang mungkar.
Untuk itu ia mengatakan:

Telah menceritakan kepada kami Wahb ibnu Ibrahim Al-Qadi pada tahun dua ratus lima puluh lima Hijriah, telah menceritakan kepada kami Israil ibnu Hatim Al-Marwazi, telah menceritakan kepada kami Muqatil ibnu Hayyan, dari Al-Asbagh ibnu Nabtah, dari Ali ibnu Abu Talib yang mengatakan bahwa ketika diturunkan kepada Nabi ﷺ surat ini, yaitu:
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.
(QS. Al-Kausar [108]: 1-2)

Maka Rasulullah ﷺ bertanya,
"Hai Jibril, apakah yang dimaksud dengan nahirah yang diperintahkan kepadaku oleh Tuhanku agar aku melakukannya?"
Jibril menjawab,
"Bukan nahirah, tetapi Dia memerintahkan kepadamu apabila berihram untuk salat, angkatlah kedua tanganmu saat mengucapkan takbir, dan saat engkau rukuk, dan saat engkau angkat kepalamu dari rukuk, dan apabila engkau akan sujud.
Karena sesungguhnya itulah salat kita dan salat para malaikat yang ada di tujuh langit.
Sesungguhnya tiap-tiap sesuatu itu mempunyai perhiasan, dan perhiasan salat ialah mengangkat kedua tangan di saat takbir."’

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Hakim di dalam kitab Mustadrak-nya melalui hadis Israil ibnu Hatim dengan sanad yang sama.

Telah diriwayatkan dari Ata Al-Khurrasani sehubungan dengan makna firman-Nya,
"wanhar"
artinya angkatlah tulang punggungmu sesudah rukuk dan tegakkanlah ia serta tampakkanlah tenggorokanmu.
Makna yang dimaksud ialah i’tidal.
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim;
semua pendapat ini berpredikat garib sekali.

Pendapat yang sahih adalah yang pertama, yaitu yang mengatakan, bahwa makna yang dimaksud dengan nahr ialah menyembelih hewan kurban.
Karena itulah maka Rasulullah ﷺ seusai salat Idul Adha segera menyembelih kurbannya, lalu bersabda:

Barang siapa yang salat seperti salat kami dan menyembelih kurban seperti kami menyembelih kurban, maka sesungguhnya dia telah menunaikan kurbannya.
Dan barang siapa yang menyembelih kurban sebelum salat (hari raya) maka tiada kurban baginya.
Maka Abu Burdah Nayyar bertanya,
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menyembelih kambingku sebelum salat, dan aku mengetahui bahwa hari ini adalah hari yang semua orang menyukai daging padanya"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Kambingmu itu adalah daging kambing biasa (bukan kurban).
Abu Burdah berkata,
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mempunyai seekor anak kambing kacang yang lebih aku sukai daripada dua ekor kambing biasa, apakah itu cukup untuk kurbanku?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Cukup untukmu, tetapi tidak cukup untuk orang lain sesudahmu.

Abu Ja’far ibnu Jarir mengatakan bahwa pendapat yang benar adalah pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud dari ayat ialah jadikanlah salatmu semuanya tulus ikhlas hanya untuk Tuhanmu, bukan untuk berhala atau sembahan selain-Nya.
Demikian pula kurbanmu, jadikanlah hanya untuk Dia, bukan untuk berhala-berhala.
sebagai ungkapan rasa syukurmu terhadap-Nya atas kemuliaan dan kebaikan tiada taranya yang dikhususkan-Nya buatmu sebagai anugerah dari-Nya.
Pendapat yang dikemukakan oieh orang yang mengatakan ini amatlah baik.
Dan pendapat ini telah dikatakan sebelumnya oleh Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi dan Ata dengan ungkapan yang semakna.

Unsur Pokok Surah Al Kautsar (الكوثر)

Surat Al Kautsar terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al Aadiyaat.

Dinamai "Al Kautsar" (yaitu sebuah sungai di syurga yang dianugerahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ) diambil dari perkataan "Al Kautsar” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Surat ini sebagai penghibur hati Nabi Muhammad ﷺ.

Keimanan:

▪ Allah telah menganugerahkan sungai "Al-Kautsar" di syurga.
karena itu bershalat dan berkorbanlah.
▪ Nabi Muhammad ﷺ akan mempunyai pengikut yang banyak sampai hari kiamat dan akan mempunyai nama yang baik di dunia dan di akhirat, tidak sebagai yang dituduhkan pembenci-pembencinya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Kautsar (3 ayat)

1 2 3

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Kautsar (108) : 1-3 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 3 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Kautsar (108) : 1-3 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 3

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kautsar ayat 2 - Gambar 1 Surah Al Kautsar ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 108:2
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kautsar.

Surah Al-Kausar (Arab: الكوثر‎) adalah surah ke-108 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.
Kata Al-Kausar sendiri berarti nikmat yang banyak dan diambil dari ayat pertama dari surah ini artinya karunia Allah subhanahu wa ta’ala berupa telaga Al Kautsar bagi orang-orang penghuni surga.
Pokok isi surah ini adalah perintah melaksanakan salat dan berkorban karena Allah memberikan banyak kenikmatan untuk untuk mereka yang beriman sedangkan para orang kafir pembenci Nabi ﷺ yang mengatakan keturunan Nabi terputus karena semua putranya wafat maka sesungguhnya merekalah yang terputus.
(Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Azhar).

Nomor Surah 108
Nama Surah Al Kautsar
Arab الكوثر
Arti Nikmat yang berlimpah
Nama lain Inna A’thaina
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 15
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 3
Jumlah kata 10
Jumlah huruf 43
Surah sebelumnya Surah Al-Ma’un
Surah selanjutnya Surah Al-Kafirun
Sending
User Review
4.7 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

108:2, 108 2, 108-2, Surah Al Kautsar 2, Tafsir surat AlKautsar 2, Quran Kausar 2, AlKausar 2, Al-Kausar 2, Surah Al Kausar ayat 2

Video Surah

108:2


Load More

Ayat Pilihan

Kami akan bacakan (Alquran) kepadamu (Muhammad) sehingga kau tak akan lupa,
kecuali jika Allah menghendaki.
Sungguh, Dia mengetahui yang terang & yang tersembunyi.
Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (dunia & akhirat)
QS. Al-A’la [87]: 6-8

Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya,
maka sungguh kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah),
yang mengetahui yang ghaib & yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
QS. Al-Jumu’ah [62]: 8

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat Kami, kelak Kami masukkan ke neraka.
Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit lain,
supaya mereka merasakan azab.
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
QS. An-Nisa’ [4]: 56

Orang-orang yang berdosa telah menyaksikan neraka & mereka yakin akan jatuh ke dalamnya,
dan mereka tidak mendapatkan tempat pengganti yang lain untuk didiami.
QS. Al-Kahf [18]: 53

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

There is no question

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

Ammar bin Yasir

Siapa itu Ammar bin Yasir? Ammar bin Yasir adalah Sahabat Nabi Muhammad. Biografi Ammar bin Yasir adalah anak dari Sumayyah binti Khayyat dan Yasir bin Amir yang merupakan salah satu dari orang yang terawal dalam memeluk agama Islam atau disebut dengan Assabiqunal Awwalun. Keluarganya berasal dari Tihanah, suatu daerah di Yaman yag kemudian da … • Ammar ibn Yasir

Kota santri

Apa itu Kota santri? Kota santri adalah istilah yang diberikan kepada kota-kota yang memiliki banyak pondok pesantren. Di Indonesia ada beberapa kota yang sering disebut sebagai kota santri, salah satunya adalah Kaliwungu, kota di sebelah barat Kota Semarang yang memiliki puluhan pondok pesantren dan memiliki santri dari seluruh pelosok Nusantara bahkan ada yang ber … •

Rafats

Apa itu Rafats? Abu Ja’far at-Thahawi dalam kitab Syarh Musykilul Atsar menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan rafats adalah berhubungan seks, dan hal ini merusak ibadah haji. Berbeda dari fusuq dan jidal yang tidak sampai merusak ibadah haji. قَوْلُ اللهِ عز وجل فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ في الْحَجِّ فَجَمَعَ اللَّهُ تَعَالَى هذه الأَشْيَاءَ في آ … • rafas