Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) – surah 18 ayat 99 [QS. 18:99]

وَ تَرَکۡنَا بَعۡضَہُمۡ یَوۡمَئِذٍ یَّمُوۡجُ فِیۡ بَعۡضٍ وَّ نُفِخَ فِی الصُّوۡرِ فَجَمَعۡنٰہُمۡ جَمۡعًا
Wataraknaa ba’dhahum yauma-idzin yamuuju fii ba’dhin wanufikha fiish-shuuri fajama’naahum jam’an;
Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Yakjuj dan Makjuj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya.
―QS. Al Kahfi [18]: 99

Daftar isi

And We will leave them that day surging over each other, and (then) the Horn will be blown, and We will assemble them in (one) assembly.
― Chapter 18. Surah Al Kahfi [verse 99]

وَتَرَكْنَا dan Kami tinggalkan/biarkan

And We (will) leave
بَعْضَهُمْ sebagian mereka

some of them
يَوْمَئِذٍ pada hari itu

(on) that Day
يَمُوجُ bergelombang/bercampur

to surge
فِى dalam

over
بَعْضٍ sebagian yang lain

others,
وَنُفِخَ dan ditiup

and (will be) blown
فِى dalam

in
ٱلصُّورِ dalam sangkakala

the trumpet,
فَجَمَعْنَٰهُمْ maka/lalu Kami kumpulkan mereka

then We (will) gather them
جَمْعًا semuanya

all together.

Tafsir

Alquran

Surah Al Kahfi
18:99

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 99. Oleh Kementrian Agama RI


Pada hari hancurnya benteng besi itu, maka keluarlah Yakjuj dan Makjuj muncul dari belakang benteng gelombang demi gelombang, merusak tanaman dan harta benda seperti yang tersebut dalam firman Allah:

حَتّٰىٓ اِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ وَهُمْ مِّنْ كُلِّ حَدَبٍ يَّنْسِلُوْنَ

Hingga apabila (tembok) Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. (al-Anbiya’ [21]: 96)


Pada hari terbukanya tembok itu Kami biarkan mereka bercampur aduk dalam keadaan kacau balau, kemudian situasi itu akan mengingatkan penghuni bumi ketika ditiup sangkakala oleh malaikat Israfil pada hari Kiamat, lalu dikumpulkan mereka di padang Mahsyar untuk diadili.

Sesuai dengan firman Allah:

قُلْ اِنَّ الْاَوَّلِيْنَ وَالْاٰخِرِيْنَ ﴿۴۹﴾ لَمَجْمُوْعُوْنَ اِلٰى مِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ ﴿۵۰﴾

Katakanlah,
"(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian, pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi."
(al-Waqi’ah [56]: 49-50)


Dan firman Allah:

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْاَرْضَ بَارِزَةً وَّحَشَرْنٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ اَحَدًا

Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.
(al-Kahf [18]: 47)

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 99. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Setelah dinding itu selesai dibangun, dari balik dinding tersebut senantiasa terjadi kekacauan di kalangan Ya’juj dan Ma’juj.
Mereka tidak lagi dapat menyerang kelompok lain.


Maka tatkala hari kiamat tiba dan sangkakala ditiup, Allah akan mengumpulkan semua makhluk untuk dihisab dan diberi balasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kami biarkan Ya’juj dan Ma’juj (pada hari ketika janji Kami datang kepada mereka) melimpah dalam keadaan bercampur aduk satu dengan yang lainnya;
karena sangat banyaknya jumlah mereka.
Kemudian sangkakala ditiup untuk kebangkitan, lalu Kami kumpulkan makhluk seluruhnya untuk dihisab dan diberi balasan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:


Selanjutnya Allah berfirman:


(Kami biarkan sebagian di antara mereka pada hari itu) pada hari mereka keluar dari tembok itu


(bercampur aduk dengan sebagian yang lain) mereka bercampur aduk karena saking banyaknya jumlah mereka


(kemudian ditiup lagi sangkakala) untuk membangkitkan mereka menjadi hidup kembali


(lalu Kami kumpulkan mereka itu) yakni seluruh makhluk pada suatu tempat di hari kiamat


(semuanya).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…Kami biarkan sebagian dari mereka.

Yaitu sebagian dari manusia.

…di hari itu.

Yakni pada hari hancurnya bendungan itu, lalu Ya-juj dan Ma-juj keluar dari dinding itu menuju ke dunia manusia, maka Ya-juj dan Ma-juj datang bergelombang menyerang manusia dengan menimbulkan kerusakan pada harta benda dan menghancurkan segala sesuatu yang dimiliki manusia.


Hal yang sama telah dikatakan oleh As-Saddi sehubungan dengan makna firman-Nya:


Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain.
Demikian itu terjadi ketika Ya-juj dan Ma-juj keluar menuju ke dunia manusia.
Hal ini terjadi sebelum hari kiamat dan sesudah peristiwa Dajjal, seperti yang akan dijelaskan nanti dalam tafsir firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:

Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit).
(QS. Al-Anbiyaa [21]: 96-97)

Dalam ayat ini disebutkan oleh firman-Nya:

…Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain.

Bahwa hal ini merupakan permulaan hari kiamat,

…kemudian ditiup lagi sangkakala.

Yakni sesudah peristiwa itu.

…lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.

Ulama lainnya berpendapat sehubungan dengan makna firman-Nya:
Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lainnya.
(QS. Al-Kahfi [18]: 99)
Bahwa hal ini menceritakan tentang jin dan manusia pada hari kiamat nanti, mereka bercampur aduk dengan yang lainnya menjadi satu.


Ibnu Jarir telah meriwayatkan dari Muhammad ibnu Humaid, dari Ya’qub Al-Qummi, dari Harun ibnu Antrah, dari seorang guru dari kalangan Bani Fazzarah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain.
(QS. Al-Kahfi [18]: 99)
Bahwa apabila jin dan manusia bercampur aduk menjadi satu, iblis berkata,
"Aku akan mencari berita tentang perkara ini buat kalian."
Maka iblis pergi ke arah timur, ia menjumpai para malaikat telah menghadangnya.
Kemudian iblis pergi ke arah barat, maka ia menjumpai para malaikat yang telah menjaga bumi kawasan itu.
Iblis berkata,
"Tidak ada jalan."
Lalu ia pergi ke arah kanan dan kiri sampai ke ujung dunia, maka ia menjumpai para malaikat menjaganya, hingga iblis berkata,
"Tidak ada jalan bagiku."
Ketika iblis dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba di tengah jalan muncul sesuatu seperti jaring, maka jaring itu menangkap iblis dan keturunannya.
Ketika iblis dan keturunannya telah masuk ke dalam perangkap itu, tiba­-tiba neraka bergejolak, dari dalamnya Allah mengeluarkan salah seorang malaikat penjaganya.
Malaikat itu berkata."Hai iblis, bukankah dahulu kamu mempunyai kedudukan di sisi Tuhanmu, bukankah kamu dahulu tinggal di dalam surga?"
Iblis menjawab,
"’Hari ini bukanlah hari celaan.
Seandainya Allah memfardukan kepada diriku suatu kewajiban, niscaya aku akan menyembah-Nya dalam menunaikan kewajiban itu dengan amal ibadah yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun semisalnya dari kalangan makhluk-Nya."
Malaikat penjaga neraka itu berkata,
"Sesungguhnya Allah telah memfardukan kepadamu suatu kewajiban’ Iblis bertanya,
"kewajiban apakah itu?"
Malaikat menjawab,
"Allah memerintahkan kepadamu agar masuk neraka."
Maka malaikat itu mengibaskan sayapnya kepada iblis dan keturunannya, sehingga iblis dan keturunannya terlempar ke dalam neraka.
Saat itu neraka bergemuruh menggelegar dengan suara yang dahsyat, tiada seorang malaikat terdekat, dan tiada seorang nabi yang diutus pun melainkan terduduk bersideku di atas lututnya (karena ketakutan).

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim melalui hadis Ya’qub Al-Qummi dengan sanad yang sama.
Kemudian ia meriwayatkannya pula melalui jalur lain, dari Ya’qub, dari Harun, dari Antrah, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain.
Bahwa makna yang dimaksud ialah jin dan manusia bercampur aduk antara satu dengan yang lainnya, menjadi satu.

Imam Nasai telah meriwayatkan melalui hadis Syu’bah, dari An-Nu’man ibnu Salim, dari Amr ibnu Aus, dari ayahnya, dari kakeknya (yaitu Aus ibnu Abu Aus) secara marfu’:

Sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj mempunyai kaum wanita yang mereka setubuhi sesukanya, dan mempunyai pepohonan yang mereka cangkokkan menurut apa yang mereka sukai.
Tidaklah mati seseorang dari mereka melainkan meninggalkan keturunannya sebanyak seribu lebih.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian ditiup lagi sangkakala.

As-Sur atau sangkakala seperti apa yang disebutkan di dalam hadis berupa terompet yang berbentuk tanduk, dan yang ditugaskan untuk meniupnya ialah Malaikat Israfil ‘alaihis salam hadis-hadis yang menerangkan hal ini cukup banyak, sebagian darinya telah disebutkan, antara lain ialah sebuah hadis dari Atiyyah, dari Ibnu Abbas dari Abu Sa’id secara marfu’ menyebutkan:

Mana mungkin saya merasa senang, sedangkan malaikat pemegang sangkakala telah meletakkan sangkakalanya ke dalam mulutnya seraya mengernyitkan dahinya menunggu perintah yang didengarnya.
Lalu para sahabat bertanya,"
Maka apakah yang harus kami ucapkan?".
Rasulullah ﷺ bersabda:
Cukuplah Allah (Penolong) bagi kita, Dia sebaik-baik Pelindung, hanya kepada Allah-lah kita bertawakal.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.

Yakni Kami hadirkan semuanya untuk perhitungan amal perbuatan.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal."
(QS. Al-Waaqi’ah:
49-50)

dan Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seseorang pun dari mereka.
(QS. Al-Kahfi [18]: 47)

Unsur Pokok Surah Al Kahfi (الكهف)

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al Kahfi" artinya "Gua" dan "Ashhabul Kahfi" yang artinya: "Penghuni-penghuni gua".

Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.

Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung iktibar dan pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.
Banyak hadis-hadis Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.

Keimanan:

▪ Kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala untuk memberi daya hidup pada manusia diluar hukum kebiasaan.
▪ Dasar-dasar Tauhid serta keadilan Allah subhanahu wa ta’ala tidak berubah untuk selama-lamanya.
▪ Kalimat-kalimat Allah (imu-Nya) amat luas sekali, meliputi segala sesuatu, sehingga manusia tidak mampu untuk menulisnya.
▪ Kepastian datangnya hari berbangkit.
▪ Alquran adalah kitab suci yang isinya bersih dari kekacauan dan kepalsuan.

Hukum:

▪ Dasar hukum wakalah (berwakil).
▪ Larangan membangun tempat ibadah di atas kubur.
▪ Hukum membaca "Insya Allah".
▪ Perbuatan salah yang dilakukan karena lupa adalah dima’afkan.
▪ Kebolehan merusak suatu barang untuk menghindarkan bahaya yang lebih besar.

Kisah:

▪ Cerita Ashabul kahfi.
▪ Cerita dua orang laki-laki yang seorang kafir dan yang lainnya mukmin.
▪ Cerita Nabi Musa `alaihis salam dengan Khidhr `alaihis salam.
▪ Cerita Dzulqarnain dengan Ya’juj dan Ma’juj.

Lain-lain:

▪ Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari cerita-cerita dalam surat ini antara lain tentang kekuatan iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta ibadah yang ikhlas kepada-Nya.
▪ Kesungguhan seseorang dalam mencari guru (ilmu).
▪ Adab sopan-santun antara murid dengan guru.
▪ Beberapa contoh tentang cara memimpin dan memerintah rakyat, serta perjuangan untuk mencapai kebahagiaan rakyat dan negara.

Audio

QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 110 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 110

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kahfi ayat 99 - Gambar 1 Surah Al Kahfi ayat 99 - Gambar 2
Statistik QS. 18:99
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kahfi.

Surah Al-Kahf (bahasa Arab:الكهف, al-Kahf, “Gua”) disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua.
Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.
Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang berguna untuk kehidupan manusia.
Terdapat beberapa hadits Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surah ini.

Dalam surat ini terdapat titik tengah Alquran yang membelah isi Alquran menjadi dua bagian.

Nomor Surah 18
Nama Surah Al Kahfi
Arab الكهف
Arti Penghuni-penghuni Gua
Nama lain Al-Hāila, Ashabul Khaf
(Penghuni-Penghuni Gua)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 69
Juz Juz 15 (1-74) sampai juz 16 (ayat 75-110)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 110
Jumlah kata 1589
Jumlah huruf 6550
Surah sebelumnya Surah Al-Isra’
Surah selanjutnya Surah Maryam
Sending
User Review
4.8 (20 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

18:99, 18 99, 18-99, Surah Al Kahfi 99, Tafsir surat AlKahfi 99, Quran Al-Kahf 99, Surah Al Kahfi ayat 99

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Kahfi

۞ QS. 18:2 • Pahala iman • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:3 • Keabadian surga • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:4 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 18:5 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Macam-macam fitnah

۞ QS. 18:8 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:10 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:13 Ar Rabb (Tuhan) • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:14 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:15 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:16 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:17 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:18 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:19 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 18:21 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 18:22 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:23 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 18:24 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:26 Tauhid Uluhiyyah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Wali (Maha Pelindung) •

۞ QS. 18:27 Ar Rabb (Tuhan) • Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 18:28 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 18:29 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Makanan dan minuman ahli neraka • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 18:30 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 18:31 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 18:35 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:36 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:38 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 18:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 18:40 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:41 • Kekuasaan Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:42 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:44 • Memohon hanya kepada Allah • Al Haq (Maha Benar) • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 18:45 • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 18:46 Ar Rabb (Tuhan) • Macam-macam fitnah • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 18:47 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka •

۞ QS. 18:48 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:49 Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 18:50 Ar Rabb (Tuhan) • Iblis, bagian dari Jin • Sifat iblis dan pembantunya • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:51 Tauhid Rububiyyah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 18:52 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 18:53 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat neraka

۞ QS. 18:55 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:56 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:57 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Dosa terbesar

۞ QS. 18:58 • Ampunan Allah yang luas • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 18:59 • Azab orang kafir

۞ QS. 18:63 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 18:65 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:79 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:80 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:81 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:82 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:84 • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 18:87 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 18:88 • Pahala iman • Nama-nama surga • Beriman berarti menjaga harta dan darah • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 18:91 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:95 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:98 • Kasih sayang Allah yang luas • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat •

۞ QS. 18:99 • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:100 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 18:101 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:102 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 18:103 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 18:104 • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:105 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:106 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:107 • Pahala iman • Nama-nama surga • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 18:108 • Keabadian surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 18:109 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:110 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Wahid (Maha Esa) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

Ayat Pilihan

dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah,
dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.
QS. Al-Ma’idah [5]: 49

Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya.
Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu,
maka Allah hanya cukup berkata kepadanya:
“Jadilah”,
lalu jadilah dia.
QS. Ali ‘Imran [3]: 47

Hai orang-orang beriman,
apabila diseru untuk menunaikan salat Jum’at,
maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah & tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
QS. Al-Jumu’ah [62]: 9

Pada hari dinampakkan segala rahasia,
maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun & tidak (pula) seorang penolong.

QS. At-Tariq [86]: 9-10

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..

Benar! Kurang tepat!

Arti fana adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #1
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #1 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #1 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Kamus

Bulan Jumadil Awal

Apa itu Bulan Jumadil Awal? Jumadil Awal ini disebut juga Jumadil Ula. Bulan ini terdiri dari 30 hari. Arti dari bulan ini sendiri adalah mulainya kekeringan. Nama ini berasal dari kejadian sulit bert...

undangan

Apa itu undangan? un.dang.an (1) hal (perbuatan, cara) mengundang; panggilan (supaya datang); undangan nya baru dapat saya penuhi sekarang; undangan orang itu untuk sekadar basa-basi; (2) orang yang ...

perang Padri

Apa itu perang Padri? perang antara kaum Islam dan kaum adat (yang dibantu Belanda) di pesisir Sumatra Barat (tahun 1821-1837) … •