Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) - surah 18 ayat 31 [QS. 18:31]

اُولٰٓئِکَ لَہُمۡ جَنّٰتُ عَدۡنٍ تَجۡرِیۡ مِنۡ تَحۡتِہِمُ الۡاَنۡہٰرُ یُحَلَّوۡنَ فِیۡہَا مِنۡ اَسَاوِرَ مِنۡ ذَہَبٍ وَّ یَلۡبَسُوۡنَ ثِیَابًا خُضۡرًا مِّنۡ سُنۡدُسٍ وَّ اِسۡتَبۡرَقٍ مُّتَّکِئِیۡنَ فِیۡہَا عَلَی الۡاَرَآئِکِ ؕ نِعۡمَ الثَّوَابُ ؕ وَ حَسُنَتۡ مُرۡتَفَقًا
Uula-ika lahum jannaatu ‘adnin tajrii min tahtihimul anhaaru yuhallauna fiihaa min asaawira min dzahabin wayalbasuuna tsiyaaban khudhran min sundusin wa-istabraqin muttaki-iina fiihaa ‘alal araa-iki ni’mats-tsawaabu wahasunat murtafaqan;
Mereka itulah yang memperoleh Surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai;
(dalam surga itu) mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah.
(Itulah) sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah.
―QS. Al Kahfi [18]: 31

Daftar isi

Those will have gardens of perpetual residence;
beneath them rivers will flow.
They will be adorned therein with bracelets of gold and will wear green garments of fine silk and brocade, reclining therein on adorned couches.
Excellent is the reward, and good is the resting place.
― Chapter 18. Surah Al Kahfi [verse 31]

أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those,
لَهُمْ bagi mereka

for them
جَنَّٰتُ surga

(are) Gardens
عَدْنٍ Adn

of Eden,
تَجْرِى mengalir

flows
مِن dari

from
تَحْتِهِمُ bawahnya

underneath them
ٱلْأَنْهَٰرُ sungai-sungai

the rivers.
يُحَلَّوْنَ mereka diberi perhiasan

They will be adorned
فِيهَا didalamnya

therein
مِنْ dari

[of] (with)
أَسَاوِرَ gelang-gelang

bracelets
مِن dari

of
ذَهَبٍ emas

gold
وَيَلْبَسُونَ dan mereka memakai

and will wear
ثِيَابًا pakaian

garments,
خُضْرًا hijau

green,
مِّن dari

of
سُندُسٍ sutra halus

fine silk
وَإِسْتَبْرَقٍ dan sutra tebal

and heavy brocade,
مُّتَّكِـِٔينَ mereka duduk

reclining
فِيهَا didalamnya

therein
عَلَى diatas

on
ٱلْأَرَآئِكِ kursi panjang yang indah

adorned couches.
نِعْمَ sebaik-baik nikmat

Excellent
ٱلثَّوَابُ pahala

(is) the reward,
وَحَسُنَتْ dan bagus/indah

and good
مُرْتَفَقًا tempat istirahat

(is) the resting place.

Tafsir Quran

Surah Al Kahfi
18:31

Tafsir QS. Al-Kahfi (18) : 31. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah ﷻ menguraikan ganjaran bagi orang-orang yang beriman kepada Alquran dan mengerjakan amal saleh.
Allah ﷻ menyediakan untuk mereka surga ‘Adn yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Surga ‘Adn itu sangat luas, sehingga taman-taman yang ada di dalamnya bagaikan surga tersendiri.
Mereka juga dianugerahi perhiasan-perhiasan yang indah, yaitu gelang mas yang menghiasi tangan mereka.

Perhiasan yang gemerlap itu hanya memenuhi tangan mereka yang dahulu disentuh air wudu.
Rasulullah ﷺ bersabda:

Perhiasan orang-orang yang beriman itu (di surga) memenuhi tempat yang dicapai oleh wuduk.
(Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Di samping perhiasan tersebut, mereka juga mengenakan pakaian sutra yang halus dan tebal berwarna hijau dan berlapiskan benang-benang emas.
Sungguh pakaian itu terhitung pakaian yang sangat mewah dalam kehidupan duniawi.

Warna hijau adalah warna alami, warna yang menyejukkan pandangan dan perasaan.
Untuk tempat mereka beristirahat dalam surga disediakan beberapa buah arikah (sofa) sejenis tempat duduk sambil bertelekan menikmati istirahatnya.

Demikian itulah surga, pahala yang paling baik dan tempat yang indah, yang disediakan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh.

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka adalah golongan yang akan mendapatkan surga sebagai tempat bersenang-senang yang abadi.
Di bawah surga itu mengalir sungai-sungai di antara pepohonan dan istana-istana.


Mereka mengenakan simbol-simbol kesenangan bagai di dunia seperti gelang yang terbuat dari emas.
Busana mereka terbuat dari bahan sutera hijau dalam beragam corak.


Mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang berbantal dan bertirai indah.
Alangkah baik balasan mereka.


Sungguh, surga adalah tempat tinggal dan tempat peristirahatan yang baik.
Di dalam surga itu, mereka akan mendapatkan segala yang mereka inginkan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang yang beriman itulah yang mendapatkan surga di mana mereka akan tinggal di dalamnya selama-lamanya, yang mengalir sungai-sungai tawar menyegarkan dari bawah bangunan-bangunan tinggi dan rumah-rumah mereka.
Di dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang-gelang emas, dan mereka memakai pakaian berwarna hijau yang dibuat dari sutera halus dan sutera tebal, dalam keadaan duduk diatas dipan-dipan yang dilapisi dengan tirai-tirai yang indah.


Sebaik-baik pahala adalah pahala mereka, dan surga adalah sebaik-baik tempat dan kedudukan bagi mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka itulah orang-orang yang bagi mereka surga Adn) sebagai tempat tinggal mereka


(mengalir sungai-sungai di bawahnya.
Dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang) menurut suatu pendapat disebutkan, bahwa huruf Min di sini adalah Zaidah dan menurut pendapat yang lain dikatakan pula bahwa itu mengandung makna Tab’idh atau sebagian.
Lafal Asaawira adalah bentuk jamak dari lafal Aswiratun yang wazannya sama dengan lafal Ahmiratun, dan lafal Aswiratun ini pun adalah bentuk jamak dari kata tunggal Siwaarun


(emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus) sutra yang paling halus


(dan sutra tebal) sutra yang paling tebal.
Di dalam surah Ar-Rahman disebutkan,
"Yang sebelah dalamnya dari sutra yang tebal."
―QS. Ar-Rahman [55]: 54―.


(Sedangkan mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan) lafal Araaiki adalah bentuk jamak dari kata Ariikah, yaitu pelaminan yang dihiasi dengan berbagai macam pakaian dan kelambu buat pengantin.


(Itulah sebaik-baik pahala) yaitu surga


(dan tempat istirahat yang paling indah).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah menyebutkan nasib orang-orang yang celaka, Allah menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, yaitu mereka yang beriman kepada Allah dan membenarkan rasulrasul-Nya terhadap semua yang mereka sampaikan, serta mengamalkan semua yang dianjurkan oleh mereka berupa amal-amal saleh.
Maka bagi mereka adalah surga ‘Adn.
Al-‘Adn artinya tempat tinggal.

…mengalir sungai-sungai di bawahnya.

Yakni di bawah gedung-gedung dan tempat-tempat kediaman mereka.
Fir’aun mengatakan, seperti yang disitir oleh firman-Nya:

dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 51), hingga akhir ayat.

dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas.
(QS. Al-Kahfi [18]: 31)

Di dalam ayat lain disebutkan melalui firman-Nya:

dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.
(QS. Al-Hajj [22]: 23)


Kemudian disebutkan secara rinci dalam ayat ini:

…dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal.

Yang dimaksud dengan sundus ialah kain sutera yang tipis lagi lembut, seperti kain untuk baju gamis dan untuk kegunaan lainnya.
Adapun yang dimaksud dengan istabraq ialah kain sutera yang tebal lagi mengkilap warnanya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…sedangkan mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah.

Al-ittika menurut suatu pendapat maknanya ialah berbaring, sedangkan menurut pendapat lainnya duduk bersila.
Pendapat kedua inilah yang lebih mendekati makna yang dimaksud dari ayat, dan termasuk ke dalam pengertian ini sebuah hadis yang mengatakan:

Adapun diriku tidak pernah makan sambil duduk bersandar.

Ada dua pendapat mengenai maknanya.

Al–araik adalah bentuk jamak dari lafaz arikah, artinya dipan yang berkelambu.

Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ma’mar, dari Qatadah sehubungan dengan makna araik ini, bahwa yang dimaksud ialah kelambunya.
Ma’mar mengatakan bahwa yang lainnya mengatakan dipan yang berkelambu.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Itulah pahala yang sebaik-baiknya dan tempat istirahat yang indah.

Maksudnya, sebaik-baik pembalasan amal perbuatan mereka adalah surga.

…dan tempat istirahat yang indah.

Yakni surga adalah sebaik-baik tempat tinggal, tempat istirahat, dan rumah.
Sebagai kebalikan dari firman-Nya:

Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.
(QS. Al-Kahfi [18]: 29)

Hal yang sama teijadi pula di dalam surat Al-Furqan, yaitu dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
(QS. Al-Furqaan [25]: 66)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan nasib orang-orang mukmin setelah beberapa ayat sesudahnya, yaitu melalui firman-Nya:

Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, mereka kekal di dalamnya.
Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
(QS. Al-Furqaan [25]: 75-76)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Kahfi (18) Ayat 31

ARAA’IK
أَرَآئِك

Lafaz ini dalam bentuk jamak, mufradnya adalah al arikah, artinya sofa atau tempat tidur yang dihiasi dengan megah, takhta atau singgasana.

Ar Razi berkata "Ia adalah tempat tidur yang dihiasi di dalam kubah atau rumah, apabila ia tidak ada tempat tidur, maka dinamakan al-hajalah atau bilik mempelai.

Lafaz araa’ik disebut lima kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Kahfi (18), ayat 31;
Yaa Siin (36), ayat 56;
• Al Insaan (76), ayat 13;
• Al Muthaffifiin (83), ayat 23, 35.

At Tibrisi berkata,
"Ia bermakna tempat tidur yang di atasnya ada tirai dan kubah yang diperuntukkan bagi mempelai."

Yang lain berkata ia bermaksud bantal-bantal.

Al Qurtubi dan Az Zujjaj berpendapat, ia bermaksud tempat tidur di dalam kubah seperti tempat tidur yang dihiasi bagi mempelai.

Ibnu Abbas berkata,
"Ia bermakna ranjang dibuat dari emas yang dikelilingi dengan intan dan berlian.
Di atasnya ada kubah." Ia juga bermakna tempat tidur yang diperbuat dari emas, dihiasi dengan kain dan tirai.

Dari makna bahasa dan penafsiran di atas, makna araa’ik ialah tempat tidur yang dibuat dari intan dan berlian, dihiasi oleh kain dan tirai yang di atasnya ada kubah bagaikan takhta dan singgasana.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:60

Unsur Pokok Surah Al Kahfi (الكهف)

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al Kahfi" artinya "Gua" dan "Ashhabul Kahfi" yang artinya: "Penghuni-penghuni gua".

Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.

Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung iktibar dan pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.
Banyak hadishadis Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.

Keimanan:

▪ Kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala untuk memberi daya hidup pada manusia diluar hukum kebiasaan.
▪ Dasar-dasar Tauhid serta keadilan Allah subhanahu wa ta’ala tidak berubah untuk selama-lamanya.
▪ Kalimat-kalimat Allah (imu-Nya) amat luas sekali, meliputi segala sesuatu, sehingga manusia tidak mampu untuk menulisnya.
▪ Kepastian datangnya hari berbangkit.
Alquran adalah kitab suci yang isinya bersih dari kekacauan dan kepalsuan.

Hukum:

▪ Dasar hukum wakalah (berwakil).
▪ Larangan membangun tempat ibadah di atas kubur.
Hukum membaca "Insya Allah".
▪ Perbuatan salah yang dilakukan karena lupa adalah dima’afkan.
▪ Kebolehan merusak suatu barang untuk menghindarkan bahaya yang lebih besar.

Kisah:

▪ Cerita Ashabul kahfi.
▪ Cerita dua orang laki-laki yang seorang kafir dan yang lainnya mukmin.
▪ Cerita Nabi Musa `alaihis salam dengan Khidhr `alaihis salam.
▪ Cerita Dzulqarnain dengan Ya’juj dan Ma’juj.

Lain-lain:

▪ Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari cerita-cerita dalam surat ini antara lain tentang kekuatan iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta ibadah yang ikhlas kepada-Nya.
▪ Kesungguhan seseorang dalam mencari guru (ilmu).
Adab sopan-santun antara murid dengan guru.
▪ Beberapa contoh tentang cara memimpin dan memerintah rakyat, serta perjuangan untuk mencapai kebahagiaan rakyat dan negara.

Audio Murottal

QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 110 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 110

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kahfi ayat 31 - Gambar 1 Surah Al Kahfi ayat 31 - Gambar 2
Statistik QS. 18:31
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kahfi.

Surah Al-Kahf (bahasa Arab:الكهف, al-Kahf, “Gua”) disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua.
Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.
Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang berguna untuk kehidupan manusia.
Terdapat beberapa hadits Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surah ini.

Dalam surat ini terdapat titik tengah Alquran yang membelah isi Alquran menjadi dua bagian.

Nomor Surah 18
Nama Surah Al Kahfi
Arab الكهف
Arti Penghuni-penghuni Gua
Nama lain Al-Hāila, Ashabul Khaf
(Penghuni-Penghuni Gua)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 69
Juz Juz 15 (1-74) sampai juz 16 (ayat 75-110)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 110
Jumlah kata 1589
Jumlah huruf 6550
Surah sebelumnya Surah Al-Isra’
Surah selanjutnya Surah Maryam
Sending
User Review
4.4 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

18:31, 18 31, 18-31, Surah Al Kahfi 31, Tafsir surat AlKahfi 31, Quran Al-Kahf 31, Surah Al Kahfi ayat 31

Video Surah

18:31


More Videos

Kandungan Surah Al Kahfi

۞ QS. 18:2 • Pahala iman • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:3 • Keabadian surga • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:4 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 18:5 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Macam-macam fitnah

۞ QS. 18:8 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:10 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:13 Ar Rabb (Tuhan) • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:14 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:15 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:16 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:17 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:18 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:19 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 18:21 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 18:22 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:23 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 18:24 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:26 Tauhid Uluhiyyah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Wali (Maha Pelindung) •

۞ QS. 18:27 Ar Rabb (Tuhan) • Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 18:28 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 18:29 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Makanan dan minuman ahli neraka • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 18:30 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 18:31 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 18:35 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:36 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:38 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 18:39 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 18:40 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:41 • Kekuasaan Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:42 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:44 • Memohon hanya kepada Allah • Al Haq (Maha Benar) • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 18:45 • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 18:46 Ar Rabb (Tuhan) • Macam-macam fitnah • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 18:47 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka •

۞ QS. 18:48 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:49 Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 18:50 Ar Rabb (Tuhan) • Iblis, bagian dari Jin • Sifat iblis dan pembantunya • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:51 Tauhid Rububiyyah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 18:52 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 18:53 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat neraka

۞ QS. 18:55 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:56 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:57 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Dosa terbesar

۞ QS. 18:58 • Ampunan Allah yang luas • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 18:59 • Azab orang kafir

۞ QS. 18:63 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 18:65 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:79 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:80 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:81 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:82 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:84 • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 18:87 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 18:88 • Pahala iman • Nama-nama surga • Beriman berarti menjaga harta dan darah • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 18:91 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:95 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:98 • Kasih sayang Allah yang luas • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat •

۞ QS. 18:99 • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:100 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 18:101 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:102 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 18:103 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 18:104 • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:105 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:106 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:107 • Pahala iman • Nama-nama surga • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 18:108 • Keabadian surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 18:109 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:110 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahid (Maha Esa) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

Ayat Pilihan

Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
QS. At-Talaq [65]: 4

Berilah keputusan (perkara) manusia dengan adil & jangan kamu ikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.
Sungguh orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan
QS. Sad [38]: 26

Jadikanlah KESABARAN (dalam hadapi cobaan hidup) & SALAT (yang merupakan induk dari segala peribadatan) sebagai penolongmu.
Sungguh Allah Yang Maha Menundukkan selalu bersama orang-orang yang penyabar.
Dialah pelindung & penolong mereka
QS. Al-Baqarah [2]: 153

karena kesombongan (mereka) di muka bumi & karena rencana (mereka) yang jahat.
Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri.
QS. Fatir [35]: 43

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Correct! Wrong!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Correct! Wrong!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus Istilah Islam

hasad

Apa itu hasad? Apa itu hasad? Apa saja sebab-sebab terjadinya hasad ? Lalu bagaimana cara menghadapi orang yang hasad? Kalau kita melihat dari sisi pengertian hasad sebenarnya lebih dari sekadar iri h...

khuluk

Apa itu khuluk? khu.luk sifat asli ; pembawaan; tabiat perceraian atas permintaan pihak perempuan dengan membayar sejumlah uang atau mengembalikan maskawin yang diterimanya; tebus talak … • ...

At-Tariq

Apa itu At-Tariq? Surah At-Tariq adalah surah ke 86 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makiyah yang terdiri atas 17 ayat. Dinamakan At-Tariq yang berarti Yang datang di malam hari diambil dari ...