Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) - surah 18 ayat 105 [QS. 18:105]

اُولٰٓئِکَ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا بِاٰیٰتِ رَبِّہِمۡ وَ لِقَآئِہٖ فَحَبِطَتۡ اَعۡمَالُہُمۡ فَلَا نُقِیۡمُ لَہُمۡ یَوۡمَ الۡقِیٰمَۃِ وَزۡنًا
Uula-ikal-ladziina kafaruu biaayaati rabbihim waliqaa-ihi fahabithat a’maaluhum falaa nuqiimu lahum yaumal qiyaamati waznan;
Mereka itu adalah orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan (tidak percaya) terhadap pertemuan dengan-Nya.
Maka sia-sia amal mereka, dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat.
―QS. Al Kahfi [18]: 105

Daftar isi

Those are the ones who disbelieve in the verses of their Lord and in (their) meeting Him, so their deeds have become worthless;
and We will not assign to them on the Day of Resurrection any importance.
― Chapter 18. Surah Al Kahfi [verse 105]

أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

(are) the ones who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieve
بِـَٔايَٰتِ dengan/terhadap ayat-ayat

in the Verses
رَبِّهِمْ Tuhan mereka

(of) their Lord,
وَلِقَآئِهِۦ dan pertemuan denganNya

and the meeting (with) Him.
فَحَبِطَتْ maka/hapus/gugurlah

So (are) vain
أَعْمَٰلُهُمْ amalan mereka

their deeds,
فَلَا maka tidak

so not
نُقِيمُ Kami menegakkan

We will assign
لَهُمْ bagi mereka

for them
يَوْمَ pada hari

(on) the Day
ٱلْقِيَٰمَةِ kiamat

(of) the Resurrection
وَزْنًا timbangan

any weight.

Tafsir Quran

Surah Al Kahfi
18:105

Tafsir QS. Al-Kahfi (18) : 105. Oleh Kementrian Agama RI

Mereka yang sia-sia usahanya itu ialah orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan dan kufur pula terhadap hari kebangkitan padahal di hari itu mereka akan dihadapkan kepada hari perjumpaan dengan Allah.
Oleh karena itu segala amal mereka akan hapus sehingga tidak ada lagi amal kebajikan yang akan ditimbang di atas neraca timbangan mereka.

Karena yang akan memberatkan timbangan pada hari Kiamat hanyalah amal saleh yang bersih dari kemusyrikan.

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 105. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka adalah orang-orang yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Allah dan ingkar terhadap hari kebangkitan dan pembalasan.
Maka hilanglah amal perbuatan mereka.


Pada hari kiamat nanti, mereka akan mendapatkan kehinaan karena tidak ada sedikit pun amal perbuatan mereka yang dapat diperhitungkan."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang yang merugi amal perbuatan mereka itulah orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Rabb mereka dan mendustakannya, serta mereka menghingkari perjumpaan dengan-Nya pada hari kiamat.
Maka hapuslah amalan-amalan mereka;
disebabkan kekafiran mereka, dan Kami tidak mengadakan penilaian bagi mereka pada hari kiamat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Rabb mereka) kafir terhadap bukti-bukti yang menunjukkan kepada keesaan-Nya, baik berupa Alquran maupun lain-lainnya


(dan kafir terhadap perjumpaan dengan Dia) ingkar pada adanya hari berbangkit, perhitungan amal perbuatan, pahala dan siksaan


(maka hapuslah amalan-amalan mereka) yakni ditolak


(dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat) Kami tidak menganggap sama sekali amal perbuatan mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia.

Maksudnya, mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah ketika di dunia, dan ingkar juga kepada bukti-bukti yang menunjukkan kepada keesaan-Nya serta kebenaran rasulrasul-Nya, dan ingkar pula kepada adanya hari akhirat.

…dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Artinya, Kami tidak memberatkan neraca amal kebaikan mereka karena kosong dari kebaikan,

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Abu Maryam, telah menceritakan kepada kami Al-Mugirah, telah menceritakan kepadaku Abuz Zanad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:
Sungguh kelak di hari kiamat akan datang seorang lelaki gendut, tetapi timbangan (amal)nya di sisi Allah tidak menyamai berat sayap nyamuk pun.
Lalu Abu Hurairah berkata,
"Bacalah oleh kamu ayat berikut jika kamu suka,"
yaitu firman-Nya:

Dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Telah diriwayatkan dari Yahya ibnu Bukair, dari Mugirah ibnu Abdur Rahman, dari Abuz Zanad hal yang semisal.
Demikianlah yang disebutkan oleh Imam Bukhari, bahwa hadis ini diriwayatkan melalui Yahya ibnu Bukair secara Mu’allaq.
Imam Muslim telah meriwayatkannya melalui Abu Bakar Muhammad ibnu Ishaq, dari Yahya ibnu Bukair dengan sanad yang sama.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abul Walid, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Abuz Zanad, dari Saleh maulana Tau’amah, dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Kelak akan didatangkan seorang lelaki yang banyak makan dan minumnya lagi bertubuh besar, lalu ditimbang dengan sebuah biji sawi, ternyata masih berat biji sawi.
Abu Hurairah mengatakan, bahwa lalu Nabi ﷺ membacakan firman-Nya:

…dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Abu Kuraib, dari Abus Silt, dari Abuz Zanad, dari Saleh maula Tauamah, dari Abu Hurairah secara marfu’, lalu Ibnu Jarir mengetengahkan hadis ini sama seperti teks hadis Imam Bukhari.

Ahmad ibnu Amr ibnu Abdul Khaliq Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Al-Abbas ibnu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Aun ibnu Imarah, telah menceritakan kepada kami Hasyim ibnu Hissan, dari Wasil, dari Abdullah ibnu Buraidah, dari ayahnya yang mengatakan,
"Ketika kami berada di rumah Rasulullah ﷺ, datanglah seorang lelaki dari kabilah Quraisy dengan penampilan yang angkuh dalam pakaian kebesarannya.
Setelah lelaki itu pamit kepada Nabi ﷺmaka Nabi ﷺ bersabda:
‘Hai Buraidah, orang ini termasuk di antara orang-orang yang Allah tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan)nya kelak di hari kiamat’."

Kemudian Al-Bazzar mengatakan bahwa hadis ini hanya diriwayatkan melalui Wasil maula (bekas budak) Abu Anbasah dan Aun ibnu Imarah, sedangkan dia bukan seorang yang hafiz (hafal hadis), karenanya tidak dapat dijadikan pegangan hadis yang diriwayatkannya.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Al-A’masy, dari Samurah, dari Abu Yahya, dari Ka’b yang mengatakan, bahwa kelak di hari kiamat dihadapkan seorang lelaki yang tinggi besar, tetapi berat timbangan amalnya di sisi Allah tidak sampai seberat sayap nyamuk pun.
Bacalah firman-Nya bila kalian suka berikut ini:

…dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

Unsur Pokok Surah Al Kahfi (الكهف)

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al Kahfi" artinya "Gua" dan "Ashhabul Kahfi" yang artinya: "Penghuni-penghuni gua".

Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.

Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung iktibar dan pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.
Banyak hadishadis Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.

Keimanan:

▪ Kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala untuk memberi daya hidup pada manusia diluar hukum kebiasaan.
▪ Dasar-dasar Tauhid serta keadilan Allah subhanahu wa ta’ala tidak berubah untuk selama-lamanya.
▪ Kalimat-kalimat Allah (imu-Nya) amat luas sekali, meliputi segala sesuatu, sehingga manusia tidak mampu untuk menulisnya.
▪ Kepastian datangnya hari berbangkit.
Alquran adalah kitab suci yang isinya bersih dari kekacauan dan kepalsuan.

Hukum:

▪ Dasar hukum wakalah (berwakil).
▪ Larangan membangun tempat ibadah di atas kubur.
Hukum membaca "Insya Allah".
▪ Perbuatan salah yang dilakukan karena lupa adalah dima’afkan.
▪ Kebolehan merusak suatu barang untuk menghindarkan bahaya yang lebih besar.

Kisah:

▪ Cerita Ashabul kahfi.
▪ Cerita dua orang laki-laki yang seorang kafir dan yang lainnya mukmin.
▪ Cerita Nabi Musa `alaihis salam dengan Khidhr `alaihis salam.
▪ Cerita Dzulqarnain dengan Ya’juj dan Ma’juj.

Lain-lain:

▪ Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari cerita-cerita dalam surat ini antara lain tentang kekuatan iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta ibadah yang ikhlas kepada-Nya.
▪ Kesungguhan seseorang dalam mencari guru (ilmu).
Adab sopan-santun antara murid dengan guru.
▪ Beberapa contoh tentang cara memimpin dan memerintah rakyat, serta perjuangan untuk mencapai kebahagiaan rakyat dan negara.

Audio Murottal

QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 110 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 110

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kahfi ayat 105 - Gambar 1 Surah Al Kahfi ayat 105 - Gambar 2
Statistik QS. 18:105
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kahfi.

Surah Al-Kahf (bahasa Arab:الكهف, al-Kahf, “Gua”) disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua.
Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.
Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang berguna untuk kehidupan manusia.
Terdapat beberapa hadits Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surah ini.

Dalam surat ini terdapat titik tengah Alquran yang membelah isi Alquran menjadi dua bagian.

Nomor Surah 18
Nama Surah Al Kahfi
Arab الكهف
Arti Penghuni-penghuni Gua
Nama lain Al-Hāila, Ashabul Khaf
(Penghuni-Penghuni Gua)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 69
Juz Juz 15 (1-74) sampai juz 16 (ayat 75-110)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 110
Jumlah kata 1589
Jumlah huruf 6550
Surah sebelumnya Surah Al-Isra’
Surah selanjutnya Surah Maryam
Sending
User Review
4.6 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

18:105, 18 105, 18-105, Surah Al Kahfi 105, Tafsir surat AlKahfi 105, Quran Al-Kahf 105, Surah Al Kahfi ayat 105

Video Surah

18:105


More Videos

Kandungan Surah Al Kahfi

۞ QS. 18:2 • Pahala iman • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:3 • Keabadian surga • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 18:4 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 18:5 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Macam-macam fitnah

۞ QS. 18:8 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:10 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:13 Ar Rabb (Tuhan) • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:14 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:15 • Mendustai Allah

۞ QS. 18:16 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 18:17 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:18 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 18:19 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 18:21 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 18:22 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:23 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 18:24 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 18:26 Tauhid Uluhiyyah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Wali (Maha Pelindung) •

۞ QS. 18:27 Ar Rabb (Tuhan) • Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 18:28 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 18:29 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Makanan dan minuman ahli neraka • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 18:30 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 18:31 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 18:35 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:36 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:38 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 18:39 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 18:40 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:41 • Kekuasaan Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:42 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 18:44 • Memohon hanya kepada Allah • Al Haq (Maha Benar) • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 18:45 • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 18:46 Ar Rabb (Tuhan) • Macam-macam fitnah • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 18:47 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka •

۞ QS. 18:48 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:49 Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 18:50 Ar Rabb (Tuhan) • Iblis, bagian dari Jin • Sifat iblis dan pembantunya • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:51 Tauhid Rububiyyah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 18:52 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 18:53 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat neraka

۞ QS. 18:55 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:56 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:57 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Dosa terbesar

۞ QS. 18:58 • Ampunan Allah yang luas • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 18:59 • Azab orang kafir

۞ QS. 18:63 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 18:65 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:79 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:80 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 18:81 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:82 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:84 • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 18:87 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 18:88 • Pahala iman • Nama-nama surga • Beriman berarti menjaga harta dan darah • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 18:91 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 18:95 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:98 • Kasih sayang Allah yang luas • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat •

۞ QS. 18:99 • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 18:100 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 18:101 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:102 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 18:103 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 18:104 • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:105 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 18:106 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 18:107 • Pahala iman • Nama-nama surga • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 18:108 • Keabadian surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 18:109 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 18:110 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahid (Maha Esa) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

Ayat Pilihan

Segala puja & puji kita persembahkan kepada Allah semata,
karena Dialah Yang menciptakan & memelihara seluruh makhluk.
QS. Al-Fatihah [1]: 2

Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu,
maka mintalah rezeki itu di sisi Allah,
dan sembahlah Dia & bersyukurlah kepada-Nya.
Hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 17

Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya,
kepada orang miskin & orang yang dalam perjalanan
dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
QS. Al-Isra’ [17]: 26

Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah tahu apa yang di hadapan mereka & di belakang mereka, dan mereka tak tahu apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit & bumi
QS. Al-Baqarah [2]: 255

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

mukalaf

Apa itu mukalaf? mu.ka.laf orang dewasa yang wajib menjalankan hukum agama … • mukallaf

ubudiyah

Apa itu ubudiyah? “Ibadah” dan “ubudiyah” sering diartikan sebagai: melaksanakan perintah-perintah Allah dan merasa hina serta tunduk di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta`ala. Mesk...

autad

Apa itu autad? au.tad anggapan tentang adanya empat orang yang sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan … •