Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jumu’ah (Hari Jum’at) – surah 62 ayat 7 [QS. 62:7]

وَ لَا یَتَمَنَّوۡنَہٗۤ اَبَدًۢا بِمَا قَدَّمَتۡ اَیۡدِیۡہِمۡ ؕ وَ اللّٰہُ عَلِیۡمٌۢ بِالظّٰلِمِیۡنَ
Walaa yatamannaunahu abadan bimaa qaddamat aidiihim wallahu ‘aliimun bizh-zhaalimiin(a);
Dan mereka tidak akan mengharapkan kematian itu selamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri.
Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zalim.

―QS. Al Jumu’ah [62]: 7

But they will not wish for it, ever, because of what their hands have put forth.
And Allah is Knowing of the wrongdoers.
― Chapter 62. Surah Al Jumu’ah [verse 7]

وَلَا dan tidak

But not
يَتَمَنَّوْنَهُۥٓ mereka mengharapkannya

they will wish for it,
أَبَدًۢا selama-lamanya

ever,
بِمَا dengan apa/disebabkan

for what
قَدَّمَتْ mendahulukan/memperbuat

(have) sent forth
أَيْدِيهِمْ tangan-tangan mereka

their hands.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui

(is) All-Knowing
بِٱلظَّٰلِمِينَ pada orang-orang yang zalim

of the wrongdoers.

Tafsir

Alquran

Surah Al Jumu’ah
62:7

Tafsir QS. Al Jumu’ah (62) : 7. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menegaskan bahwa para penganut agama Yahudi tidak akan meminta cepat mati, karena mereka menyadari dan mengetahui kesalahan dan keadaan mereka yang bergelimang dosa.
Kalau mereka betul-betul menginginkan agar cepat mati, pasti akan terlaksana atas iradat dan kodrat Allah, dan kepada mereka itu akan ditimpakan siksa Allah yang amat pedih.

وَلَتَجِدَنَّهُمْ اَحْرَصَ النَّاسِ عَلٰى حَيٰوةٍ وَمِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا يَوَدُّ اَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ اَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهٖ مِنَ الْعَذَابِ اَنْ يُّعَمَّرَ وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِمَا يَعْمَلُوْنَ

Dan sungguh, engkau (Muhammad) akan mendapati mereka (orang-orang Yahudi), manusia yang paling tamak akan kehidupan (dunia), bahkan (lebih tamak) dari orang-orang musyrik.
Masing-masing dari mereka, ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab.

Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. (al-Baqarah [2]: 96)

Tafsir QS. Al Jumu’ah (62) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Selamanya tidak ada seorang pun dari mereka yang mengharap kematian oleh sebab kekafiran dan perbuatan buruk mereka.
Pengetahuan Allah mencakup orang-orang yang zalim.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka tidak akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya karena mereka lebih mengutamakan kehidupan dunia dibandingkan akhirat.
Mereka takut akan siksa Allah karena kekufuran dan perbuatan buruk mereka.


Sungguh Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim, tidak ada satu pun kezaliman mereka yang tersembunyi dari pengawasan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan-tangan mereka sendiri) yaitu berupa kekafiran mereka kepada Nabi ﷺ yang hal ini menunjukkan kepada kedustaan mereka terhadap ayat-ayat Allah.


(Dan Allah Mengetahui orang-orang yang lalim) yakni orang-orang yang kafir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Dan dalam firman berikutnya Allah subhanahu wa ta’ala menjawab:

Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 7)

Yaitu disebabkan kekafiran, perbuatan aniaya, dan perbuatan durhaka yang mereka kerjakan untuk diri mereka sendiri.

Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 7)

Dalam pembahasan yang lalu —dalam tafsir surat Al-Baqarah— telah kami jelaskan tentang mubahalah yang diajukan terhadap orang-orang Yahudi, yaitu melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar."
Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri).
Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya.
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling tamak kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih tamak lagi) daripada orang-orang musyrik.
Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa.
Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
(QS. Al-Baqarah [2]: 94-96)

Telah kami bahas dan kami jelaskan pula dalam tafsir ayat di atas, bahwa makna yang dimaksud ialah mereka diminta untuk melakukan sumpah dengan musuh mereka bahwa siapa yang sesat dari mereka semoga ditimpa oleh laknat Allah;
apakah diri mereka ataukah musuh mereka.


Sebagai­mana telah disebutkan pula dalam pembahasan mubahalah terhadap orang-orang Nasrani dalam surat Ali Imran melalui firman-Nya:

Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan) kamu, maka katakanlah (kepadanya),
"Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu;
kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta."
(QS. Ali ‘Imran [3]: 61)

Dan mubahalah terhadap orang-orang musyrik dalam surat Maryam melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah,
"Barang siapa yang berada di dalam kesesalan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya."
(QS. Maryam [19]: 75)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Yazid Az-Zurqi, telah menceritakan kepada kami Abu Yazid, telah menceritakan kepada kami Furat, dari Abdul Karim ibnu Malik Al-Jazari, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa Abu Jahal la’natullah pernah mengatakan bahwa sesungguhnya jika ia melihat Muhammad di dekat Ka’bah, maka ia benar-benar akan mendatanginya dan menginjak lehernya (bila Muhammad) sedang salat.
Maka Rasulullah ﷺ bersabda:
Seandainya dia benar-benar melakukannya, niscaya malaikat akan menyambarnya secara terang-terangan.
Dan seandainya orang-orang Yahudi mau mengharapkan kematian (diri mereka), niscaya mereka semuanya mati, lalu mereka akan melihat tempat kediaman mereka di neraka.
Dan seandainya orang-orang yang ber-mubahalah dengan Rasulullah ﷺ mau keluar (untuk ber-mubahalah), tentulah mereka kembali ke tempat mereka tanpa menemukan lagi baik keluarga maupun harta benda mereka.

Imam Bukhari, Imam Turmuzi, dan Imam Nasai meriwayatkan hadis ini melalui Abdur Razzaq, dari Ma’mar, dari Abdul Karim.
Imam Bukhari mengatakan bahwa diikuti pula oleh Amr ibnu Khalid, dari Ubaidillah ibnu Amr dari Abdul Karim.
Imam Nasai telah meriwayatkannya pula dari Abdur Rahman ibnu Abdullah Al-Halabi, dari Ubaidillah ibnu Amr Ar-Ruqqi dengan sanad yang sama dan lebih sempurna.

Unsur Pokok Surah Al Jumu’ah (الجمعة)

Surat Al Jumu’ah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat Ash-Shaff.

Nama surat Al Jumu’ah diambil dari kata Al Jumu’ah yang terdapat pada ayat 9 surat ini yang artinya:
"hari Jum’at".

Keimanan:

▪ Menjelaskan sifat-sifat orang-orang munafik dan sifat-sifat buruk pada umumnya, di antaranya berdusta, bersumpah palsu dan penakut.
▪ Mengajak orang-orang mukmin supaya ta’at dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya dan supaya bersedia menafkahkan harta untuk menegakkan agama-Nya sebelum ajal datang.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jumu’ah (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Jumu'ah (62) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jumu'ah (62) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jumu'ah ayat 7 - Gambar 1 Surah Al Jumu'ah ayat 7 - Gambar 2
Statistik QS. 62:7
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jumu’ah.

Surah Al-Jumu’ah (bahasa Arab:الجمعة) adalah surah ke-62 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat.
Dinamakan Al Jumu’ah yang bukan berarti hari jum’at, akan tetapi secara bahasa bermakna hari perkumpulan diambil dari perkataan Al-Jumu’ah (Jama`) yang terdapat pada ayat ke-9 surat ini.
Al-Jumu’ah tidak menjelaskan secara langsung dalam bahwa suatu hari ibadah bagi kaum laki-laki diadakan di setiap pekan, meski banyak penafsiran aliran islam yang menerapkan ibadah semacam ini.

Nomor Surah62
Nama SurahAl Jumu’ah
Arabالجمعة
ArtiHari Jum’at
Nama lain
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu110
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat11
Jumlah kata177
Jumlah huruf767
Surah sebelumnyaSurah As-Saff
Surah selanjutnyaSurah Al-Munafiqun
Sending
User Review
4.9 (11 votes)
Tags:

62:7, 62 7, 62-7, Surah Al Jumu'ah 7, Tafsir surat AlJumuah 7, Quran Al-Jumuah 7, Al Jumuah 7, Al-Jumu’ah 7, Surah Al Jumuah ayat 7

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 16 [QS. 26:16]

16. Maka datanglah kamu berdua kepada Fir‘aun tanpa dihinggapi rasa takut dan katakanlah dengan kesungguhan hati dan kepercayaan diri, “Sesungguhnya kami berdua adalah para rasul Tuhan seluruh alam. … 26:16, 26 16, 26-16, Surah Asy Syu’araa 16, Tafsir surat AsySyuaraa 16, Quran Asy Syuara 16, Asy Syu’ara 16, Asy-Syu’ara 16, Surah Asy Syuara ayat 16

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 85 [QS. 7:85]

Setelah dijelaskan kisah kedurhakaan kaum Nabi Lut, kerusakan akhlak mereka karena melakukan perbuatan homoseksual, dan azab yang mereka terima, selanjutnya pembicaraan beralih kepada kisah Nabi Syuai … 7:85, 7 85, 7-85, Surah Al A’raaf 85, Tafsir surat AlAraaf 85, Quran Al Araf 85, Al-A’raf 85, Surah Al Araf ayat 85

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #4

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang … munafik muttaqin mukmin muhsin beragama

Pendidikan Agama Islam #25

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti … baiklah biarlah bukankah binasalah berbukalah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ a lam

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … hadits sahabat nabi hadits terpercaya hadits palsu (dikarang-karang) hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad Maudhu hadits

Instagram