QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 5 [QS. 72:5]

وَّ اَنَّا ظَنَنَّاۤ اَنۡ لَّنۡ تَقُوۡلَ الۡاِنۡسُ وَ الۡجِنُّ عَلَی اللّٰہِ کَذِبًا ۙ
Wa-annaa zhanannaa an lan taquula-insu wal jinnu ‘alallahi kadziban;

dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
―QS. 72:5
Topik ▪ Jin ▪ Islamnya sebagian jin ▪ Keseimbangan bumi
72:5, 72 5, 72-5, Al Jinn 5, AlJinn 5, Al Jin 5, Aljin 5, Al-Jinn 5

Tafsir surah Al Jinn (72) ayat 5

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 5. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa sebenarnya manusia dengan perkembangan pikirannya menyadari bahwa Allah sanggup berbuat begitu, namun kehendak nafsu mempengaruhi pikirannya.
Bahkan manusia itu hendak berbuat maksiat terus-menerus.
Sesungguhnya tidak ada manusia yang tidak mengenal kekuasaan Tuhannya, untuk menghidupkan dan menyusun tulang-belulang orang yang sudah mati.
Akan tetapi, mereka masih ingin bergelimang dengan berbagai perbuatan maksiat, kemudian menunda-nunda tobat atau menghindarkan diri daripadanya.
Sesungguhnya manusia yang seperti ini, menurut Sa’id bin Jubair, suka cepat-cepat memperturutkan kehendak hati dan berbuat apa saja yang diinginkan.
Nafsu selalu menggodanya, “Nanti sajalah aku bertobat; nanti sajalah aku mengerjakan kebaikan.” Celakanya dia belum sempat tobat dan beramal baik, malaikat maut sudah lebih dahulu mencabut nyawanya.
Padahal pada saat itu, ia sedang asyik dalam perbuatan maksiat.

Boleh jadi juga maksud ayat ini adalah bahwa seseorang selalu berangan-angan tentang betapa nikmatnya kalau ia mendapat ini dan itu, mendapat mobil dan rumah mewah atau jabatan yang empuk, dan seterusnya, namun lupa mengingat mati, lupa dengan akan datangnya hari kebangkitan, hari saat diperiksa segala pekerjaannya.
Kata-kata liyafjura berarti cenderung kepada yang batil, atau suka menyimpang dari kebenaran.
Orang seperti ini ingin hidup bebas seperti binatang.
Ia tidak mau dihalangi untuk mengerjakan apa saja dengan teguran akal sehat atau larangan agama yang mengekang keinginannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya kami mengira bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan menyandangkan dan menyifatkan Allah dengan sesuatu yang tidak pantas.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan sesungguhnya kami mengira, bahwa) huruf an di sini adalah bentuk takhfif dari anna, yakni annahu (manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah) yakni menyifati-Nya dengan hal-hal tersebut hingga kami dapat buktikan kedustaan mereka dalam hal itu.

Allah berfirman:

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 3)

Artinya, Mahatinggi Allah dari beristri dan beranak.
Jin mengatakan bahwa Mahasuci Tuhan Yang Mahabesar lagi Mahamulia dari hal tersebut, yaitu dari mempunyai istri dan anak.
Hal ini dikatakan oleh jin ketika mereka masuk Islam dan beriman kepada Al-Qur’an.
Kemudian mereka (jin) mengatakan sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya:

Dan bahwasanya orang yang kurang akal daripada kami dahulu selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 4)

Mujahid, Ikrimah, Qatadah, dan As-Saddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Orang yang kurang akal daripada kami.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 4) Mereka bermaksud iblis.

yang melampaui batas.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 4)

Menurut As-Saddi, dari Abu Malik, artinya perkataan yang melampaui batas.
Menurut Ibnu Zaid, artinya zalim yang besar.
Dapat pula ditakwilkan arti firman-Nya, “Safihuna,” sebagai isim jenis yang pengertiannya mencakup semua orang yang beranggapan bahwa Allah beristri dan beranak.
Karena itu, disebutkan oleh firman-Nya:

Dan bahwasanya orang yang kurang akal daripada kami dahulu selalu mengatakan.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 4)

Yakni sebelum dia masuk Islam.

(perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 4)

Maksudnya, kata-kata yang batil dan palsu alias tidak benar.
Karena itulah maka dalam firman berikutnya disebutkan:

dan sesungguhnya kami mengira bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 5)

Yaitu sebelum ini kami tidak mengira bahwa manusia dan jin bersepakat membuat kedustaan terhadap Allah subhanahu wa ta’ala karena mereka menisbatkan kepada-Nya punya anak dan punya istri.
Dan setelah kami mendengar Al-Qur’an ini dan kami beriman kepadanya, barulah kami mengetahui bahwa mereka dusta terhadap Allah dalam pengakuan mereka itu.


Informasi Surah Al Jinn (الجن)
Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai “Al Jin” (jin) diambil dari perkataan “Al Jin” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Al Qur’an dan mereka mengikuti ajaran Al Qur’an tersebut.

Keimanan:

Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu,

Ayat-ayat dalam Surah Al Jinn (28 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Jinn (72) ayat 5 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Jinn (72) ayat 5 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Jinn (72) ayat 5 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Jinn - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 28 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 72:5
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,"Jin") adalah surah ke-72 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan "al-Jinn" yang berarti "Jin" diambil dari kata "al-Jinn" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan al-Qur'an dan mereka mengikuti ajaran al-Qur'an tersebut.

Nomor Surah 72
Nama Surah Al Jinn
Arab الجن
Arti Jin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 40
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 28
Jumlah kata 286
Jumlah huruf 1109
Surah sebelumnya Surah Nuh
Surah selanjutnya Surah Al-Muzzammil
4.7
Ratingmu: 4.5 (13 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/72-5







Pembahasan ▪ surat kaziban

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta