Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 28 [QS. 72:28]

لِّیَعۡلَمَ اَنۡ قَدۡ اَبۡلَغُوۡا رِسٰلٰتِ رَبِّہِمۡ وَ اَحَاطَ بِمَا لَدَیۡہِمۡ وَ اَحۡصٰی کُلَّ شَیۡءٍ عَدَدًا
Liya’lama an qad ablaghuu risalaati rabbihim wa-ahaatha bimaa ladaihim wa-ahsha kulla syai-in ‘adadan;
Agar Dia mengetahui bahwa rasul-rasul itu sungguh telah menyampaikan risalah Tuhannya, sedang (ilmu-Nya) meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.

―QS. Al Jinn [72]: 28

Daftar isi

That he may know that they have conveyed the messages of their Lord;
and He has encompassed whatever is with them and has enumerated all things in number.
― Chapter 72. Surah Al Jinn [verse 28]

لِّيَعْلَمَ karena Dia hendak mengetahui

That He may make evident
أَن bahwa

that
قَدْ sesungguhnya

indeed,
أَبْلَغُوا۟ mereka telah menyampaikan

they have conveyed
رِسَٰلَٰتِ amanat/risalah

(the) Messages
رَبِّهِمْ Tuhan mereka

(of) their Lord;
وَأَحَاطَ dan Dia meliputi

and He has encompassed
بِمَا terhadap apa

what
لَدَيْهِمْ di sisi/pada mereka

(is) with them
وَأَحْصَىٰ dan Dia menghitung

and He takes account
كُلَّ tiap-tiap/segala

(of) all
شَىْءٍ sesuatu

things
عَدَدًۢا bilangan/satu persatu

(in) number."

Tafsir Quran

Surah Al Jinn
72:28

Tafsir QS. Al-Jinn (72) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menerangkan tujuan dari penjagaan yang sangat rapi itu, yaitu agar para rasul itu dapat menjalankan tugas dengan sempurna dan agar wahyu-wahyu yang disampaikan kepada mereka terpelihara dengan baik.
Penjagaan itu juga bertujuan agar dapat dibuktikan dengan pasti bahwa para rasul itu telah menyampaikan risalah Tuhan mereka kepada manusia dengan sebaik-baiknya.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ

Dan Allah pasti mengetahui orang-orang yang beriman dan Dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik. (Al-‘Ankabut [29]: 11)

Selanjutnya Allah menjelaskan bahwa ilmu-Nya meliputi apa yang diketahui oleh malaikat-malaikat pengawas, apa yang telah ada, dan yang akan ada satu persatu.

Dia mengetahui segala sesuatu secara sempurna, tidak ada persamaan.
Malaikat itu adalah perantara yang menyampaikan ilmu-ilmu-Nya kepada para rasul.

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Agar Allah mengetahui–sesuai dengan ketetapan-Nya–bahwa para nabi telah menyampaikan semua risalah Tuhan.
Sungguh Dia Mahatahu segala yang ada pada diri para rasul secara terperinci.


Dia pun Mahatahu jumlah seluruh makhluk yang ada, dan tak satu pun luput dari pengetahuan-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, katakanlah kepada orang-orang musyrik itu,
"Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepada kalian itu sudah dekat atau masih lama?
Dia adalah Tuhan yang Maha Mengetahui yang gaib yang tidak terlihat pandangan, tidak tampak kepada satu makhluk pun tentang yang gaib itu kecuali yang telah dipilih dan diridhai-Nya untuk menjadi rasul.
Sesungguhnya, Dia akan menampakkan kepada mereka sebagian dari yang gaib.


Dia menjadikan para malaikat di hadapan dan di belakang Rasulullah yang menjaganya dari para jin agar mereka tidak mencuri dengar dan menyampaikannya kepada para dukun.
Agar Rasulullah mengetahui bahwa para rasul sebelumnya telah menyampaikan risalah Tuhan dengan benar dan jujur, juga telah dijaga sebagaimana Rasulullah dijaga.


Sesungguhnya, ilmu Allah meliputi apa yang ada pada mereka, baik secara lahir dan batin berupa syariat, hukum, dan sebagainya.
Tidak ada sesuatu pun yang luput dari-Nya.


Sesungguhnya, Dia menghitung segala sesuatu satu per satu sehingga tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengawasan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Supaya Dia mengetahui) yakni supaya Allah menampakkan


(bahwa) adalah bentuk takhfif dari anna.


(sesungguhnya mereka itu telah menyampaikan) yakni rasul-rasul itu


(risalah-risalah Rabbnya) di sini dipakai dhamir hum karena memandang segi makna yang terkandung di dalam lafal man


(sedangkan, sebenarnya, ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka) diathafkan kepada lafal yang tidak disebutkan, lengkapnya ilmu mengenai hal tersebut telah diliputi oleh ilmu-Nya


(dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.") lafal `adadan adalah tamyiz yang mengganti kedudukan maf`ulnya, asalnya ialah
"ahshaa `adada kulli syai’in,"
yakni Dia telah menghitung bilangan segala sesuatu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridai-Nya.
(QS. Al-Jinn [72]: 26-27)

Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.
(QS. Al-Baqarah [2]: 255)

Demikian pula disebutkan dalam surat ini bahwa sesungguhnya Dia mengetahui semua yang gaib dan yang nyata, dan sesungguhnya Dia tidak memperlihatkan sesuatu pun dari ilmu-Nya kepada seseorang dari makhluk-Nya kecuali sebatas apa yang diperlihatkan oleh Dia kepadanya.
Karena itu, maka disebutkan dalam firman-Nya:
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengelahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridai-Nya.
(QS. Al-Jinn [72]: 26-27)
Hal ini mencakup utusan dari kalangan manusia dan malaikat.


Kemudian dalam firman berikutnya disebutkan:

maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.
(QS. Al-Jinn [72]: 27)

Yakni Allah memberikan kekhususan kepadanya dengan kawalan para malaikat yang menjaganya atas perintah dari Allah subhanahu wa ta’ala Para malaikat itu mengawal dia berikut wahyu Allah yang ada padanya.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedangkan (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan damir yang terdapat di dalam firman-Nya,
"Liya ‘lama,
"
yakni kepada siapa merujuk?
Menurut suatu pendapat, damir ini kembali kepada Nabi ﷺ

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Ya’qub Al-Qummi, dari Ja’far, dari Sa’ id ibnu Jubair sehubungan dengan makna firman-Nya:
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.
(QS. Al-Jinn [72]: 26-27)
Yakni empat malaikat penjaga yang menemani malaikat Jibril.
Supaya dia (rasul) mengetahui.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)
Artinya, supaya Muhammad mengetahui.
bahwa sesungguhnya utusan-utusan itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedangkan (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)

Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan hal ini melalui hadis Ya’qub Al-Qummi dengan sanad yang sama.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ad-Dahhak, As-Saddi, dan Yazid ibnu Abu Habib.


Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ma’mar, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Supaya dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)
Bahwa supaya Muhammad Nabi Allah mengetahui bahwa utusan-utusan itu telah menyampaikan risalah Allah kepadanya dan bahwa para malaikat telah menjaga dan membelanya.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Sa’id ibnu Abu Arubah, dari Qatadah, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Pendapat yang lainnya mengatakan hal yang lain, seperti yang diriwayatkan oleh Al-Aufi, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.
(QS. Al-Jinn [72]: 27)
Yakni para malaikat yang mengawal dan memelihara Nabi ﷺ dari gangguan setan, sehingga orang-orang yang Nabi ﷺ diutus kepada mereka jelas atas duduk perkaranya.
Demikian itu di saat Rasul ﷺ berkata agar orang-orang musyrik mengetahui bahwa para utusan malaikat itu telah menyampaikan kepadanya risalah-risalah Tuhan mereka.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Ibnu Abu Najih, dari Mujahid sehubungan dengan makna firman-Nya:
Supaya dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)

Mujahid mengatakan bahwa makna ayat ialah supaya orang yang mendustakan rasul-rasul mengetahui bahwa para malaikat itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya.
Akan tetapi, pendapat ini masih perlu diteliti kebenarannya.

Al-Bagawi mengatakan bahwa Ya’qub membaca firman-Nya,
"Liya ‘lama,
"
menjadi liyu’lima dengan memakai dhammah, artinya supaya dipermaklumatkan kepada manusia bahwa rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya.

Dapat pula ditakwilkan bahwa damir yang ada pada lafaz liya ‘lama kembali (merujuk) kepada Allah subhanahu wa ta’ala Ini menurut suatu pendapat yang diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi di dalam kitab Zadul Masir.
Dengan demikian, makna ayat ialah bahwa Allah memelihara rasul-rasul-Nya dengan pengawalan para malaikat yang menjaganya agar mereka dapat menunaikan risalah-risalah-Nya, juga memelihara wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada mereka.
Supaya Dia mengetahui (dengan pengetahuan yang nyata) bahwa mereka telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya.
Dan ini berarti semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikut Rasul dan siapa yang membelot.
(QS. Al-Baqarah [2]: 143)

Dan semakna dengan firman-Nya:

Dan supaya Allah benar-benar mengetahui (dengan nyata) orang-orang yang beriman, dan supaya Dia benar-benar mengetahui (dengan nyata) orang-orang yang munafik.
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 11)

Dan masih banyak ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui segala sesuatu sebelum kejadiaiinya dan ini merupakan suatu kepastian.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

sedangkan (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.
(QS. Al-Jinn [72]: 28)

Unsur Pokok Surah Al Jinn (الجن)

Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai "Al Jin" (jin) diambil dari perkataan "Al Jin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Keimanan:

▪ Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jinn (28 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jinn ayat 28 - Gambar 1 Surah Al Jinn ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 72:28
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Nomor Surah 72
Nama Surah Al Jinn
Arab الجن
Arti Jin
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 40
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 28
Jumlah kata 286
Jumlah huruf 1109
Surah sebelumnya Surah Nuh
Surah selanjutnya Surah Al-Muzzammil
Sending
User Review
4.4 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

72:28, 72 28, 72-28, Surah Al Jinn 28, Tafsir surat AlJinn 28, Quran Al Jin 28, Aljin 28, Al-Jinn 28, Surah Al Jin ayat 28

Video Surah

72:28


Load More

Kandungan Surah Al Jinn

۞ QS. 72:1 Jin mendengarkan Al Qur’an • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:2 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Keimanan jin kepada para nabi • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:3 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:4 • Mendustai Allah • Sifat iblis dan pembantunya • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:5 • Mendustai Allah • Sifat iblis dan pembantunya • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:6 • Sifat iblis dan pembantunya • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:7 • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:8 • Usaha jin untuk mencuri informasi • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:9 • Pahala jin dan balasannya • Usaha jin untuk mencuri informasi • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:10 Ar Rabb (Tuhan) • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:11 • Sifat iblis dan pembantunya • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 72:13 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keimanan jin kepada para nabi • Jin mendengarkan Al Qur’an

۞ QS. 72:14 • Sifat iblis dan pembantunya • Islamnya sebagian jin • Ajakan masuk Islam

۞ QS. 72:15 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Pahala jin dan balasannya • Azab orang kafir

۞ QS. 72:16 • Pahala iman • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 72:17 Ar Rabb (Tuhan) • Pahala jin dan balasannya • Azab orang kafir

۞ QS. 72:18 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 72:19 Jin mendengarkan Al Qur’an • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 72:20 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 72:23 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 72:24 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 72:25 Ar Rabb (Tuhan) • Waktu kiamat tidak diketahui

۞ QS. 72:26 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 72:27 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 72:28 Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Ya Tuhanku,
tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati,
dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.
QS. Al-Mu’minun [23]: 29

(Dan bahwasanya Dia yang memberi kekayaan) kepada manusia berupa harta benda (dan yang memberikan kecukupan) Dia memberikan harta untuk mencukupi kebutuhan orang itu.
QS. An-Najm [53]: 48

Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?

Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.
QS. At-Taubah [9]: 38

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu,
bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Siapa yang mempersekutukan Allah,
maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
QS. An-Nisa’ [4]: 48

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Correct! Wrong!

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Correct! Wrong!

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Correct! Wrong!

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

kerajaan absolut

Apa itu kerajaan absolut? ke.ra.ja.an absolut kerajaan yang rajanya berkuasa secara mutlak, memegang dan menjalankan kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif … •

muzaki

Apa itu muzaki? mu.za.ki orang yang membayar zakat; infak dan sedekah dari para muzaki diharapkan oleh fakir miskin … •

zuhud

Apa itu zuhud? zu.hud perihal meninggalkan keduniawian; pertapaan Asketisme atau pertarakan adalah suatu gaya hidup bercirikan laku-tirakat atau berpantang kenikmatan-kenikmatan duniawi, yang seringkali dilakukan untuk mencapai maksud-maksud rohani. Para petarak dapat sa … •