QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 24 [QS. 72:24]

حَتّٰۤی اِذَا رَاَوۡا مَا یُوۡعَدُوۡنَ فَسَیَعۡلَمُوۡنَ مَنۡ اَضۡعَفُ نَاصِرًا وَّ اَقَلُّ عَدَدًا
Hatta idzaa ra-au maa yuu’aduuna fasaya’lamuuna man adh’afu naashiran wa-aqallu ‘adadan;

Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya.
―QS. 72:24
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan ▪ Segala sesuatu milik Allah
72:24, 72 24, 72-24, Al Jinn 24, AlJinn 24, Al Jin 24, Aljin 24, Al-Jinn 24

Tafsir surah Al Jinn (72) ayat 24

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Allah lalu menghibur dan menenteramkan Nabi Muhammad serta mengejek orang-orang kafir karena kekurangperhatian mereka terhadap jin, sedangkan mereka mengaku sebagai cerdik pandai, dan juga karena kecerobohan mereka mendustakan dan mengejek sesuatu.
Akan tetapi di samping itu, mereka cepat mengakui kebenaran jin serta mengharap petunjuk darinya.
Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa orang-orang kafir senantiasa menghina dan mengejek orang-orang mukmin sehingga mereka melihat dengan mata kepala sendiri siksa-siksa yang dijanjikan kepada mereka.
Ketika itu, barulah mereka sadar siapakah sebenarnya yang hina, apakah orang-orang mukmin yang mentauhidkan Allah ataukah orang-orang musyrik yang tidak mempunyai pembantu dan penolong?
sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya.
(Q.S. Maryam [19]: 75)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sehingga ketika mereka menyaksikan siksa yang djanjikan, mereka akan tahu–ketika azab itu telah mereka rasakan–siapa yang paling lemah penolongnya dan paling sedikit bilangannya, merekakah atau orang-orang Mukmin?”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sehingga apabila mereka melihat) lafal hattaa di sini mengandung makna ibtidaiyah atau permulaan, dan sekaligus mengandung makna ghayah atau tujuan terakhir dari lafal yang diperkirakan sebelumnya, lengkapnya, mereka masih tetap berada di dalam kekafirannya sehingga mereka melihat (apa yang diancamkan kepada mereka) yaitu azab (maka mereka akan mengetahui) manakala azab itu datang menimpa mereka, yaitu dalam perang Badar atau pada hari kiamat nanti (siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya.”) maksudnya pembantu-pembantunya, apakah mereka ataukah orang-orang mukmin, penafsiran ini menurut pendapat yang pertama, yaitu dalam perang Badar.

Aku ataukah mereka, penafsiran ini berdasarkan pendapat yang kedua, yaitu pada hari kiamat nanti.

Sebagian di antara mereka, atau di antara orang-orang kafir itu ada yang bertanya, kapankah datangnya ancaman yang dijanjikan itu?
Kemudian turunlah firman selanjutnya, yaitu:

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya.
(Q.S. Al-Jinn [72]: 24)

Yakni manakala mereka (manusia dan jin) yang musyrik menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri apa yang pernah diancamkan kepada mereka di hari kiamat.
Maka pada hari itu mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya (kekuatannya), apakah mereka ataukah orang-orang mukmin yang mengesakan Allah?
Dengan kata lain, tidak, bahkan orang-orang musyrik sama sekali tiada penolong bagi mereka, dan mereka lebih sedikit bilangannya dibandingkan dengan bala tentara Allah subhanahu wa ta’ala


Informasi Surah Al Jinn (الجن)
Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai “Al Jin” (jin) diambil dari perkataan “Al Jin” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Al Qur’an dan mereka mengikuti ajaran Al Qur’an tersebut.

Keimanan:

Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu,

Ayat-ayat dalam Surah Al Jinn (28 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Jinn (72) ayat 24 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Jinn (72) ayat 24 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Jinn (72) ayat 24 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Jinn - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 28 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 72:24
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,"Jin") adalah surah ke-72 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan "al-Jinn" yang berarti "Jin" diambil dari kata "al-Jinn" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan al-Qur'an dan mereka mengikuti ajaran al-Qur'an tersebut.

Nomor Surah 72
Nama Surah Al Jinn
Arab الجن
Arti Jin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 40
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 28
Jumlah kata 286
Jumlah huruf 1109
Surah sebelumnya Surah Nuh
Surah selanjutnya Surah Al-Muzzammil
4.8
Ratingmu: 4.8 (28 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta