Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 23 [QS. 72:23]

اِلَّا بَلٰغًا مِّنَ اللّٰہِ وَ رِسٰلٰتِہٖ ؕ وَ مَنۡ یَّعۡصِ اللّٰہَ وَ رَسُوۡلَہٗ فَاِنَّ لَہٗ نَارَ جَہَنَّمَ خٰلِدِیۡنَ فِیۡہَاۤ اَبَدًا
Ilaa balaaghan minallahi warisalaatihi waman ya’shillaha warasuulahu fa-inna lahu naara jahannama khaalidiina fiihaa abadan;
(Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya.
Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.”

―QS. Al Jinn [72]: 23

But (I have for you) only notification from Allah, and His messages."
And whoever disobeys Allah and His Messenger – then indeed, for him is the fire of Hell;
they will abide therein forever.
― Chapter 72. Surah Al Jinn [verse 23]

إِلَّا kecuali

But
بَلَٰغًا penyampaian

(the) notification
مِّنَ dari

from
ٱللَّهِ Allah

Allah
وَرِسَٰلَٰتِهِۦ dan risholat-Nya/amanatamanat-Nya

and His Messages."
وَمَن dan barangsiapa

And whoever
يَعْصِ mendurhakai

disobeys
ٱللَّهَ Allah

Allah
وَرَسُولَهُۥ dan rasul-Nya

and His Messenger,
فَإِنَّ maka sesungguhnya

then indeed,
لَهُۥ baginya

for him
نَارَ api/neraka

(is the) Fire
جَهَنَّمَ Jahannam

(of) Hell,
خَٰلِدِينَ mereka kekal

(they will) abide
فِيهَآ di dalamnya

therein
أَبَدًا selama-lamanya

forever.

Tafsir

Alquran

Surah Al Jinn
72:23

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 23. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, Allah menyatakan bahwa Nabi Muhammad tidak sanggup melindungi dirinya sebagaimana ia tidak sanggup pula melindungi orang lain.
Oleh sebab itu, Allah menyuruh Nabi-Nya untuk mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di antara makhluk Allah yang sanggup melindunginya dari kemudaratan bila Allah menghendakinya.

Tidak ada yang dapat membantunya dan tidak ada tempat berlindung selain kepada Allah.
Bila Nabi ﷺ terus menjalankan risalah dan menaati-Nya, Allah pasti akan melindunginya.

Maksudnya, tidak ada yang akan membela Nabi ﷺ dari ancaman-ancaman Allah bila ia tidak menjalankan risalah-Nya.
Nabi hanya bertugas untuk menyampaikan risalah dan peringatan Allah sebagaimana firman-Nya:

يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ وَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗۗ وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ

Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu.

Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya.
Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia.
(al-Ma’idah [5]: 67)


Selanjutnya Allah menjelaskan bahwa barang siapa yang berani durhaka terhadap suatu perintah atau larangan-Nya serta mendustai Rasul-Nya maka baginya telah disediakan neraka yang akan ditempatinya untuk selama-lamanya.
Ia tidak akan sanggup menghindarkan diri dari neraka itu.

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 23. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tetapi aku hanya kuasa menyampaikan apa yang datang dari Allah dan pesan-pesan suci dari-Nya yang ditugaskan kepadaku.
Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya kemudian berpaling dari agama Allah, maka ia akan mendapat siksa api neraka dan kekal abadi di dalamnya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, katakanlah kepada mereka,
"Sesungguhnya aku tidak kuasa menghindarkan kalian dari bahaya dan tidak pula mampu mendatangkan manfaat."
Katakanlah,
"Sesungguhnya, sekali-kali tiada seorang pun yang dapat melindungiku dari azab Allah jika aku durhaka kepada-Nya dan sekali-kali tiada akan memperoleh tempat berlindung dari siksa-Nya.


Akan tetapi, aku hanya menyampaikan peringatan dari Allah dan risalah yang diperintahkan-Nya kepadaku.
Barang siapa yang durhaka kepada Allah dan rasul-Nya, berpaling dari agama Allah, maka sungguh balasannya adalah neraka Jahanam.


Dia tidak akan keluar dari dalamnya untuk selama-lamanya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Akan tetapi, aku hanya, menyampaikan peringatan) makna yang dikandung dalam lafal ini merupakan pengecualian atau istitsna dari maf’ul atau objek yang terdapat di dalam lafal amliku.
Yakni aku tiada memiliki bagi kalian selain hanya menyampaikan peringatan


(dari Allah) yang aku terima dari-Nya


(dan risalah-Nya) lafal ini diathafkan kepada lafal balaaghan dan lafallafal yang terdapat di antara mustatsna minhu dan istitsna merupakan jumlah mu`taridhah atau kalimat sisipan yang berfungsi untuk mengukuhkan makna tiada memiliki.


(Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya) dalam hal ketauhidan, lalu ia tidak beriman


(maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam, mereka kekal) lafal khaalidiina adalah hal atau kata keterangan keadaan dari dhamir man.
Sehubungan dengan lafal lahuu dhamir yang ada padanya adalah untuk menyesuaikan maknanya dengan lafal man.
Lafal khaalidiina ini merupakan hal dari lafal yang tidak disebutkan, lengkapnya mereka memasukinya dalam keadaan pasti kekal


(di dalamnya untuk selama-lamanya.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya.
(QS. Al-Jinn [72]: 23)

Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa ini merupakan pengecualian dari firman-Nya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya aku tidakkuasa mendatangkan sesuatu kemudaratanpun kepadamu dan tidak(pula) sesuatu kemanfaatan."
"(QS. Al-Jinn [72]: 21)

Kelanjutannya ialah
"Kecuali (aku hanya) menyampaikan (peringatan)."
Akan tetapi, dapat pula ditakwilkan sebagai mustasna (pengecualian) dari firman-Nya:

sekali-kali tiada seorang pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah.
(QS. Al-Jinn [72]: 22)

Artinya, tiada seorang pun yang dapat melindungiku dari azab-Nya dan tiada pula yang dapat menyelamatkan diriku kecuali bila aku menyampaikan risalah yang diamanatkan kepadaku untuk menyampaikannya.
Dengan demikian, berarti semakna dengan apa yang disebutkan oleh ayat lain melalui firman-Nya:

Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.
Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.
Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia.
(QS. Al-Ma’idah [5]: 67)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
(QS. Al-Jinn [72]: 23)

Yakni aku menyampaikan risalah Allah kepadamu;
dan barang siapa yang durhaka kepada-Nya sesudah itu, maka balasan yang akan diterimanya adalah dimasukkan ke dalam neraka Jahanam.

mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
(QS. Al-Jinn [72]: 23)

Yaitu tiada jalan selamat bagi mereka darinya dan tiada pula mereka dikeluarkan darinya

Unsur Pokok Surah Al Jinn (الجن)

Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai "Al Jin" (jin) diambil dari perkataan "Al Jin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Keimanan:

▪ Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu.

Audio

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jinn ayat 23 - Gambar 1 Surah Al Jinn ayat 23 - Gambar 2
Statistik QS. 72:23
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Nomor Surah72
Nama SurahAl Jinn
Arabالجن
ArtiJin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu40
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata286
Jumlah huruf1109
Surah sebelumnyaSurah Nuh
Surah selanjutnyaSurah Al-Muzzammil
Sending
User Review
4.7 (27 votes)
Tags:

72:23, 72 23, 72-23, Surah Al Jinn 23, Tafsir surat AlJinn 23, Quran Al Jin 23, Aljin 23, Al-Jinn 23, Surah Al Jin ayat 23

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 23 [QS. 21:23]

23. Dia, Allah, tidak ditanya atau dievaluasi dan dimintai pertanggungja-waban tentang apa yang dikerjakan-Nya terhadap makhluk, karena Allah Tuhan Yang Maha Berkuasa, yang kekuasaan-Nya mutlak. Tidak … 21:23, 21 23, 21-23, Surah Al Anbiyaa 23, Tafsir surat AlAnbiyaa 23, Quran Al-Anbya 23, Al Anbiya 23, Alanbiya 23, Al-Anbiya’ 23, Surah Al Anbiya ayat 23

QS. Maryam (Maria) – surah 19 ayat 58 [QS. 19:58]

58. Kisah beberapa rasul pada ayat-ayat sebelumnya disusul dengan uraian tentang sifat-sifat mereka. Mereka yang dianugerahi kedudukan yang tinggi itulah orang-orang yang telah diberi nikmat duniawi d … 19:58, 19 58, 19-58, Surah Maryam 58, Tafsir surat Maryam 58, Quran Maryam 58, Surah Maryam ayat 58

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

+

Array

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Gua Hira Padang Arafat Madinah Ka’bah Masjid Al Haram Benar!

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … قرأ ن قرن القرأ الجمع Benar! Kurang tepat! Alquran adalah

Pendidikan Agama Islam #19

Surah yang menjelaskan bahwa “Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta”, yaitu … al-Fatihah al-Alaq al-Qadr an-Nash al-Ikhlas Benar! Kurang tepat!

Instagram