Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jinn (Jin) – surah 72 ayat 1 [QS. 72:1]

قُلۡ اُوۡحِیَ اِلَیَّ اَنَّہُ اسۡتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الۡجِنِّ فَقَالُوۡۤا اِنَّا سَمِعۡنَا قُرۡاٰنًا عَجَبًا ۙ
Qul uuhiya ilai-ya annahuustama’a nafarun minal jinni faqaaluuu innaa sami’naa quraanan ‘ajaban;
Katakanlah (Muhammad),
“Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan),”
lalu mereka berkata,
“Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Alquran),
―QS. Al Jinn [72]: 1

Say, (O Muhammad),
"It has been revealed to me that a group of the jinn listened and said, ‘Indeed, we have heard an amazing Qur’an.
― Chapter 72. Surah Al Jinn [verse 1]

قُلْ katakanlah

Say,
أُوحِىَ diwahyukan

"It has been revealed
إِلَىَّ kepadaku

to me
أَنَّهُ bahwasanya

that
ٱسْتَمَعَ mendengarkan

listened
نَفَرٌ sekumpulan

a group
مِّنَ dari

of
ٱلْجِنِّ jin

the jinn,
فَقَالُوٓا۟ lalu mereka berkata

and they said,
إِنَّا sesungguhnya kami

"Indeed, we
سَمِعْنَا kami telah mendengar

heard
قُرْءَانًا Al Qur’an

عَجَبًا menakjubkan/mengagungkan

amazing,

Tafsir

Alquran

Surah Al Jinn
72:1

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 1. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk menyampaikan kepada para sahabat tentang jin yang beriman kepada Allah.
Keimanan jin itu mengandung arti:


1. bahwa Nabi Muhammad adalah rasul bagi umat manusia dan juga bagi jin, sebagaimana juga diungkapkan dalam ayat yang lain.


2. bahwa jin mendengar dan mengerti bahasa manusia, sebagaimana juga dinyatakan dalam ayat-ayat lain.


3. bahwa jin juga akan dihisab sebagaimana halnya manusia.


4. bahwa adanya jin yang juga yang berdakwah kepada kaumnya.


5.agar orang-orang Quraisy mengetahui bahwa jin saja ketika mendengar Alquran mengakui kemukjizatannya dan beriman kepadanya.


Berdasarkan pengertian ayat ini, dipahami bahwa Nabi Muhammad mengetahui bahwa jin mendengar bacaan beliau dengan perantaraan wahyu, bukan dengan menyaksikan dengan mata beliau sendiri.

Tafsir QS. Al Jinn (72) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Katakanlah kepada kaummu, hai Muhammad,
"Allah telah mewahyukan kepadaku bahwa sekelompok jin telah memperhatikan bacaanku lalu berkata kepada kaumnya, ‘Sesungguhnya kami telah mendengar Alquran yang sangat indah dan belum pernah kami dengar sebelumnya bacaan seindah itu.
Alquran itu mengajak kepada petunjuk dan kebenaran.


Dan kami pun mempercayai Alquran yang telah kami dengar dan sekali-kali kami tidak akan menyekutukan Tuhan kami yang telah menciptakan dan memelihara kami dalam peribadatan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, katakanlah,
"Allah telah mewahyukan kepadaku bahwasanya sekelompok jin telah mendengarkan bacaan Alquran-ku.
Ketika mereka mendengarnya, mereka berkata kepada kaumnya,
"Sungguh kami telah mendengarkan Alquran yang menakjubkan dari sisi balaghah, kefasihan, hikmah, hukum dan kabar beritanya, mengajak kepada kebenaran dan petunjuk, maka kami membenarkan Al-Qur’an ini dan kami mengamalkannya.


Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan Tuhan dengan seorang pun dalam ibadah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Katakanlah) hai Muhammad!


("Telah diwahyukan kepadaku) maksudnya aku telah diberitahu oleh Allah melalui wahyu-Nya


(bahwasanya) dhamir yang terdapat pada lafal annahu ini adalah dhamir sya’n


(telah mendengarkan) bacaan Alquranku


(sekumpulan jin.") yakni jin dari Nashibin, demikian itu terjadi sewaktu Nabi ﷺ sedang melakukan salat Subuh di lembah Nakhlah, yang terletak di tengah-tengah antara Mekah dan Thaif.
Jin itulah yang disebutkan di dalam firman-Nya,
"Dan


(ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu."
―QS. Al-Ahqaaf [46]: 29―


(lalu mereka berkata) kepada kaum mereka setelah mereka kembali kepada kaumnya:


("Sesungguhnya kami telah mendengarkan Alquran yang menakjubkan) artinya mereka takjub akan kefasihan bahasanya dan kepadatan makna-makna yang dikandungnya, serta hal-hal lainnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk menceritakan kepada kaumnya bahwa ada makhluk jin yang mendengarkan bacaan Alquran-nya, lalu mereka beriman dan membenarkannya serta taat kepadanya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Katakanlah (hai Muhammad),
"Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur’an), lalu mereka berkata:
Sesungguhnya kami telah mendengarkan Alquran yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar."
(QS. Al-Jinn [72]: 1-2)

Yakni memberi petunjuk ke jalan yang lurus dan keberhasilan.

lalu kami beriman kepadanya.
Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami.
(QS. Al-Jinn [72]: 2)

Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Alquran.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 29)

Telah kami sebutkan hadishadis yang berkaitan dengan ayat ini dalam tafsir surat Al-Ahqaf, sehingga tidak perlu diulangi lagi di sini.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Jinn (72) Ayat 1

Diriwayatkan oleh al-Bukhori, at-Tirmidzi, dll yang bersumber dari dari Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah ﷺ tidak pernah membaca al-Qur’an kepada Jid, dan tidak pernah melihat mereka.
Ketika Rasulullah ﷺ bersama rombongan shahabatnya menuju pasar ‘Ukazh, sesampainya di Tuhamah, beliau dan rombongan berhenti untuk sholat fajar (shubuh).
Hal ini menyebabkan berita-berita di langit yang biasa dicuri setan-setan, terhalang.
Bahkan setan-setan itu mendapatkan lemparan bintang-bintang sehingga terpaksa pulang kepada kaumnya.

Setibanya di tempat kaumnya, setan-setan itu ditanya: “Apa yang terjadi hingga kalian kembali ?” Mereka menjawab:
“Kami terhalang untuk mendapatkan berita langit, bahkan kami dikejar bintang-bintang” Kaumnya berkata: “Tak mungkin terhalang antara kita dan berita langit.
Tentu ada penyebabnya.
Menyebarlah kalian ke timur dan ke barat, dan carilah sebab penghalangnya.”

Merekapun menyebar ke timur dan ke barat mencari sebab penghalang tersebut, sehingga sampailah sebagian mereka ke Tuhamah, tempat Rasulullah ﷺ berhenti untuk menunaikan sholat shubuh.
Mereka mendengar bacaan Rasulullah serta memperhatikannya, kemudian berkata: “Demi Allah, inilah yang menghalangi kita dengan berita dari langit.”

Merekapun pulang ke kaumnya dan menyampaikan kejadian itu.
Mereka mengagumi al-Qur’an yang membawa mereka ke jalan Petunjuk Allah, sehingga mereka pun beriman.
Maka turunlah ayat ini (Al-Jinn: 1) sebagai pemberitahuan kepada Nabi ﷺ Agar kejadian tersebut diberitahukan pula kepada umatnya.

Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi di dalam Kitab Shafwatush Shafwah dengan sanad yang bersumber dari Sahl bin ‘Abdillah bahwa ketika Sahl bin ‘Abdillah berada di bekas negeri ‘Ad, terlihat olehnya sebuah kota yang di tengahnya terdapat sebuah gedung batu berukir yang dihuni jin.
Iapun masuk ke dalam gedung itu.

Ternyata di dalamnya terdapat seorang kakek-kakek yang tinggi besar sedang sholat menghadap kiblat.
Kakek-kakek tersebut memakai jubah yang terbuat dari wol yang sangat indah.
Sahl mengagumi bentuk tubuh si kakek yang tinggi besar itu, lebih-lebih keindahan jubahnya.
Kemudian Sahl member salam kepadanya.

Si kakek menjawab salamnya dan berkata: “Hai Sahl.
Sesungguhnya badan itu tidak merusak pakaian, akan tetapi yang merusak pakaian adalah bau dosa dan makanan yang haram.
Jubah yang kupakai ini berumur tujuh ratus tahun.
Dalam jangka waktu itu aku bertemu dengan Isaalaihis salam dan Muhammad ﷺ Aku beriman pada keduanya.”

Sahl berkata: “Siapakah tuan ?” Kakek itu menjawab : “Aku termasuk di antara yang tersebut dalam ayat, qul uuhiya ilayya annahustama’a nafarum minal jinn..
Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,
(Al-Jinn: 1)”

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Hadits Shahih Yang Berhubungan Dengan Surah Al Jinn (72) ayat 1

Telah menceritakan kepada kami Musadad berkata,
telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Abu Bisyr -dia adalah Ja’far bin Abu Wahsyiyyah- dari Sa’id bin Jubair dari Abdullah bin Abbas berkata,
Nabi ﷺ bersama sekelompok sahabat berangkat menuju pasar Ukazh. Saat itu telah ada penghalang antara setan dan berita-berita langit dimana telah dikirim kabut kepada setan sebagai penghalang. Maka setan-setan kembali menemui kaumnya, lalu kaumnya berkata,
Apa yang terjadi dengan kalian? Setan-setan tersebut menjawab,
Telah ada penghalang antara kami dan berita-berita langit dengan dikirimnya kabut. Kaumnya berkata,
Tidak ada penghalang antara kalian dan berita-berita langit kecuali telah ada sesuatu yang terjadi. Pergilah kalian ke seluruh penjuru timur bumi dan baratnya, lalu perhatikanlah apa penghalang yang ada antara kalian dan berita-berita langit! Maka berangkatlah setan-setan yang ada di Tihamah untuk mendatangi Nabi shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat Beliau yang sedang berada di pasar Ukazh. Saat itu beliau dan para sahabat sedang melaksanakan shalat fajar. Ketika setan-setan itu mendengar Al Qur’an, mereka menyimaknya dengan baik hingga mereka pun berkata,
Demi Allah, inilah yang menjadi penghalang antara kalian dan berita-berita langit. Dan perkataan ini pula yang disampaikan ketika mereka kembali kepada kaum mereka. Lantas mereka berkata kepada kaumnya, Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan. (Yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami (Qs. Al Jin: 1-2). Maka kemudian Allah menurunkan wahyu kepada Nabi-Nya shallallahu alaihi wasallam: Katakanlah (hai Muhammad): Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Qur’an) (Qs. Al Jin: 1). Yakni diwahyukan kepada beliau perkataan jin.

Shahih Bukhari, Kitab Adzan – Nomor Hadits: 731

Unsur Pokok Surah Al Jinn (الجن)

Surat Al Jin terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al A’raaf.

Dinamai "Al Jin" (jin) diambil dari perkataan "Al Jin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Keimanan:

▪ Pengetahuan tentang jin diperoleh Nabi Muhammad ﷺ dengan jalan wahyu.

Audio

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jinn (72) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jinn ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Jinn ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 72:1
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jinn.

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Alquran dan mereka mengikuti ajaran Alquran tersebut.

Nomor Surah72
Nama SurahAl Jinn
Arabالجن
ArtiJin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu40
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata286
Jumlah huruf1109
Surah sebelumnyaSurah Nuh
Surah selanjutnyaSurah Al-Muzzammil
Sending
User Review
4.9 (9 votes)
Tags:

72:1, 72 1, 72-1, Surah Al Jinn 1, Tafsir surat AlJinn 1, Quran Al Jin 1, Aljin 1, Al-Jinn 1, Surah Al Jin ayat 1

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 8 [QS. 74:8]

8-10. Kesulitan dalam dakwah tidaklah seberapa, akan ada saat yang lebih sulit lagi, maka apabila sangkakala ditiup yaitu hari Kiamat telah tiba, maka itulah hari yang serba sulit, bagi siapa saja. Te … 74:8, 74 8, 74-8, Surah Al Muddatstsir 8, Tafsir surat AlMuddatstsir 8, Quran Al-Mudatsir 8, Al-Muddatstsir 8, Al Mudasir 8, Al-Muddassir 8, Surah Al Mudasir ayat 8

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) – surah 43 ayat 20 [QS. 43:20]

20. Dan hal yang lebih buruk lagi dari sikap mereka adalah ketika mereka berkata, “Sekiranya Allah Yang Maha Pengasih menghendaki agar kami tidak menyembah para malaikat-malaikat itu, tentulah kami ti … 43:20, 43 20, 43-20, Surah Az Zukhruf 20, Tafsir surat AzZukhruf 20, Quran Az-Zukhruf 20, Surah Az Zukruf ayat 20

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Saifullah Abi Khufaha atTaimi

Pendidikan Agama Islam #16

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat

Instagram