Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Jaatsiyah (Yang bertekuk lutut) - surah 45 ayat 37 [QS. 45:37]

وَ لَہُ الۡکِبۡرِیَآءُ فِی السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ ۪ وَ ہُوَ الۡعَزِیۡزُ الۡحَکِیۡمُ
Walahul kibriyaa-u fiis-samaawaati wal ardhi wahuwal ‘aziizul hakiim(u);
Dan hanya bagi-Nya segala keagungan di langit dan di bumi, dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
―QS. Al Jaatsiyah [45]: 37

Daftar isi

And to Him belongs (all) grandeur within the heavens and the earth, and He is the Exalted in Might, the Wise.
― Chapter 45. Surah Al Jaatsiyah [verse 37]

وَلَهُ dan bagi-Nya

And for Him
ٱلْكِبْرِيَآءُ kebesaran

(is) the greatness
فِى di

in
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

the heavens
وَٱلْأَرْضِ dan bumi

and the earth,
وَهُوَ dan Dia

and He
ٱلْعَزِيزُ Maha Perkasa

(is) the All-Mighty,
ٱلْحَكِيمُ Maha Bijaksana

the All-Wise.

Tafsir Quran

Surah Al Jaatsiyah
45:37

Tafsir QS. Al-Jasiyah (45) : 37. Oleh Kementrian Agama RI

Kedua ayat ini merupakan ayat penutup Surah Al-Jasiyah.
Dalam ayat-ayat ini Allah menyebutkan beberapa sifat-Nya yang ada hubungannya dengan dasar-dasar pengambilan keputusan di hari Kiamat nanti, yaitu:

1. Dia Maha Terpuji, karena itu bagi-Nyalah segala puji.
Ungkapan ini memberikan pengertian bahwa segala nikmat apa pun yang diperoleh manusia selama hidup di dunia berasal dari Allah agar manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifah-Nya di bumi, bukan untuk berbuat sewenang-wenang dan memperturutkan hawa nafsu.

Jika manusia tidak mensyukuri nikmat itu dan tidak mempergunakan nikmat itu menurut yang semestinya, tentulah orang itu akan mendapat murka dan azab-Nya.

2. Allah Mahakuasa, Dia menguasai semesta alam.
Perkataan ini memberikan pengertian bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi berada dalam kekuasaan-Nya.

Dia menguasai dunia dan akhirat.

3. Dia Mahaagung, karena keagungan dan keangkuhan hanya bagi Allah di langit dan di bumi dan kekuasaan-Nya berada di atas segala kekuasaan.

4. Dia Mahaperkasa, keputusan-Nya tidak dapat ditolak, tidak dapat diubah oleh siapa pun, dan tidak ada yang dapat menandingi kekuasaan-Nya itu.

5. Dia Mahabijaksana.
Maksudnya:
Allah dalam menetapkan perintah-Nya kepada seluruh makhluk-Nya, selalu disertai aturan, perhitungan, dan berhasil serta pasti, terjadi sesuai dengan yang dikehendaki-Nya.

Tafsir QS. Al Jaatsiyah (45) : 37. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan hanya bagi-Nya pulalah keagungan dan kekuasaan di langit dan bumi.
Dia Maha Perkasa yang tidak terkalahkan dan Maha Bijaksana yang tidak pernah salah dalam menetapkan hukumhukum-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Hanya milik Allah-lah semua keagungan, kebesaran, kesombongan, kekuasaan, dan kesempurnaan di langit dan di bumi.
Dia-lah Yang Maha Perkasa yang tidak terkalahkan, Maha Bijaksana dalam firmanfirman-Nya, perbuatan-perbuatan-Nya, ketentuan dan syariat-Nya, Mahatinggi lagi Maha suci Allah, Tidak ada Tuhan selain-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan bagi-Nyalah keagungan) kebesaran


(di langit dan bumi) lafal Fis Samaawaati Wal Ardhi ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan, yakni keagungan yang ada pada keduanya.


(Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) sebagaimana yang telah dijelaskan pada penafsiran-penafsiran sebelumnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 37)

Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan kibriya ialah kekuasaan.
Yakni Dialah Yang Mahabesar, Yang Mahaagung, Yang segala sesuatu tunduk dan berhajat kepada-Nya.


Di dalam hadis sahih disebutkan:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Kebesaran adalah (bagaikan) kain-Ku, Keagungan adalah (bagaikan) selendang-Ku.
Maka barang siapa yang menyaingi-Ku dalam salah satu dari keduanya, niscaya Kutempatkan dia di dalam neraka-Ku."

Imam Muslim meriwayatkan hadis ini melalui Al-A’masy, dari Abi Ishaq, dari Al-Agar alias Abu Muslim, dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id r.a, dari Rasulullah ﷺ dengan lafaz yang semisal.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 37)

Yakni Mahaperkasa, tiada seorang pun yang dapat mengalahkan dan tiada pula yang dapat mencegah-Nya.
Dan Dia Mahabijaksana dalam semua ucapan, perbuatan, syariat, dan takdir-Nya.
Mahatinggi dan Mahasuci Allah;
tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Jaatsiyah (45) Ayat 37

KIBRIYYA
كِبْرِيَآء

Dalam mu’jam lafaz al kibriyaa’ dalam bentuk mu’annats, bermakna keagungan, kehebatan, tinggi bagi tunduk, kerajaan dan sebagainya.

Majd Ad Din Al Fairuz Abadi menyatakan: lafaz ini bermakna tinggi untuk tunduk dan ia hanya dimiliki oleh Allah.

Disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Yunus (10), ayat 78;
• Al Jaatsiyah (45), ayat 37.
Di dalam Al Qur’an, kata ini disandarkan kepada dua sandaran, yaitu:

Pertama, disandarkan kepada manusia sebagaimana di dalam surah Yunus, Allah berfirman:

وَتَكُونَ لَكُمَا ٱلْكِبْرِيَآءُ فِى ٱلْأَرْضِ

Mujahid berkata.
Ia bermakna al mulk (kerajaan)."

Al Khazin berpendapat, ia bermakna kerajaan dan kekuasaan, oleh karena itu An Nasafi berkata: ia dinamakan demikian karena raja-raja mempunyai sifat kesombongan, ketinggian dan keagungan ke atas manusia dengan mengikuti mereka."

Kedua, disandarkan kepada Allah sebagaimana dalam surah Al Jaatsiyah, Allah berfirman,

وَلَهُ ٱلْكِبْرِيَآءُ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِۖ

Dalam Tafsir Al Jalalayn, makna al kibriyaa’ dalam ayat ini adalah al ‘adzhamah (keagungan).

Asy Syaukani menjelaskan al kibriyaa’ di sini bermakna baginya kebesaran, kemuliaan, keagungan dan kekuasaan.

Dalam makna ini, ianya hanya dimiliki oleh Allah sebagaimana sabda nabi yang diriwayatkan dari Tuhannya:

Keagungan adalah kain Ku dan al-kibriyaa’ (kesombongan atau ketinggian) adalah pakaian Ku, barang siapa yang menentang salah satu dari keduanya pasti Aku akan membinasakannya atau menyiksanya.

Kesimpulannya, al kibriyaa’ bermakna ketinggian, kekuasaan dan keagungan.
Bila disandarkan kepada manusia maka ia bermakna kerajaan dan kesombongan yang bukan dalam makna sebenarnya karena dalam makna sebenarnya sifat al kibriyaa’ hanya dimiliki oleh Allah

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:536-537

Unsur Pokok Surah Al Jaatsiyah (الجاثية)

Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan.

Dinamai "Al Jaatsiyah" (yang berlutut) diambil dari perkataan "Jaatsiyah" yang terdapat pada ayat 28 surat ini.

Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.

Dinamai juga dengan "Asy Syari’ah" diambil dari perkataan "Syari’ah" (Syari’at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.

Keimanan:

▪ Keterangan-keterangan dan dalildalil atas adanya Allah pencipta langit dan bumi.
▪ Buruk dan baik yang dikerjakan oleh manusia akibatnya bagi dirinya sendiri.
▪ Allah Pelindung orang-orang yang bertakwa.
▪ Kebesaran dan keagungan hanya hak Allah semata.
▪ Kepastian bahwa Allah-lah yang menghidupkan, mematikan dan menghimpunkan manusia pada hari kiamat.
▪ Keterangan-keterangan mengenai huru hara hari kiamat dan bagaimana tiap-tiap orang menerima perhitungan pekerjaannya di akhirat.
▪ Pada hari kiamat jelaslah bagi orang-orang musyrikin keburukan perbuatanperbuatan yang mereka kerjakan di dunia, dan mereka tidak lepas dari azab yang waktu di dunia mereka perolok-olokkan.

Hukum:

▪ Perintah kepada Rasulullah ﷺ supaya jangan mengikuti orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya dan jangan menuruti kemauan mereka.

Kisah:

▪ Kisah Bani Israil yang telah diberi nikmat oleh Allah, tetapi mereka berpaling dan menyeleweng dari ajaran agama, sehingga timbul perselisihan yang hebat antara sesama mereka.

Lain-lain:

▪ Ancaman kepada orang-orang musyrik yang mendustakan ayat Allah serta berlaku sombong terhadapnya.
▪ Kebatilan pendapat kaum Dahriyah (atheisme, skeptisme dan vrij denker), keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jaatsiyah (37 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 37 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 37

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jaatsiyah ayat 37 - Gambar 1 Surah Al Jaatsiyah ayat 37 - Gambar 2
Statistik QS. 45:37
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jaatsiyah.

Surah Al-Jasiyah (Arab: الجاثية ,”Yang Berlutut”) adalah surah ke-45 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat.
Dinamakan Al-Jasiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini.
Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.
Dinamai juga dengan Asy Syari’ah diambil dari perkataan Syari’ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

Nomor Surah 45
Nama Surah Al Jaatsiyah
Arab الجاثية
Arti Yang bertekuk lutut
Nama lain asy-Syari’ah (Syariat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 65
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 37
Jumlah kata 489
Jumlah huruf 2085
Surah sebelumnya Surah Ad-Dukhan
Surah selanjutnya Surah Al-Ahqaf
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

45:37, 45 37, 45-37, Surah Al Jaatsiyah 37, Tafsir surat AlJaatsiyah 37, Quran Al-Jasiyah 37, AlJasiyah 37, Al Jasiyah 37, Surah Al Jatsiyah ayat 37

Video Surah

45:37


More Videos

Kandungan Surah Al Jaatsiyah

۞ QS. 45:2 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 45:5 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 45:6 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:7 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 45:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keinginan untuk berbuat maksiat •

۞ QS. 45:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:10 • Al Wali (Maha Pelindung) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Wali Allah dan wali syetan

۞ QS. 45:11 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Azab orang kafir

۞ QS. 45:14 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 45:15 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 45:17 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:18 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 45:19 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Wali (Maha Pelindung) • Wali Allah dan wali syetan • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 45:20 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 45:21 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 45:22 • Kekuasaan Allah • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 45:23 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 45:24 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 45:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:26 • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 45:27 • Segala sesuatu milik Allah • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 45:28 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 45:29 • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 45:30 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 45:31 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:32 • Allah menepati janji • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:33 • Mengingkari hari kebangkitan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 45:34 • Sifat hari penghitungan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 45:35 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 45:36 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 45:37 • Kesombongan hak Allah semata • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

Ayat Pilihan

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya,
hanyalah ulama (orang yang mengetahui kebesaran & kekuasaan Allah).
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
QS. Fatir [35]: 28

Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu.
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.
QS. An-Najm [53]: 28

Hai orang-orang yang beriman,
bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya,
dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
QS. Ali ‘Imran [3]: 102

Bila aku sakit,
Dialah yang menyembuhkan aku dengan mempermudah pengobatan sambil berserah diri kepada-Nya.
Dialah yang mewafatkan aku jika ajal telah tiba, kemudian hidupkan aku kembali untuk memperoleh perhitungan & balasan
QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 80-81

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Correct! Wrong!

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Correct! Wrong!

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

+

Array

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Correct! Wrong!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

Talbinah

Apa itu Talbinah? Talbinah adalah makanan yang terbuat dari tepung gandum, biasanya dibuat dengan menambahkan susu dan madu atau juga bubuk barley kering. Dinamakan talbinah, konon dikarenakan ia memi...

Thaghut

Apa itu Thaghut? Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada setiap yang disembah selain Allah yang rela dengan peribadatan yang dilakukan oleh penyembah atau pengikutnya...

Al Muqtadir

Apa itu Al Muqtadir? Allah itu Al-Muqtadir ◀ Artinya Allah itu Maha Berkuasa, Yang Maha Menguasai. Dia Maha berkuasa atas segala makhluk ciptaan-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi serta alam be...