QS. Al Jaatsiyah (Yang bertekuk lutut) – surah 45 ayat 34 [QS. 45:34]

وَ قِیۡلَ الۡیَوۡمَ نَنۡسٰکُمۡ کَمَا نَسِیۡتُمۡ لِقَآءَ یَوۡمِکُمۡ ہٰذَا وَ مَاۡوٰىکُمُ النَّارُ وَ مَا لَکُمۡ مِّنۡ نّٰصِرِیۡنَ
Waqiilal yauma nansaakum kamaa nasiitum liqaa-a yaumikum hadzaa wama’waakumunnaaru wamaa lakum min naashiriin(a);

Dan dikatakan (kepada mereka):
“Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong”.
―QS. 45:34
Topik ▪ Hisab ▪ Sifat hari penghitungan ▪ Kekufuran manusia akan nikmat Allah
45:34, 45 34, 45-34, Al Jaatsiyah 34, AlJaatsiyah 34, Al-Jasiyah 34, AlJasiyah 34, Al Jasiyah 34

Tafsir surah Al Jaatsiyah (45) ayat 34

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Jaatsiyah (45) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menjelaskan cemoohan, penghinaan dan azab yang mereka tanggungkan pada hari Kiamat itu.
Pada hari itu, Allah tidak akan menghiraukan jerit dan tangis mereka, ratapan dan penyesalan mereka karena semua yang mereka alami itu benar-benar sebagai pembalasan yang seimbang dengan perbuatan mereka di dunia dahulu.
Di dunia mereka menganiaya dan memfitnah orang yang tidak bersalah, menghalalkan yang haram untuk kepentingan pribadi dan kelompok mereka; Allah akan memberikan balasan yang setimpal dengan amal mereka semua di akhirat nanti.
Jika Allah bersikap tidak mengacuhkan mereka karena sikap angkuh dan sombong yang telah mereka lakukan, serta sikap yang tidak berperikemanusiaan yang telah mereka lakukan.
Maka sikap yang demikian itu adalah balasan yang wajar sesuai dengan keadilan-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dengan nada mencela, hari itu akan dikatakan kepada orang-orang musyrik, “Hari ini Kami membiarkan kalian di dalam siksa sebagaimana kalian dahulu lupa membekali diri dengan ketaatan dan amal saleh untuk bertemu dengan Tuhanmu pada hari ini.
Dan neraka adalah tempat kalian dan kalian sekali-kali tidak memperoleh penolong yang dapat menyelamatkan kalian dari siksaan api neraka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan dikatakan kepada mereka, “Pada hari ini Kami melupakan kalian) Kami membiarkan kalian berada di dalam neraka (sebagaimana kalian telah melupakan pertemuan dengan hari kalian ini) yaitu kalian tidak mau beramal sebagai bekal untuk menghadapinya (dan tempat tinggal kalian ialah neraka dan kalian sekali-kali tidak memperoleh penolong”) yang dapat mencegah diri kalian dari azab neraka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan dikatakan (kepada mereka), “Pada hari ini Kami melupakan kamu.”(Q.S. Al-Jaatsiyah [45]: 34)

Yakni kami akan memperlakukan kamu sebagaimana perlakuan orang yang melupakan kamu di dalam neraka Jahanam.

sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini.
(Q.S. Al-Jaatsiyah [45]: 34)

Yakni kalian tidak mau beramal untuk menyambut kedatangannya, disebabkan kalian tidak mempercayai keberadaannya.

dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong.
(Q.S. Al-Jaatsiyah [45]: 34)

Di dalam hadis sahih disebutkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada sebagian hamba-hamba-Nya pada hari kiamat:

“Bukankah Aku telah mengawinkanmu dan bukankah Aku telah memuliakanmu?
Bukankah Aku telah menundukkan kuda dan unta untukmu, dan Aku biarkan kamu memimpin dan bertempat tinggal?” Maka si hamba itu bekata, “Memang benar, ya Tuhanku.” Allah berfirman, “Apakah kamu meyakini bahwa kamu akan bersua dengan-Ku?” Si hamba menjawab, “Tidak.’.’ Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Maka pada hari ini Aku melupakanmu sebagaimana kamu melupakan Aku.”


Informasi Surah Al Jaatsiyah (الجاثية)
Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan.

Dinamai “Al Jaatsiyah” (yang berlutut) diambil dari perkataan “Jaatsiyah” yang terdapat pada ayat 28 surat ini.

Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan ter­hadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.

Dinamai juga dengan “Asy Syari’ah” diambil dari perkataan “Syari’ah” (Syari’at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.

Keimanan:

Keterangan-keterangan dan dalil-dalil atas adanya Allah pencipta langit dan bumi
buruk dan baik yang dikerjakan oleh manusia akibatnya bagi dirinya sendiri
Allah Pelindung orang-orang yang bertakwa
kebesaran dan keagungan hanya hak Allah semata
kepastian bahwa Allah-lah yang menghidupkan, mematikan dan menghimpunkan manusia pada hari kiamat
keterangan-keterangan mengenai huru hara hari kiamat dan bagaimana tiap-tiap orang menerima perhitungan pekerjaannya di akhirat
pada hari kiamat jelaslah bagi orang-orang musyrikin keburukan perbuatan­perbuatan yang mereka kerjakan di dunia, dan mereka tidak lepas dari azab yang waktu di dunia mereka perolok-olokkan.

Hukum:

Perintah kepada Rasulullah ﷺ supaya jangan mengikuti orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya dan jangan menuruti kemauan mereka.

Kisah:

Kisah Bani Israil yang telah diberi ni’mat oleh Allah, tetapi mereka berpaling dan menyeleweng dari ajaran agama, sehingga timbul perselisihan yang hebat antara sesama mereka.

Lain-lain:

Ancaman kepada orang-orang musyrik yang mendustakan ayat Allah serta berlaku sombong terhadapnya
kebatilan pendapat kaum Dahriyah (atheisme, skeptisme dan vrij denker), keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jaatsiyah (37 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Jaatsiyah (45) ayat 34 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Jaatsiyah (45) ayat 34 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Jaatsiyah (45) ayat 34 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Jaatsiyah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 37 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 45:34
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jaatsiyah.

Surah Al-Jasiyah (Arab: الجاثية ,"Yang Berlutut") adalah surah ke-45 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat.
Dinamakan Al-Jasiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini.
Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.
Dinamai juga dengan Asy Syari'ah diambil dari perkataan Syari'ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

Nomor Surah 45
Nama Surah Al Jaatsiyah
Arab الجاثية
Arti Yang bertekuk lutut
Nama lain asy-Syari'ah (Syariat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 65
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 4 ruku'
Jumlah ayat 37
Jumlah kata 489
Jumlah huruf 2085
Surah sebelumnya Surah Ad-Dukhan
Surah selanjutnya Surah Al-Ahqaf
4.4
Ratingmu: 4.4 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim