Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Jaatsiyah (Yang bertekuk lutut) – surah 45 ayat 31 [QS. 45:31]

وَ اَمَّا الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا ۟ اَفَلَمۡ تَکُنۡ اٰیٰتِیۡ تُتۡلٰی عَلَیۡکُمۡ فَاسۡتَکۡبَرۡتُمۡ وَ کُنۡتُمۡقَوۡمًا مُّجۡرِمِیۡنَ
Wa-ammaal-ladziina kafaruu afalam takun aayaatii tutla ‘alaikum faastakbartum wakuntum qauman mujrimiin(a);
Dan adapun (kepada) orang-orang yang kafir (difirmankan),
“Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu tetapi kamu menyombongkan diri dan kamu menjadi orang-orang yang berbuat dosa?”
―QS. Al Jaatsiyah [45]: 31

But as for those who disbelieved, (it will be said),
"Were not Our verses recited to you, but you were arrogant and became a people of criminals?
― Chapter 45. Surah Al Jaatsiyah [verse 31]

وَأَمَّا dan adapun

But as for
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
كَفَرُوٓا۟ kafir/ingkar

disbelieved,
أَفَلَمْ apakah belum/tidak

"Then were not *[meaning includes next or prev. word]
تَكُنْ adalah

"Then were not *[meaning includes next or prev. word]
ءَايَٰتِى ayat-ayat-Ku

My Verses
تُتْلَىٰ dibacakan

recited
عَلَيْكُمْ atas kalian

to you
فَٱسْتَكْبَرْتُمْ lalu kamu menyombngkan diri

but you were proud
وَكُنتُمْ dan kalian

and you became
قَوْمًا kaum

a people
مُّجْرِمِينَ orang-orang yang berdosa

criminals?"

Tafsir

Alquran

Surah Al Jaatsiyah
45:31

Tafsir QS. Al Jaatsiyah (45) : 31. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah menjelaskan keadaan orang-orang yang mengingkari keesaan-Nya.
Mereka itu selalu menerima cemoohan dan penghinaan karena kepada mereka telah didatangkan utusan Allah yang telah membacakan ayat-ayat-Nya, tetapi mereka bersikap sombong dan keras kepala.


Karena itu mereka akan merasakan siksa Allah yang menghinakan disebabkan oleh perbuatan dosa yang telah mereka kerjakan.
Pada saat itulah, mereka tergagap karena melihat kenyataan yang dahulu mereka dustakan.

Tafsir QS. Al Jaatsiyah (45) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sedangkan orang-orang yang ingkar kepada Allah dan rasul-Nya, maka, dengan nada mencela, akan dikatakan kepada mereka,
"Apakah belum ada rasulrasul Kami yang datang dan ayat-ayat Kami yang dibacakan kepada kalian, sehingga kalian enggan menerima kebenaran, dan kalian menjadi kaum yang kafir?"

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Adapun orang-orang yang mendustakan bahwa Allah adalah Tuhan yang layak disembah dan mendustakan rasul-Nya, serta enggan mengamalkan syariat-Nya, akan dikatakan kepada mereka,
"Tidakkah ayat-ayat-Ku dibacakan kepada kalian di dunia, tetapi kalian berlaku sombong untuk mendengarkan dan mengimaninya.
Kalian adalah kaum yang musyrik, kaum yang selalu berbuat maksiat, tidak percaya akan adanya surga dan neraka?"

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan adapun orang-orang yang kafir) dikatakan kepada mereka:


("Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku) yakni Alquran


(yang dibacakan kepada kalian lalu kalian menyombongkan diri) bersifat takabur terhadapnya


(dan kalian jadi kaum yang berbuat dosa?") jadi orang-orang yang kafir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Yakni yang jelas dan gamblang.
Kemudian di sebutkan dalam firman berikutnya:

Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan),
"Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku yang dibacakan kepadamu, lalu kamu menyombongkan diri?
(QS. Al-Jaatsiyah [45]: 31)

Yakni dikatakan hal tersebut kepada mereka sebagai kecaman dan cemoohan.
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa bukankah telah dibacakan kepada kalian ayat-ayat Allah subhanahu wa ta’ala, tetapi kalian bersikap sombong dan tidak mau mengikutinya, kalian berpaling dari mendengar­kannya, dan kalian adalah orang-orang yang berdosa dalam semua perbuatan kalian di samping itu hati kalian dipenuhi dengan kedustaan?

Unsur Pokok Surah Al Jaatsiyah (الجاثية)

Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan.

Dinamai "Al Jaatsiyah" (yang berlutut) diambil dari perkataan "Jaatsiyah" yang terdapat pada ayat 28 surat ini.

Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.

Dinamai juga dengan "Asy Syari’ah" diambil dari perkataan "Syari’ah" (Syari’at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.

Keimanan:

▪ Keterangan-keterangan dan dalildalil atas adanya Allah pencipta langit dan bumi.
▪ Buruk dan baik yang dikerjakan oleh manusia akibatnya bagi dirinya sendiri.
▪ Allah Pelindung orang-orang yang bertakwa.
▪ Kebesaran dan keagungan hanya hak Allah semata.
▪ Kepastian bahwa Allah-lah yang menghidupkan, mematikan dan menghimpunkan manusia pada hari kiamat.
▪ Keterangan-keterangan mengenai huru hara hari kiamat dan bagaimana tiap-tiap orang menerima perhitungan pekerjaannya di akhirat.
▪ Pada hari kiamat jelaslah bagi orang-orang musyrikin keburukan perbuatanperbuatan yang mereka kerjakan di dunia, dan mereka tidak lepas dari azab yang waktu di dunia mereka perolok-olokkan.

Hukum:

▪ Perintah kepada Rasulullah ﷺ supaya jangan mengikuti orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya dan jangan menuruti kemauan mereka.

Kisah:

▪ Kisah Bani Israil yang telah diberi nikmat oleh Allah, tetapi mereka berpaling dan menyeleweng dari ajaran agama, sehingga timbul perselisihan yang hebat antara sesama mereka.

Lain-lain:

▪ Ancaman kepada orang-orang musyrik yang mendustakan ayat Allah serta berlaku sombong terhadapnya.
▪ Kebatilan pendapat kaum Dahriyah (atheisme, skeptisme dan vrij denker), keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jaatsiyah (37 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 37 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 37

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jaatsiyah ayat 31 - Gambar 1 Surah Al Jaatsiyah ayat 31 - Gambar 2
Statistik QS. 45:31
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jaatsiyah.

Surah Al-Jasiyah (Arab: الجاثية ,”Yang Berlutut”) adalah surah ke-45 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat.
Dinamakan Al-Jasiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini.
Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.
Dinamai juga dengan Asy Syari’ah diambil dari perkataan Syari’ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

Nomor Surah45
Nama SurahAl Jaatsiyah
Arabالجاثية
ArtiYang bertekuk lutut
Nama lainasy-Syari’ah (Syariat)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu65
JuzJuz 25
Jumlah ruku’4 ruku’
Jumlah ayat37
Jumlah kata489
Jumlah huruf2085
Surah sebelumnyaSurah Ad-Dukhan
Surah selanjutnyaSurah Al-Ahqaf
Sending
User Review
4.9 (27 votes)
Tags:

45:31, 45 31, 45-31, Surah Al Jaatsiyah 31, Tafsir surat AlJaatsiyah 31, Quran Al-Jasiyah 31, AlJasiyah 31, Al Jasiyah 31, Surah Al Jatsiyah ayat 31

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muzzammil (Orang yang berselimut) – surah 73 ayat 9 [QS. 73:9]

9. Mengapa harus menyebut nama Allah, karena Dialah Tuhan timur dan barat yakni alam semesta, tidak ada tuhan yang mengendalikan alam raya selain Dia, maka jadikanlah Dia sebagai pelindung dan serahka … 73:9, 73 9, 73-9, Surah Al Muzzammil 9, Tafsir surat AlMuzzammil 9, Quran Al Muzammil 9, Al Muzamil 9, Al-Muzzammil 9, Surah Al Muzamil ayat 9

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 149 [QS. 7:149]

Setelah Nabi Musa datang, marah, membakar patung itu, dan menunjukkan kesesatan mereka, mereka pun sadar dan menyesal. Dan setelah mereka menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka sungguh tel … 7:149, 7 149, 7-149, Surah Al A’raaf 149, Tafsir surat AlAraaf 149, Quran Al Araf 149, Al-A’raf 149, Surah Al Araf ayat 149

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
--QS. Al A'raf [7]: 31

Fungsi pakaian adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Aurat dari tubuh pria adalah mulai ...

Benar! Kurang tepat!

Setelah Yakin, dalam surah Al-A'raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-A'raf [7] : 26.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
--QS. Al A'raaf (Tempat yang tertinggi) - surah 7 ayat 26

Pendidikan Agama Islam #4
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #4 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #4 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #7

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah .. Alquran Qiyas Ijtihad Sunnah UUD 1945 Benar! Kurang tepat! Alquran adalah keterangan yang

Pendidikan Agama Islam #1

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Yang Maha Pembuka Rahmat

Pendidikan Agama Islam #11

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah

Instagram