Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Jaatsiyah (Yang bertekuk lutut) - surah 45 ayat 13 [QS. 45:13]

وَ سَخَّرَ لَکُمۡ مَّا فِی السَّمٰوٰتِ وَ مَا فِی الۡاَرۡضِ جَمِیۡعًا مِّنۡہُ ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیٰتٍ لِّقَوۡمٍ یَّتَفَکَّرُوۡنَ
Wasakh-khara lakum maa fiis-samaawaati wamaa fiil ardhi jamii’an minhu inna fii dzalika li-aayaatin liqaumin yatafakkaruun(a);
Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya.
Sungguh, dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.
―QS. Al Jaatsiyah [45]: 13

Daftar isi

And He has subjected to you whatever is in the heavens and whatever is on the earth – all from Him.
Indeed in that are signs for a people who give thought.
― Chapter 45. Surah Al Jaatsiyah [verse 13]

وَسَخَّرَ dan Dia menundukkan

And He has subjected
لَكُم bagi kalian

to you
مَّا apa yang

whatever
فِى di

(is) in
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

the heavens
وَمَا dan apa yang

and whatever
فِى di

(is) in
ٱلْأَرْضِ bumi

the earth –
جَمِيعًا semuanya

all
مِّنْهُ dari pada-Nya

from Him.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
فِى pada yang

in
ذَٰلِكَ demikian itu

that
لَءَايَٰتٍ benar-benar terdapat tanda-tanda

surely are Signs
لِّقَوْمٍ bagi kaum

for a people
يَتَفَكَّرُونَ mereka berfikir

who give thought.

Tafsir Quran

Surah Al Jaatsiyah
45:13

Tafsir QS. Al-Jasiyah (45) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Selanjutnya Allah menjelaskan bahwa Dia-lah yang menundukkan semua makhluk ciptaan-Nya yang ada di langit dan di bumi agar manusia dapat menggunakan dan memanfaatkannya untuk kepentingan mereka dalam melaksanakan tugas sebagai khalifah Allah di bumi.
Hal ini berarti bahwa manusia wajib berusaha mencari manfaat dan kegunaan ciptaan Allah bagi mereka.

Kunci dari semuanya adalah kemauan berusaha dan keinginan mengetahui sebagian pengetahuan Allah.
Hal ini telah dimulai oleh manusia sejak zaman dahulu sampai sekarang sehingga semakin lama umur bumi ini didiami manusia, semakin banyak pula ilmu Allah yang diketahui manusia dan manfaat alam semesta.

Semua ini untuk kepentingan hidup dan kehidupan manusia.
Namun, baru sebagian kecil saja dari ilmu Allah yang telah diketahui manusia.

Ciptaan Allah yang ada di langit seperti matahari, bulan, bintang-bintang, awan, angin, air hujan, dan ciptaan-Nya yang ada di bumi seperti tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, lautan dan sebagiannya semua diciptakan-Nya di samping sebagai rahmat dan karunia-Nya kepada manusia juga mengandung tanda-tanda kekuasaan dan keagungan-Nya, yang menunjukkan bahwa penciptanya adalah Zat Yang Maha Esa.
Tidak ada Tuhan yang lain selain Dia, yang selalu menjaga makhluk-Nya dan tidak layak dipersekutukan dengan sesuatu pun.

Kesimpulan seperti ini hanya akan diperoleh oleh hamba Allah yang melakukan pengamatan dengan cermat, menggunakan pikiran yang sehat dan mau mencari kebenaran.

Apabila seseorang mau memperhatikan alam semesta, mau memperhatikan hubungan kesatuan satu jenis makhluk dengan makhluk yang lain, tentulah ia akan sampai kepada kesimpulan bahwa masing-masing kesatuan itu ada kaitannya antara yang satu dengan yang lain, tidak dapat lepas atau berdiri sendiri.

Terlihat dalam proses terjadinya hujan, erat hubungannya dengan adanya laut, adanya gunung-gunung, adanya panas yang dipancarkan matahari, adanya angin dan sebagainya.
Demikian pula perkisaran arah angin ditentukan oleh banyak hal, seperti adanya awan, gunung dan panas matahari.

Kapal yang berlayar di laut memerlukan hembusan angin atau bahan bakar seperti batubara atau minyak.
Semakin tinggi ilmu pengetahuan seseorang semakin banyak pula ia mengetahui hubungan antara satu makhluk dengan makhluk-makhluk yang lain.
Bulan tidak dapat melepaskan lintasannya dari bumi, seolah-olah tertawan oleh bumi, demikian pula bumi dan planet-planet yang lain menjadi tawanan matahari.
Planet-planet itu selalu mengitari matahari pada garis edarnya masing-masing.
Selanjutnya matahari dan planet-planet yang mengikuti tidak dapat melepaskan diri dari kesatuan yang lebih besar, yaitu Galaksi Bimasakti.
Akhirnya Galaksi Bimasakti bersama-sama galaksi-galaksi yang lain terikat pula kepada tata susunan tertentu pula.
Maka dengan pemikiran dan penelitian orang akan sampai kepada kesimpulan bahwa penciptanya tentulah Zat Yang Maha Esa lagi Mahakuasa.

Ayat di atas sebagaimana banyak ayat senada memperlihatkan bagaimana Allah menundukkan langit dan bumi untuk manusia.
Seperti diketahui alam memiliki sifat-sifat fisis yang semuanya merupakan ketetapan Allah, Sunatullah, dan merupakan manifestasi ketertundukan alam.
Sebagai contoh, bumi memiliki sifat-sifat fisis seperti kelistrikan, kemagnetan, elastisitas dan kerapatan massa.
Dari sifat-sifat fisis tersebut manusia, khususnya para ahli kebumian, dapat mempelajari bumi bahkan sampai jauh menembus bumi.
Dengan memanfaatkan sifat elastisitas bumi, manusia bisa menangkap gelombang-gelombang gempa yang menjalar dalam perut bumi dan mengetahui karakter fisis lapisan bumi yang dilaluinya.
Dengan gelombang gempa ini manusia dapat mengetahui lapisan-lapisan bumi dari atas hingga inti bumi yang berada sekitar 6000 km di bawah kita.
Pada penggunaan praktis, pencarian minyak bumi menggunakan sifat elsatisitas bumi ini yakni dengan mengirim gelombang yang sumbernya berasal ‘gempa buatan",
yang di masa lalu menggunakan dinamit.

Di bagian dalam bumi terdapat intibumi, yang bagian luarnya bersifat cair.
Inti inilah yang menyebabkan bumi memiliki medan magnet kuat yang berperan penting dalam menjaga kelangsungan kehidupan.
Menyebar jauh di atas permukaan, medan magnet ini melindungi bumi dari radiasi yang merusak dan berasal dari angkasa luar.
Radiasi dari bintang selain matahari tidak dapat melewati perisai ini, yang disebut dengan nama Sabuk Van Allen.
Perisai ini merentang hingga sekitar 18.000 km dari bumi, melindungi bola ini dari energi mematikan.
Dalam aspek praktis, dengan mengetahui sifat kemagnetan ini pula para ahli-ahli kebumian mengembangkan metoda-metoda eksplorasi baik mineral maupun minyak bumi.



Pernyataan mengenai penciptaan yang dilakukan bukan untuk main-main, banyak di kemukakan dalam banyak ayat Alquran.
Pernyataan inilah yang menjamin bahwa bumi layak huni.
Bumi dimudahkan Allah untuk dihuni umat manusia.

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahi lah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.
Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
(Al-Mulk [67]: 15)

Tafsir QS. Al Jaatsiyah (45) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Hanya Dia pula yang, untuk maslahat kalian, menundukkan seluruh benda langit yang berupa bintang- bintang yang gemerlapan dan bermacam plenet, dan semua yang ada di bumi berupa tanaman, susu yang banyak, tanah yang subur, air, api, udara, dan padang pasir.
Semua itu ditundukkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk menjamin kebutuhan hidup.


Nikmat-nikmat yang disebutkan itu merupakan tanda-tanda yang menunjukkan kemahakuasaan Allah bagi orang-orang yang mau merenungkan ayat-ayat itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dia menundukkan bagi kalian semua yang ada di langit dan bumi berupa matahari, bulan, dan bintang.
Demikian pula semua yang ada di bumi berupa makhluk melata, pepohonan, behtera, dan sebagainya yang memberi kalian manfaat.


Semua kenikmatan ini adalah karunia dan kelebihan Allah semata yang diberikan hanya kepada kalian.
Kepada-Nya kalian menyembah.


Janganlah kalian menjadikan sekutu bagi-Nya.
Sesungguhnya pada apa yang ditundukkan kepada kalian adalah benar-benar merupakan tanda dan bukti atas keesaan Allah bagi kaum yang berpikir dan mengambil ‘ibrah tentang ayat-ayat, hujah, dan dalil Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dia menundukkan untuk kalian apa yang ada di langit) berupa matahari bulan bintang-bintang, air hujan dan lain-lainnya


(dan apa yang ada di bumi) berupa binatang-binatang, pohon-pohonan, tumbuh-tumbuhan, sungai-sungai dan lain-lainnya.
Maksudnya, Dia menciptakan kesemuanya itu untuk dimanfaatkan oleh kalian


(semuanya) lafal Jamii’an ini berkedudukan menjadi Taukid, atau mengukuhkan makna lafal sebelumnya


(dari-Nya) lafal Minhu ini menjadi Hal atau kata keterangan keadaan, maksudnya semuanya itu ditundukkan oleh-Nya.


(Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan dan keesaan Allah bagi kaum yang berpikir) mengenainya, karena itu lalu mereka beriman.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 13)

Yakni berupa bintang-bintang, gunung-gunung, lautan, sungai-sungai, dan semua dapat kalian manfaatkan.
Semuanya itu adalah karunia Allah, kebaikan dan anugerah-Nya.
karena itulah disebutkan dalam firman-Nya:

semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 13)

Yaitu dari sisi-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya dalam hal tersebut.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya).
Dan bila kamu ditimpa oleh kemudaratan, maka hanya kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.
(QS. Al-Hijr [15]: 5 3)

Ibnu Jarir telah meriwayatkan melalui jalur Al-Aufi, dari Ibnu Abbas r.a. sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) dari-Nya.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 13)
Yakni segala sesuatu adalah dari karunia Allah subhanahu wa ta’ala Istilah ini merupakan salah satu dari asma-asma Allah, yaitu Jam’i’an Minhu, tiada seorang pun yang menyaingi-Nya dalam hal ini, dan hal ini memang telah diyakini.


Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 13)

Unsur Pokok Surah Al Jaatsiyah (الجاثية)

Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan.

Dinamai "Al Jaatsiyah" (yang berlutut) diambil dari perkataan "Jaatsiyah" yang terdapat pada ayat 28 surat ini.

Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.

Dinamai juga dengan "Asy Syari’ah" diambil dari perkataan "Syari’ah" (Syari’at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.

Keimanan:

▪ Keterangan-keterangan dan dalildalil atas adanya Allah pencipta langit dan bumi.
▪ Buruk dan baik yang dikerjakan oleh manusia akibatnya bagi dirinya sendiri.
▪ Allah Pelindung orang-orang yang bertakwa.
▪ Kebesaran dan keagungan hanya hak Allah semata.
▪ Kepastian bahwa Allah-lah yang menghidupkan, mematikan dan menghimpunkan manusia pada hari kiamat.
▪ Keterangan-keterangan mengenai huru hara hari kiamat dan bagaimana tiap-tiap orang menerima perhitungan pekerjaannya di akhirat.
▪ Pada hari kiamat jelaslah bagi orang-orang musyrikin keburukan perbuatanperbuatan yang mereka kerjakan di dunia, dan mereka tidak lepas dari azab yang waktu di dunia mereka perolok-olokkan.

Hukum:

▪ Perintah kepada Rasulullah ﷺ supaya jangan mengikuti orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya dan jangan menuruti kemauan mereka.

Kisah:

▪ Kisah Bani Israil yang telah diberi nikmat oleh Allah, tetapi mereka berpaling dan menyeleweng dari ajaran agama, sehingga timbul perselisihan yang hebat antara sesama mereka.

Lain-lain:

▪ Ancaman kepada orang-orang musyrik yang mendustakan ayat Allah serta berlaku sombong terhadapnya.
▪ Kebatilan pendapat kaum Dahriyah (atheisme, skeptisme dan vrij denker), keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Jaatsiyah (37 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 37 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Jaatsiyah (45) : 1-37 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 37

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Jaatsiyah ayat 13 - Gambar 1 Surah Al Jaatsiyah ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 45:13
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Jaatsiyah.

Surah Al-Jasiyah (Arab: الجاثية ,”Yang Berlutut”) adalah surah ke-45 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat.
Dinamakan Al-Jasiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini.
Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia.
Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.
Dinamai juga dengan Asy Syari’ah diambil dari perkataan Syari’ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

Nomor Surah 45
Nama Surah Al Jaatsiyah
Arab الجاثية
Arti Yang bertekuk lutut
Nama lain asy-Syari’ah (Syariat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 65
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 37
Jumlah kata 489
Jumlah huruf 2085
Surah sebelumnya Surah Ad-Dukhan
Surah selanjutnya Surah Al-Ahqaf
Sending
User Review
4.7 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

45:13, 45 13, 45-13, Surah Al Jaatsiyah 13, Tafsir surat AlJaatsiyah 13, Quran Al-Jasiyah 13, AlJasiyah 13, Al Jasiyah 13, Surah Al Jatsiyah ayat 13

Video Surah

45:13


More Videos

Kandungan Surah Al Jaatsiyah

۞ QS. 45:2 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 45:5 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 45:6 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:7 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 45:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keinginan untuk berbuat maksiat •

۞ QS. 45:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:10 • Al Wali (Maha Pelindung) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Wali Allah dan wali syetan

۞ QS. 45:11 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Azab orang kafir

۞ QS. 45:14 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 45:15 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 45:17 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:18 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 45:19 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Wali (Maha Pelindung) • Wali Allah dan wali syetan • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 45:20 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 45:21 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 45:22 • Kekuasaan Allah • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 45:23 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 45:24 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 45:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:26 • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 45:27 • Segala sesuatu milik Allah • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 45:28 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 45:29 • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 45:30 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 45:31 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:32 • Allah menepati janji • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 45:33 • Mengingkari hari kebangkitan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 45:34 • Sifat hari penghitungan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 45:35 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 45:36 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 45:37 • Kesombongan hak Allah semata • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

Ayat Pilihan

Ya Tuhanku,
tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati,
dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.
QS. Al-Mu’minun [23]: 29

Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu.
Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
QS. Al-Hajj [22]: 37

Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki & rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.
Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa,
yang menunaikan zakat & orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.
QS. Al-A’raf [7]: 156

Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
QS. Az-Zariyat [51]: 22

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

+

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

burak

Apa itu burak? bu.rak kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ketika melaksanakan Isra … • buroq

dam

Apa itu dam? jenis permainan dengan keping-keping bulat dan papan bertapak catur; dam-dam n dam corak tapak catur pengempang air terbuat dari beton; bendungan; tanggul denda karena melanggar sala...

hakikat

Apa itu hakikat? ha.ki.kat intisari atau dasar; dia yang menanamkan hakikat ajaran Islam di hatiku; kenyataan yang sebenarnya ; pada hakikat nya mereka orang baik-baik … •