QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 84 [QS. 17:84]

قُلۡ کُلٌّ یَّعۡمَلُ عَلٰی شَاکِلَتِہٖ ؕ فَرَبُّکُمۡ اَعۡلَمُ بِمَنۡ ہُوَ اَہۡدٰی سَبِیۡلًا
Qul kullun ya’malu ‘ala syaakilatihi farabbukum a’lamu biman huwa ahda sabiilaa;

Katakanlah:
“Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”.
Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
―QS. 17:84
Topik ▪ Takwa ▪ Perbuatan dan niat ▪ Manusia keras kepala
17:84, 17 84, 17-84, Al Israa 84, AlIsraa 84, Al Isra 84, Al-Isra’ 84

Tafsir surah Al Israa (17) ayat 84

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Israa (17) : 84. Oleh Kementrian Agama RI

Allah memerintahkan agar Muhammad ﷺ menyampaikan kepada umatnya bahwa tiap-tiap orang itu bekerja menurut kemauannya sendiri-sendiri.
Ada orang yang suka bersyukur kepada Allah setiap ia memperoleh nikmat dari pada Nya, dan ada pula orang yang mengingkari nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya; semuanya bekerja menurut tabiat, watak dan kecerdasan mereka masing-masing.

Dalam pada itu Allah subhanahu wa ta’ala, Penguasa semesta alam mengetahui siapa di antara manusia yang mengikuti yang hak dan siapa di antara mereka yang mengikuti yang batil, semua akan diberi keputusan dengan adil; tidak ada seorangpun yang tidak memperoleh keputusan dengan adil dari Allah.
Seandainya manusia ada yang tetap kafir, janganlah dipaksa beriman.

Allah berfirman :

Katakanlah: “Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula).
Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.
Sesungguhnya, orang-orang yang lalim itu tidak akan mendapat keberuntungan”.

(Q.S.
Al An’am: 135)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakanlah, wahai Muhammad, kepada orang-orang kafir Quraisy sebagai ungkapan rasa tidak senangmu terhadap kejahatan dan pertikaian, “Masing-masing kita berbuat dan berjalan sesuai dengan jalannya.” Tuhanmu Maha Mengetahui–dengan ilmu pengetahuan yang tidak tertandingi–tentang orang-orang yang lebih benar jalannya dan selalu berbuat kebenaran.
Mereka akan mendapatkan pahala yang besar.
Allah juga Maha Mengetahui siapa yang lebih sesat jalannya dan akan diberi balasan sesuai dengan apa yang ia perbuat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Tiap-tiap orang) di antara kami dan kalian (berbuat menurut keadaannya masing-masing) yakni menurut caranya sendiri-sendiri (Maka Rabb kalian lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”) maka Dia akan memberi pahala kepada orang yang lebih benar jalannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah, wahai Rasul, kepada manusia :
Tiap-tiap orang dari kalian bebruat menurut keadaan yang patut baginya.
Karena Rabb kalian lebih tahu siapakah yang lebih lurus jalannya kepada kebenaran.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah, “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing.”

Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud dengan ‘ala syakilatihi ialah menurut keahliannya masing-masing.

Menurut Mujahid, makna yang di­ maksud ialah menurut keadaannya masing-masing.

Menurut Qatadah ialah menurut niatnya masing-masing.

Sedangkan Ibnu Zaid mengatakan menurut keyakinannya masing-masing.

Semua definisi yang disebutkan di sini berdekatan maknanya.

Ayat ini mengandung makna ancaman terhadap orang-orang musyrik dan peringatan bagi mereka.
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain, yaitu:

Dan katakanlah kepada orang-orang yang tidak beriman, “Ber­buatlah menurut kemampuan kalian.” (Huud:121), hingga akhir ayat.

Karena itulah dalam ayat ini disebutkan oleh firman-Nya:

Katakanlah, “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing.” Maka Tuhan kalian lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.

di antara kami dan kalian, dan kelak Dia akan membalas setiap orang yang beramal sesuai dengan amal perbuatannya.
Sesungguhnya tiada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengetahuan-Nya.


Informasi Surah Al Israa (الإسراء)
Surat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamakan dengan “Al Israa” yang berarti “memperjalankan di malam hari”,
berhubung peristiwa lsraa’ Nabi Mu­ hammad ﷺ di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini.

Penuturan cerita lsraa’ pada permulaan surat ini, mengandung isya­rat bahwa Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar.

Surat ini dinamakan pula dengan “Bani lsrail” artinya keturunan Israil” berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat ya’ni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani lsrail yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena me­ nyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta’ala
Dihubungkannya kisah ‘Israa’ dengan riwayat “Bani Israil” pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagai­ mana halnya Bani lsrail, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Keimanan:

Allah tidak mempunyai anak baik berupa manusia ataupun malaikat
Allah pasti memberi rezki kepada manusia
Allah mempunyai nama-nama yang paling baik
Al Qur’an adalah wahyu dari Allah yang memberikan petunjuk, penawar dan rah­mat bagi orang-orang yang beriman
adanya padang Mahsyar dan hari berbangkit.

Hukum:

Larangan-larangan Allah tentang: menghilangkan jiwa manusia
berzina
memper­ gunakan harta anak yatirn kecuali dengan cara yang dibenarkan agama
ikut-ikut­an baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan
durhaka kepada ibu bapa
Perintah Allah tentang: memenuhi janji dan menyempurnakan timbangan dan ta­karan, melakukan shalat lima waktu dalam waktunya.

Kisah:

Kisah Israa’ Nabi Muhammad ﷺ, beberapa kisah tentang Bani lsrail.

Lain-lain:

Pertanggungan jawab manusia masing-masing terhadap amal perbuatannya
bebe­rapa faktor yang menyebabkan kebangunan dan kehancuran suatu umat
petunjuk­ petunjuk tentang pergaulan dengan orang tua, tetangga dan masyarakat
manusia makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang mulia, dalam pada itu manusia mempunyai pula sifat­ sifat yang tidak baik seperti suka ingkar, putus asa dan terburu-buru
dan persoalan roh.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Israa (17) ayat 84 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Israa (17) ayat 84 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Israa (17) ayat 84 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Israa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 17:84
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Israa.

Surah Al-Isra' (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, "Perjalanan Malam") adalah surah ke-17 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari".
Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta'ala.
Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Nomor Surah17
Nama SurahAl Israa
Arabالإسراء
ArtiPerjalanan Malam
Nama lainAl-Subhan, Bani Israel
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu50
JuzJuz 15
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1560
Jumlah huruf6440
Surah sebelumnyaSurah An-Nahl
Surah selanjutnyaSurah Al-Kahf
4.4
Ratingmu: 4.2 (20 orang)
Sending







Pembahasan ▪ Qul kul ▪ tafisr al isra ayat 84

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta