Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Israa

Al Israa (Perjalanan Malam) surah 17 ayat 58


وَ اِنۡ مِّنۡ قَرۡیَۃٍ اِلَّا نَحۡنُ مُہۡلِکُوۡہَا قَبۡلَ یَوۡمِ الۡقِیٰمَۃِ اَوۡ مُعَذِّبُوۡہَا عَذَابًا شَدِیۡدًا ؕ کَانَ ذٰلِکَ فِی الۡکِتٰبِ مَسۡطُوۡرًا
Wa-in min qaryatin ilaa nahnu muhlikuuhaa qabla yaumil qiyaamati au mu’adz-dzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzalika fiil kitaabi masthuuran;

Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras.
Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).
―QS. 17:58
Topik ▪ Takdir ▪ Kebenaran dan hakikat takdir ▪ Azab orang kafir
17:58, 17 58, 17-58, Al Israa 58, AlIsraa 58, Al Isra 58, Al-Isra’ 58
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Israa (17) : 58. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta'ala memberikan peringatan kepada kaum musyrikin Mekah, yang mengingkari terjadinya hari berbangkit, hari pembalasan dan kerasulan Muhammad, bahwa tidak ada suatu negeri di antara beberapa negeri yang penduduknya durhaka, melainkan mereka itu dibinasakan secara menyeluruh, sebelum tibanya hari kiamat, atau ditimpa azab yang keras karena dosa dan keingkaran mereka kepada Nabi-nabi yang diutus kepada mereka.

Azab yang ditimpakan kepada mereka karena dosa dan keingkaran mereka itu dinyatakan Allah juga dalam ayat-ayat yang lain.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

Maka mereka merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya, dan adalah akibat perbuatan mereka kerugian yang besar.
(Q.S.
At Talaq: 9)

Dan firman Nya:

Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang mendurhakai perintah Tuhan mereka dan Rasul-rasul Nya, maka Kami hisab penduduk negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan.
(Q.S.
At Talaq: 8)

Dalam pada itu Allah subhanahu wa ta'ala menjelaskan bahwa yang demikian itu telah tercantum dalam kitab Allah, yaitu tersimpan di Lohmahfuz.
Diriwayatkan oleh Imam At Tirmizi dari Ubadah bin Samit ia berkata: "Saya telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

Sebenarnya yang diciptakan pertama kali oleh Allah ialah Qalam, kemudian Allah subhanahu wa ta'ala berfirman pada Qalam itu, catatlah, lalu Qalam itu berkata: "Apa yang akan saya catat?".
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: "Catatlah menurut kadarnya, dan apa yang telah terjadi hingga hari kiamat".

Al Israa (17) ayat 58 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Israa (17) ayat 58 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Israa (17) ayat 58 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketentuan Kami telah berlaku, yaitu bahwa Kami akan memusnahkan setiap kampung yang semua penghuninya zalim atau menyiksa penduduknya secara kejam dengan membunuh atau lainnya.
Oleh karena itu kamu hendaknya berhati-hati.
Ketetapan takdir Kami itu benar-benar telah berlaku dan tertulis dalam buku Kami.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan tak ada) tiada (suatu negeri pun) yang dimaksud adalah penduduknya (melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat) dengan mematikan mereka (atau Kami mengazabnya dengan azab yang sangat keras) dengan cara membunuhnya atau dengan cara yang lain.
(Adalah yang demikian itu di dalam kitab) di Lohmahfuz (telah tertulis) telah tertera di dalamnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Allah memberi ancaman kepada orang-orang kafir bahwa tidak ada suatu negeri pun yang kafir lagi mendustakan para Rasul, melainkan Allah akan menimpakan hukuman-Nya terhadapnya dengan kebinasaan di dunia sebelum Hari Kiamat, atau dengan adzab yang keras terhadap penduduknya.
Ini adalah ketetapan yang telah dituliskan Allah dan qadha yang telah ditentukan-Nya yang sudah pasti akan terjadi, dan ini tertulis dalam al-Lauhul Mahfuzh.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala memberitahukan, telah diputuskan dan telah dicatat di dalam Lauh Mahfuz yang ada di sisi-Nya, bahwa tidak ada seorang penduduk kampung pun melainkan Allah membinasakannya dengan cara memati­kan semua penduduknya atau mengazab mereka.

...dengan azab yang sangat keras.

Adakalanya dengan membunuh mereka atau menimpakan cobaan menu­rut apa yang dikehendaki-Nya.
Sesungguhnya hal itu terjadi tiada lain karena dosa-dosa dan keburukan-keburukan mereka.
Di dalam ayat yang lain Allah subhanahu wa ta'ala menyebutkan kisah tentang umat-umat terdahulu:

Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
(Huud:101)

Maka mereka merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya, dan adalah akibat perbuatan mereka kerugian yang besar.
(Ath Thalaaq:9)

Dan berapalah banyaknya (penduduk) negeri yang mendurha­kai perintah Tuhan mereka dan Rasul-rasul-Nya.
(Ath Thalaaq:8), hingga akhir ayat.

Informasi Surah Al Israa (الإسراء)
Surat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamakan dengan "Al Israa" yang berarti "memperjalankan di malam hari",
berhubung peristiwa lsraa' Nabi Mu­ hammad ﷺ di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini.

Penuturan cerita lsraa' pada permulaan surat ini, mengandung isya­rat bahwa Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar.

Surat ini dinamakan pula dengan "Bani lsrail" artinya keturunan Israil" berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat ya'ni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani lsrail yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena me­ nyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta'ala
Dihubungkannya kisah 'Israa' dengan riwayat "Bani Israil" pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagai­ mana halnya Bani lsrail, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Keimanan:

Allah tidak mempunyai anak baik berupa manusia ataupun malaikat
Allah pasti memberi rezki kepada manusia
Allah mempunyai nama-nama yang paling baik
Al Qur'an adalah wahyu dari Allah yang memberikan petunjuk, penawar dan rah­mat bagi orang-orang yang beriman
adanya padang Mahsyar dan hari berbangkit.

Hukum:

Larangan-larangan Allah tentang: menghilangkan jiwa manusia
berzina
memper­ gunakan harta anak yatirn kecuali dengan cara yang dibenarkan agama
ikut-ikut­an baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan
durhaka kepada ibu bapa
Perintah Allah tentang: memenuhi janji dan menyempurnakan timbangan dan ta­karan, melakukan shalat lima waktu dalam waktunya.

Kisah:

Kisah Israa' Nabi Muhammad ﷺ, beberapa kisah tentang Bani lsrail.

Lain-lain:

Pertanggungan jawab manusia masing-masing terhadap amal perbuatannya
bebe­rapa faktor yang menyebabkan kebangunan dan kehancuran suatu umat
petunjuk­ petunjuk tentang pergaulan dengan orang tua, tetangga dan masyarakat
manusia makhluk Allah subhanahu wa ta'ala yang mulia, dalam pada itu manusia mempunyai pula sifat­ sifat yang tidak baik seperti suka ingkar, putus asa dan terburu-buru
dan persoalan roh.


Gambar Kutipan Surah Al Israa Ayat 58 *beta

Surah Al Israa Ayat 58



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Israa

Surah Al-Isra' (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, "Perjalanan Malam") adalah surah ke-17 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari".
Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta'ala.
Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Nomor Surah17
Nama SurahAl Israa
Arabالإسراء
ArtiPerjalanan Malam
Nama lainAl-Subhan, Bani Israel
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu50
JuzJuz 15
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1560
Jumlah huruf6440
Surah sebelumnyaSurah An-Nahl
Surah selanjutnyaSurah Al-Kahf
4.8
Rating Pembaca: 4.8 (8 votes)
Sending







✔ Qs 17 : 58