Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 49 [QS. 17:49]

وَ قَالُوۡۤاءَ اِذَا کُنَّا عِظَامًا وَّ رُفَاتًاءَ اِنَّا لَمَبۡعُوۡثُوۡنَ خَلۡقًا جَدِیۡدًا
Waqaaluuu a-idzaa kunnaa ‘izhaaman warufaatan a-innaa lamab’uutsuuna khalqan jadiidan;
Dan mereka berkata,
“Apabila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?”
―QS. Al Israa [17]: 49

Daftar isi

And they say,
"When we are bones and crumbled particles, will we (truly) be resurrected as a new creation?"
― Chapter 17. Surah Al Israa [verse 49]

وَقَالُوٓا۟ dan mereka berkata

And they say,
أَءِذَا apakah apabila

"Is it when
كُنَّا adalah kami

we are
عِظَٰمًا tulang belulang

bones
وَرُفَٰتًا dan benda-benda yang hancur

and crumbled particles,
أَءِنَّا apakah sesungguhnya kami

will we
لَمَبْعُوثُونَ pasti akan dibangkitkan

surely (be) resurrected
خَلْقًا makhluk

(as) a creation
جَدِيدًا baru

new."

Tafsir Quran

Surah Al Israa
17:49

Tafsir QS. Al Israa (17) : 49. Oleh Kementrian Agama RI

Allah ﷻ menjelaskan kepada Rasul-Nya apa yang dikatakan oleh kaum musyrikin Mekah mengenai hari kebangkitan.
Mereka mengatakan bahwa apabila mereka telah mati dan menjadi tulang belulang yang lapuk dan tidak utuh lagi, apakah benar mereka akan dibangkitkan kembali seperti makhluk semula.

Dari perkataan mereka ini tampak bahwa mereka tidak mau mempercayai adanya hari kebangkitan.

Menurut kepercayaan mereka, apabila manusia telah mati dan menjadi tulang belulang yang bercerai-berai, apalagi telah hancur luluh, tidak mungkin akan terkumpul kembali dan menjadi makhluk semula yang hidup seperti sediakala.

Inilah yang menjadi sebab utama mengapa mereka menolak kebenaran wahyu dan kerasulan Muhammad ﷺ.
Keingkaran mereka terhadap hari kebangkitan ini disebabkan oleh sikap mereka yang menyamakan sesuatu yang berada di luar kemampuan pikiran mereka dengan kejadian yang biasa dialami sehari-hari.

Padahal kekuasaan untuk membangkitkan kembali semua makhluk berada di tangan Allah ﷻ yang semula menciptakannya.
Semua itu berada di luar kemampuan pikiran atau akal mereka.

Jika mau memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah di langit, di bumi, dan di semua benda-benda di sekeliling mereka, pasti mereka akan membenarkan kejadian hari kebangkitan itu.
Allah ﷻ berfirman:

يَقُوْلُوْنَ ءَاِنَّا لَمَرْدُوْدُوْنَ فِى الْحَافِرَةِ ﴿۱۰﴾ ءَاِذَا كُنَّا عِظَامًا نَّخِرَةً ﴿۱۱﴾ قَالُوْا تِلْكَ اِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ ﴿۱۲﴾

(Orang-orang kafir) berkata,
"Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur?"
Mereka berkata,
"Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
(An-Nazi’at [79]: 10-12)

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَّنَسِيَ خَلْقَهٗ قَالَ مَنْ يُّحْيِ الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيْمٌ ﴿۷۸﴾ قُلْ يُحْيِيْهَا الَّذِيْٓ اَنْشَاَهَآ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيْمٌ ﴿۷۹﴾

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya;
dia berkata,
"Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?"
Katakanlah (Muhammad),
"Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali.
Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.
(Yasin [36]: 78-79)

Tafsir QS. Al Israa (17) : 49. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang ingkar terhadap hari kebangkitan itu berkata,
"Apakah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru, setelah kami menjadi tulang-belulang dan potongan-potongan yang berserakan?
Sesungguhnya yang demikian ini tidaklah masuk akal."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang musyrik berkata, mengingkari bahwa mereka akan dikembalikan sebagai ciptaan yang baru setelah tulang-belulang mereka rusak dan menjadi hancur berkeping-keping,
"Apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai ciptaan yang baru?"

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan mereka berkata) dalam keingkaran mereka terhadap adanya hari berbangkit


("Apakah bila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?").

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal orang-orang kafir yang menganggap mustahil terjadinya hari berbangkit, bahwa mereka mengatakan dengan nada ingkar yang perkataan mereka disitir oleh firman-Nya:

Apakah bila kami telah menjadi tulang dan benda-benda yang hancur.

Yang dimaksud dengan rufatan ialah tanah, menurut mujahid.
Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa rufatan ialah debu.

…apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?

yakni di hari kiamat kelak, padahal kami telah hancur dan telah tiada.
Seperti yang disebutkan oleh Allah"
dalam ayat lain menceritakan ucapan mereka melalui firman-Nya:

(Orang-orang kafir) berkata,
"Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
Mereka berkata,
"kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
(QS. An-Nazi’at [79]: 10-12)

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami, dan dia lupa kepada kejadiannya.
(QS. Yasin [36]: 78), hingga akhir ayat berikutnya.

Unsur Pokok Surah Al Israa (الإسراء)

Surat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamakan dengan "Al Israa" yang berarti "memperjalankan di malam hari",
berhubung peristiwa lsraa’ Nabi Muhammad ﷺ di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini.

Penuturan cerita lsraa’ pada permulaan surat ini, mengandung isyarat bahwa Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar.

Surat ini dinamakan pula dengan "Bani Israil" artinya keturunan Israil, berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani Israil yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta’ala.

Dihubungkannya kisah ‘Israa’ dengan riwayat "Bani Israil" pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israil, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Keimanan:

▪ Allah tidak mempunyai anak baik berupa manusia ataupun malaikat.
▪ Allah pasti memberi rezeki kepada manusia.
▪ Allah mempunyai nama-nama yang paling baik.
Alquran adalah wahyu dari Allah yang memberikan petunjuk, penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
▪ Adanya padang Mahsyar dan hari berbangkit.

Hukum:

▪ Larangan-larangan Allah tentang: menghilangkan jiwa manusia.
▪ Berzina.
▪ Mempergunakan harta anak yatim kecuali dengan cara yang dibenarkan agama.
▪ Ikut-ikutan baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan.
▪ Durhaka kepada ibu bapak.
▪ Perintah Allah tentang: memenuhi janji dan menyempurnakan timbangan dan takaran, melakukan shalat lima waktu dalam waktunya.

Kisah:

▪ Kisah Israa’ Nabi Muhammad ﷺ, beberapa kisah tentang Bani Israil.

Lain-lain:

▪ Pertanggungan jawab manusia masing-masing terhadap amal perbuatannya.
▪ Beberapa faktor yang menyebabkan kebangunan dan kehancuran suatu umat.
▪ Petunjuk-petunjuk tentang pergaulan dengan orang tua, tetangga dan masyarakat.
▪ Manusia makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang mulia, dalam pada itu manusia mempunyai pula sifat-sifat yang tidak baik seperti suka ingkar, putus asa dan terburu-buru.
▪ Persoalan roh.

Audio Murottal

QS. Al-Israa (17) : 1-111 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 111 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Israa (17) : 1-111 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 111

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Israa ayat 49 - Gambar 1 Surah Al Israa ayat 49 - Gambar 2
Statistik QS. 17:49
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Israa.

Surah Al-Isra’ (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, “Perjalanan Malam”) adalah surah ke-17 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti “memperjalankan di malam hari”.
Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta’ala.
Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Nomor Surah 17
Nama Surah Al Israa
Arab الإسراء
Arti Perjalanan Malam
Nama lain Al-Subhan, Bani Israel
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 50
Juz Juz 15
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1560
Jumlah huruf 6440
Surah sebelumnya Surah An-Nahl
Surah selanjutnya Surah Al-Kahf
Sending
User Review
4.7 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

17:49, 17 49, 17-49, Surah Al Israa 49, Tafsir surat AlIsraa 49, Quran Al Isra 49, Al-Isra' 49, Surah Al Isra ayat 49

Video Surah

17:49


More Videos

Kandungan Surah Al Israa

۞ QS. 17:1 • Sifat Kamal (sempurna) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar)

۞ QS. 17:2 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitabHikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 17:5 Sifat Iradah (berkeinginan)

۞ QS. 17:6 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 17:7 • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 17:8 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 17:9 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 17:10 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 17:12 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:13 • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 17:14 • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 17:15 • Hukum alam • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 17:16 • Hukum alam • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 17:17 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 17:18 Sifat Iradah (berkeinginan) • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia •

۞ QS. 17:19 • Keutamaan iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Pentingnya berbuat dengan teliti •

۞ QS. 17:20 Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 17:21 • Perbedaan derajat di surga • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 17:22 Tauhid Uluhiyyah • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 17:23 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:25 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 17:27 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 17:28 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:30 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 17:31 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 17:36 • Keluasan ilmu Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 17:38 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 17:39 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 17:40 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:41 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:42 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah

۞ QS. 17:43 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 17:44 • Ampunan Allah yang luas • Al Halim (Maha Penyabar) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 17:45 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:46 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:49 • Cobaan kubur • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 17:50 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 17:51 • Kekuasaan Allah • Kiamat telah dekat • Mengingkari hari kebangkitan • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 17:52 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 17:53 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 17:54 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:55 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:56 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 17:57 • Memohon hanya kepada Allah • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Mengharap wasilah (kedudukan) • Peringatan Allah terhadap hambaNya

۞ QS. 17:58 • Kebenaran dan hakikat takdir • Penentuan takdir sebelum penciptaan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 17:60 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Pohon zaqquum (terkutuk) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:63 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 17:64 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 17:65 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wakil (Maha Penolong) • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 17:66 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 17:67 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:68 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 17:69 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 17:70 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 17:71 • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 17:72 • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 17:73 • Mendustai Allah

۞ QS. 17:75 • Siksaan sesuai dengan tingkat perbuatannya

۞ QS. 17:76 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 17:78 • Pertemuan malaikat penjaga malam dan malaikat penjaga siang

۞ QS. 17:79 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:80 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 17:84 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan dan niat

۞ QS. 17:85 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Hakikat ruh

۞ QS. 17:86 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 17:87 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:89 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:90 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:91 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:92 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:93 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:94 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:95 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:96 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 17:97 • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Al Wali (Maha Pelindung) • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 17:98 • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 17:99 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:100 • Santunan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:102 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 17:103 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 17:104 • Kekuasaan Allah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 17:107 • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 17:108 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 17:110 • Meminta dengan menyebut nama Allah • Berdoa dengan Asma’ul Husna • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 17:111 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

Ayat Pilihan

Yaa siin,
Demi Alquran yang penuh hikmah,
Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,
(yang berada) di atas jalan yang lurus.
QS. Ya Sin [36]: 1-4

Orang yang dustakan ayat-ayat Kami adalah pekak,
bisu & berada dalam gelap gulita.
Siapa yang dikehendaki, niscaya disesatkan-Nya.
Dan siapa yang dikehendaki (diberi petunjuk), niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus.
QS. Al-An’am [6]: 39

Kawanmu (Muhammad) tidak sesat & tidak pula keliru,
tiadalah yang diucapkannya itu (Alquran) menurut kemauan hawa nafsunya.
Ucapannya itu tiada lain wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat
QS. An-Najm [53]: 2-5

“Sesungguhnya tipu daya kalian para wanita adalah besar/adzim”
QS. Yusuf [12]: 28

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Kamus Istilah Islam

Al Mu'min

Apa itu Al Mu’min? Allah itu Al-Mu’min ◀ Allah itu Al-Mu’min, yaitu Yang Maha Pemberi Keamanan kepada semua makhluk-Nya. Ketika kita menghadapi sebuah urusan, serahkan saja semua ...

tawadu

Apa itu tawadu? ta.wa.du membersihkan sebagian anggota badan sebelum salat; wudu … •

tadarus

Apa itu tadarus? ta.da.rus pembacaan Alquran secara bersama-sama … •