QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 38 [QS. 17:38]

کُلُّ ذٰلِکَ کَانَ سَیِّئُہٗ عِنۡدَ رَبِّکَ مَکۡرُوۡہًا
Kullu dzalika kaana sai-yi-uhu ‘inda rabbika makruuhan;

Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu.
―QS. 17:38
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menyiksa pelaku maksiat ▪ Doa para nabi dikabulkan
17:38, 17 38, 17-38, Al Israa 38, AlIsraa 38, Al Isra 38, Al-Isra’ 38

Tafsir surah Al Israa (17) ayat 38

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Israa (17) : 38. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa semua larangan-larangan Allah yang disebutkan sebelum ayat ini seperti mengadakan tuhan yang lain dari Allah, mendurhakai kedua ibu bapak, berlaku boros, membunuh anak perempuan, berbuat zina, membunuh jiwa yang diharamkan membunuhnya, memakan harta anak yatim, mengicuhkan takaran dan timbangan, mengikuti perkataan dan perbuatan yang tidak diketahui kebenarannya dan berjalan di muka bumi dengan sombong semua perbuatan itu adalah merupakan perbuatan-perbuatan yang sangat dibenci di sisi Tuhan.
Para pelakunya patut diancam dengan ancaman yang keras sebagai imbalan yang harus dirasakannya di dunia, dan di akhiratpun mereka akan mendapat siksaan yang pedih.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Semua wasiat yang disebut diatas merupakan keburukan yang dilarang dan sangat dibenci oleh Tuhanmu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Semua itu) hal telah disebutkan itu (Kejahatannya amat dibenci di sisi Rabbmu)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Semua yang telah disebutkan berupa perintah-perintah dan larangan-larangan, Allah tidak menyukai keburukannya, dan Dia tidak meridhainya bagi hamba-hamba-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Semua kejahatan itu adalah amat dibenci di sisi Tuhanmu.

Menurut orang yang membacanya sayyi-uhu yakni kejahatannya.
Makna yang dimaksud menurutnya ialah bahwa semua apa yang telah Kami larang dimulai dari firman-Nya:

Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan.
(Q.S. Al Israa [17]: 31)

Surat Al-Isra sampai dengan ayat 38 ini memaparkan perbuatan-perbuatan dosa yang pelakunya akan dihukum karenanya dan perbuatan-perbuatan itu tidak disukai serta dibenci oleh Allah, Allah tidak meridainya.
Adapun menurut orang yang membacanya sayyi-atan, makna yang dimaksud ialah bahwa semua yang telah kami sebutkan mulai dari firman-Nya:

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia.
(Q.S. Al Israa [17]: 23)

sampai dengan ayat ini ialah bahwa semua kejahatan ini dibenci di sisi Allah.
Demikianlah menurut analisis Ibnu Jarir.


Informasi Surah Al Israa (الإسراء)
Surat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamakan dengan “Al Israa” yang berarti “memperjalankan di malam hari”,
berhubung peristiwa lsraa’ Nabi Mu­ hammad ﷺ di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini.

Penuturan cerita lsraa’ pada permulaan surat ini, mengandung isya­rat bahwa Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar.

Surat ini dinamakan pula dengan “Bani lsrail” artinya keturunan Israil” berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat ya’ni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani lsrail yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena me­ nyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta’ala
Dihubungkannya kisah ‘Israa’ dengan riwayat “Bani Israil” pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagai­ mana halnya Bani lsrail, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Keimanan:

Allah tidak mempunyai anak baik berupa manusia ataupun malaikat
Allah pasti memberi rezki kepada manusia
Allah mempunyai nama-nama yang paling baik
Al Qur’an adalah wahyu dari Allah yang memberikan petunjuk, penawar dan rah­mat bagi orang-orang yang beriman
adanya padang Mahsyar dan hari berbangkit.

Hukum:

Larangan-larangan Allah tentang: menghilangkan jiwa manusia
berzina
memper­ gunakan harta anak yatirn kecuali dengan cara yang dibenarkan agama
ikut-ikut­an baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan
durhaka kepada ibu bapa
Perintah Allah tentang: memenuhi janji dan menyempurnakan timbangan dan ta­karan, melakukan shalat lima waktu dalam waktunya.

Kisah:

Kisah Israa’ Nabi Muhammad ﷺ, beberapa kisah tentang Bani lsrail.

Lain-lain:

Pertanggungan jawab manusia masing-masing terhadap amal perbuatannya
bebe­rapa faktor yang menyebabkan kebangunan dan kehancuran suatu umat
petunjuk­ petunjuk tentang pergaulan dengan orang tua, tetangga dan masyarakat
manusia makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang mulia, dalam pada itu manusia mempunyai pula sifat­ sifat yang tidak baik seperti suka ingkar, putus asa dan terburu-buru
dan persoalan roh.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Israa (17) ayat 38 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Israa (17) ayat 38 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Israa (17) ayat 38 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Israa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 17:38
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Israa.

Surah Al-Isra' (bahasa Arab:الإسرا, al-Isrā, "Perjalanan Malam") adalah surah ke-17 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari".
Surah ini dinamakan pula dengan nama Surah Bani Israel dikaitkan dengan penuturan pada ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-8 dan kemudian dekat akhir surah yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104 di mana Allah menyebutkan tentang Bani Israel yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah subhanahu wa ta'ala.
Dihubungkannya kisah Isra dengan riwayat Bani Israel pada surah ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israel, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.

Nomor Surah 17
Nama Surah Al Israa
Arab الإسراء
Arti Perjalanan Malam
Nama lain Al-Subhan, Bani Israel
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 50
Juz Juz 15
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1560
Jumlah huruf 6440
Surah sebelumnya Surah An-Nahl
Surah selanjutnya Surah Al-Kahf
4.6
Ratingmu: 4.4 (16 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta