Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Insyiqaaq (Terbelah) – surah 84 ayat 24 [QS. 84:24]

فَبَشِّرۡہُمۡ بِعَذَابٍ اَلِیۡمٍ
Fabasy-syirhum bi’adzaabin aliimin;
Maka sampaikanlah kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,
―QS. Al Insyiqaaq [84]: 24

Daftar isi

So give them tidings of a painful punishment,
― Chapter 84. Surah Al Insyiqaaq [verse 24]

فَبَشِّرْهُم maka beri kabar gembira mereka

so give them tidings
بِعَذَابٍ dengan azab

of a punishment
أَلِيمٍ pedih

painful,

Tafsir Quran

Surah Al Insyiqaaq
84:24

Tafsir QS. Al-Insyiqaq (84) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat berikut ini, Allah menerangkan sebab mereka tidak mau mengakuinya, yaitu:

1. Mereka dengki kepada Nabi Muhammad atas kelebihan yang telah dikaruniakan Allah kepadanya.

2. Mereka takut kehilangan pengaruh dan kedudukan sebagai pemimpin bangsanya.

3. Mereka tidak mau mengganti kepercayaan yang telah dianut oleh nenek moyang mereka dengan kepercayaan yang lain.

Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka.
Oleh karena itu, Allah mengejek mereka dengan kata-kata,
"Berilah kabar gembira kepada mereka dengan azab yang pedih di hari Kiamat nanti."

Tafsir QS. Al Insyiqaaq (84) : 24. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka, beritakan pada mereka akan siksa yang memilukan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Adakah sesuatu yang menghalangi mereka dari beriman kepada Allah dan hari akhir setelah ayat-ayat itu dijelaskan kepada mereka?
Mengapakah jika Alquran dibacakan kepada mereka, mereka tidak mau bersujud kepada Allah, dan tidak pula menerima sepenuhnya apa yang disebutkan di dalamnya?
Sesungguhnya ciri khas orang-orang kafir itu hanyalah mendustakan dan menentang kebenaran.
Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam dada mereka berupa penentangan, padahal mereka mengetahui bahwa apa yang disebutkan Alquran adalah kebenaran.


Maka berilah mereka kabar gembira wahai Rasul, bahwasanya Allah telah menyediakan azab yang pedih untuk mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka beri kabar gembiralah mereka) beritakanlah kepada mereka


(dengan azab yang pedih) atau siksaan yang menyakitkan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ}

Mengapa mereka tidak mau beriman?
Dan apabila Alquran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 20-21)

Yakni apakah yang menghalang-halangi mereka untuk beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta hari kemudian, dan mengapa mereka apabila dibacakan kepada mereka Alquran yang merupakan ayat-ayat dan kalam Allah, lalu mereka tidak mau bersujud menghormati dan mengagungkan-Nya?


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُكَذِّبُونَ}

bahkan orang-orang kafir itu mendustakan (nya).
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 22)

Yaitu sudah menjadi watak mereka mendustakan kebenaran, mengingkari dan menentangnya.

{وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ}

Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 23)

Mujahid dan Qatadah mengatakan bahwa Allah mengetahui apa yang tersimpan dalam hati mereka.

{فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ}

Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 24)

Yakni maka beritakanlah kepada mereka, hai Muhammad, bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah menyediakan bagi mereka azab yang pedih.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ}

Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 25)

Ini merupakan isti’sna munqati, yakni tetapi orang-orang yang hatinya beriman.
dan beramal saleh.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 25)
dengan seluruh anggota tubuhnya.
bagi mereka pahala.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 25)
Yaitu di hari kemudian di akhirat.


{غَيْرُ مَمْنُونٍ}

yang tidak putus-putusnya.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 25)

Ibnu Abbas mengatakan, makna yang dimaksud ialah tidak dikurangi.
Mujahid dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah tidak terhitung banyaknya.
Kesimpulan dari kedua pendapat menunjuk-kan bahwa pahala yang diterima oleh mereka di negeri akhirat tidak putus-putusnya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

عَطاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ

sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.
(QS. Hud [11]: 108)

As-Saddi mengatakan bahwa sebagian ulama mengatakan sehubungan dengan makna gairu mamnun ini, bahwa makna yang dimaksud ialah tidak dikurangi.
Sebagian yang lain menyebutkan bahwa makna yang dimaksud ialah pahala yang tidak dikaruniakan kepada mereka.
Tetapi pendapat yang terakhir ini yang berasal dari sebagian ulama banyak disanggah oleh bukan hanya seorang dari kalangan ulama.
Karena sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala itu memberikan karunia-Nya kepada ahli surga dalam semua keadaan, saat, dan detik mereka.
Dan sesungguhnya mereka dimasukkan ke dalam surga oleh Allah subhanahu wa ta’ala hanyalah semata-mata berkat karunia dan rahmat-Nya, bukan karena amal perbuatan yang telah mereka kerjakan.
Maka Dia berhak memberikan karunia-Nya kepada mereka selama-lamanya.
Dan segala puji hanyalah bagi Allah semata selama-lamanya.
Karena itulah mereka (ahli surga) diberi ilham untuk bertasbih dan bertahmid kepada-Nya, sebagaimana mereka diberi ilham untuk bernapas.
Dan akhir doa mereka ialah;
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Unsur Pokok Surah Al Insyiqaaq (الإنشقاق)

Surat Al Insyiqaaq, terdiri atas 25 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al lnfithaar.

Dinamai "Al Insyiqaaq" (terbelah), diambil dari perkataan "Insyaqqat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah "insyiqaaq".

Keimanan:

▪ Peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat.
▪ Peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya.
▪ Dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan.
▪ Tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Insyiqaaq (25 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 25 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 25

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insyiqaaq ayat 24 - Gambar 1 Surah Al Insyiqaaq ayat 24 - Gambar 2
Statistik QS. 84:24
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insyiqaaq.

Surah Al-Insyiqaq (bahasa Arab:الانشقاق, “Terbelah”) adalah surah ke-84 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Infitar.
Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Nomor Surah 84
Nama Surah Al Insyiqaaq
Arab الإنشقاق
Arti Terbelah
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 83
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 25
Jumlah kata 108
Jumlah huruf 444
Surah sebelumnya Surah Al-Tatfif
Surah selanjutnya Surah Al-Buruj
Sending
User Review
4.5 (21 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

84:24, 84 24, 84-24, Surah Al Insyiqaaq 24, Tafsir surat AlInsyiqaaq 24, Quran Al Insyiqaq 24, Al-Insyiqaq 24, Surah Al Insyiqaq ayat 24

Video Surah

84:24


Load More

Kandungan Surah Al Insyiqaaq

۞ QS. 84:1 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:2 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 84:3 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:4 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:5 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 84:6 • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 84:7 • Derajat para pemeluk agama • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat ahli surga •

۞ QS. 84:8 • Pahala iman • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 84:9 • Pahala iman • Sifat ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 84:10 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka •

۞ QS. 84:11 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 84:12 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 84:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 84:14 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 84:15 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 84:19 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 84:20 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:23 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 84:24 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 84:25 • Pahala iman • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

Ayat Pilihan

Dia ciptakan langit & bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia tutupkan malam atas siang & tutupkan siang atas malam & tundukkan matahari & bulan, berjalan menurut waktu yang ditentukan.
Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun
QS. Az-Zumar [39]: 5

Jadikan sabar & salat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang yang khusyu’,
(yaitu) orang yang meyakini,
bahwa mereka akan menemui Tuhannya,
dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
QS. Al-Baqarah [2]: 45-46

Orang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga, pintu-pintu telah terbuka & berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya:
“Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”
QS. Az-Zumar [39]: 73

Berkata Isa:
Sungguh aku ini hamba Allah,
Dia memberiku Al Kitab & Dia jadikanku nabi.
dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada,
Dia memerintahkanku (mendirikan) salat & zakat selama aku hidup
QS. Maryam [19]: 30-31

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Correct! Wrong!

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Correct! Wrong!

+

Array

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Correct! Wrong!

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

Tijaniah

Apa itu Tijaniah? Ti.ja.ni.ah aliran tarekat Islam yang didirikan oleh Abdul Abas Ahmad bin Muhammad bin Mukhtar at-Tijani … •

mubarat

Apa itu mubarat? mu.ba.rat perceraian atas permintaan pihak istri dengan tidak bersyarat … •

Alqamah bin Qais

Siapa itu Alqamah bin Qais? Alqamah bin Qais an-Nakha’i adalah seorang tabi’in senior, ahli fiqih, dan ahli tafsir yang ternama dari Kufah. Nama lengkapnya adalah Abu Syibli ‘Alqamah bin Qais bin ‘Abdullah bin Malik an-Nakha’i al-Kufi. Ia adalah salah seorang murid terkemuka dari Abdullah bin Mas’ud. Ia diperkirakan lahir tidak lama se … • Abu Syibli ‘Alqamah bin Qais bin ‘Abdullah bin Malik an-Nakha’i al-Kufi