Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Insyiqaaq (Terbelah) – surah 84 ayat 17 [QS. 84:17]

وَ الَّیۡلِ وَ مَا وَسَقَ
Wallaili wamaa wasaq(a);
demi malam dan apa yang diselubunginya,
―QS. Al Insyiqaaq [84]: 17

And (by) the night and what it envelops
― Chapter 84. Surah Al Insyiqaaq [verse 17]

وَٱلَّيْلِ dan malam

And the night
وَمَا dan apa

and what
وَسَقَ menyelubungi

it envelops,

Tafsir

Alquran

Surah Al Insyiqaaq
84:17

Tafsir QS. Al Insyiqaaq (84) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, Allah bersumpah dengan cahaya merah pada waktu senja, dengan malam dan apa-apa yang diselubunginya dan dengan bulan apabila jadi purnama bahwa sesungguhnya manusia melalui tahap demi tahap dalam kehidupan, dari setetes air mani sampai dilahirkan.


Kemudian melalui masa kanak-kanak, remaja dan dewasa sampai tua.

Kemudian dari hidup sampai mati, lalu dibangkitkan kembali, hidup kembali di surga atau neraka setelah melalui ujian dan perhitungan yang sangat teliti.


Tafsir QS. Al Insyiqaaq (84) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


demi malam dengan segala makhluk yang diselubungi kegelapannya, baik manusia, binatang dan sebagainya,

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi warna merah di ufuk saat matahari akan terbenam, dan demi malam dan apa yang diselubunginya berupa hewan melata, serangga, binatang liar dan yang lainnya, dan demi bulan apabila menjadi purnama.
Wahai manusia, sungguh kalian melewati tahap demi tahap dan keadaan-keadaan yang berbeda-beda.


Dari air mani menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging, lalu ditiupkan ruh, lalu mati, kemudian dibangkitkan.
Makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah.


Jika melakukan itu, berarti ia sudah berlaku syirik.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan dengan malam dan apa yang diselubunginya) yakni semua yang ditutupinya termasuk segala jenis binatang dan makhluk lainnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Telah diriwayatkan dari Ali, Ibnu Abbas, Ubadah ibnusSamit, Abu Hurairah, Syaddad ibnu Aus, Ibnu Umar, Muhammad ibnu Ali ibnul Husain, Mak-hul, Bakr ibnu Abdullah Al-Muzani, Bukair ibnul Asyaj, Malik, Ibnu Abu Zaib, dan Abdul Aziz ibnu Abu Salamah Al-Majisyun, bahwa mereka telah mengatakan asy-syafaq artinya mega yang berwarna merah.

Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ma’mar ibnu Khaisam, dari Ibnu Labibah, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa asy-syafaq artinya cahaya putih, juga berarti merahnya warna cakrawala yang adakalanya hal ini terjadi sebelum mentari terbit —seperti yang dikatakan Mujahid— dan adakalanya sesudah tenggelamnya matahari, sebagaimana yang dikenal di kalangan ahli bahasa.

Al-Khalil ibnu Ahmad mengatakan bahwa asy-syafaq artinya cahaya merah yang terjadi mulai dari tenggelamnya mentari sampai waktu Ikrimah, bahwa asy-syafaq adalah warna merah yang ada antara waktu magrib sampai dengan waktu kitab Sahih Muslim disebutkan dari Abdullah Ibnu Amr, dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:

"وَقْتُ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَغِبِ الشَّفَقُ"

Waktu magrib itu selama mega merah belum tenggelam (belum lenyap).

Semuanya itu menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan asy-syafaq adalah seperti yang dikatakan oleh Al-Jauhari dan Al-Khalil.


Tetapi menurut riwayat yang sahih dari Mujahid, disebutkan bahwa ia telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 16), Bahwa makna yang dimaksud adalah seluruh siang hari.
Dan menurut riwayat lain yang juga bersumber darinya, asy-syafaq adalah matahari.
Keduanya diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.
Dan sesungguhnya hal yang mendorong Mujahid mengatakan demikian tiada lain karena ia membandingkan dengan firman-Nya:
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 17)


Yakni dia bermaksud menggabungkan keduanya, seakan-akan menurutnya Allah bersumpah dengan menyebut cahaya dan kegelapan.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa Allah bersumpah dengan menyebut siang hari yang pergi dan malam hari yang datang.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa ulama lainnya menyebut asy-syafaq sebagai nama merah dan putih, dan mereka mengatakan bahwa lafaz asy-syafaq termasuk lafaz yang mempunyai dua makna yang bertentangan.

Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya,
"Wama wasaq"
bahwa makna yang dimaksud ialah ‘dan apa yang dihimpunkannya’.

Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah ‘dan bintang-bintang dan hewan-hewan yang dihimpunkannya’.
Ibnu Abbas berkata demikian dengan berdalilkan ucapan seorang penyair yang mengatakan dalam suatu bait syairnya,
"Dalam keadaan terhimpunkan seandainya mereka menemukan penggembalanya."

Ikrimah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 17)
Yaitu apa yang dihimpunkannya karena kegelapannya;
apabila malam hari tiba, maka semua makhluk berpulang ke tempat tinggalnya masing-masing.

Unsur Pokok Surah Al Insyiqaaq (الإنشقاق)

Surat Al Insyiqaaq, terdiri atas 25 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al lnfithaar.

Dinamai "Al Insyiqaaq" (terbelah), diambil dari perkataan "Insyaqqat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah "insyiqaaq".

Keimanan:

▪ Peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat.
▪ Peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya.
▪ Dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan.
▪ Tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Audio

QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 25 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 25

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insyiqaaq ayat 17 - Gambar 1 Surah Al Insyiqaaq ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 84:17
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insyiqaaq.

Surah Al-Insyiqaq (bahasa Arab:الانشقاق, “Terbelah”) adalah surah ke-84 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Infitar.
Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Nomor Surah84
Nama SurahAl Insyiqaaq
Arabالإنشقاق
ArtiTerbelah
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu83
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat25
Jumlah kata108
Jumlah huruf444
Surah sebelumnyaSurah Al-Tatfif
Surah selanjutnyaSurah Al-Buruj
Sending
User Review
4.6 (14 votes)
Tags:

84:17, 84 17, 84-17, Surah Al Insyiqaaq 17, Tafsir surat AlInsyiqaaq 17, Quran Al Insyiqaq 17, Al-Insyiqaq 17, Surah Al Insyiqaq ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 2 [QS. 14:2]

Allah Yang Mahaperkasa itulah yang memiliki apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi. Bukti-bukti tentang wujud, keesaan, dan kekuasaan Allah berulang kali dijelaskan, tetapi masih ba … 14:2, 14 2, 14-2, Surah Ibrahim 2, Tafsir surat Ibrahim 2, Quran Ibrahim 2, Surah Ibrahim ayat 2

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 111 [QS. 37:111]

107-111. Dan ketika Nabi Ibrahim dan anaknya membuktikan kete-guhan dan ketulusan mereka dalam menerima ujian Allah, Kami tebus anak itu dengan seekor domba sembelihan yang besar. Dan karena kepa-tuha … 37:111, 37 111, 37-111, Surah Ash Shaffaat 111, Tafsir surat AshShaffaat 111, Quran Al-Shaffat 111, AshShaffat 111, Ash Shafat 111, Ash Shaffat 111, Surah Ash Shaffat ayat 111

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

+

Array

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa'nā 'angka wizrak

'dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,'
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #1

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Maha Mematikan Maha Penemu

Kuis Agama Islam #31

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan … Tanya Jawab Presentasi Pidato

Pendidikan Agama Islam #12

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Safar Rabiul Akhir Rabiul Awal Muharram Ramadan Benar! Kurang tepat!

Instagram