Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Insyiqaaq (Terbelah) - surah 84 ayat 16 [QS. 84:16]

فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِالشَّفَقِ
Falaa uqsimu bisy-syafaq(i);
Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
―QS. Al Insyiqaaq [84]: 16

Daftar isi

So I swear by the twilight glow
― Chapter 84. Surah Al Insyiqaaq [verse 16]

فَلَآ maka

But nay!
أُقْسِمُ Aku bersumpah

I swear
بِٱلشَّفَقِ dengan cahaya merah di waktu senja

by the twilight glow,

Tafsir Quran

Surah Al Insyiqaaq
84:16

Tafsir QS. Al-Insyiqaq (84) : 16. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah bersumpah dengan cahaya merah pada waktu senja, dengan malam dan apa-apa yang diselubunginya dan dengan bulan apabila jadi purnama bahwa sesungguhnya manusia melalui tahap demi tahap dalam kehidupan, dari setetes air mani sampai dilahirkan.

Kemudian melalui masa kanak-kanak, remaja dan dewasa sampai tua.

Kemudian dari hidup sampai mati, lalu dibangkitkan kembali, hidup kembali di surga atau neraka setelah melalui ujian dan perhitungan yang sangat teliti.

Tafsir QS. Al Insyiqaaq (84) : 16. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Aku benar-benar bersumpah, demi ufuk yang memerah di waktu senja,

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi warna merah di ufuk saat matahari akan terbenam, dan demi malam dan apa yang diselubunginya berupa hewan melata, serangga, binatang liar dan yang lainnya, dan demi bulan apabila menjadi purnama.
Wahai manusia, sungguh kalian melewati tahap demi tahap dan keadaan-keadaan yang berbeda-beda.


Dari air mani menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging, lalu ditiupkan ruh, lalu mati, kemudian dibangkitkan.
Makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah.


Jika melakukan itu, berarti ia sudah berlaku syirik.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka sesungguhnya aku bersumpah) huruf Laa di sini adalah huruf Zaidah


(dengan cahaya merah di waktu senja) yakni dengan nama mega merah yang berada di ufuk barat sesudah matahari terbenam.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Telah diriwayatkan dari Ali, Ibnu Abbas, Ubadah ibnusSamit, Abu Hurairah, Syaddad ibnu Aus, Ibnu Umar, Muhammad ibnu Ali ibnul Husain, Mak-hul, Bakr ibnu Abdullah Al-Muzani, Bukair ibnul Asyaj, Malik, Ibnu Abu Zaib, dan Abdul Aziz ibnu Abu Salamah Al-Majisyun, bahwa mereka telah mengatakan asy-syafaq artinya mega yang berwarna merah.

Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ma’mar ibnu Khaisam, dari Ibnu Labibah, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa asy-syafaq artinya cahaya putih, juga berarti merahnya warna cakrawala yang adakalanya hal ini terjadi sebelum mentari terbit —seperti yang dikatakan Mujahid— dan adakalanya sesudah tenggelamnya matahari, sebagaimana yang dikenal di kalangan ahli bahasa.

Al-Khalil ibnu Ahmad mengatakan bahwa asy-syafaq artinya cahaya merah yang terjadi mulai dari tenggelamnya mentari sampai waktu isya.
Apabila cahaya merah itu lenyap, maka dikatakan gabasy syafaqu, artinya telah lenyap cahaya merah itu.

Al-Jauhari mengatakan bahwa asy-syafaq adalah sisa cahaya mentari yang berwarna merah pada permulaan malam sampai waktu malam dekat isya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ikrimah, bahwa asy-syafaq adalah warna merah yang ada antara waktu magrib sampai dengan waktu isya,

Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan dari Abdullah Ibnu Amr, dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:


"وَقْتُ الْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَغِبِ الشَّفَقُ"

Waktu magrib itu selama mega merah belum tenggelam (belum lenyap).

Semuanya itu menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan asy-syafaq adalah seperti yang dikatakan oleh Al-Jauhari dan Al-Khalil.


Tetapi menurut riwayat yang sahih dari Mujahid, disebutkan bahwa ia telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 16), Bahwa makna yang dimaksud adalah seluruh siang hari.
Dan menurut riwayat lain yang juga bersumber darinya, asy-syafaq adalah matahari.
Keduanya diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.
Dan sesungguhnya hal yang mendorong Mujahid mengatakan demikian tiada lain karena ia membandingkan dengan firman-Nya:
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 17)


Yakni dia bermaksud menggabungkan keduanya, seakan-akan menurutnya Allah bersumpah dengan menyebut cahaya dan kegelapan.


Ibnu Jarir mengatakan bahwa Allah bersumpah dengan menyebut siang hari yang pergi dan malam hari yang datang.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa ulama lainnya menyebut asy-syafaq sebagai nama merah dan putih, dan mereka mengatakan bahwa lafaz asy-syafaq termasuk lafaz yang mempunyai dua makna yang bertentangan.

Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya,
"Wama wasaq"
bahwa makna yang dimaksud ialah ‘dan apa yang dihimpunkannya’.


Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah ‘dan bintang-bintang dan hewan-hewan yang dihimpunkannya’.
Ibnu Abbas berkata demikian dengan berdalilkan ucapan seorang penyair yang mengatakan dalam suatu bait syairnya,
"Dalam keadaan terhimpunkan seandainya mereka menemukan penggembalanya."

Ikrimah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya.
(QS. Al-Insyiqaq [84]: 17)
Yaitu apa yang dihimpunkannya karena kegelapannya;
apabila malam hari tiba, maka semua makhluk berpulang ke tempat tinggalnya masing-masing.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Insyiqaaq (84) Ayat 16

SYAFAQ
لشَّفَق

Lafaz ini dalam bentuk masdar, berasal dari kata syafiqa-yasyfaqu.

Syafiqa alayh wa minhu berarti takut dan berwaspada, berlemah lembut dan simpati.

Syafiqa ala as sya’ juga bermakna kikir dan bakhil.
Darinya lafaz musyfiq yang bermakna yang takut atau yang mengasihi.
Jamaknya musyfiquun.

Lafaz as syafaq disebut satu kali di dalam Al Qur’an yaitu pada surah Al Insyiqaaq (84), ayat 16. Sedangkan lafaz musyfiquun atau musyfiqiin disebut delapan kali.
Allah berfirman.

فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلشَّفَقِ

Lafaz as syafaq pada ayat ini bermakna cahaya merah yang kerap terpampang selepas jatuhnya matahari sehingga Isya.

Allah menjadikan syafaq ini menjadi sumpah supaya kita memperhatikan alam yang indah yang dijadikan oleh Allah dan bagi membulatkan ketundukan kepadanya.

Sedangkan lafaz musyfiquun atau musyfiqiin di dalam Al Qur’an bermakna orang ngeri dan takut.
Ketakutan ini baik itu dari pihak orang kafir atau orang yang beriman.
Ketakutan yang datang dari pihak kafir sebagaimana Allah nyatakan dalam Al Qur’an yang artinya, "(Pada hari kiamat), Engkau akan melihat orang-orang yang zalim takut ngeri (akan balasan buruk) bagi kejahatan-kejahatan yang mereka laku kan, sedang azab siksa itu tetap menimpa mereka."

Sedangkan dari pihak orang yang beriman, Allah menyatakan dalam surah Ath Thur (52), ayat 26.

قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ

Ibnu Katsir berkata,
"Kami di dunia yang berada di antara keluarga kami begitu takut kepada Tuhan kami dan nggeri pada siksaan dan azabnya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:309

Unsur Pokok Surah Al Insyiqaaq (الإنشقاق)

Surat Al Insyiqaaq, terdiri atas 25 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al lnfithaar.

Dinamai "Al Insyiqaaq" (terbelah), diambil dari perkataan "Insyaqqat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah "insyiqaaq".

Keimanan:

▪ Peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat.
▪ Peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya.
▪ Dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan.
▪ Tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Insyiqaaq (25 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 25 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Insyiqaaq (84) : 1-25 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 25

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insyiqaaq ayat 16 - Gambar 1 Surah Al Insyiqaaq ayat 16 - Gambar 2
Statistik QS. 84:16
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insyiqaaq.

Surah Al-Insyiqaq (bahasa Arab:الانشقاق, “Terbelah”) adalah surah ke-84 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Infitar.
Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Nomor Surah 84
Nama Surah Al Insyiqaaq
Arab الإنشقاق
Arti Terbelah
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 83
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 25
Jumlah kata 108
Jumlah huruf 444
Surah sebelumnya Surah Al-Tatfif
Surah selanjutnya Surah Al-Buruj
Sending
User Review
4.5 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

84:16, 84 16, 84-16, Surah Al Insyiqaaq 16, Tafsir surat AlInsyiqaaq 16, Quran Al Insyiqaq 16, Al-Insyiqaq 16, Surah Al Insyiqaq ayat 16

Video Surah

84:16


More Videos

Kandungan Surah Al Insyiqaaq

۞ QS. 84:1 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:2 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 84:3 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:4 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 84:5 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 84:6 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 84:7 • Derajat para pemeluk agama • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat ahli surga •

۞ QS. 84:8 • Pahala iman • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 84:9 • Pahala iman • Sifat ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 84:10 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka •

۞ QS. 84:11 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 84:12 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 84:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 84:14 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 84:15 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 84:19 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 84:20 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 84:23 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 84:24 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 84:25 • Pahala iman • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

Ayat Pilihan

Dan barang siapa yang menukar iman dengan kekafiran,
maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.
QS. Al-Baqarah [2]: 108

Wahai orang yang melipat diri dengan selimut,
bangunlah pada malam hari untuk melakukan salat.
Kurangilah waktu tidurmu.
Isilah–dengan salat–seperdua malam atau kurang sedikit hingga mencapai sepertiganya.
QS. Al-Muzzammil [73]: 1-3

Maha Suci Allah,
yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
QS. Al-Isra’ [17]: 1

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu & tiada (pula) benci kepadamu

وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ

Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)
QS. Ad-Duha [93]: 3-4

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

There is no question

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

kikir

Apa itu kikir? ki.kir alat dari besi baja yang bergerigi, dipakai untuk meratakan sesuatu; Ayah mengambil kikir untuk menajamkan mata gergaji terlampau hemat memakai harta bendanya; pelit; lokek; ke...

subuh

Apa itu subuh? su.buh waktu antara terbit fajar dan menjelang terbit matahari; waktu subuh; waktu salat wajib setelah terbit fajar sampai menjelang matahari terbit; salat wajib sebanyak dua raka...

almarhum

Apa itu almarhum? al.mar.hum yang dirahmati Allah ; yang telah meninggal; mendiang; di ruang tamu tergantung lukisan besar almarhum Jenderal Sudirman; kata untuk menyebut orang yang telah meningga...