Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Insaan (Manusia) – surah 76 ayat 7 [QS. 76:7]

یُوۡفُوۡنَ بِالنَّذۡرِ وَ یَخَافُوۡنَ یَوۡمًا کَانَ شَرُّہٗ مُسۡتَطِیۡرًا
Yuufuuna binnadzri wayakhaafuuna yauman kaana syarruhu mustathiiran;
Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.

―QS. Al Insaan [76]: 7

Daftar isi

They (are those who) fulfill (their) vows and fear a Day whose evil will be widespread.
― Chapter 76. Surah Al Insaan [verse 7]

يُوفُونَ mereka memenuhi

They fulfill
بِٱلنَّذْرِ dengan nazar

the vows
وَيَخَافُونَ dan mereka takut

and fear
يَوْمًا hari

a Day –
كَانَ adalah ia

(which) is
شَرُّهُۥ bahayanya/azabnya

its evil
مُسْتَطِيرًا merata kemana-mana

widespread.

Tafsir Quran

Surah Al Insaan
76:7

Tafsir QS. Al-Insan (76) : 7. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya menyebutkan beberapa sifat orang-orang abrar (berbuat kebaikan), yaitu:
mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
Menunaikan nazar adalah menepati suatu kewajiban yang datang dari pribadi sendiri dalam rangka menaati Allah.

Berbeda dengan kewajiban syara (agama) yang datang dari Allah, maka nazar bersifat pembebanan yang timbul karena keinginan sendiri dengan niat mensyukuri nikmat Allah.
Baik nazar maupun syarak, kedua-duanya hukumnya wajib dilaksanakan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Malik, Bukhari, dan Muslim dari ‘Aisyah, Rasulullah ﷺ bersabda:

Barang siapa yang bernazar menaati Allah, hendaklah ia menepati nazar itu, (tetapi) janganlah dipenuhi jika nazar itu untuk mendurhakai-Nya.
(Riwayat Bukhari, Malik, Abu Dawud, at-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah dari ‘Aisyah)

Dalam beberapa hadis dijelaskan tentang ketentuan nazar, di antaranya adalah:
1.Hadis riwayat Bukhari dari ‘Aisyah di atas menjelaskan bahwa nazar yang bermaksud hendak menaati Allah wajib dipenuhi, sedangkan nazar dengan niat mendurhakai Allah tidak boleh dipenuhi.
Demikian pula hadis-hadis riwayat at-Tirmidzi, Abu Dawud, dan an Nasa’i.

2.Rasulullah ﷺ memerintahkan kepada Sa’ad bin Ubadah agar membayar puasa nazar yang pernah diucapkan oleh ibunya yang telah meninggal.

Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Sa’ad bin Ubadah.

Selain dari menyempurnakan janji, orang abrar juga mau meninggalkan segala perbuatan terlarang (muharramat) karena takut akan dahsyatnya siksa yang harus diterima di hari Kiamat akibat mengerjakannya.

Sebab pada hari itu, segala kejahatan dan kedurhakaan yang pernah dikerjakan seseorang disebarluaskan.
Hanya orang-orang yang dikasihi Allah saja yang selamat dari keadaan yang mengerikan itu.

Tafsir QS. Al Insaan (76) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka telah menunaikan kewajiban yang diembankan.
Mereka pun selalu siaga akan datangnya hari besar yang malapetakanya teramat dahsyat dan menyebar secara luas dan merata.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Minuman yang dicampur dengan air kafur ini adalah mata air yang diminum hamba-hamba Allah.
Mereka bergiliran memimumnya.


Mereka dapat mengalirkannya ke mana pun mereka kehendaki dengan mudah.
Di dunia mereka adalah orang-orang menunaikan apa yang diwajibkan atas diri mereka dengan taat kepada Allah dan mereka takut akan siksa Allah pada hari Kiamat yang mudaratnya begitu membahayakan, merata kepada semua manusia kecuali orang yang dirahmati Allah.


Mereka memberikan makanan yang disukai dan dibutuhkan diri sendiri kepada orang fakir, miskin, anak yatim, orang musyrik yang ditawan karena peperangan, dan sebagainya.
Mereka berkata dalam dirinya,
"Sesungguhnya, aku berbuat baik kepada kalian karena mengharap ridha Allah, memohon pahalanya, kami tidak meminta ganti dan tidak pula mengharapkan pujian dan sanjungan dari kalian.


Sesungguhnya, kami takut akan siksa Tuhan kami pada suatu hari yang berat, yang pada hari itu wajah-wajah bermuka masam dan dahi-dahi mengerut karena rasa takut yang mencekam."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka menunaikan nazar) untuk taat kepada Allah


(dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana) menyebar di semua tempat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
(QS. Al-Insan [76]: 7)

Yaitu mereka beribadah kepada Allah menurut apa yang telah diwajibkan oleh Allah kepada mereka berupa ketaatan yang diwajibkan berdasarkan hukum asal syariat, dan apa yang mereka wajibkan atas dirinya sendiri melalui nazar mereka.

Imam Malik telah meriwayatkan dari Talhah ibnu Abdul Malik Al-Aili, dari Al-Qasim ibnu Malik, dari Aisyah r.a., bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Barang siapa yang bernazar untuk taat kepada Allah, maka hendaklah ia taat kepada-Nya;
dan barang siapa yang bernazar akan durhaka kepada Allah, maka janganlah ia durhaka kepada-Nya.

Imam Bukhari meriwayatkan hadis ini melalui Malik.


Dan mereka meninggalkan hal-hal yang diharamkan yang mereka dilarang melakukannya terdorong oleh rasa takut akan tertimpa hisab yang buruk di hari kemudian.
Yaitu hari yang padanya azab terdapat merata di mana-mana, yakni menyeluruh menimpa manusia semuanya terkecuali orang yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala

Ibnu Abbas mengatakan bahwa mustatiran artinya fasyiyan, yakni merata.


Qatadah mengatakan,
"Demi Allah, azab di hari itu benar-benar merata hingga memenuhi langit dan bumi."


Ibnu Jarir mengatakan, bahwa termasuk ke dalam pengertian ini ucapan mereka (orang Arab),
"Keretakan itu telah merata mengenai semua permukaan kaca."
Juga perkataan seorang penyair, yaitu Al-A’sya:

Maka berpisahlah dia (kekasihnya) dengan meninggalkan keretakan dalam hati yang bekasnya merata di mana-mana.

Yakni memanjang dan sangat mendalam kesannya.

Unsur Pokok Surah Al Insaan (الإنسان)

Surat Al Insaan terdiri atas 31 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Rahmaan.

Dinamai "Al lnsaan" (manusia) diambil dari perkataan "Al Insaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Penciptaan manusia.
▪ Petunjuk-petunjuk untuk mencapai kehidupan yang sempurna dengan menempuh jalan yang lurus.
▪ Memenuhi nazar.
▪ Memberi makan orang miskin dan anak yatim serta orang yang ditawan karena Allah.
▪ Takut kepada hari kiamat.
▪ Mengerjakan shalat dan shalat tahajjud dan bersabar dalam menjalankan hukum Allah.
▪ Ganjaran terhadap orang yang mengikuti petunjuk dan ancaman terhadap orang yang mengingkarinya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Insaan (31 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 31 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 31

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insaan ayat 7 - Gambar 1 Surah Al Insaan ayat 7 - Gambar 2
Statistik QS. 76:7
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insaan.

Surah Al-Insan (Arab: الْاٍنسان , “Manusia”) adalah surah ke-76 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 31 ayat.
Dinamakan Al-Insan yang berarti Manusia diambil dari kata Al-Insaan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 76
Nama Surah Al Insaan
Arab الإنسان
Arti Manusia
Nama lain Hal Ata, Abrar, Dahr, ad-Dahr (Masa)
Hal ata
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 98
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 31
Jumlah kata 243
Jumlah huruf 1089
Surah sebelumnya Surah Al-Qiyamah
Surah selanjutnya Surah Al-Mursalat
Sending
User Review
4.7 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

76:7, 76 7, 76-7, Surah Al Insaan 7, Tafsir surat AlInsaan 7, Quran Al Insan 7, Al-Insan 7, Surah Al Insan ayat 7

Video Surah

76:7


Load More

Kandungan Surah Al Insaan

۞ QS. 76:3 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 76:4 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 76:5 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:6 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:8 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:9 • Perbuatan dan niat • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 76:10 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:11 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 76:13 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:14 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:16 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:18 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:19 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:20 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:21 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 76:22 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 76:24 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 76:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 76:27 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:28 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 76:29 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Manusia antara memilih dan dipaksa •

۞ QS. 76:30 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia •

۞ QS. 76:31 • Kasih sayang Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Barang siapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang.
Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 5

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah Maha Penyayang,
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,
Maha Pemurah, Maha Penyayang
QS. Al-Fatihah [1]: 1-3

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang orang-orang yang menjaga salatnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍۢ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
QS. Al-Ma’arij [70]: 34-35

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Arti al-Kaafirun adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

fukaha

Apa itu fukaha? fu.ka.ha para ahli hukum Islam … • fuqaha

Malaikat

Apa itu Malaikat? Malaikat pada umumnya adalah makhluk supranatural yang ditemui di berbagai agama dan mitologi. Dalam agama-agama Abrahamik, malaikat sering digambarkan sebagai makhluk surgawi yang baik hati yang bertindak sebagai perantara antara Tuhan atau Surga dan manusia. Dalam Islam, malaikat adalah makhluk surgawi, ya … •

Al Hayyu

Apa itu Al Hayyu? Allah itu Al-Hayyu ◀ Artinya adalah Allah itu Yang Maha Hidup dengan kehidupan yang sempurna. Allah itu akan selalu hidup, tidak pernah tidur dan mati. Allah Ta’ala adalah Dzat Yang Maha Hidup, tidak akan pernah mati untuk selama-lamanya. Sedangkan segala sesuatu yang ada dilangit dan dibumi ini adalah makhluq ciptaan-Nya. Dan segala sesuatu … • Al-Hayyu, Al Hayy