Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Insaan (Manusia) – surah 76 ayat 24 [QS. 76:24]

فَاصۡبِرۡ لِحُکۡمِ رَبِّکَ وَ لَا تُطِعۡ مِنۡہُمۡ اٰثِمًا اَوۡ کَفُوۡرًا
Faashbir lihukmi rabbika walaa tuthi’ minhum aatsiman au kafuuran;
Maka bersabarlah untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
―QS. Al Insaan [76]: 24

Daftar isi

So be patient for the decision of your Lord and do not obey from among them a sinner or ungrateful (disbeliever).
― Chapter 76. Surah Al Insaan [verse 24]

فَٱصْبِرْ maka bersabarlah kamu

So be patient
لِحُكْمِ bagi/untuk hukum

for (the) Command
رَبِّكَ Tuhanmu

(of) your Lord
وَلَا dan jangan

and (do) not
تُطِعْ kamu ikuti

obey
مِنْهُمْ di antara mereka

from them
ءَاثِمًا orang yang berdosa

any sinner
أَوْ atau

or
كَفُورًا orang yang kafir

disbeliever.

Tafsir

Alquran

Surah Al Insaan
76:24

Tafsir QS. Al Insaan (76) : 24. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah menganjurkan kepada Rasul-Nya agar menghadapi celaan dan sikap permusuhan orang musyrik itu dengan sabar, dan tidak mengikuti mereka.
Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad dan orang-orang mukmin agar bersikap sabar dan tahan uji menghadapi seribu satu gangguan dalam menegakkan agama Allah.

Mereka diperintahkan untuk bersabar katika pertolongan belum dating dalam menghadapi orang-orang musyrik anti-Islam.
Bersabar ketika menyampaikan kebenaran Allah dalam menghadapi tantangan penuh bahaya.

Sebab tantangan itu suatu kewajaran dan sikap sabar menghadapinya adalah sikap yang terpuji.


Kemudian Allah memerintahkan pula agar umat Islam tidak terbawa arus mengikuti jalan pikiran orang yang sudah hanyut dalam lautan dosa, atau orang yang sudah sangat keterlaluan memusuhi agama.

Orang yang seperti itu di antaranya adalah Abu Jahal.
Ketika Rasulullah ﷺ diperintahkan untuk pertama kali mengerjakan salat, Abu Jahal berusaha menghalangi orang Islam melaksanakan perintah itu.

Ia berkata,
"Kalau aku lihat Muhammad salat, pasti akan aku patahkan lehernya".


Contoh yang lain adalah ‘Utbah bin Rabi’ah (sahabat karib Abu Jahal).

Dialah yang membujuk Nabi agar berhenti berdakwah.
Suatu kali dia bersama al-Walid datang menemui Nabi sambil membujuk,
"Kalau engkau bermaksud dengan kegiatan dakwah itu hendak memperoleh wanita cantik atau harta yang banyak, berhentilah dan saya berjanji akan mengawinkan engkau dengan anakku sendiri dan aku berikan kepadamu tanpa mahar.
"
Sementara itu, al-Walid menyeru pula,
"Dan saya, hai Muhammad, akan memberikan kepadamu harta sebanyak-banyaknya sampai engkau puas, asal engkau berhenti melakukan kegiatan ini."



Allah mengingatkan kepada Nabi ﷺ dan umatnya agar tidak tergiur dengan bujukan dan rayuan itu, sebab nilai akidah dan perjuangan tidak dapat ditukar dengan kekayaan dunia.
Dalam artian lain, ayat ini melarang seorang mukmin, apalagi kalau ia sebagai pemimpin umat, tergiur dengan berbagai kesenangan duniawi yang ditawarkan oleh orang-orang yang penuh dosa dan maksiat, dengan tujuan hendak mematikan gerakan dakwah.
Namun yang betul-betul seratus persen bebas dari bujukan dan rayuan itu hanyalah Nabi Muhammad ﷺ saja, karena beliau dijamin suci dan maksum dari dosa.
Akan tetapi, kepada umat Islam dianjurkan untuk mengikuti apa yang dicontohkan beliau.
Jangan terlalu mudah mengikuti gejolak nafsu, agar selamat dari kebinasaan, dan menemui Allah di hari Kiamat dengan lembaran amal yang putih bersih, bebas dari cela dan aib.

Tafsir QS. Al Insaan (76) : 24. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka, hendaknya kamu bersabar atas ketetapan Allah untuk menunda kemenanganmu melawan musuh-musuhmu.
Hendaknya pula kamu bersabar menghadapi penghinaan mereka.


Janganlah kamu mengikuti orang-orang musyrik yang penuh dosa atau terjerumus dalam kekafiran.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Maka bersabarlah engkau dalam melaksanakan ketetapan dan hukumhukum Tuhanmu.
Janganlah engkau taati orang-orang musyrik yang bergelimang syahwat atau orang kafir dan sesat.


Teruslah menyebut nama Tuhanmu, berdoalah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka bersabarlah kamu untuk melaksanakan ketetapan Rabbmu) yang dibebankan kepadamu yaitu, menyampaikan risalah-Nya


(dan janganlah kamu ikuti, di antara mereka) yakni orang-orang kafir


(orang yang berdosa dan orang yang kafir) yang dimaksud adalah Atabah bin Rabi’ah dan Walid bin Mughirah, kedua-duanya telah berkata kepada Nabi ﷺ,
"Kembalilah kamu dari perkara ini dari agama Islam."
Dan dapat pula diartikan setiap orang yang berdosa dan setiap orang yang kafir, makna yang dimaksud ialah janganlah kamu mengikuti ajakan dan seruan kedua jenis orang tersebut dalam keadaan bagaimana pun, yang seruannya itu mengajakmu kepada perbuatan dosa atau kekafiran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan karunia yang telah dilimpahkan-Nya kepada Rasul-Nya melalui Alquran yang telah Dia turunkan kepadanya:

Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.
(QS. Al-Insan [76]: 24)

Sebagaimana Aku telah muliakan kamu melalui Alquran yang Kuturunkan kepadamu, maka bersabarlah dalam menghadapi ketetapan dan takdir-Nya, dan ketahuilah bahwa Dia akan mengaturmu dengan pengaturan yang terbaik.

dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
(QS. Al-Insan [76]: 24)

Yakni janganlah kamu menaati orang-orang kafir dan orang-orang munafik, karena mereka pasti menghalang-halangi penyampaian apa yang diturunkan kepadamu.
Tetapi sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan bertawakallah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah akan memelihara dirimu dari gangguan manusia.
Asim artinya orang yang durhaka dalam perbuatannya, yakni pendosa;
dan al-kafur artinya orang yang kafir (ingkar kepada kebenaran).

Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
(QS. Al-Insan [76]: 25)

Yaitu di permulaan siang hari dan di penghujungnya.


Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.
(QS. Al-Insan [76]: 26)

Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu;
mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
(QS. Al Israa [17]: 79)

Dan firman-Nya:

Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya), (yaitu) pada seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdaa itu, Dan bacalah Alquran itu dengan perlahan-lahan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 1-4)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, mengingkari orang-orang kafir dan orang-orang lainnya yang serupa dengan mereka dalam menyukai keduniaan dan mengejarnya serta meninggalkan bekal di hari akhirat di belakang mereka tanpa mempedulikannya:

Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak mempedulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).
(QS. Al-Insan [76]: 27)

Maksudnya, hari kiamat.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Insaan (76) Ayat 24

Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq, Ibnu Jarir, dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Qatadah bahwa Qatadah menerima kabar tentang Abu Jahl yang berkata: “Jika aku melihat Muhammad sedang sholat, aku akan menginjak tengkuknya.” Berkenaan dengan peristiwa tersebut, Allah menurunkan ayat ini (Al-Insaan: 24) sebagai peringatan agar tidak mengindahkan apa yang diucapkan orang kafir.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Al Insaan (الإنسان)

Surat Al Insaan terdiri atas 31 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Rahmaan.

Dinamai "Al lnsaan" (manusia) diambil dari perkataan "Al Insaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Penciptaan manusia.
▪ Petunjuk-petunjuk untuk mencapai kehidupan yang sempurna dengan menempuh jalan yang lurus.
▪ Memenuhi nazar.
▪ Memberi makan orang miskin dan anak yatim serta orang yang ditawan karena Allah.
▪ Takut kepada hari kiamat.
▪ Mengerjakan shalat dan shalat tahajjud dan bersabar dalam menjalankan hukum Allah.
▪ Ganjaran terhadap orang yang mengikuti petunjuk dan ancaman terhadap orang yang mengingkarinya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Insaan (31 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 31 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Insaan (76) : 1-31 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 31

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Insaan ayat 24 - Gambar 1 Surah Al Insaan ayat 24 - Gambar 2 Surah Al Insaan ayat 24 - Gambar 3
Statistik QS. 76:24
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Insaan.

Surah Al-Insan (Arab: الْاٍنسان , “Manusia”) adalah surah ke-76 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 31 ayat.
Dinamakan Al-Insan yang berarti Manusia diambil dari kata Al-Insaan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 76
Nama Surah Al Insaan
Arab الإنسان
Arti Manusia
Nama lain Hal Ata, Abrar, Dahr, ad-Dahr (Masa)
Hal ata
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 98
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 31
Jumlah kata 243
Jumlah huruf 1089
Surah sebelumnya Surah Al-Qiyamah
Surah selanjutnya Surah Al-Mursalat
Sending
User Review
4.8 (8 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

76:24, 76 24, 76-24, Surah Al Insaan 24, Tafsir surat AlInsaan 24, Quran Al Insan 24, Al-Insan 24, Surah Al Insan ayat 24

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Insaan

۞ QS. 76:3 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 76:4 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 76:5 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:6 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:7 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:8 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 76:9 • Perbuatan dan niat • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 76:10 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:11 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 76:13 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:14 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:16 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:18 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:19 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 76:20 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Keutamaan iman

۞ QS. 76:21 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Pakaian ahli surga

۞ QS. 76:22 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 76:24 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 76:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 76:27 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 76:28 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 76:29 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Manusia antara memilih dan dipaksa •

۞ QS. 76:30 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia •

۞ QS. 76:31 • Kasih sayang Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.
QS. An-Nisa’ [4]: 32

Dan sungguh,
Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu.
(Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.
QS. Al-A’raf [7]: 10

Engkau masukkan malam ke dalam siang & Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati,
Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.
Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)
QS. Ali ‘Imran [3]: 27

Dan sesungguhnya kamu (Nabi Muhammad ﷺ) benar-benar berbudi pekerti yang agung.
QS. Al-Qalam [68]: 4

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

+

Array

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus

Aisyah binti Abu Bakar

Siapa itu Aisyah binti Abu Bakar? Aisyah binti Abu Bakar (عائشة, Transliterasi: `ā’isha, Turki: Ayşe) (sekitar 613/614-678 Masehi) Adalah istri dari Nabi Islam Muhammad. Dalam penulisan I...

Hud `alaihis salam

Siapa itu Hud `alaihis salam? Nabi Hud (bahasa Arab: هود , Aubir, Ubayr, Neber) (sekitar 2450-2320 SM) adalah seorang nabi yang diutus untuk Kaum ‘Ad yang tinggal di daerah al-Ahqaf, RubuR...

Marfu’

Apa itu Marfu’? Marfu’ menurut bahasa merupakan isim maf’ul dari perkataan rafa’a (رفع iaitu mengangkat), dan ia sendiri bererti “yang diangkat”. Suatu hadith itu dinamakan marf...