Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Infithar (Terbelah) – surah 82 ayat 11 [QS. 82:11]

کِرَامًا کَاتِبِیۡنَ
Kiraaman kaatibiin(a);
yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (amal perbuatanmu),
―QS. Al Infithar [82]: 11

Noble and recording;
― Chapter 82. Surah Al Infithar [verse 11]

كِرَامًا yang mulia

Noble
كَٰتِبِينَ yang mencatat

recording,

Tafsir

Alquran

Surah Al Infithar
82:11

Tafsir QS. Al Infithar (82) : 11. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat-ayat ini memberi peringatan kepada orang-orang kafir yang tidak mempercayai hari kebangkitan agar mereka tidak terus-menerus lalai dan ingkar serta tidak bersiap-siap menyediakan bekal untuk menghadapi hari perhitungan karena menyangka tidak ada yang mengawasi tingkah laku dan perbuatan mereka.
Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa ada malaikatmalaikat yang diberi tugas mengawasi dan mencatat semua perbuatan manusia, baik yang buruk maupun yang baik, dan yang dilakukan dengan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.


Malaikat yang mulia ini mencatat semua amal manusia.
Dalam Alquran, para malaikat itu disebut Raqib dan ‘Atid.

Allah ﷻ berfirman:

اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ .
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.

Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (malaikat mengetahui apa yang dilakukan manusia dan mencatatnya.

Tidak ada informasi dalam Alquran bagaimana para malaikat itu mencatatnya, namun kita percaya Allah punya sistem dan cara yang melampaui kemampuan manusia dalam pencatatan data tersebut.

Tafsir QS. Al Infithar (82) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya diri kalian itu diawasi dan dijaga oleh para malaikat yang mulia di sisi Kami, yang mencatat dan membukukan segala perbuatan.
Mereka mengetahui kebaikan dan kejahatan yang kalian lakukan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Urusannya bukanlah sebagaimana yang kalian katakan bahwa kalian layak menyembah selain Allah dalam ibadah kalian.
Bahkan kalian mendustakan hari perhitungan dan pembalasan.


Sesungguhnya terhadap kalian ada para malaikat pengawas, Malaikat yang mulia disisi Allah yang mencatat apa yang mereka ditugaskan untuk dicatat.
Tidak ada perbuatan kalian yang luput dari pengawasan mereka.


Mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan, baik kebaikan maupun keburukan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang mulia) artinya mereka dimuliakan di sisi Allah


(dan yang mencatat) maksudnya menjadi juru tulis amal perbuatan kalian.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ كِرَامًا كَاتِبِينَ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ}

Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikatmalaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaan itu), mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan (QS. Al-Infithar [82:] 10-12)

Sesungguhnya pada kalian ada para malaikat pencatat amal perbuatan, mereka mulia-mulia.
Maka janganlah kalian menghadapi mereka dengan amalamal keburukan, karena sesungguhnya mereka mencatat semua amal perbuatan kalian.

Ibnu Abu Hatim mengatakan.
telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Muhammad At-Tanafisi, telah menceritakan kepada kami Waki’, telah menceritakan kepada kami Sufyan dan Mis’ar, dari Alqamah ibnu Marsad, dari Mujahid yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Hormatilah malaikatmalaikat yang mulia pencatat amal perbuatan, mereka tidak pernah meninggalkan kalian kecuali dalam salah satu dari dua keadaan, yaitu di saat jinabah dan buang air besar.
Maka apabila seseorang dari kalian mandi, hendaklah ia memakai penutup dengan tembok penghalang atau dengan tubuh hewan untanya atau hendaklah saudaranya yang menutupinya.

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar telah meriwayatkannya secara mausul dengan lafaz yang lain.
Untuk itu ia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Usman ibnu Karamah, telah menceritakan kepada kami Ubaidillah ibnu Musa, dari Haft ibnu Sulaiman, dari Alqamah ibnu Marsad, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya Allah melarang kalian telanjang bulat, maka malulah kepada malaikat Allah yang selalu bersama kalian, yaitu malaikatmalaikat pencatat amal perbuatan yang mulia-mulia, mereka tidak pernah berpisah dari kalian kecuali di saat salah satu dari tiga keadaan, yaitu di saat sedang buang air besar, jinabah, dan mandi.
Maka apabila seseorang dari kalian mandi di tanah lapang, hendaklah ia memakai penutup dengan kainnya atan dengan tembok penghalang atan dengan badan unta kendaraannya.

Kemudian Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan bahwa Hafs ibnu Sulaiman lemah hadisnya, tetapi dia telah meriwayatkan darinya dan memuat hadisnya.

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ziyad ibnu Ayyub, telah menceritakan kepada kami Maisarah ibnu Ismail Al-Halabi, telah menceritakan kepada kami Tamam ibnu Najih, dari Al-Hasan Al-Basri, dari Anas yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Tiada dua malaikat yang melaporkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala apa yang telah dicatat oleh keduanya dalam sehari, lalu Allah melihat pada permulaan lembaran catatan itu dan pada akhirnya istigfar (permohonan ampunan dari orang yang bersangkutan), melainkan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Aku telah mengampuni hamba-Ku terhadap semua dosa yang ada di antara kedua sisi lembaran Catalan amalnya."

Kemudian Al-Bazzar mengatakan bahwa Tamam ibnu Najih meriwayatkan hadis ini secara tunggal, tetapi hadisnya baik dan terpakai.
Menurut hemat penulis, dia dinilai siqah oleh Ibnu Mu’in;
tetapi Imam Bukhari, Abu Zar‘ah, Ibnu Abu Hatim, An-Nasai, dan Ibnu Adiy menilainya lemah.
Bahkan Ibnu Hibban menuduhnya sebagai pemalsu hadis.
Imam Ahmad mengatakan bahwa ia tidak mengenal hakikat pribadinya.

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Sulaiman Al-Bagdadi yang dikenal dengan sebutan Al-Falusi, telah menceritakan kepada kami Bayan ibnu Hamran, telah menceritakan kepada kami Salam, dari Mansur ibnu Zazan, dari Muhammad ibnu Sirin, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya ada malaikatmalaikat Allah yang mengenal Bani Adam —menurut dugaanku disebutkan pula, dan mengenal amal perbuatan mereka— Apabila mereka melihat kepada seseorang hamba yang mengerjakan amal ketaatan kepada Allah, maka mereka menceritakannya di antara sesama mereka, lalu mereka memberinya nama, dan mengatakan,
"Malam ini si Fulan telah beruntung, malam ini si Fulan telah selamat."
Dan apabila mereka melihat kepada seseorang hamba yang mengerjakan perbuatan maksiat kepada Allah, maka mereka membicarakannya pula di antara sesama mereka dan memberinya nama dan mereka berkata,
"Malam ini si Fulan telah binasa."

Kemudian Al-Bazzar mengatakan bahwa Salam yang ada dalam sanad hadis ini menurut dugaanku adalah Salam Al-Mada’ini, dia lemah hadisnya.

Unsur Pokok Surah Al Infithar (الإنفطار)

Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat An Naazi’aat.

Al Infithaar yang dijadikan nama untuk surat ini adalah kata asal dari kata "lnfatharat" (terbelah) yang terdapat pada ayat pertama.

Keimanan:

▪ Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Peringatan kepada manusia agar tidak terperdaya sehingga durhaka kepada Allah.
▪ Adanya malaikat yang selalu menjaga dan mencatat segala amal perbuatan manusia.
▪ Pada hari kiamat manusia tak dapat menolong orang lain.
▪ Hanya kekuasaan Allah-lah yang berlaku pada waktu itu.

Ayat-ayat dalam Surah Al Infithar (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Infithar (82) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Infithar (82) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Infithar ayat 11 - Gambar 1 Surah Al Infithar ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 82:11
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Infithar.

Surah Al-Infitar (bahasa Arab:الانفطار) adalah surah ke-82 dalam al Qur’an.
Surah ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan setelah surah An-Nazi’at.
Al Infithaar yang dijadikan nama untuk surat ini adalah kata asal dari kata Infatharat (terbelah) yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah82
Nama SurahAl Infithar
Arabالإنفطار
ArtiTerbelah
Nama lainInfitharat (langit terbelah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu82
JuzJuz 29
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat19
Jumlah kata81
Jumlah huruf333
Surah sebelumnyaSurah At-Takwir
Surah selanjutnyaSurah Al-Tatfif
Sending
User Review
4.9 (9 votes)
Tags:

82:11, 82 11, 82-11, Surah Al Infithar 11, Tafsir surat AlInfithar 11, Quran Al Infithaar 11, Al Infitar 11, Al-Infitar 11, Surah Al Infithar ayat 11

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 82 [QS. 38:82]

82-83. Iblis menjawab dan memohon lagi, “Wahai Tuhanku, demi keku-asan dan kemuliaan-Mu, berilah aku kesempatan menggoda manusia, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya dengan tipu dayaku sehingga … 38:82, 38 82, 38-82, Surah Shaad 82, Tafsir surat Shaad 82, Quran Shad 82, Sad 82, Surah Shad ayat 82

QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 65 [QS. 40:65]

65. Keniscayaan bahwa Allah-lah yang layak dijadikan Tuhan dan se-bagai tempat memohonkan doa lebih dikukuhkan lagi dengan ayat ini. Dialah yang hidup kekal yang memberikan kehidupan bagi semua yang h … 40:65, 40 65, 40-65, Surah Al Mu’min 65, Tafsir surat AlMumin 65, Quran Al Mukmin 65, AlMukmin 65, Al-Mu’min 65, Surah Al Mumin ayat 65

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Benar! Kurang tepat!

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

+

Array

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Benar! Kurang tepat!

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … alam dunya alam yaj’al bismika alam nasyrah alam tara Benar! Kurang tepat! Penjelasan:أَلَمْ نَشْرَحْ

Pendidikan Agama Islam #8

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali … Hadits Daif wa Mursal Hadits Mu’allaq Hadits Daif Hadits Syaz Hadits Mursal Benar!

Pendidikan Agama Islam #16

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti … Menghimpun Pedoman Petunjuk Bacaan Kumpulan Benar! Kurang tepat! Fungsi utama kandungan

Instagram