Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Hujurat (Kamar-kamar) - surah 49 ayat 5 [QS. 49:5]

وَ لَوۡ اَنَّہُمۡ صَبَرُوۡا حَتّٰی تَخۡرُجَ اِلَیۡہِمۡ لَکَانَ خَیۡرًا لَّہُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ غَفُوۡرٌ رَّحِیۡمٌ
Walau annahum shabaruu hatta takhruja ilaihim lakaana khairan lahum wallahu ghafuurun rahiimun;
Dan sekiranya mereka bersabar sampai engkau keluar menemui mereka, tentu akan lebih baik bagi mereka.
Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

―QS. Al Hujurat [49]: 5

Daftar isi

And if they had been patient until you (could) come out to them, it would have been better for them.
But Allah is Forgiving and Merciful.
― Chapter 49. Surah Al Hujurat [verse 5]

وَلَوْ dan kalau

And if
أَنَّهُمْ sekiranya mereka

they
صَبَرُوا۟ mereka sabar

had been patient
حَتَّىٰ sehingga

until
تَخْرُجَ kamu keluar

you came out
إِلَيْهِمْ kepada mereka

to them
لَكَانَ sungguh adalah

certainly it would be
خَيْرًا lebih baik

better
لَّهُمْ bagi mereka

for them.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
غَفُورٌ Maha Pengampun

(is) Oft-Forgiving,
رَّحِيمٌ Maha Penyayang

Most Merciful.

Tafsir Quran

Surah Al Hujurat
49:5

Tafsir QS. Al-Hujurat (49) : 5. Oleh Kementrian Agama RI

Seandainya tamu-tamu delegasi itu tidak berteriak-teriak memanggil Nabi Muhammad dan mereka sabar menunggu sampai beliau sendiri keluar kamar peristirahatannya, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
Karena sikap demikian itu menunjukkan adanya takzim dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Allah Maha Pengampun kepada mereka yang memanggil Nabi Muhammad dari belakang kamar-kamarnya bila mereka bertobat dan mengganti kecerobohan mereka dengan kesopanan tata krama.
Allah Maha Penyayang kepada mereka, tidak mengazab mereka nanti pada hari Kiamat karena mereka telah menyesali perbuatan mereka yang memalukan itu.

Tafsir QS. Al Hujurat (49) : 5. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sekiranya mereka mau bersabar–demi menghormatimu–sampai kamu keluar menemui mereka, itu lebih baik bagi mereka.
Allah Mahaagung ampunan-Nya dan Mahaluas rahmat-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan sekiranya mereka lebih sabar sampai kamu keluar maka itu lebih baik bagi mereka di sisi Allah, karena sesungguhnya Allah telah memerintah kepada mereka untuk memuliakanmu.
Allah Maha Pengampun bagi dosa dan akhlak yang tidak terpuji yang muncul karena ketidak tahuan dan Allah Maha Menyayangi dengan tidak menyegerakan siksaannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kalau sekiranya mereka bersabar) lafal Annahum berada dalam Mahall Rafa’ sebagai Mubtada.
Tetapi menurut pendapat lain menjadi Fa’il dari Fi’il yang diperkirakan keberadaannya, yaitu lafal Tsabata


(sampai kamu keluar menemui mereka, sesungguhnya itu adalah lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang") kepada orang yang bertobat di antara mereka.
Ayat berikut ini diturunkan berkenaan dengan Walid bin Uqbah.
Ia telah diutus oleh Nabi ﷺ ke Bani Mushthaliq untuk menarik zakat, tetapi ia merasa takut terhadap mereka, karena dahulu di masa jahiliah ia bermusuhan dengan mereka.
Akhirnya di tengah perjalanan ia kembali lagi seraya melaporkan, bahwa mereka tidak mau membayar zakat dan bahkan mereka hampir saja membunuhnya.
Karena itu hampir saja Nabi ﷺ bermaksud untuk memerangi mereka, hanya karena mereka keburu datang menghadap Nabi ﷺ seraya mengingkari apa yang telah dikatakan oleh Walid mengenai mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menyeru mereka untuk bertobat dan kembali kepada-Nya:

dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Al-Hujurat [49]: 5)

Menurut riwayat, ayat ini diturunkan berkenaan dengan Al-Aqra’ ibnu Habis At-Tamimi r.a. menurut yang diketengahkan bukan hanya oleh seorang.


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Wuhaib, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Uqbah, dari Abu Salamah ibnu Abdur Rahman, dari Al-Aqra’ ibnu Habis r.a. bahwa ia memanggil Rasulullah ﷺ,
"Hai Muhammad, hai Muhammad!"
Menurut riwayat yang lain menyebutkan,
"Hai Rasulullah,"
tetapi Rasulullah ﷺ tidak menyahutnya.
Maka berkatalah Al-Aqra’ ibnu Habis,
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya pujianku benar-benar baik dan celaanku benar-benar buruk."
Maka Rasulullah ﷺ menjawab,
"Itu adalah Allah subhanahu wa ta’ala"

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Ammar Al-Husain ibnu Hurayyis Al-Marwazi, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl ibnu Musa, dari Al-Husain ibnu Waqid, dari Abu Ishaq, dari Al-Barra sehubungan dengan firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu).
(QS. Al-Hujurat [49]: 4)
Seorang lelaki datang kepada Rasulullah ﷺ, lalu berkata,
"Hai Muhammad, sesungguhnya pujianku baik dan celaanku buruk."
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Itu adalah Allah subhanahu wa ta’ala"
Hal yang semisal telah diriwayatkan dari Al-Hasan Al-Basri dan Qatadah secara mursal.

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Habib ibnu Abu Umrah yang mengatakan bahwa Bisyr ibnu Galib dan Labid ibnu Utarid atau Bisyr ibnu Utarid dan Labid ibnu Galib berada di sisi Al-Hajjaj duduk, maka Bisyr ibnu Galib berkata kepada Labid ibnu Utarid, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaummu Bani Tamim, yaitu firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu).
(QS. Al-Hujurat [49]: 4)
Sufyan As-Sauri mengatakan bahwa lalu ia menceritakan hal tersebut kepada Sa’id ibnu Jubair.
Maka Sa’id ibnu Jubair menjawab, bahwa seandainya dia mengetahui kelanjutan dari ayat tersebut, tentulah dia menjawabnya:
Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka.
(QS. Al-Hujurat [49]: 17)
Mereka mengatakan,
"Kami masuk Islam dan Bani Asad tidak memerangimu."

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Ali Al-Bahili, telah menceritakan kepada kami Al-Mu’tamir ibnu Sulaiman yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Daud At-Ta’i menceritakan dari Abu Muslim Al-Bajali, dari Zaid ibnu Arqam r.a. yang mengatakan bahwa beberapa golongan dari orang Badui berkumpul, dan mereka mengatakan,
"Marilah kita berangkat menemui lelaki ini.
Jika dia memang seorang nabi, maka kita adalah orang yang paling berbahagia karena ada dia;
dan jika dia seorang malaikat, berarti kita dapat hidup dengan sayapnya."
Zaid ibnu Arqam melanjutkan kisahnya, bahwa lalu ia datang kepada Rasulullah ﷺ dan menceritakan kepadanya apa yang telah dikatakan oleh orang-orang Badui itu.
Selanjutnya orang-orang Badui itu datang ke rumah Nabi ﷺ, dan mereka memanggil Nabi ﷺ yang berada di dalam kamarnya,
"Hai Muhammad, hai Muhammad!"
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.
(QS. Al-Hujurat [49]: 4)
Maka Rasulullah ﷺ memegang daun telingaku dan menjewernya seraya bersabda:
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah membenarkan ucapanmu, hai Zaid.
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah membenarkan ucapanmu, hai Zaid.

Unsur Pokok Surah Al Hujurat (الحجرات)

Surat Al Hujuraat terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Mujaadilah.

Dinamai "Al Hujuraat" (kamar-kamar), diambil dari perkataan "Al Hujuraat" yang terdapat pada ayat 4 surat ini.
Ayat tersebut mencela para sahabat yang memanggil Nabi Muhammad ﷺ yang sedang berada di dalam kamar rumahnya bersama isterinya.
Memanggil Nabi Muhammad ﷺ dengan cara dan dalam keadaan yang demikian menunjukkan sifat kurang hormat kepada beliau dan mengganggu ketenteraman beliau.

Keimanan:

▪ Masuk Islam harus disempumakan dengan iman yang sebenar-benarnya.

Hukum:

▪ Larangan mengambil keputusan yang menyimpang dari ketetapan Allah dan rasulNya.
▪ Keharusan meneliti sesuatu perkhabaran yang disampaikan oleh orang yang fasik.
▪ Kewajiban mengadakan islah antara orang muslim yang bersengketa karena orang-orang Islam itu bersaudara.
▪ Kewajiban mengambil tindakan terhadap golongan kaum muslimin yang bertindak aniaya kepada golongan kaum muslimin yang lain.
▪ Larangan mencaci, menghina dan sebagainya.
▪ Larangan berburuk sangka.
▪ Bergunjing dan memfitnah dan lain-lain.

Lain-lain:

Adab sopan santun berbicara dengan Rasulullah ﷺ.
▪ Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal mengenal.
▪ Setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang-orang yang sebenar-benarnya beriman.

Audio Murottal

QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 18 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 18

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hujurat ayat 5 - Gambar 1 Surah Al Hujurat ayat 5 - Gambar 2
Statistik QS. 49:5
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hujurat.

Surah Al-Hujurat (bahasa Arab : سورة الحجرات ) adalah surah ke-49 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah madaniyah, terdiri atas 18 ayat.
Dinamakan Al-Hujurat yang berarti Kamar-Kamar diambil dari perkataan Al-Hujurat yang terdapat pada ayat ke-4 surat ini.

Imam Bukhari dari lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Ibnu Juraij yang bersumber dari Ibnu Abu Mulaikah, bahwasanya Abdullah bin Zubair menceritakan kepadanya, bahwa pada suatu hari datang menghadap kepada Rasulullah ﷺ.
utusan atau delegasi dari Bani Tamim, Abu Bakar berkata,
“Jadikanlah Qa’qa’ bin Ma’bad sebagai amir atas kaumnya.” Umar mengusulkan “Tidak, tetapi jadikanlah Aqra’ bin Habis sebagai amirnya.” Abu Bakar berkata,
“Kamu tidak lain hanyalah ingin berselisih denganku.” Umar menjawab, “Aku tidak bermaksud untuk berselisih denganmu.” Akhirnya keduanya saling berbantah-bantahan sehingga suara mereka berdua makin keras karena saling berselisih.
Lalu turunlah berkenaan dengan peristiwa itu firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendahului di hadapan Allah dan Rasul-Nya…” (QS. Al Hujurat, 1) sampai dengan firman-Nya, “Dan kalau sekiranya mereka bersabar…” (QS. Al Hujurat, 5).
Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis lainnya yang juga melalui Qatadah, bahwa para sahabat selalu mengeraskan suaranya kepada Rasulullah ﷺ.
bila berbicara dengannya, maka Allah subhanahu wa ta’ala.
segera menurunkan firman-Nya, “Janganlah kalian meninggikan suara kalian …” (QS. Hujurat 2).

Nomor Surah 49
Nama Surah Al Hujurat
Arab الحجرات
Arti Kamar-kamar
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 106
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 18
Jumlah kata 353
Jumlah huruf 1533
Surah sebelumnya Surah Al-Fath
Surah selanjutnya Surah Qaf
Sending
User Review
4.2 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

49:5, 49 5, 49-5, Surah Al Hujurat 5, Tafsir surat AlHujurat 5, Quran Al-Hujurat 5, Surah Al Hujurat ayat 5

Video Surah

49:5


More Videos

Kandungan Surah Al Hujurat

۞ QS. 49:1 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:2 • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 49:3 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Balasan dan pahala dari Allah • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 49:5 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 49:7 • Abad terbaik umat Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 49:8 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:9 • Akibat terpisah dari umat Islam • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:10 • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:11 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:12 • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Dosa-dosa besar

۞ QS. 49:13 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:14 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Islamnya orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat

۞ QS. 49:15 • Pahala iman • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:16 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 49:17 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 49:18 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

Ayat Pilihan

Dan mohonlah ampun kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. An-Nisa’ [4]: 106

Allah memusnahkan riba & menyuburkan sedekah.
Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran,
dan selalu berbuat dosa.
QS. Al-Baqarah [2]: 276

Apakah kalian merasa lebih tahu daripada-Nya?
Bahkan Allah telah memberitahukan pula hal itu dalam kitab-kitab kalian,
maka janganlah lantas menyembunyikan kebenaran yang termuat dalam kitab-kitab kalian sendiri.
QS. Al-Baqarah [2]: 140

Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) & dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).
QS. An-Nahl [16]: 65

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Correct! Wrong!

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Correct! Wrong!

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Correct! Wrong!

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus Istilah Islam

Takbiratul Ihram

Apa itu Takbiratul Ihram? Takbir adalah istilah untuk frase Arab Allahu Akbar , artinya ialah Allah Maha Besar. Seruan ini dikumandangkan oleh umat Muslim untuk memuliakan nama Tuhan atau asma Allah....

Abu Abdullah Muhammad asy-Syafi'i

Siapa itu Abu Abdullah Muhammad asy-Syafi’i? Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i al-Muththalibi al-Qurasyi atau singkatnya Imam Asy-Syafi’i adalah seorang mufti besar Sunni...