QS. Al Hujurat (Kamar-kamar) – surah 49 ayat 3 [QS. 49:3]

اِنَّ الَّذِیۡنَ یَغُضُّوۡنَ اَصۡوَاتَہُمۡ عِنۡدَ رَسُوۡلِ اللّٰہِ اُولٰٓئِکَ الَّذِیۡنَ امۡتَحَنَ اللّٰہُ قُلُوۡبَہُمۡ لِلتَّقۡوٰی ؕ لَہُمۡ مَّغۡفِرَۃٌ وَّ اَجۡرٌ عَظِیۡمٌ
Innal-ladziina yaghudh-dhuuna ashwaatahum ‘inda rasuulillahi uula-ikal-ladziina-amtahanallahu quluubahum li-ttaqwa lahum maghfiratun wa-ajrun ‘azhiimun;

Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa.
Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
―QS. 49:3
Topik ▪ Takwa ▪ Sifat-sifat orang yang bertakwa ▪ Pahala Iman
49:3, 49 3, 49-3, Al Hujurat 3, AlHujurat 3, Al-Hujurat 3

Tafsir surah Al Hujurat (49) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hujurat (49) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah ﷺ setelah melatih diri dengan berbagai latihan yang ketat lagi berat, mereka itulah orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa.
Mereka telah berhasil menyucikan diri mereka dengan berbagai usaha dan kesadaran serta bagi mereka ampunan dan pahala yang sangat besar.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Mujahid bahwa ada sebuah pertanyaan tertulis yang disampaikan kepada Umar, “Wahai Amirul Mukminin, ada seorang laki-laki yang tidak suka akan kemaksiatan dan tidak mengerjakannya, dan seorang laki-laki lagi yang hatinya cenderung kepada kemaksiatan, tetapi ia tidak mengerjakannya.
Manakah di antara kedua orang itu yang paling baik?”
Umar menjawab dengan tulisan pula, “Sesungguhnya orang ya-ng hatinya cenderung kepada kemaksiatan, akan tetapi tidak mengerjakannya, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa.
Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di dalam majlis Rasulullah demi penghormatan kepadanya, mereka itulah orang-orang yang hatinya telah dibersihkan oleh Allah hanya untuk bertakwa.
Maka bagi mereka ampunan yang luas atas dosa-dosa mereka dan pahala yang amat besar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(“Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji) dicoba (hati mereka oleh Allah untuk bertakwa) artinya, ujian untuk menampakkan ketakwaan mereka.

(Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar”) yakni surga.

Ayat berikutnya diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang datang di waktu tengah hari kepada Nabi ﷺ sedangkan Nabi ﷺ pada saat itu berada di dalam rumahnya, lalu mereka memanggil-manggilnya, yaitu firman-Nya:

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menganjurkan kepada orang-orang mukmin agar merendahkan suaranya di hadapan Nabi ﷺ Allah memberi mereka semangat dan bimbingan serta anjuran kepada mereka untuk melakukannya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa.
(Q.S. Al-Hujurat [49]: 3)

Yakni diasah untuk bertakwa dan menjadikannya sebagai ahli dan tempat untuk takwa, sehingga takwa benar-benar meresap ke dalam hati sanubarinya.

Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
(Q.S. Al-Hujurat [49]: 3)

Imam Ahmad mengatakan di dalam Kitab Zuhud-nya, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Mansur, dari Mujahid yang mengatakan bahwa ia pernah berkirim surat kepada Khalifah Umar r.a.
yang isinya sebagai berikut: “Wahai Amirul Mu’minin, seseorang tidak berselera terhadap maksiat dan tidak mempunyai keinginan untuk melakukannya; apakah dia lebih utama daripada seseorang yang ingin melakukan maksiat, tetapi dia tidak mengerjakannya?”
Maka Khalifah Umar r.a.
menjawab, bahwa sesungguhnya orang-orang yang ingin melakukan maksiat, tetapi mereka tidak mengerjakannya.

mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa.
Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
(Q.S. Al-Hujurat [49]: 3)


Informasi Surah Al Hujurat (الحجرات)
Surat Al Hujuraat terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Mujaadilah.

Dinamai “Al Hujuraat” (kamar-kamar), diambil dari perkataan “Al Hujuraat” yang terdapat pada ayat 4 surat ini.
Ayat tersebut mencela para sahabat yang memanggil Nabi Muhammad ﷺ yang sedang berada di dalam kamar rumahnya bersama isterinya.
Memanggil Nabi Muham­ mad ﷺ dengan cara dan dalam keadaan yang demikian menunjukkan sifat kurang hormat kepada beliau dan mengganggu ketenteraman beliau.

Keimanan:

Masuk Islam harus disempumakan dengan iman yang sebenar-benarnya.

Hukum:

Larangan mengambil keputusan yang menyimpang dari ketetapan Allah dan rasul­Nya
keharusan meneliti sesuatu perkhabaran yang disampaikan oleh orang yang fasik
kewajiban mengadakan islah antara orang muslim yang bersengketa karena orang-orang Islam itu bersaudara
kewajiban mengambil tindakan terhadap golongan kaum muslimin yang bertindak aniaya kepada golongan kaum muslimin yang lain
larangan mencaci, menghina dan sebagainya
larangan berburuk sangka
bergunjing dan memfitnah dan lain-lain.

Lain-lain:

Adah sopan santun berbicara dengan Rasulullah ﷺ
Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal mengenal
setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang bertakwa
sifat-sifat orang-orang yang sebenar-benamya beriman.

Ayat-ayat dalam Surah Al Hujurat (18 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Hujurat (49) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Hujurat (49) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Hujurat (49) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Hujurat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 18 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 49:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hujurat.

Surah Al-Hujurat (bahasa Arab : سورة الحجرات ) adalah surah ke-49 dalam Al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah madaniyah, terdiri atas 18 ayat.
Dinamakan Al-Hujurat yang berarti Kamar-Kamar diambil dari perkataan Al-Hujurat yang terdapat pada ayat ke-4 surat ini.

Imam Bukhari dari lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Ibnu Juraij yang bersumber dari Ibnu Abu Mulaikah, bahwasanya Abdullah bin Zubair menceritakan kepadanya, bahwa pada suatu hari datang menghadap kepada Rasulullah ﷺ.
utusan atau delegasi dari Bani Tamim, Abu Bakar berkata,
"Jadikanlah Qa'qa' bin Ma'bad sebagai amir atas kaumnya." Umar mengusulkan "Tidak, tetapi jadikanlah Aqra' bin Habis sebagai amirnya." Abu Bakar berkata,
"Kamu tidak lain hanyalah ingin berselisih denganku." Umar menjawab, "Aku tidak bermaksud untuk berselisih denganmu." Akhirnya keduanya saling berbantah-bantahan sehingga suara mereka berdua makin keras karena saling berselisih.
Lalu turunlah berkenaan dengan peristiwa itu firman-Nya, "Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendahului di hadapan Allah dan Rasul-Nya..." (Q.S.
Al Hujurat, 1) sampai dengan firman-Nya, "Dan kalau sekiranya mereka bersabar..." (Q.S.
Al Hujurat, 5).
Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis lainnya yang juga melalui Qatadah, bahwa para sahabat selalu mengeraskan suaranya kepada Rasulullah ﷺ.
bila berbicara dengannya, maka Allah subhanahu wa ta'ala.
segera menurunkan firman-Nya, "Janganlah kalian meninggikan suara kalian ..." (Q.S.
Hujurat 2).

Nomor Surah 49
Nama Surah Al Hujurat
Arab الحجرات
Arti Kamar-kamar
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 106
Juz Juz 26
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 18
Jumlah kata 353
Jumlah huruf 1533
Surah sebelumnya Surah Al-Fath
Surah selanjutnya Surah Qaf
4.4
Ratingmu: 4.8 (16 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/49-3







Pembahasan ▪ Q s al hujurat/49:3

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim