Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Hujurat (Kamar-kamar) – surah 49 ayat 15 [QS. 49:15]

اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰہِ وَ رَسُوۡلِہٖ ثُمَّ لَمۡ یَرۡتَابُوۡا وَ جٰہَدُوۡا بِاَمۡوَالِہِمۡ وَ اَنۡفُسِہِمۡ فِیۡ سَبِیۡلِ اللّٰہِ ؕ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الصّٰدِقُوۡنَ
Innamaal mu’minuunal-ladziina aamanuu billahi warasuulihi tsumma lam yartaabuu wajaahaduu biamwaalihim wa-anfusihim fii sabiilillahi uula-ika humush-shaadiquun(a);
Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah.
Mereka itulah orang-orang yang benar.
―QS. Al Hujurat [49]: 15

Daftar isi

The believers are only the ones who have believed in Allah and His Messenger and then doubt not but strive with their properties and their lives in the cause of Allah.
It is those who are the truthful.
― Chapter 49. Surah Al Hujurat [verse 15]

إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah

Only
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang mukmin

the believers
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

(are) those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
بِٱللَّهِ kepada Allah

in Allah
وَرَسُولِهِۦ dan rasul-Nya

and His Messenger,
ثُمَّ kemudian

then
لَمْ tidak

(do) not
يَرْتَابُوا۟ mereka ragu-ragu

doubt
وَجَٰهَدُوا۟ dan mereka berjihad

but strive
بِأَمْوَٰلِهِمْ dengan harta mereka

with their wealth
وَأَنفُسِهِمْ dan diri/jiwa mereka

and their lives
فِى di

in
سَبِيلِ jalan

(the) way
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah.
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
هُمُ mereka

[they]
ٱلصَّٰدِقُونَ orang-orang yang benar

(are) the truthful."

Tafsir Quran

Surah Al Hujurat
49:15

Tafsir QS. Al-Hujurat (49) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menerangkan hakikat iman yang sebenarnya yaitu bahwa orang-orang yang diakui mempunyai iman yang sungguh-sungguh hanyalah mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, tanpa keragu-raguan sedikit pun dan tidak goyah pendiriannya apa pun yang dihadapi.
Mereka menyerahkan harta dan jiwa dalam berjihad di jalan Allah semata-mata untuk mencapai keridaan-Nya.

Orang mukmin di dunia ada tiga golongan:
pertama, orang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu dan berjihad fi sabilillah dengan harta dan dirinya.
Kedua, orang yang tidak mengganggu harta dan diri orang lain.

Ketiga, orang yang mendapatkan kemuliaan ambisi, ia meninggalkannya karena Allah.
(Riwayat Ahmad dari Abu Sa’id Al-Khudri)

Mereka itulah orang-orang yang imannya diakui oleh Allah.

Tidak seperti orang-orang Arab Badui itu yang hanya mengucapkan beriman dengan lidah belaka, sedangkan hati mereka kosong karena mereka masuk Islam itu hanya karena takut akan tebasan pedang, hanya sekadar untuk mengamankan jiwa dan harta bendanya.

Tafsir QS. Al Hujurat (49) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang Mukmin yang sebenarnya adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian tidak ada keraguan sedikit pun di dalam hati mereka terhadap apa yang diimaninya, dan berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa.
Hanya mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang mukmin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan ajaran-ajaran-Nya, kemudian tidak ada keraguan dalam keimanannya dan mereka mencurahkan harta dan jiwanya untuk berjihad di jalan Allah, taat kepada-Nya dan mengharap ridha-Nya, mereka itu adalah orang yang benar dalam keimanannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya orang-orang yang beriman) yakni orang-orang yang benar-benar beriman, sebagaimana yang telah diterangkan sebelumnya


(hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu) dalam keimanannya


(dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah) mereka benar-benar berjihad berkat kesungguhan iman mereka


(mereka itulah orang-orang yang benar) dalam keimanan mereka, bukan seperti orang-orang yang mengatakan,
"Kami telah beriman",
sedangkan dalam diri mereka yang dijumpai hanya ketundukan belaka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)


Yaitu yang sempurna iman mereka.

hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Maksudnya, tidak ragu dan tidak bimbang dalam keimanannya.
Bahkan teguh dalam suatu pendirian, yaitu membenarkan dengan setulus-tulusnya.

dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Mereka korbankan diri dan harta benda mereka yang disayang untuk ketaatan kepada Allah dan rida-Nya.

mereka itulah orang-orang yang benar.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Yakni dalam ucapannya yang mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang beriman, tidak sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang-orang Arab Badui yang iman mereka masih belum meresap kecuali hanya sebatas lahiriah saja.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Gailan, telah menceritakan kepada kami Rasyidin, telah menceritakan kepada kami Amr ibnul Haris, dari Abus Samah, dari Abul Hais’am, dari Abu Sa’id r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Nabi ﷺ telah bersabda:
Orang-orang mukmin di dunia ini ada tiga macam, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah;
dan orang (mukmin) yang dipercayai oleh orang lain terhadap harta dan jiwa mereka;
dan orang (mukmin) yang apabila mempunyai rasa tamak (terhadap sesuatu), maka ia meninggalkannya karena Allah subhanahu wa ta’ala

Kata Pilihan Dalam Surah Al Hujurat (49) Ayat 15

AMWAAL
أَمْوَٰل

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah mal yang berarti apa yang dimiliki dari segala barangan.
Menurut Arab Badwi mencakup hewan ternak seperti unta dan kambing.

Dalam Kamus Al Mu’jam Al Wasit dijelaskan, ia bermakna setiap apa yang dimiliki individu atau kumpulan berupa harta benda, perniagaan, uang, atau harta benda yang tidak bergerak seperti perabot rumah, tanah, rumah dan sebagainya.

Lafaz mal digunakan bagi mudzakkar dan mu’annats sehingga dapat dikatakan huwal mal dan hiyaal mal ia (L) harta dan ia (P) harta.
Dikatakan rajul maal artinya dzuu maal (lelaki yang banyak harta).
Lafaz ini disebut 61 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al Baqarah (2), ayat 155, 188, 188, 261, 262, 265, 274, 279;
• Ali Imran (3), ayat 10, 116, 186;
An Nisaa (4), ayat 2, 2, 2, 5, 6, 6, 10, 24, 29, 34, 38, 95, 95, 161;
• Al Anfaal (8), ayat 28, 36, 72;
• At Taubah (9), ayat 20, 24, 34, 41, 44, 55, 69, 81, 85, 88, 103, 111;
Yunus (10), ayat 88;
Hud (11), ayat 87;
Al Israa (17), ayat 6, 64;
• Ar Rum (30), ayat 39;
• Al Ahzab (33), ayat 27;
• Saba (34), ayat 35, 37;
Muhammad (47), ayat 36;
• Al Fath (48), ayat 11;
• Al Hujurat (49), ayat 15;
• Adz Dzaariyaat (51), ayat 19;
• Al Hadid (57), ayat 20;
• Al Mujaadalah (58), ayat 17;
• Al Hasyr (59), ayat 8;
Ash Shaff (61), ayat 11;
• Al Munaafiquun (63), ayat 9;
• At Taghaabun (64), ayat 15;
• Al Ma’aarij (70), ayat 24
Nuh (71), ayat 12.

Az Zamakhsyari berpendapat, amwaal mencakup harta yang bisa dikeluarkan zakatnya atau dikeluarkan darinya sedekah.

Dalam Kamus Al Mu’jam Al Wasit menyebutkan, maksud amwaal ialah apa yang engkau miliki dari segala sesuatu.

Dalam Kamus Dewan dijelaskan, harta ialah barang-barang berharga seperti rumah, tanah, barang-barang kemas dan sebagainya yang dimiliki oleh seseorang, syarikat atau pertubuhan dan harta benda bermaksud barang-barang kepunyaan atau berbagai barang yang berharga sebagai kekayaan.

Ibnu Al Atsir berkata,
"Al-mal pada asalnya adalah apa yang dimiliki berupa harta, perak kemudian disandarkan ke atas setiap sesuatu yang diperoleh dan dimiliki dari harta benda.
Menurut orang Arab, lafaz mal lebih banyak disandarkan ke atas unta karena ia adalah harta yang paling banyak mereka miliki."

Kesimpulannya, amwaal bermaksud harta benda yang dimiliki oleh seseorang dari emas, perak dan sebagainya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:50

Unsur Pokok Surah Al Hujurat (الحجرات)

Surat Al Hujuraat terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Mujaadilah.

Dinamai "Al Hujuraat" (kamar-kamar), diambil dari perkataan "Al Hujuraat" yang terdapat pada ayat 4 surat ini.
Ayat tersebut mencela para sahabat yang memanggil Nabi Muhammad ﷺ yang sedang berada di dalam kamar rumahnya bersama isterinya.
Memanggil Nabi Muhammad ﷺ dengan cara dan dalam keadaan yang demikian menunjukkan sifat kurang hormat kepada beliau dan mengganggu ketenteraman beliau.

Keimanan:

▪ Masuk Islam harus disempumakan dengan iman yang sebenar-benarnya.

Hukum:

▪ Larangan mengambil keputusan yang menyimpang dari ketetapan Allah dan rasulNya.
▪ Keharusan meneliti sesuatu perkhabaran yang disampaikan oleh orang yang fasik.
▪ Kewajiban mengadakan islah antara orang muslim yang bersengketa karena orang-orang Islam itu bersaudara.
▪ Kewajiban mengambil tindakan terhadap golongan kaum muslimin yang bertindak aniaya kepada golongan kaum muslimin yang lain.
▪ Larangan mencaci, menghina dan sebagainya.
▪ Larangan berburuk sangka.
▪ Bergunjing dan memfitnah dan lain-lain.

Lain-lain:

▪ Adab sopan santun berbicara dengan Rasulullah ﷺ.
▪ Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal mengenal.
▪ Setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang-orang yang sebenar-benarnya beriman.

Ayat-ayat dalam Surah Al Hujurat (18 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 18 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 18

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hujurat ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Hujurat ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 49:15
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hujurat.

Surah Al-Hujurat (bahasa Arab : سورة الحجرات ) adalah surah ke-49 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah madaniyah, terdiri atas 18 ayat.
Dinamakan Al-Hujurat yang berarti Kamar-Kamar diambil dari perkataan Al-Hujurat yang terdapat pada ayat ke-4 surat ini.

Imam Bukhari dari lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Ibnu Juraij yang bersumber dari Ibnu Abu Mulaikah, bahwasanya Abdullah bin Zubair menceritakan kepadanya, bahwa pada suatu hari datang menghadap kepada Rasulullah ﷺ.
utusan atau delegasi dari Bani Tamim, Abu Bakar berkata,
“Jadikanlah Qa’qa’ bin Ma’bad sebagai amir atas kaumnya.” Umar mengusulkan “Tidak, tetapi jadikanlah Aqra’ bin Habis sebagai amirnya.” Abu Bakar berkata,
“Kamu tidak lain hanyalah ingin berselisih denganku.” Umar menjawab, “Aku tidak bermaksud untuk berselisih denganmu.” Akhirnya keduanya saling berbantah-bantahan sehingga suara mereka berdua makin keras karena saling berselisih.
Lalu turunlah berkenaan dengan peristiwa itu firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendahului di hadapan Allah dan Rasul-Nya…” (QS. Al Hujurat, 1) sampai dengan firman-Nya, “Dan kalau sekiranya mereka bersabar…” (QS. Al Hujurat, 5).
Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis lainnya yang juga melalui Qatadah, bahwa para sahabat selalu mengeraskan suaranya kepada Rasulullah ﷺ.
bila berbicara dengannya, maka Allah subhanahu wa ta’ala.
segera menurunkan firman-Nya, “Janganlah kalian meninggikan suara kalian …” (QS. Hujurat 2).

Nomor Surah 49
Nama Surah Al Hujurat
Arab الحجرات
Arti Kamar-kamar
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 106
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 18
Jumlah kata 353
Jumlah huruf 1533
Surah sebelumnya Surah Al-Fath
Surah selanjutnya Surah Qaf
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

49:15, 49 15, 49-15, Surah Al Hujurat 15, Tafsir surat AlHujurat 15, Quran Al-Hujurat 15, Surah Al Hujurat ayat 15

Video Surah

49:15


Load More

Kandungan Surah Al Hujurat

۞ QS. 49:1 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:2 • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 49:3 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Balasan dan pahala dari Allah • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 49:5 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 49:7 • Abad terbaik umat Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 49:8 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:9 • Akibat terpisah dari umat Islam • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:10 • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:11 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:12 • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Dosa-dosa besar

۞ QS. 49:13 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:14 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Islamnya orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat

۞ QS. 49:15 • Pahala iman • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:16 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 49:17 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 49:18 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

Ayat Pilihan

Sesungguhnya salat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
QS. An-Nisa’ [4]: 103

Katakanlah:
“Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya
dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya).
akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.
QS. Saba’ [34]: 36

Yang ciptakan mati & hidup untuk suatu tujuan,
yaitu menguji siapa yang paling benar perbuatannya & paling tulus niatnya.
Dia Mahaperkasa yang tak ada sesuatu pun dapat mengalahkan-Nya,
Maha Pengampun terhadap orang-orang yang teledor
QS. Al-Mulk [67]: 2

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

+

Array

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus Istilah Islam

Utsman bin Affan

Siapa itu Utsman bin Affan? Utsman bin Affan adalah khalifah ketiga yang berkuasa pada tahun 644 sampai 656 dan merupakan Khulafaur Rasyidin dengan masa kekuasaan terlama. Sama seperti dua pendahulunya, ‘Utsman termasuk salah satu sahabat utama Nabi Muhammad. Pernikahannya berturut-turut dengan dua putri Nabi Muhammad m … • Usman ibnu Affan, Utsman ibn Affan, Uthman ibn ‘Affaan • ‘Utsman bin ‘Affan, Utsman ra, Utsman, Usman

menapaktilasi

Apa itu menapaktilasi? me.na.pak.ti.lasi menyusuri jejak yang pernah dilalui bekas pejuang atau para wali; di samping pergelaran kebudayaan Islam, kami pun ingin mencoba menapaktilasi jejak-jejak sejarah Islam di Indonesia … •

Muhammad bin Amr bin Atha

Siapa itu Muhammad bin Amr bin Atha? Nama lengkapnya adalah Muhammad bin ‘Amr bin Atha’ bin Abbas bin al-Qamah bin Abdullah bin Abi Qais bin abdud bin Nasr bin Malik bin Hasl bin amir bin Lu’ae al-Amiry abu Abdullah al-Qurasy al-Madany. Dan suatu pendapat mengatakan bahwa muhammad bin ‘Amr bin Atha’ tersebut merupakan budak dari yang telah disebutkan di atas. Muhammad bin ‘Amr bin Ath … • Muhammad bin Amr, Muhammad ibnu Amr