Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Hujurat (Kamar-kamar) - surah 49 ayat 15 [QS. 49:15]

اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰہِ وَ رَسُوۡلِہٖ ثُمَّ لَمۡ یَرۡتَابُوۡا وَ جٰہَدُوۡا بِاَمۡوَالِہِمۡ وَ اَنۡفُسِہِمۡ فِیۡ سَبِیۡلِ اللّٰہِ ؕ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الصّٰدِقُوۡنَ
Innamaal mu’minuunal-ladziina aamanuu billahi warasuulihi tsumma lam yartaabuu wajaahaduu biamwaalihim wa-anfusihim fii sabiilillahi uula-ika humush-shaadiquun(a);
Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah.
Mereka itulah orang-orang yang benar.
―QS. Al Hujurat [49]: 15

Daftar isi

The believers are only the ones who have believed in Allah and His Messenger and then doubt not but strive with their properties and their lives in the cause of Allah.
It is those who are the truthful.
― Chapter 49. Surah Al Hujurat [verse 15]

إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah

Only
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang mukmin

the believers
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

(are) those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
بِٱللَّهِ kepada Allah

in Allah
وَرَسُولِهِۦ dan rasul-Nya

and His Messenger,
ثُمَّ kemudian

then
لَمْ tidak

(do) not
يَرْتَابُوا۟ mereka ragu-ragu

doubt
وَجَٰهَدُوا۟ dan mereka berjihad

but strive
بِأَمْوَٰلِهِمْ dengan harta mereka

with their wealth
وَأَنفُسِهِمْ dan diri/jiwa mereka

and their lives
فِى di

in
سَبِيلِ jalan

(the) way
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah.
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
هُمُ mereka

[they]
ٱلصَّٰدِقُونَ orang-orang yang benar

(are) the truthful."

Tafsir Quran

Surah Al Hujurat
49:15

Tafsir QS. Al-Hujurat (49) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menerangkan hakikat iman yang sebenarnya yaitu bahwa orang-orang yang diakui mempunyai iman yang sungguh-sungguh hanyalah mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, tanpa keragu-raguan sedikit pun dan tidak goyah pendiriannya apa pun yang dihadapi.
Mereka menyerahkan harta dan jiwa dalam berjihad di jalan Allah semata-mata untuk mencapai keridaan-Nya.

Orang mukmin di dunia ada tiga golongan:
pertama, orang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu dan berjihad fi sabilillah dengan harta dan dirinya.
Kedua, orang yang tidak mengganggu harta dan diri orang lain.

Ketiga, orang yang mendapatkan kemuliaan ambisi, ia meninggalkannya karena Allah.
(Riwayat Ahmad dari Abu Sa’id Al-Khudri)

Mereka itulah orang-orang yang imannya diakui oleh Allah.

Tidak seperti orang-orang Arab Badui itu yang hanya mengucapkan beriman dengan lidah belaka, sedangkan hati mereka kosong karena mereka masuk Islam itu hanya karena takut akan tebasan pedang, hanya sekadar untuk mengamankan jiwa dan harta bendanya.

Tafsir QS. Al Hujurat (49) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang Mukmin yang sebenarnya adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian tidak ada keraguan sedikit pun di dalam hati mereka terhadap apa yang diimaninya, dan berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa.
Hanya mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang mukmin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan ajaran-ajaran-Nya, kemudian tidak ada keraguan dalam keimanannya dan mereka mencurahkan harta dan jiwanya untuk berjihad di jalan Allah, taat kepada-Nya dan mengharap ridha-Nya, mereka itu adalah orang yang benar dalam keimanannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya orang-orang yang beriman) yakni orang-orang yang benar-benar beriman, sebagaimana yang telah diterangkan sebelumnya


(hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu) dalam keimanannya


(dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah) mereka benar-benar berjihad berkat kesungguhan iman mereka


(mereka itulah orang-orang yang benar) dalam keimanan mereka, bukan seperti orang-orang yang mengatakan,
"Kami telah beriman",
sedangkan dalam diri mereka yang dijumpai hanya ketundukan belaka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)


Yaitu yang sempurna iman mereka.

hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Maksudnya, tidak ragu dan tidak bimbang dalam keimanannya.
Bahkan teguh dalam suatu pendirian, yaitu membenarkan dengan setulus-tulusnya.

dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Mereka korbankan diri dan harta benda mereka yang disayang untuk ketaatan kepada Allah dan rida-Nya.

mereka itulah orang-orang yang benar.
(QS. Al-Hujurat [49]: 15)

Yakni dalam ucapannya yang mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang beriman, tidak sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang-orang Arab Badui yang iman mereka masih belum meresap kecuali hanya sebatas lahiriah saja.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Gailan, telah menceritakan kepada kami Rasyidin, telah menceritakan kepada kami Amr ibnul Haris, dari Abus Samah, dari Abul Hais’am, dari Abu Sa’id r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Nabi ﷺ telah bersabda:
Orang-orang mukmin di dunia ini ada tiga macam, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah;
dan orang (mukmin) yang dipercayai oleh orang lain terhadap harta dan jiwa mereka;
dan orang (mukmin) yang apabila mempunyai rasa tamak (terhadap sesuatu), maka ia meninggalkannya karena Allah subhanahu wa ta’ala

Kata Pilihan Dalam Surah Al Hujurat (49) Ayat 15

AMWAAL
أَمْوَٰل

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah mal yang berarti apa yang dimiliki dari segala barangan.
Menurut Arab Badwi mencakup hewan ternak seperti unta dan kambing.

Dalam Kamus Al Mu’jam Al Wasit dijelaskan, ia bermakna setiap apa yang dimiliki individu atau kumpulan berupa harta benda, perniagaan, uang, atau harta benda yang tidak bergerak seperti perabot rumah, tanah, rumah dan sebagainya.

Lafaz mal digunakan bagi mudzakkar dan mu’annats sehingga dapat dikatakan huwal mal dan hiyaal mal ia (L) harta dan ia (P) harta.
Dikatakan rajul maal artinya dzuu maal (lelaki yang banyak harta).
Lafaz ini disebut 61 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al Baqarah (2), ayat 155, 188, 188, 261, 262, 265, 274, 279;
• Ali Imran (3), ayat 10, 116, 186;
An Nisaa (4), ayat 2, 2, 2, 5, 6, 6, 10, 24, 29, 34, 38, 95, 95, 161;
• Al Anfaal (8), ayat 28, 36, 72;
• At Taubah (9), ayat 20, 24, 34, 41, 44, 55, 69, 81, 85, 88, 103, 111;
Yunus (10), ayat 88;
Hud (11), ayat 87;
Al Israa (17), ayat 6, 64;
• Ar Rum (30), ayat 39;
• Al Ahzab (33), ayat 27;
• Saba (34), ayat 35, 37;
Muhammad (47), ayat 36;
• Al Fath (48), ayat 11;
• Al Hujurat (49), ayat 15;
• Adz Dzaariyaat (51), ayat 19;
• Al Hadid (57), ayat 20;
• Al Mujaadalah (58), ayat 17;
• Al Hasyr (59), ayat 8;
Ash Shaff (61), ayat 11;
• Al Munaafiquun (63), ayat 9;
• At Taghaabun (64), ayat 15;
• Al Ma’aarij (70), ayat 24
Nuh (71), ayat 12.

Az Zamakhsyari berpendapat, amwaal mencakup harta yang bisa dikeluarkan zakatnya atau dikeluarkan darinya sedekah.

Dalam Kamus Al Mu’jam Al Wasit menyebutkan, maksud amwaal ialah apa yang engkau miliki dari segala sesuatu.

Dalam Kamus Dewan dijelaskan, harta ialah barang-barang berharga seperti rumah, tanah, barang-barang kemas dan sebagainya yang dimiliki oleh seseorang, syarikat atau pertubuhan dan harta benda bermaksud barang-barang kepunyaan atau berbagai barang yang berharga sebagai kekayaan.

Ibnu Al Atsir berkata,
"Al-mal pada asalnya adalah apa yang dimiliki berupa harta, perak kemudian disandarkan ke atas setiap sesuatu yang diperoleh dan dimiliki dari harta benda.
Menurut orang Arab, lafaz mal lebih banyak disandarkan ke atas unta karena ia adalah harta yang paling banyak mereka miliki."

Kesimpulannya, amwaal bermaksud harta benda yang dimiliki oleh seseorang dari emas, perak dan sebagainya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:50

Unsur Pokok Surah Al Hujurat (الحجرات)

Surat Al Hujuraat terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Mujaadilah.

Dinamai "Al Hujuraat" (kamar-kamar), diambil dari perkataan "Al Hujuraat" yang terdapat pada ayat 4 surat ini.
Ayat tersebut mencela para sahabat yang memanggil Nabi Muhammad ﷺ yang sedang berada di dalam kamar rumahnya bersama isterinya.
Memanggil Nabi Muhammad ﷺ dengan cara dan dalam keadaan yang demikian menunjukkan sifat kurang hormat kepada beliau dan mengganggu ketenteraman beliau.

Keimanan:

▪ Masuk Islam harus disempumakan dengan iman yang sebenar-benarnya.

Hukum:

▪ Larangan mengambil keputusan yang menyimpang dari ketetapan Allah dan rasulNya.
▪ Keharusan meneliti sesuatu perkhabaran yang disampaikan oleh orang yang fasik.
▪ Kewajiban mengadakan islah antara orang muslim yang bersengketa karena orang-orang Islam itu bersaudara.
▪ Kewajiban mengambil tindakan terhadap golongan kaum muslimin yang bertindak aniaya kepada golongan kaum muslimin yang lain.
▪ Larangan mencaci, menghina dan sebagainya.
▪ Larangan berburuk sangka.
▪ Bergunjing dan memfitnah dan lain-lain.

Lain-lain:

Adab sopan santun berbicara dengan Rasulullah ﷺ.
▪ Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal mengenal.
▪ Setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang bertakwa.
▪ Sifat-sifat orang-orang yang sebenar-benarnya beriman.

Audio Murottal

QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 18 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hujurat (49) : 1-18 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 18

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hujurat ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Hujurat ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 49:15
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hujurat.

Surah Al-Hujurat (bahasa Arab : سورة الحجرات ) adalah surah ke-49 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah madaniyah, terdiri atas 18 ayat.
Dinamakan Al-Hujurat yang berarti Kamar-Kamar diambil dari perkataan Al-Hujurat yang terdapat pada ayat ke-4 surat ini.

Imam Bukhari dari lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Ibnu Juraij yang bersumber dari Ibnu Abu Mulaikah, bahwasanya Abdullah bin Zubair menceritakan kepadanya, bahwa pada suatu hari datang menghadap kepada Rasulullah ﷺ.
utusan atau delegasi dari Bani Tamim, Abu Bakar berkata,
“Jadikanlah Qa’qa’ bin Ma’bad sebagai amir atas kaumnya.” Umar mengusulkan “Tidak, tetapi jadikanlah Aqra’ bin Habis sebagai amirnya.” Abu Bakar berkata,
“Kamu tidak lain hanyalah ingin berselisih denganku.” Umar menjawab, “Aku tidak bermaksud untuk berselisih denganmu.” Akhirnya keduanya saling berbantah-bantahan sehingga suara mereka berdua makin keras karena saling berselisih.
Lalu turunlah berkenaan dengan peristiwa itu firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendahului di hadapan Allah dan Rasul-Nya…” (QS. Al Hujurat, 1) sampai dengan firman-Nya, “Dan kalau sekiranya mereka bersabar…” (QS. Al Hujurat, 5).
Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis lainnya yang juga melalui Qatadah, bahwa para sahabat selalu mengeraskan suaranya kepada Rasulullah ﷺ.
bila berbicara dengannya, maka Allah subhanahu wa ta’ala.
segera menurunkan firman-Nya, “Janganlah kalian meninggikan suara kalian …” (QS. Hujurat 2).

Nomor Surah 49
Nama Surah Al Hujurat
Arab الحجرات
Arti Kamar-kamar
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 106
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 18
Jumlah kata 353
Jumlah huruf 1533
Surah sebelumnya Surah Al-Fath
Surah selanjutnya Surah Qaf
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

49:15, 49 15, 49-15, Surah Al Hujurat 15, Tafsir surat AlHujurat 15, Quran Al-Hujurat 15, Surah Al Hujurat ayat 15

Video Surah

49:15


More Videos

Kandungan Surah Al Hujurat

۞ QS. 49:1 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:2 • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 49:3 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Balasan dan pahala dari Allah • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 49:5 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 49:7 • Abad terbaik umat Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 49:8 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 49:9 • Akibat terpisah dari umat Islam • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:10 • Perlunya saling menasehati antara sesama

۞ QS. 49:11 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:12 • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Dosa-dosa besar

۞ QS. 49:13 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:14 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Islamnya orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat

۞ QS. 49:15 • Pahala iman • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 49:16 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 49:17 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 49:18 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

Ayat Pilihan

Dan mohonlah ampun kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. An-Nisa’ [4]: 106

Demi masa.

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

kecuali orang-orang yang beriman & mengerjakan amal saleh & nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran & nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

QS. Al-‘Asr [103]: 1-3

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
QS. Al-Hajj [22]: 40

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia & di akhirat,
dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim & memperbuat apa yang Dia kehendaki.
QS. Ibrahim [14]: 27

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Correct! Wrong!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Correct! Wrong!

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Correct! Wrong!

+

Array

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Correct! Wrong!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Kamus Istilah Islam

Umrah

Apa itu Umrah? Umrah adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, kh...

Qutaibah bin Sa'id

Siapa itu Qutaibah bin Sa’id? Qutaibah bin Sa’id bin Jamil bin Tharif Ats-Tsaqafi, al Balkhi, al Baghlani. Dilahirkan di tahun 149 H. Dikisahkan bahwa kakek beliau, Jamil bin Tharif termas...

Ummah

Apa itu Ummah? Ummah adalah sebuah kata dan frasa dari bahasa Arab yang berarti: “masyarakat” atau “bangsa”. Kata tersebut berasal dari kata amma-yaummu, yang dapat berarti: &...