QS. Al Hasyr (Pengusiran) – surah 59 ayat 19 [QS. 59:19]

وَ لَا تَکُوۡنُوۡا کَالَّذِیۡنَ نَسُوا اللّٰہَ فَاَنۡسٰہُمۡ اَنۡفُسَہُمۡ ؕ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ
Walaa takuunuu kaal-ladziina nasuullaha fa-ansaahum anfusahum uula-ika humul faasiquun(a);

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri.
Mereka itulah orang-orang fasik.

―QS. 59:19
Topik ▪ Takdir ▪ Allah menggerakkan hati manusia ▪ Azab orang kafir
59:19, 59 19, 59-19, Al Hasyr 19, AlHasyr 19, Al-Hashr 19, AlHashr 19, Al Hashr19, Al-Hasyr 19
English Translation - Sahih International
And be not like those who forgot Allah, so He made them forget themselves.
Those are the defiantly disobedient.
―QS. 59:19

 

Tafsir surah Al Hasyr (59) ayat 19

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 19. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini dapat berarti khusus dan dapat pula berarti umum.
Berarti khusus ialah ayat ini berhubungan dengan orang munafik dan orang-orang Yahudi Bani Nadhir serta sikap dan tindakan mereka terhadap kaum Muslimin pada waktu turunnya ayat ini.
Berarti umum ialah semua orang yang suka menyesatkan orang lain dari jalan yang benar dan orang-orang yang mau disesatkan karena teperdaya oleh rayuan dan janji-janji yang muluk-muluk dari orang yang menyesatkan.

Maksudnya, janganlah sekali-kali orang yang beriman seperti orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah melupakannya.
Orang yang lupa kepada Allah, seperti orang munafik dan orang Yahudi Bani Nadhir di masa Rasulullah ﷺ, tidak bertakwa kepada-Nya.
Mereka hanya memikirkan kehidupan dunia saja, tidak memikirkan kehidupan di akhirat.
Mereka disibukkan oleh harta dan anak cucu mereka serta segala yang berhubungan dengan kesenangan duniawi.
Firman Allah:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.
Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
(al-Munafiqun [63]: 9)

Kemudian diterangkan bahwa jika seseorang lupa kepada Allah, maka Allah pun melupakannya.
Maksud pernyataan Allah melupakan mereka ialah Allah tidak menyukai mereka, sehingga mereka bergelimang dalam kesesatan, makin lama mereka makin sesat, sehingga makin jauh dari jalan yang lurus, jalan yang diridai Allah.
Oleh karena itu, di akhirat mereka juga dilupakan Allah, dan Allah tidak menolong dan meringankan beban penderitaan mereka.
Akhirnya mereka dimasukkan ke dalam neraka, sebagai balasan perbuatan dan tindakan mereka.

Ditegaskan bahwa orang-orang seperti kaum munafik dan Yahudi Bani Nadhir adalah orang-orang yang fasik.
Mereka mengetahui mana yang baik (hak) dan mana yang batil, mana yang baik dan mana yang jahat.
Namun demikian, mereka tidak melaksanakan yang benar dan baik itu, tetapi malah melaksanakan yang batil dan yang jahat.













Iklan



Ikuti RisalahMuslim