Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hasyr (Pengusiran) – surah 59 ayat 18 [QS. 59:18]

یٰۤاَیُّہَا الَّذِیۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰہَ وَ لۡتَنۡظُرۡ نَفۡسٌ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ ۚ وَ اتَّقُوااللّٰہَ ؕ اِنَّ اللّٰہَ خَبِیۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuuut-taquullaha waltanzhur nafsun maa qaddamat lighadin waattaquullaha innallaha khabiirun bimaa ta’maluun(a);
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah.
Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

―QS. Al Hasyr [59]: 18

Daftar isi

O you who have believed, fear Allah.
And let every soul look to what it has put forth for tomorrow – and fear Allah.
Indeed, Allah is Acquainted with what you do.
― Chapter 59. Surah Al Hasyr [verse 18]

يَٰٓأَيُّهَا hai

O
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

you (who)
ءَامَنُوا۟ yang beriman

believe!
ٱتَّقُوا۟ bertakwalah

Fear
ٱللَّهَ Allah

Allah
وَلْتَنظُرْ dan hendaklah memperhatikan

and let look
نَفْسٌ jiwa/diri/seseorang

every soul
مَّا apa

what
قَدَّمَتْ yang ia telah perbuat

it has sent forth
لِغَدٍ untuk hari esok

for tomorrow,
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah

and fear
ٱللَّهَ Allah

Allah.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱللَّهَ Allah

Allah
خَبِيرٌۢ Maha Mengetahui

(is) All-Aware
بِمَا terhadap apa-apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu mengerjakan

you do.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hasyr
59:18

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Kepada orang-orang yang beriman diperintahkan agar bertakwa kepada Allah, dengan melaksanakan perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Termasuk melaksanakan perintah Allah ialah memurnikan ketaatan dan menundukkan diri hanya kepada-Nya, tidak ada sedikit pun unsur syirik di dalamnya, melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan, dan mengadakan hubungan baik sesama manusia.

Dalam ayat yang lain diterangkan tanda-tanda orang bertakwa:

لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikatmalaikat, kitabkitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan.
Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
(al-Baqarah [2]: 177)


Dalam Alquran ungkapan kata takwa mempunyai beberapa arti, di antaranya:
Pertama, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran dan diajarkan Rasulullah ﷺ seperti contoh ayat di atas.
Kedua, takut melanggar perintah Allah dan memelihara diri dari perbuatan maksiat.


Orang yang bertakwa kepada Allah hendaklah selalu memperhatikan dan meneliti apa yang akan dikerjakan, apakah ada manfaat untuk dirinya di akhirat nanti atau tidak.
Tentu yang akan dikerjakannya semua bermanfaat bagi dirinya di akhirat nanti.

Di samping itu, hendaklah seseorang selalu memperhitungkan perbuatannya sendiri, apakah sesuai dengan ajaran agama atau tidak.
Jika lebih banyak dikerjakan yang dilarang Allah, hendaklah ia berusaha menutupnya dengan amal-amal saleh.

Dengan perkataan lain, ayat ini memerintahkan manusia agar selalu mawas diri, memperhitungkan segala yang akan dan telah diperbuatnya sebelum Allah menghitungnya di akhirat nanti.


Suatu peringatan pada akhir ayat ini agar selalu bertakwa kepada Allah, karena Dia mengetahui semua yang dikerjakan hamba-hamba-Nya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, yang lahir maupun yang batin, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Wahai orang-orang yang beriman, berlindunglah kalian dari azab Allah dengan selalu mematuhi-Nya.
Hendaknya setiap orang memikirkan apa saja amalan yang dipersiapkan untuk hari esok.


Selalu bertakwalah kepada Allah.
Allah benar-benar mengetahui dan akan membalas segala sesuatu yang kalian kerjakan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai orang-orang yang meyakini Allah dan rasul-Nya serta melaksanakan setiap perintah-Nya, takutlah kepada Allah dan jagalah diri-diri kalian dari siksa-Nya dengan cara melaksanakan yang diperintahkan kepada kalian serta meninggalkan yang dilarang oleh-Nya.
Hendaklah setiap diri merenungkan apa yang akan diperbuatnya untuk bekal pada hari Kiamat.


Takutlah kepada Allah di setiap perbuatan yang kalian lakukan dan yang kalian tinggalkan.
Sesungguhnya, Allah Mahateliti atas segala yang kalian kerjakan.


Dia akan membalasnya dengan balasan yang setimpal.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok) yakni untuk menghadapi hari kiamat


(dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Aun ibnu Abu Juhaifah, dari Al-Munzir ibnu Jarir, dari ayahnya yang mengatakan bahwa ketika kami bersama Rasulullah ﷺ di suatu pagi hari, tiba-tiba datanglah kepada Rasulullah ﷺ suatu kaum yang tidak beralas kaki dan tidak berbaju.
Mereka hanya mengenakan jubah atau kain ‘abaya, masing-masing dari mereka menyandang pedang.
Sebagian besar dari mereka berasal dari Mudar, bahkan seluruhnya dari Mudar.
Maka berubahlah wajah Rasulullah ﷺ melihat keadaan mereka yang mengenaskan karena kefakiran mereka.
Kemudian Rasulullah ﷺ masuk dan keluar, lalu memerintahkan kepada Bilal agar diserukan azan dan didirikan salat.
Lalu Rasulullah ﷺ salat.
Seusai salat, beliau berkhotbah dan membacakan firman-Nya:
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu.
(QS. An-Nisa’ [4]: 1), hingga akhir ayat.
Beliau membaca pula firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Hasyr, yaitu:
dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)
Hendaklah seseorang bersedekah dengan uang dinarnya, dengan uang dirhamnya, dengan sa’ jewawutnya, dengan sa’ buah kurmanya.
Hingga Nabi ﷺ bersabda, bahwa sekalipun dengan separo biji kurma.
Maka datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar dengan membawa kantong yang telapak tangannya hampir tidak mampu menggenggamnya, bahkan memang tidak dapat menggenggamnya.
Kemudian orang-orang lain mengikuti jejaknya hingga aku (perawi) melihat dua tumpukan makanan dan baju.
Dan kulihat wajah Rasulullah ﷺ berseri, seakan-akan berkilauan cemerlang, lalu beliau ﷺ bersabda:

Barang siapa yang memprakarsai perbuatan yang baik dalam Islam, maka baginya pahala perbuatannya dan pahala orang-orang yang mengikuti jejaknya sesudahnya tanpa mengurangi sesuatu pun dari pahala mereka.
Dan barang siapa yang memprakarsai perbuatan yang buruk dalam Islam, maka dia mendapat dosanya dan dosa orang-orang yang mengikuti jejaknya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka barang sedikitpun.

Imam Muslim telah mengetengahkan hadis ini secara munfarid melalui hadis Syu’bah berikut sanad yang semisal.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Perintah untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang pengertiannya mencakup mengerjakan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang oleh-Nya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), (QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Yakni hitung-hitunglah diri kalian sebelum kalian dimintai pertanggung jawaban, dan perhatikanlah apa yang kamu tabung buat diri kalian berupa amal-amal saleh untuk bekal hari kalian dikembalikan, yaitu hari dihadapkan kalian kepada Tuhan kalian.

dan bertakwalah kepada Allah.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)


mengukuhkan kalimat perintah takwa yang sebelumnya.

sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Artinya, ketahuilah oleh kalian bahwa Allah mengetahui semua amal perbuatan dan keadaan kalian, tiada sesuatu pun dari kalian yang tersembunyi bagi-Nya dan tiada sesuatu pun —baik yang besar maupun yang kecil— dari urusan mereka yang luput dari pengetahuan-Nya.

Unsur Pokok Surah Al Hasyr (الحشر)

Surat Al-Hasyr terdiri atas 24 ayat, termasuk golongan surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Bayyinah.

Dinamai surat ini "Al Hasyr" (pengusiran) diambil dari perkataan "Al Hasyr " yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Keimanan:

▪ Apa yang berada di langit dan di bumi semuanya bertasbih memuji Allah.
▪ Allah pasti mengalahkan musuh-Nya dan musuh-musuh Rasul-Nya.
▪ Allah mempunyai Al Asmaa-ul Husna.
▪ Keagungan Alquran dan ketinggian martabatnya.

Hukum:

▪ Cara pembagian harta fai’.
▪ Perintah bertakwa dan menyiapkan diri untuk kehidupan ukhrawi.

Lain-lain:

▪ Beberapa sifat orang-orang munafik dan orang-orang ahli kitab yang tercela.
▪ Peringatan-peringatan untuk kaum muslimin.

Audio

QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 24 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 24

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hasyr ayat 18 - Gambar 1 Surah Al Hasyr ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 59:18
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hasyr.

Surah Al-Hasyr (Arab: الحشر , “Pengusiran”) adalah surah ke-59 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 24 ayat.
Dinamakan Al Hasyr yang berarti pengusiran diambil dari perkataan Al Hasyr yang terdapat pada ayat ke-2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Nomor Surah 59
Nama Surah Al Hasyr
Arab الحشر
Arti Pengusiran
Nama lain Bani Nadhir
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 101
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 24
Jumlah kata 448
Jumlah huruf 971
Surah sebelumnya Surah Al-Mujadilah
Surah selanjutnya Surah Al-Mumtahanah
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

59:18, 59 18, 59-18, Surah Al Hasyr 18, Tafsir surat AlHasyr 18, Quran Al-Hashr 18, AlHashr 18, Al Hashr18, Al-Hasyr 18, Surah Al Hasyr ayat 18

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Hasyr

۞ QS. 59:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 59:2 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Tidak berkumpul dua agama di semenanjung Arab • Azab orang kafir

۞ QS. 59:3 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 59:4 • Siksaan Allah sangat pedih • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 59:5 • Azab orang kafir

۞ QS. 59:6 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 59:7 • Siksaan Allah sangat pedih • Maksiat dan dosa

۞ QS. 59:8 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 59:10 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Berdoa untuk mayit • Memohon ampun

۞ QS. 59:11 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 59:12 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 59:13 • Kebodohan orang kafir • Sifat orang munafik

۞ QS. 59:15 • Azab orang kafir

۞ QS. 59:16 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 59:17 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Pahala jin dan balasannya • Siksa orang kafir

۞ QS. 59:18 Al Khabir (Maha Waspada) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 59:19 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 59:20 • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 59:22 Tauhid Uluhiyyah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 59:23 Tauhid Uluhiyyah • Kesombongan hak Allah semata • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Jabbar (Maha Pemaksa) • Al Salam (Maha Penyelamat)

۞ QS. 59:24 • Berdoa dengan Asma’ul Husna • Al Bari’ (Maha Pencipta) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

Ayat Pilihan

Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik)
“Sesungguhnya orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.”
Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata
QS. Az-Zumar [39]: 15

Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya,
maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka & merekapun mencintai-Nya,
yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin,
QS. Al-Ma’idah [5]: 54

Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu,
jika kamu orang-orang yang baik,
maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.
QS. Al-Isra’ [17]: 25

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Kamus

tartil

Apa itu tartil? tar.til membaca Alquran dengan pelan … •

hadanah

Apa itu hadanah? ha.da.nah kewajiban memelihara, mendidik, dan mengatur segala kepentingan atau keperluan anak yang belum mumayiz … •

Abu Dujanah

Siapa itu Abu Dujanah? Abu Dujanah Simak bin Kharasha (???-632) (Arab:أبو دجانة) adalah Sahabat Nabi Muhammad. Ia telah mengikuti pertempuran Uhud hingga pertempuran Yamamah pada tahun 632 dal...