Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hasyr (Pengusiran) – surah 59 ayat 18 [QS. 59:18]

یٰۤاَیُّہَا الَّذِیۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰہَ وَ لۡتَنۡظُرۡ نَفۡسٌ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ ۚ وَ اتَّقُوااللّٰہَ ؕ اِنَّ اللّٰہَ خَبِیۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuuut-taquullaha waltanzhur nafsun maa qaddamat lighadin waattaquullaha innallaha khabiirun bimaa ta’maluun(a);
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah.
Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

―QS. Al Hasyr [59]: 18

O you who have believed, fear Allah.
And let every soul look to what it has put forth for tomorrow – and fear Allah.
Indeed, Allah is Acquainted with what you do.
― Chapter 59. Surah Al Hasyr [verse 18]

يَٰٓأَيُّهَا hai

O
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

you (who)
ءَامَنُوا۟ yang beriman

believe!
ٱتَّقُوا۟ bertakwalah

Fear
ٱللَّهَ Allah

Allah
وَلْتَنظُرْ dan hendaklah memperhatikan

and let look
نَفْسٌ jiwa/diri/seseorang

every soul
مَّا apa

what
قَدَّمَتْ yang ia telah perbuat

it has sent forth
لِغَدٍ untuk hari esok

for tomorrow,
وَٱتَّقُوا۟ dan bertakwalah

and fear
ٱللَّهَ Allah

Allah.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱللَّهَ Allah

Allah
خَبِيرٌۢ Maha Mengetahui

(is) All-Aware
بِمَا terhadap apa-apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu mengerjakan

you do.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hasyr
59:18

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Kepada orang-orang yang beriman diperintahkan agar bertakwa kepada Allah, dengan melaksanakan perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Termasuk melaksanakan perintah Allah ialah memurnikan ketaatan dan menundukkan diri hanya kepada-Nya, tidak ada sedikit pun unsur syirik di dalamnya, melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan, dan mengadakan hubungan baik sesama manusia.

Dalam ayat yang lain diterangkan tanda-tanda orang bertakwa:

لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikatmalaikat, kitabkitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan.
Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
(al-Baqarah [2]: 177)


Dalam Alquran ungkapan kata takwa mempunyai beberapa arti, di antaranya:
Pertama, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran dan diajarkan Rasulullah ﷺ seperti contoh ayat di atas.
Kedua, takut melanggar perintah Allah dan memelihara diri dari perbuatan maksiat.


Orang yang bertakwa kepada Allah hendaklah selalu memperhatikan dan meneliti apa yang akan dikerjakan, apakah ada manfaat untuk dirinya di akhirat nanti atau tidak.
Tentu yang akan dikerjakannya semua bermanfaat bagi dirinya di akhirat nanti.

Di samping itu, hendaklah seseorang selalu memperhitungkan perbuatannya sendiri, apakah sesuai dengan ajaran agama atau tidak.
Jika lebih banyak dikerjakan yang dilarang Allah, hendaklah ia berusaha menutupnya dengan amalamal saleh.

Dengan perkataan lain, ayat ini memerintahkan manusia agar selalu mawas diri, memperhitungkan segala yang akan dan telah diperbuatnya sebelum Allah menghitungnya di akhirat nanti.


Suatu peringatan pada akhir ayat ini agar selalu bertakwa kepada Allah, karena Dia mengetahui semua yang dikerjakan hamba-hamba-Nya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, yang lahir maupun yang batin, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Wahai orang-orang yang beriman, berlindunglah kalian dari azab Allah dengan selalu mematuhi-Nya.
Hendaknya setiap orang memikirkan apa saja amalan yang dipersiapkan untuk hari esok.


Selalu bertakwalah kepada Allah.
Allah benar-benar mengetahui dan akan membalas segala sesuatu yang kalian kerjakan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai orang-orang yang meyakini Allah dan rasul-Nya serta melaksanakan setiap perintah-Nya, takutlah kepada Allah dan jagalah diri-diri kalian dari siksa-Nya dengan cara melaksanakan yang diperintahkan kepada kalian serta meninggalkan yang dilarang oleh-Nya.
Hendaklah setiap diri merenungkan apa yang akan diperbuatnya untuk bekal pada hari Kiamat.


Takutlah kepada Allah di setiap perbuatan yang kalian lakukan dan yang kalian tinggalkan.
Sesungguhnya, Allah Mahateliti atas segala yang kalian kerjakan.


Dia akan membalasnya dengan balasan yang setimpal.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok) yakni untuk menghadapi hari kiamat


(dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Aun ibnu Abu Juhaifah, dari Al-Munzir ibnu Jarir, dari ayahnya yang mengatakan bahwa ketika kami bersama Rasulullah ﷺ di suatu pagi hari, tiba-tiba datanglah kepada Rasulullah ﷺ suatu kaum yang tidak beralas kaki dan tidak berbaju.
Mereka hanya mengenakan jubah atau kain ‘abaya, masing-masing dari mereka menyandang pedang.
Sebagian besar dari mereka berasal dari Mudar, bahkan seluruhnya dari Mudar.
Maka berubahlah wajah Rasulullah ﷺ melihat keadaan mereka yang mengenaskan karena kefakiran mereka.
Kemudian Rasulullah ﷺ masuk dan keluar, lalu memerintahkan kepada Bilal agar diserukan azan dan didirikan salat.
Lalu Rasulullah ﷺ salat.
Seusai salat, beliau berkhotbah dan membacakan firman-Nya:
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu.
(QS. An-Nisa’ [4]: 1), hingga akhir ayat.
Beliau membaca pula firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Hasyr, yaitu:
dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)
Hendaklah seseorang bersedekah dengan uang dinarnya, dengan uang dirhamnya, dengan sa’ jewawutnya, dengan sa’ buah kurmanya.
Hingga Nabi ﷺ bersabda, bahwa sekalipun dengan separo biji kurma.
Maka datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar dengan membawa kantong yang telapak tangannya hampir tidak mampu menggenggamnya, bahkan memang tidak dapat menggenggamnya.
Kemudian orang-orang lain mengikuti jejaknya hingga aku (perawi) melihat dua tumpukan makanan dan baju.
Dan kulihat wajah Rasulullah ﷺ berseri, seakan-akan berkilauan cemerlang, lalu beliau ﷺ bersabda:

Barang siapa yang memprakarsai perbuatan yang baik dalam Islam, maka baginya pahala perbuatannya dan pahala orang-orang yang mengikuti jejaknya sesudahnya tanpa mengurangi sesuatu pun dari pahala mereka.
Dan barang siapa yang memprakarsai perbuatan yang buruk dalam Islam, maka dia mendapat dosanya dan dosa orang-orang yang mengikuti jejaknya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka barang sedikitpun.

Imam Muslim telah mengetengahkan hadis ini secara munfarid melalui hadis Syu’bah berikut sanad yang semisal.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Perintah untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang pengertiannya mencakup mengerjakan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang oleh-Nya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), (QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Yakni hitung-hitunglah diri kalian sebelum kalian dimintai pertanggung jawaban, dan perhatikanlah apa yang kamu tabung buat diri kalian berupa amalamal saleh untuk bekal hari kalian dikembalikan, yaitu hari dihadapkan kalian kepada Tuhan kalian.

dan bertakwalah kepada Allah.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)


mengukuhkan kalimat perintah takwa yang sebelumnya.

sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Artinya, ketahuilah oleh kalian bahwa Allah mengetahui semua amal perbuatan dan keadaan kalian, tiada sesuatu pun dari kalian yang tersembunyi bagi-Nya dan tiada sesuatu pun —baik yang besar maupun yang kecil— dari urusan mereka yang luput dari pengetahuan-Nya.

Unsur Pokok Surah Al Hasyr (الحشر)

Surat Al-Hasyr terdiri atas 24 ayat, termasuk golongan surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Bayyinah.

Dinamai surat ini "Al Hasyr" (pengusiran) diambil dari perkataan "Al Hasyr " yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Keimanan:

▪ Apa yang berada di langit dan di bumi semuanya bertasbih memuji Allah.
▪ Allah pasti mengalahkan musuh-Nya dan musuh-musuh Rasul-Nya.
▪ Allah mempunyai Al Asmaa-ul Husna.
▪ Keagungan Alquran dan ketinggian martabatnya.

Hukum:

▪ Cara pembagian harta fai’.
▪ Perintah bertakwa dan menyiapkan diri untuk kehidupan ukhrawi.

Lain-lain:

▪ Beberapa sifat orang-orang munafik dan orang-orang ahli kitab yang tercela.
▪ Peringatan-peringatan untuk kaum muslimin.

Audio

QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 24 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 24

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hasyr ayat 18 - Gambar 1 Surah Al Hasyr ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 59:18
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hasyr.

Surah Al-Hasyr (Arab: الحشر , “Pengusiran”) adalah surah ke-59 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 24 ayat.
Dinamakan Al Hasyr yang berarti pengusiran diambil dari perkataan Al Hasyr yang terdapat pada ayat ke-2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Nomor Surah59
Nama SurahAl Hasyr
Arabالحشر
ArtiPengusiran
Nama lainBani Nadhir
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu101
JuzJuz 28
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat24
Jumlah kata448
Jumlah huruf971
Surah sebelumnyaSurah Al-Mujadilah
Surah selanjutnyaSurah Al-Mumtahanah
Sending
User Review
5 (1 vote)
Tags:

59:18, 59 18, 59-18, Surah Al Hasyr 18, Tafsir surat AlHasyr 18, Quran Al-Hashr 18, AlHashr 18, Al Hashr18, Al-Hasyr 18, Surah Al Hasyr ayat 18

▪ qs al hasyr 59 :18
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Fajr (Fajar) – surah 89 ayat 6 [QS. 89:6]

6. Tidakkah engkau, wahai Rasul dan kaum musyrik, memperhatikan dan merenungkan dengan pikiran jernih bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Ad? Allah mengazab mereka karena telah berbuat durhaka, m … 89:6, 89 6, 89-6, Surah Al Fajr 6, Tafsir surat AlFajr 6, Quran Al-Fajr 6, Surah Al Fajr ayat 6

QS. Al Qamar (Bulan) – surah 54 ayat 46 [QS. 54:46]

45-46. Allah menegasikan keyakinan kaum kafir itu . Golongan itu pasti akan dikalahkan oleh kaum yang beriman dan mereka akan mundur ke belakang sambil berlari pontang-panting. Kekalahan mereka di dun … 54:46, 54 46, 54-46, Surah Al Qamar 46, Tafsir surat AlQamar 46, Quran Al-Qamar 46, Surah Al Qomar ayat 46

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #23

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … من شرّ ماخلق ومن شرّ ا سقٍ اذا وقب ومن شرّ النفّثت

Pendidikan Agama Islam #6

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang … kafir mukminin mukhlisin muttaqin muslim Benar!

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … Needle Lightsaber Al-Qaswa Zulfikar Valyrian Steel Benar! Kurang tepat! Sabda

Instagram