Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Hasyr (Pengusiran) – surah 59 ayat 11 [QS. 59:11]

اَلَمۡ تَرَ اِلَی الَّذِیۡنَ نَافَقُوۡا یَقُوۡلُوۡنَ لِاِخۡوَانِہِمُ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا مِنۡ اَہۡلِ الۡکِتٰبِ لَئِنۡ اُخۡرِجۡتُمۡ لَنَخۡرُجَنَّ مَعَکُمۡ وَ لَا نُطِیۡعُ فِیۡکُمۡ اَحَدًا اَبَدًا ۙ وَّ اِنۡ قُوۡتِلۡتُمۡ لَنَنۡصُرَنَّکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ یَشۡہَدُ اِنَّہُمۡ لَکٰذِبُوۡنَ
Alam tara ilaal-ladziina naafaquu yaquuluuna la-ikhwaanihimul-ladziina kafaruu min ahlil kitaabi la-in ukhrijtum lanakhrujanna ma’akum walaa nuthii’u fiikum ahadan abadan wa-in quutiltum lananshurannakum wallahu yasyhadu innahum lakaadzibuun(a);
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudaranya yang kafir di antara Ahli Kitab,
“Sungguh, jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu;
dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun demi kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantumu.”
Dan Allah menyaksikan, bahwa mereka benar-benar pendusta.

―QS. Al Hasyr [59]: 11

Daftar isi

Have you not considered those who practice hypocrisy, saying to their brothers who have disbelieved among the People of the Scripture,
"If you are expelled, we will surely leave with you, and we will not obey, in regard to you, anyone – ever;
and if you are fought, we will surely aid you."
But Allah testifies that they are liars.
― Chapter 59. Surah Al Hasyr [verse 11]

أَلَمْ tidaklah

Do not
تَرَ kamu memperhatikan

you see
إِلَى kepada

[to]
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
نَافَقُوا۟ (mereka) munafik

(were) hypocrites,
يَقُولُونَ mereka berkata

saying
لِإِخْوَٰنِهِمُ kepada saudara-saudara mereka

to their brothers,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieved,
مِنْ dari

among
أَهْلِ ahli

the People
ٱلْكِتَٰبِ kitab

(of) the Scripture,
لَئِنْ sungguh jika

"If
أُخْرِجْتُمْ kamu diusir

you are expelled,
لَنَخْرُجَنَّ niscaya kami akan keluar

surely we will leave
مَعَكُمْ bersamamu

with you,
وَلَا dan tidak

and not
نُطِيعُ kami taat/patuh

we will obey
فِيكُمْ pada/untuk kamu

concerning you
أَحَدًا seseorang/siapapun

anyone,
أَبَدًا selama-lamanya

ever;
وَإِن dan jika

and if
قُوتِلْتُمْ kamu di perangi

you are fought,
لَنَنصُرَنَّكُمْ niscaya kami akan membantu kamu

certainly we will help you."
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
يَشْهَدُ menyaksikan

bears witness
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka

that they
لَكَٰذِبُونَ benar-benar pendusta

(are) surely liars.

Tafsir

Alquran

Surah Al Hasyr
59:11

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 11. Oleh Kementrian Agama RI


Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq, Ibnu Mundhir, dan Abu Nu’aim dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini turun berhubungan dengan segolongan orang dari Bani Auf, di antaranya ialah ‘Abdullah bin Ubay bin Salul, Wadi’ah bin Malik, Suwaid, dan Da’is, diutus kepada Bani Nadhir sebagaimana diterangkan ayat ini.


Allah mengatakan kepada Rasulullah ﷺ,
"Apakah engkau tidak heran hai Muhammad melihat tindakan-tindakan orang-orang munafik itu?
Mereka menjanjikan sesuatu kepada orang-orang Yahudi Bani Nadhir, yang berlawanan dengan keinginan mereka sendiri.

Orang-orang munafik yang dipimpin oleh ‘Abdullah bin Ubay mengatakan kepada orang Yahudi Bani Nadhir bahwa mereka adalah teman akrab, karena mereka menyimpan permusuhan dengan kaum Muslimin."


Mereka mengatakan,
"Hai Bani Nadhir, jika kamu sekalian diusir dari negerimu sebagaimana dikehendaki Muhammad ﷺ dan kaum Muslimin, pastilah kami akan bersama-sama dengan kamu, dan tidak ada seorang pun yang dapat menghalangi kami ikut serta dengan kamu sekalian.
"


Selanjutnya orang-orang munafik itu mengatakan,
"Hai Bani Nadhir, jika kamu sekalian diperangi Muhammad kami pasti menolongmu dan ikut menumpas musuh-musuh kamu",
kenyataannya semua yang dijanjikan orang-orang munafik itu bohong belaka.
Mereka dengan mudah mengingkari janji yang telah mereka janjikan walaupun janji itu dikuatkan dengan sumpah.

Allah mengetahui bahwa mereka berdusta.


Perkataan
"Allah menyaksikan bahwa mereka benar-benar pendusta"
merupakan suatu kabar gaib yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

Sebagaimana disebutkan bahwa orang-orang munafik telah menjanjikan pertolongan kepada Bani Nadhir, tetapi Allah menyatakan bahwa orang-orang munafik itu tidak akan menepati janjinya.
Hal itu benar-benar terbukti di kemudian hari.

Pemberitaan suatu kejadian yang akan terjadi di kemudian hari ini termasuk bukti kemukjizatan Alquran.


‘Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya ketika melihat kaum Muslimin mengepung Bani Nadhir, mengirim dua orang utusan untuk menyampaikan pesan bahwa ia dan kawan-kawannya akan datang membantu dengan segala kekuatan yang ada pada mereka, untuk membebaskan mereka dari kepungan Muhammad.

Setelah Bani Nadhir dikepung rapat oleh kaum Muslimin selama berhari-hari, bantuan yang dijanjikan itu tidak kunjung datang.
Akhirnya orang Yahudi Bani Nadhir yakin bahwa janji ‘Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya itu adalah janji bohong belaka.
Maka timbullah rasa takut dan gentar dalam hati mereka.
Oleh karena itu, mereka menyatakan menyerah kepada Rasulullah ﷺ tanpa syarat.
Maka Rasulullah ﷺ menetapkan bahwa mereka harus menerima hukuman yang ditetapkan bagi mereka, dan keluar dari kota Madinah dengan paksa.

Tafsir QS. Al Hasyr (59) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah kamu tidak melihat dengan heran kepada orang-orang munafik yang berkali-kali berkata kepada kaum Ahl al-Kitab yang kafir (yaitu Banu Nadlir),
"Demi Allah, jika kalian dipaksa untuk meninggalkan Madinah kami pasti akan pergi bersama kalian, dan sampai kapan pun kami tidak akan tunduk kepada siapa saja dalam urusan kalian ini.
Jika kalian diperangi oleh kaum Muslimin, kami pasti akan menolong kalian. "
Allah benar-benar menyaksikan bahwa yang dijanjikan oleh orang-orang munafik itu adalah kebohongan belaka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang munafik berkata kepada sahabat mereka yang kafir, dari golongan Yahudi Bani Nadhir,
"Jika Muhammad dan orang-orang yang bersamanya mengusir kalian dari rumah-rumah kalian, kami akan turut keluar bersama kalian.
Kami tidak akan pernah mematuhi siapa pun untuk mengusir atau membiarkan kalian.


Jika mereka memerangi kalian, kami akan membantu kalian melawan mereka.” Sesungguhnya Allah menjadi saksi bahwasanya orang-orang munafik itu telah berdusta dalam janji mereka kepada Yahudi Bani Nadhir.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah kamu tiada memperhatikan) tiada melihat


(orang-orang yang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab) yaitu kepada Bani Nadhir dan saudara-saudara mereka yang kafir:


("Sesungguhnya jika) huruf lam di sini menunjukkan makna qasam dan demikian pula pada tempat-tempat lainnya yang semuanya ada di empat tempat


(kalian diusir) dari Madinah


(niscaya kami pun akan keluar bersama kalian, dan kami tidak akan patuh untuk menghinakan kalian) yakni untuk menjadikan kalian terhina


(kepada siapa pun selama-lamanya, dan jika kalian diperangi) dari lafal wa in terbuang huruf lam yang menunjukkan makna permulaan


(pasti kami akan membantu kalian."
Dan Allah menyaksikan, bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal orang-orang munafik —seperti Abdullah ibnu Ubay dan teman-temannya— ketika mereka mengirimkan utusannya kepada orang-orang Bani Nadir untuk menjanjikan kepada mereka akan dukungan dan pertolongannya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara Ahli Kitab,
"Sesungguhnya jika kamu diusir, niscaya kami pun akan keluar bersama kamu;
dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu;
dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu."
(QS. Al-Hasyr [59]: 11)

Maka dijawab oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman berikutnya:

Dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
(QS. Al-Hasyr [59]: 11)

Yakni benar-benar pendusta dalam janji mereka.
Ini dikatakan oleh mereka barangkali karena hanya sebagai basa-basi saja karena sudah sejak semula mereka berniat tidak akan memenuhinya.
Atau barangkali mereka merasa bahwa apa yang mereka katakan itu tidak mampu mereka lakukan.
Karena itulah disebutkan oleh firman selanjutnya:

dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tiada akan menolongnya.
(QS. Al-Hasyr [59]: 12)

Maksudnya, mereka tidak mau berperang bersama orang-orang Bani Nadir.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Hasyr (59) Ayat 11

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari as-Suddi bahwa beberapa orang bani Quraizah masuk Islam, tetapi di antara mereka terdapat orang-orang munafik.
Orang-orang munafik itu berkata kepada al-Hasyr: 11) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melukiskan sifat-sifat orang munafik yang selalu berdusta.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Al Hasyr (الحشر)

Surat Al-Hasyr terdiri atas 24 ayat, termasuk golongan surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Bayyinah.

Dinamai surat ini "Al Hasyr" (pengusiran) diambil dari perkataan "Al Hasyr " yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Keimanan:

▪ Apa yang berada di langit dan di bumi semuanya bertasbih memuji Allah.
▪ Allah pasti mengalahkan musuh-Nya dan musuh-musuh Rasul-Nya.
▪ Allah mempunyai Al Asmaa-ul Husna.
▪ Keagungan Alquran dan ketinggian martabatnya.

Hukum:

▪ Cara pembagian harta fai’.
▪ Perintah bertakwa dan menyiapkan diri untuk kehidupan ukhrawi.

Lain-lain:

▪ Beberapa sifat orang-orang munafik dan orang-orang ahli kitab yang tercela.
▪ Peringatan-peringatan untuk kaum muslimin.

Ayat-ayat dalam Surah Al Hasyr (24 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 24 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hasyr (59) : 1-24 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 24

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hasyr ayat 11 - Gambar 1 Surah Al Hasyr ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 59:11
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hasyr.

Surah Al-Hasyr (Arab: الحشر , “Pengusiran”) adalah surah ke-59 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 24 ayat.
Dinamakan Al Hasyr yang berarti pengusiran diambil dari perkataan Al Hasyr yang terdapat pada ayat ke-2 surat ini.
Di dalam surat ini disebutkan kisah pengusiran suatu suku Yahudi yang bernama Bani Nadhir yang berdiam di sekitar kota Madinah.

Nomor Surah 59
Nama Surah Al Hasyr
Arab الحشر
Arti Pengusiran
Nama lain Bani Nadhir
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 101
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 24
Jumlah kata 448
Jumlah huruf 971
Surah sebelumnya Surah Al-Mujadilah
Surah selanjutnya Surah Al-Mumtahanah
Sending
User Review
4.2 (20 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

59:11, 59 11, 59-11, Surah Al Hasyr 11, Tafsir surat AlHasyr 11, Quran Al-Hashr 11, AlHashr 11, Al Hashr11, Al-Hasyr 11, Surah Al Hasyr ayat 11

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Hasyr

۞ QS. 59:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 59:2 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Tidak berkumpul dua agama di semenanjung Arab • Azab orang kafir

۞ QS. 59:3 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 59:4 • Siksaan Allah sangat pedih • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 59:5 • Azab orang kafir

۞ QS. 59:6 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 59:7 • Siksaan Allah sangat pedih • Maksiat dan dosa

۞ QS. 59:8 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 59:10 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Berdoa untuk mayit • Memohon ampun

۞ QS. 59:11 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 59:12 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 59:13 • Kebodohan orang kafir • Sifat orang munafik

۞ QS. 59:15 • Azab orang kafir

۞ QS. 59:16 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 59:17 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Pahala jin dan balasannya • Siksa orang kafir

۞ QS. 59:18 Al Khabir (Maha Waspada) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 59:19 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 59:20 • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 59:22 Tauhid Uluhiyyah • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 59:23 Tauhid Uluhiyyah • Kesombongan hak Allah semata • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Jabbar (Maha Pemaksa) • Al Salam (Maha Penyelamat)

۞ QS. 59:24 • Berdoa dengan Asma’ul Husna • Al Bari’ (Maha Pencipta) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

Ayat Pilihan

Dan jika kamu memutuskan perkara mereka,
maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil,
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.
QS. Al-Ma’idah [5]: 42

Dialah Allah,
Yang Maha Esa.

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Dia tiada beranak & tidak pula diperanakkan,

dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.

QS. Al-Ikhlas [112]: 1-4

Dan sungguh,
Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu.
(Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.
QS. Al-A’raf [7]: 10

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar,
dan timbanglah dengan neraca yang benar.
Itulah yang lebih utama (bagimu) & lebih baik akibatnya.
QS. Al-Isra’ [17]: 35

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus

Al-Insyirah

Apa itu Al-Insyirah? Surah Al-Insyirah (bahasa Arab:الانشراح, “Kelapangan”) adalah surah ke-94 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiy...

hilah

Apa itu hilah? DEFINISI AL HILAH Secara bahasa, kata al hilah الحيلة) ), sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar di dalam Fat-hul Bari, mempunyai arti, segala cara yang mengantarkan kepada tujuan deng...

muzaki

Apa itu muzaki? mu.za.ki orang yang (wajib) membayar zakat; infak dan sedekah dari para muzaki diharapkan oleh fakir miskin … •