Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Hajj (Haji) - surah 22 ayat 26 [QS. 22:26]

وَ اِذۡ بَوَّاۡنَا لِاِبۡرٰہِیۡمَ مَکَانَ الۡبَیۡتِ اَنۡ لَّا تُشۡرِکۡ بِیۡ شَیۡئًا وَّ طَہِّرۡ بَیۡتِیَ لِلطَّآئِفِیۡنَ وَ الۡقَآئِمِیۡنَ وَ الرُّکَّعِ السُّجُوۡدِ
Wa-idz bau-wa’naa la-ibraahiima makaanal baiti an laa tusyrik bii syai-an wathahhir baitiya li-ththaa-ifiina wal qaa-imiina warrukka’issujuud(i);
Dan (ingatlah), ketika Kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan),
“Janganlah engkau mempersekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang yang tawaf, dan orang yang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud.
―QS. Al Hajj [22]: 26

Daftar isi

And (mention, O Muhammad), when We designated for Abraham the site of the House, (saying),
"Do not associate anything with Me and purify My House for those who perform Tawaf and those who stand (in prayer) and those who bow and prostrate.
― Chapter 22. Surah Al Hajj [verse 26]

وَإِذْ dan ketika

And when
بَوَّأْنَا Kami memberi tempat

We assigned
لِإِبْرَٰهِيمَ kepada Ibrahim

to Ibrahim
مَكَانَ tempat

(the) site
ٱلْبَيْتِ rumah/Baitullah

(of) the House,
أَن bahwa

"That
لَّا janganlah

(do) not
تُشْرِكْ kamu mempersekutukan

associate
بِى dengan Aku

with Me
شَيْـًٔا segala sesuatu

anything
وَطَهِّرْ dan sucikanlah

and purify
بَيْتِىَ rumah-Ku

My House
لِلطَّآئِفِينَ bagi orang-orang yang tawaf

for those who circumambulate
وَٱلْقَآئِمِينَ dan orang-orang yang berdiri/beribadat

and those who stand
وَٱلرُّكَّعِ dan orang-orang yang ruku’

and those who bow,
ٱلسُّجُودِ orang-orang yang sujud

(and) those who prostrate.

Tafsir Quran

Surah Al Hajj
22:26

Tafsir QS. Al-Hajj (22) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ agar mengingatkan kepada orang-orang musyrik Mekah yang menghalang-halangi manusia masuk agama Islam dan masuk Masjidil Haram tentang peristiwa yang pernah terjadi dahulu, ialah pada waktu Allah menunjukkan kepada Nabi Ibrahim as, letak Baitullah yang akan dibangun kembali dan waktu ia memaklumkan kepada seluruh manusia di dunia atas perintah Allah bahwa Baitullah menjadi pusat peribadatan bagi seluruh manusia.
Dengan mengingatkan peristiwa-peristiwa itu diharapkan orangorang musyrik Mekah tidak lagi menghalang-halangi manusia masuk agama Islam dan masuk Masjidil Haram, karena agama Islam itu adalah agama nenek moyang mereka Ibrahim dan Masjidil Haram itu didirikan oleh nenek moyang mereka pula.

Menurut ayat ini, Ibrahimlah orang yang pertama kali membangun Ka’bah.
Tetapi menurut suatu riwayat bahwa Ibrahim hanyalah bertugas membangun Ka’bah itu kembali bersama putranya Ismail as, sebelumnya telah didirikan Ka’bah itu, kemudian runtuh dan bekasnya tertimbun oleh pasir.

Menurut riwayat tersebut, setelah Ismail putra Ibrahim dan istrinya Hajar yang ditinggalkannya di Mekah menjadi dewasa maka Ibrahim datang ke Mekah dari Palestina, untuk melaksanakan perintah-perintah Allah yaitu mendirikan kembali Ka’bah bersama putranya Ismail.
Allah memberitahukan kepada Ibrahim bekas tempat berdirinya Ka’bah yang telah runtuh itu dengan meniupkan angin kencang ke tempat itu, menjadi bersih, lalu Ibrahim as dan putranya Ismail as mendirikan Ka’bah di tempat itu.

Kemudian Allah memerintahkan kepada Ibrahim as dan umatnya agar mentauhidkan Allah;
tidak mempersekutukannya dengan sesuatu pun, membersihkan Ka’bah dari segala macam perbuatan yang mengandung unsur-unsur syirik, mensucikannya dari segala macam najis dan kotoran, menjadikan Ka’bah itu sebagai pusat peribadatan bagi orang-orang yang beriman, seperti mengerjakan tawaf (berjalan mengelilingi Ka’bah).

Perkataan
"salat, ruku’ dan sujud",
merupakan isyarat bahwa Ka’bah itu didirikan untuk umat Islam, karena salat, ruku’ sujud itu, merupakan ciri khas ibadah umat Islam yang dilakukan dengan menghadap Ka’bah.



Allah telah melimpahkan karunia-Nya yang besar kepada kaum Muslimin, yang telah mempersiapkan pusat peribadatan mereka sejak lama sebelum diutus rasul mereka yang membawa risalah Islamiyah.
Dengan perkataan lain dapat dikatakan bahwa pendirian Ka’bah yang dilaksanakan Nabi Ibrahim atas perintah Allah itu, merupakan persiapan penyampaian risalah Islamiyah.

Karena di kemudian hari Ka’bah itu dijadikan Allah sebagai kiblat salat kaum Muslimin dan tempat mereka mengerjakan ibadah haji dan umrah.

Tafsir QS. Al Hajj (22) : 26. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sampaikanlah, wahai Muhammad, kepada orang-orang musyrik yang mengaku sebagai pengikut agama Ibrahim `alaihis salam.
dan menjadikan al-Masjid al-Haram sebagai tempat berhala, sampaikan kepada mereka itu kisah perjalanan Ibrahim yang telah Kami tunjukkan tempatnya.


Setelah mendapatkan tempat itu, ia Kami perintahkan untuk membangunnya dan Kami katakan,
"Janganlah kamu membuat sekutu apa pun terhadap-Ku dalam beribadah.
Bersihkan rumah-Ku ini dari berhalaberhala dan kotoran-kotoran agar siap untuk dipakai tawaf, dihuni dan dipakai sebagai tempat beribadah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ingatlah, wahai Nabi, ketika Kami jelaskan kepada Ibrahim tempat Baitullah, dan Kami menyiapkannya untuknya, sedangkan tempat itu belum diketahui.
Dan Kami memerintahkannya agar membangunnya berdasarkan ketakwaan kepada Allah dan mentauhidkan-Nya, serta mensucikan rumah tersebut dari kekafiran,bid’ah dan najis;
agar menjadi kelapangan bagi orang-orang yang berthawaf di sekelilingnya dan orang-orang yang mengerjakan shalat di sisinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan) ingatlah


(ketika Kami jelaskan) Kami terangkan


(kepada Ibrahim tempat Baitullah) supaya ia membangunnya kembali karena Baitullah itu telah diangkat sejak zaman banjir besar yakni zamannya Nabi Nuh, kemudian Kami perintahkan kepada Ibrahim,


("Janganlah kamu menyekutukan Aku dengan sesuatu pun dan sucikanlah rumah-Ku ini) dari berhalaberhala


(bagi orang-orang yang tawaf dan orang-orang yang bermukim) yakni orang-orang yang tinggal di sekitarnya


(dan orang-orang yang rukuk dan sujud") Rukka’is-sujuud adalah bentuk jamak dari kata Raaki ‘iin dan Saajidin, maksudnya adalah orang-orang yang salat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Di dalam ayat ini, terkandung makna yang mengecam dan mencela orang-orang yang menyembah selain Allah dan mempersekutukan-Nya dengan yang lain dari kalangan Quraisy, yang justru hal itu dilakukan di negeri yang pada mulanya dibangun untuk tujuan mengesakan Allah dan menyembah-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Kemudian Allah menyebutkan bahwa Dia telah menempatkan Ibrahim di suatu tempat di Baitullah, yakni Allah memberinya petunjuk ke tempat itu dan menyerahkannya kepada dia serta mengizinkannya untuk membangun rumah di tempat tersebut.
Kebanyakan ulama menjadikan ayat ini sebagai dalil yang menunjukkan bahwa sesungguhnya Ibrahimalaihis salam adalah orang yang pertama membangun Baitul Atiq (Ka’bah), dan bahwa sebelum itu Ka’bah tidak ada yang membangunnya.


Disebutkan di dalam kitab sahihnya melalui Abu Zar yang mengatakan bahwa:


ia bertanya kepada Rasulullah,
"Wahai Rasulullah, masjid manakah yang pertama dibangun?"
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Masjidil Haram."
Ia bertanya lagi,
"Lalu masjid mana lagi?"
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Baitul Muqaddas."
Ia bertanya,
"Berapakah jarak di antara keduanya?"
Rasulullah ﷺ menjawab."Empat puluh tahun."


Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun untuk (tempat beribadah) manusia ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkati.
(QS. Ali ‘Imran [3]: 96), hingga akhir ayat berikutnya.

Dan Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail,
"Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf i’tikaf, rukuk, dan yang sujud."
(QS. Al-Baqarah [2]: 125)

Dalam pembahasan terdahulu telah disebutkan semua hadis dan asar yang sahihsahih yang menceritakan tentang pembangunan Baitullah, sehingga dalam pembahasan ini tidak perlu diulangi lagi.


Dalam ayat ini disebutkan oleh firman-Nya:

Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku.

Yakni bangunlah Baitullah dengan menyebut nama-Ku semata.

dan sucikanlah rumah-Ku ini.

Qatadah dan Mujahid mengatakan, maksudnya yaitu menyucikannya dari segala kemusyrikan.

bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadat, dan orang-orang yang rukuk, dan sujud.

Maksudnya, jadikanlah Baitullah ini khusus untuk mereka yang menyembah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Orang yang bertawaf di Baitullah sudah dikenal dengan istilah Ta’if (tawaf) yang merupakan ibadah khusus hanya dilakukan di Baitullah, karena sesungguhnya ibadah seperti itu tidak boleh dilakukan di tempat yang lain kecuali di Baitullah.

Al-qa-imina, yakni orang-orang yang salat.


Ar-rukka’is sujud, orang-orang yang rukuk dan bersujud.


Penyebutan tawaf diiringi dengan penyebutan salat, karena kedua jenis ibadah ini tidaklah disyariatkan kecuali khusus di Baitullah, ibadah tawaf dilakukan di sekelilingnya, dan salat dilakukan dengan menghadap kepadanya dalam kebanyakan keadaan.
Terkecuali di kala salat dikerjakan dalam medan perang saat sulit untuk menghadap ke arah kiblat, juga dikecualikan dalam salat sunat di perjalanan (di atas kendaraan).

Unsur Pokok Surah Al Hajj (الحجّ)

Surat Al-Hajj, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, terdiri atas 78 ayat, sedang menurut pendapat sebagian ahli tafsir termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Sebab perbedaan ini ialah karena sebagian ayat-ayat surat ini ada yang diturunkan di Mekah dan sebagian lagi diturunkan di Madinah.

Dinamai surat ini "Al Hajj", karena surat ini mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadat haji, seperti ihram, thawaf, sa’i, wuquf di Arafah, mencukur rambut, syi’ar-syi’ar Allah, faedahfaedah dan hikmahhikmah disyari’atkannya haji.

Ditegaskan pula bahwa ibadat haji itu telah disyari’atkan di masa Nabi Ibrahimalaihis salam, dan Ka’bah didirikan oleh Nabi Ibrahimalaihis salam bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam.

Menurut Al Ghaznawi, surat Al Hajj termasuk di antara surat-surat yang ajaib, diturunkan di malam dan di siang hari, dalam musafir dan dalam keadaan tidak musafir, ada ayat-ayat yang diturunkan di Mekah dan ada pula yang diturunkan di Madinah, isinya ada yang berhubungan dengan peperangan dan ada pula yang berhubungan dengan perdamaian, ada ayat-ayatnya yang muhkam dan ada pula yang mutasyabihaat.

Keimanan:

▪ Keimanan tentang adanya kebangkitan dan huru-hara hari kiamat.
▪ Dan susunan alam semesta dapat diambil bukti-bukti tentang adanya Allah Maha Pencipta.

Hukum:

▪ Kewajiban berhaji bagi kaum muslimin dan haji telah disyariatkan pada masa Ibrahim `alaihis salam.
▪ Hukum berkata dusta.
▪ Larangan menyembah berhala.
▪ Binatang-binatang yang halal dimakan.
▪ Hukum menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil-haram.
▪ Keizinan berperang untuk mempertahankan diri dan agama.
▪ Hukum hukum yang berhubungan dengan haji.

Lain-lain:

▪ Membantah kebenaran tanpa pengetahuan adalah perbuatan yang tercela.
▪ Tanda tanda takwa yang sampai ke hati.
▪ Tiap-tiap agama yang dibawa rasulrasul sejak dahulu mempunyai syari’at tertentu dan cara melakukannya.
▪ Pahala orang yang mati dalam berhijrah di jalan Allah.
▪ Sikap orang-orang kafir bila mendengar ayat-ayat Alquran.
▪ Anjuran berjihad dengan sesungguhnya.
▪ Celaan Islam terhadap orang-orang yang tidak tetap pendiriannya dan selalu mencari keuntungan untuk diri sendiri

Audio Murottal

QS. Al-Hajj (22) : 1-78 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 78 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Hajj (22) : 1-78 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 78

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Hajj ayat 26 - Gambar 1 Surah Al Hajj ayat 26 - Gambar 2
Statistik QS. 22:26
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Hajj.

Surah Al-Hajj (bahasa Arab:الحجّ, al-Hajj, “Haji”) adalah surah ke-22 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 78 ayat .
Sebagian ayat dari surah ini diturunkan di Mekkah dan sebagian lagi di Madinah, oleh karena itu para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai golongan surah ini (Makkiyah atau Madaniyah)

Surah ini dinamai surah ini Al-Hajj, karena surah ini mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadah haji, seperti ihram, thawaf, sa’i, wuquf di Arafah, mencukur rambut, syi’ar-syi’ar Allah, faedah-faedah dan hikmah-hikmah disyari’atkannya haji.
Ditegaskan pula bahwa ibadat haji itu telah disyari’atkan pada masa Nabi Ibrahim, dan Ka’bah didirikan oleh Nabi Ibrahim bersama puteranya Ismail.

Menurut Al Ghaznawi, surah Al-Hajj termasuk di antara surah-surah yang ajaib, diturunkan di malam dan di siang hari, dalam musafir dan dalam keadaan tidak musafir, ada ayat-ayat yang diturunkan di Mekah dan ada pula yang diturunkan di Madinah, isinya ada yang berhubungan dengan peperangan dan ada pula yang berhubungan dengan perdamaian, ada ayat-ayatnya yang muhkam dan ada pula yang mutasyabihaat.

Nomor Surah 22
Nama Surah Al Hajj
Arab الحجّ
Arti Haji
Nama lain
Tempat Turun Madinah & Makkah
Urutan Wahyu 103
Juz Juz 17
Jumlah ruku’ 10 ruku’
Jumlah ayat 78
Jumlah kata 1282
Jumlah huruf 5315
Surah sebelumnya Surah Al-Anbiya
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’minun
Sending
User Review
4.6 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

22:26, 22 26, 22-26, Surah Al Hajj 26, Tafsir surat AlHajj 26, Quran Al-Haj 26, Alhaj 26, Al Haj 26, Al-Hajj 26, Surah Al Hajj ayat 26

Video Surah

22:26


More Videos

Kandungan Surah Al Hajj

۞ QS. 22:1 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat •

۞ QS. 22:2 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 22:3 • Sifat iblis dan pembantunya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 22:4 • Sifat iblis dan pembantunya • Azab orang kafir

۞ QS. 22:5 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 22:6 • Kekuasaan Allah • Al Haq (Maha Benar) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 22:7 • Kiamat telah dekat • Kepastian hari kiamat • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 22:9 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 22:10 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain • Maksiat dan dosa

۞ QS. 22:11 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 22:12 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 22:13 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 22:14 • Pahala iman • Sifat Iradah (berkeinginan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 22:15 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Berbaik sangka terhadap Allah

۞ QS. 22:16 Sifat Iradah (berkeinginan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 22:17 • Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Derajat para pemeluk agama • Keutamaan iman

۞ QS. 22:18 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Hukum alam • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 22:19 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 22:20 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 22:21 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 22:22 • Sifat neraka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 22:23 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 22:24 • Al Hamid (Maha Terpuji) • Sifat ahli surga

۞ QS. 22:26 • Islam agama para nabi

۞ QS. 22:30 Ar Rabb (Tuhan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 22:31 • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 22:32 • Pentingnya berbuat dengan teliti

۞ QS. 22:34 Tauhid Uluhiyyah • Al Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 22:37 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Perbuatan dan niat • Pentingnya berbuat dengan teliti • Kebutuhan muslim terhadap amal salehHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 22:38 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keutamaan iman •

۞ QS. 22:39 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 22:40 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat) •

۞ QS. 22:41 • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 22:44 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 22:45 • Azab orang kafir

۞ QS. 22:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 22:47 • Allah menepati janji • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 22:48 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 22:50 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 22:51 • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 22:52 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 22:53 • Sifat iblis dan pembantunya • Sifat orang munafik

۞ QS. 22:54 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 22:55 • Nama-nama hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 22:56 • Pahala iman • Segala sesuatu milik Allah • Nama-nama surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 22:57 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 22:58 • Pahala iman

۞ QS. 22:59 • Pahala iman • Al Halim (Maha Penyabar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 22:60 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Afwu (Maha Pemaaf) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 22:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) •

۞ QS. 22:62 Tauhid Uluhiyyah • Al Haq (Maha Benar) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 22:63 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 22:64 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 22:65 Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 22:66 Tauhid Rububiyyah • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 22:67 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 22:68 • Keluasan ilmu Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 22:69 • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 22:70 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 22:72 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 22:73 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 22:74 • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat)

۞ QS. 22:75 • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 22:76 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 22:77 Ar Rabb (Tuhan) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 22:78 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Berpegang teguh dengan (ajaran) Allah • Al Maula (Maha Penolong) • An-Nashir (Maha Penolong) • Islam agama yang diterima di sisi Allah

Ayat Pilihan

Telah Kami tulis dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh,
bahwa bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.
Sungguh (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini,
benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah)
QS. Al-Anbiya [21]: 105-106

Sesungguhnya Allah,
hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat,
dan Dialah Yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.
QS. Luqman [31]: 34

Janganlah kamu makan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan bathil & jangan membawa (urusan) harta itu kepada hakim,
supaya kamu dapat memakan harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui
QS. Al-Baqarah [2]: 188

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya,
dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
QS. An-Nisa’ [4]: 58

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Correct! Wrong!

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Correct! Wrong!

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

+

Array

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Correct! Wrong!

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus Istilah Islam

Az-Zukhruf

Apa itu Az-Zukhruf? Surah Az-Zukhruf adalah surah ke-43 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat. Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yan...

Al-Mulk

Apa itu Al-Mulk? Surah Al-Mulk adalah surah ke-67 dalam Alquran. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat. Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang...

Khamar

Apa itu Khamar? Khamar adalah sebuah istilah Islam untuk “sari anggur yang difermentasikan” atau arak. Istilah tersebut terkadang secara garis yang lebih besar ditujukan kepada hal yang m...