QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 9 [QS. 69:9]

وَ جَآءَ فِرۡعَوۡنُ وَ مَنۡ قَبۡلَہٗ وَ الۡمُؤۡتَفِکٰتُ بِالۡخَاطِئَۃِ ۚ
Wajaa-a fir’aunu waman qablahu wal mu’tafikaatu bil khaathi-at(i);

Dan telah datang Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar.
―QS. 69:9
Topik ▪ Kebutuhan muslim terhadap amal saleh
69:9, 69 9, 69-9, Al Haaqqah 9, AlHaaqqah 9, Al Haqqah 9, AlHaqqah 9, Al-Haqqah 9

Tafsir surah Al Haaqqah (69) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, diterangkan bahwa Fir’aun dan kaum Lut beserta pengikut-pengikutnya juga telah berbuat kerusakan yang besar yaitu mendustakan para rasul yang diutus Allah kepada mereka.
Oleh karena itu, mereka diazab oleh Tuhan.
Dalam ayat lain, Allah berfirman:

Semuanya telah mendustakan rasul-rasul maka berlakulah ancaman-Ku (atas mereka).
(Q.S. Qaaf [50]: 14)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Telah datang Fir’aun, orang-orang kafir dari umat terdahulu dan kelompok masyarakat yang keluar dari kebenaran dan fitrah yang suci dengan melakukan perbuatan dosa besar yang keji.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan telah datang Firaun dan orang-orang yang mengikutinya) beserta para pengikutnya.

Menurut suatu qiraat, lafal qabilahu dibaca qablahu sehingga artinya, orang-orang kafir yang sebelumnya (dan negeri-negeri yang dijungkirbalikkan) penduduknya dijungkirbalikkan berikut negeri-negeri tempat tinggal mereka, yang dimaksud adalah negeri-negeri tempat tinggal kaum Nabi Luth (karena kesalahan yang besar) karena mereka mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa besar.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat berikutnya:

Dan telah datang Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 9)

Menurut suatu qiraat dibaca qiblihi dengan huruf qaf yang di-kasrah-kan, artinya dari sisi Fir’aun, yakni mereka yang berada di masanya dari kalangan pengikut-pengikutnya, yaitu orang-orang kafir dari bangsa Egypt.
Sedangkan ulama lainnya membacanya qablahu, yang artinya orang-orang yang sebelumnya dari kalangan umat-umat yang berperi laku seperti dia.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 9)

Mereka adalah umat-umat yang mendustakan rasul-rasulnya.

karena kesalahan yang besar.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 9)

Yaitu mendustakan apa yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala

Menurut Ar-Rabi’ ibnu Anas, arti khati-ah ialah perbuatan maksiat.

Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah kesalahan yang besar.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 10)

Lafaz rasul merupakan isim jenis, artinya masing-masing dari mereka telah mendustakan utusan Allah yang dikirim kepada mereka.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

semuanya telah mendustakan rasul-rasul, maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan.
(Q.S. Qaaf [50]: 14)

Barang siapa yang mendustakan seorang rasul, berarti dia mendustakan semua rasul.
Seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
(Q.S. Asy-Syu’ara’ [26]: 105)

Kaum Ad telah mendustakan para rasul.
(Q.S. Asy-Syu’ara’ [26]: 123)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kaum Samud telah mendustakan rasul-rasul.
(Q.S. Asy-Syu’ara’ [26]: 141)

Karena sesungguhnya yang datang kepada tiap umat hanyalah seorang rasul.
Untuk itulah maka disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
(Q.S. Al-Haqqah; 10)

Yakni siksaan yang besar, keras, lagi menyakitkan.
Mujahid mengatakan bahwa rabiyah artinya keras.
As-Saddi mengatakan siksaan yang membinasakan.


Informasi Surah Al Haaqqah (الحآقة)
Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al Mulk.

Nama Al Haaqqah” diambil dari kata “Al Haaqqah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya “‘hari kiamat”.

Keimanan:

Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasul-rasul mereka pada hari kiamat
kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab
penegasan Allah bahwa Al Qur’an itu benar-benar wahyu Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Haaqqah (52 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Haaqqah (69) ayat 9 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Haaqqah (69) ayat 9 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Haaqqah (69) ayat 9 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Haqqah (69) ayat 1-52 - Nalendra Wiryawan (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Haqqah (69) ayat 1-52 - Nalendra Wiryawan (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Haaqqah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 52 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 69:9
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, "Hari Kiamat") adalah surah ke-69 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 69
Nama Surah Al Haaqqah
Arab الحآقة
Arti Hari kiamat
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 78
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 261
Jumlah huruf 1133
Surah sebelumnya Surah Al-Qalam
Surah selanjutnya Surah Al-Ma’arij
4.7
Ratingmu: 4.5 (29 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/69-9









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta