Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 4 [QS. 69:4]

کَذَّبَتۡ ثَمُوۡدُ وَ عَادٌۢ بِالۡقَارِعَۃِ
Kadz-dzabat tsamuudu wa’aadun bil qaari’at(i);
Kaum Samud, dan ‘Ad telah mendustakan hari Kiamat.
―QS. Al Haaqqah [69]: 4

Thamud and ‘Aad denied the Striking Calamity.
― Chapter 69. Surah Al Haaqqah [verse 4]

كَذَّبَتْ telah mendustakan

Denied
ثَمُودُ kaum Tsamud

Thamud
وَعَادٌۢ dan kaum ‘Ad

and Aad
بِٱلْقَارِعَةِ dengan yang mengejutkan/hari kiamat

the Striking Calamity.

Tafsir

Alquran

Surah Al Haaqqah
69:4

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 4. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, diterangkan bahwa kaum Samud dan kaum ‘Ad tidak mempercayai adanya hari Kiamat.
Mereka tidak percaya bahwa nanti akan terjadi kehancuran dunia dan peristiwa dahsyat yang huru-haranya tidak tertanggungkan.

Hal ini juga difirmankan Allah:

كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ .
اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَا .

فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَا .
فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَا

(Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim), ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka, lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka,
"(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.
"
Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah).
(as-Syams [91]: 11-14)

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 4. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kaum Tsamud dan ‘Ad telah mendustakan hari kiamat yang mengejutkan semua makhluk karena kedahsatannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kaum Tsamud telah mendustakan hari Kiamat menciutkan hati karena kedahsyatannya.
Tsamud adalah kaum Saleh, sedangkan ‘Ad adalah kaum Hud.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kaum Tsamud dan kaum ‘Ad telah mendustakan hari yang menggentarkan) yakni hari kiamat, hari kiamat dinamakan demikian karena kedahsyatan dan kengerian yang terjadi pada hari itu sangat menggentarkan hati.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Al-Haqqah adalah salah satu dari nama lain hari kiamat, karena di dalam hari kiamat direalisasikan janji dan ancaman Allah subhanahu wa ta’ala Karena itulah maka Allah membesarkan perihalnya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
(QS. Al-Haqqah [69]: 3)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan kebinasaan yang Dia timpakan atas umat-umat yang mendustakan adanya hari kiamat.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Adapun kaum Samud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa.
(QS. Al-Haqqah [69]: 5)

Yaitu pekikan yang mendiamkan mereka dan gempa yang sangat dahsyat yang mematikan mereka.
Hal yang sama dikatakan oleh Qatadah, bahwa At-Tagiyah artinya pekikan yang mengguntur.
Pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir.
Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Tagiyah ialah dosa-dosa;
hal yang senada dikatakan oleh Ar-Rabi’ ibnu Anas dan Ibnu Zaid, bahwa makna yang dimaksud ialah perbuatan-perbuatan yang melampaui batas, dan Ibnu Zaid membaca firman-Nya:

(Kaum) Samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas.
(QS. Asy-Syams [91]: 11)

As-Saddi mengatakan bahwa kaum Samud dibinasakan karena perbuatan yang melampaui batas, yakni ulah orang yang menyembelih unta Nabi Saleh.

Adapun kaum ‘Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin.
(QS. Al-Haqqah [69]: 6)

Yakni angin yang sangat dingin (yang membekukan segalanya).

Qatadah, As-Saddi, dan Ar-Rabi’ ibnu Anas serta As Sauri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
lagi sangat kencang.
(QS. Al-Haqqah [69]: 6)
Maksudnya, sangat kuat tiupannya.

Qatadah mengatakan bahwa angin itu melanda mereka hingga melubangi hati mereka.

Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang sangat dingin lagi amat kencang.
(QS. Al-Haqqah [69]: 6)
Yaitu angin yang sangat dingin lagi mengamuk menghantam mereka tanpa belas kasihan.


Ali dan lain-lainnya mengatakan bahwa angin itu menghantam gudang-gudang tempat penyimpanan makanan mereka, maka berhamburanlah isinya tanpa terhitung.

yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka.
(QS. Al-Haqqah [69]: 7)


Yakni yang diperintahkan oleh Allah untuk menguasai mereka.

selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus.
(QS. Al-Haqqah [69]: 7).

Maksudnya, genap selama itu secara terus-menerus tiada henti-hentinya.
Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, As-Sauri, dan lain-lainnya mengatakan bahwa husuman artinya terus-menerus tiada henti-hentinya.


Diriwayatkan pula dari Ikrimah serta Ar-Rabi’ ibnu Khaisam, yang menimpakan kesialan-kesialan atas mereka, semakna dengan firman-Nya:

dalam beberapa hari yang sial (QS. Fushshilat [41]: 16)

Ar-Rabi’ mengatakan bahwa angin itu mula-mula datang pada hari Jumat, selainnya mengatakan hari Rabu.
Menurut pendapat yang lainnya lagi, hari itu dikenal di kalangan orang-orang dengan sebutan hari A’jaz, seakan-akan mereka yang menamakan demikian mengambil kesimpulan dari apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

maka kamu lihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
(QS. Al-Haqqah [69]: 7)

Menurut pendapat yang lain, dinamakan demikian karena angin itu terjadi di pertengahan musim dingin.
Pendapat yang lainnya lagi menyebutnya hari ‘Ajuz, karena seorang nenek-nenek dari kaum ‘Ad memasuki bunker perlindungannya, tetapi angin masuk ke dalamnya dan membunuhnya di hari yang kedelapan.
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Bagawi.

Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang telah kosong (lapuk).
(QS. Al-Haqqah [69]: 7)
Yakni telah rusak dan tiada isinya lagi.


Selain Ibnu Abbas mengatakan lapuk.


Angin itu menimpa seseorang dari mereka, lalu menerbangkannya dan menjatuhkannya dengan kepala di bawah hingga kepalanya pecah dan mati, dan yang tertinggal hanyalah tubuhnya saja yang kaku bagaikan tunggul pohon kurma yang sudah tiada tangkai dan dedaunannya lagi.


Di dalam hadis yang disebutkan di dalam kitab Sahihain dari Rasulullah ﷺ, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

Aku diberi pertolongan dengan melalui angin saba, dan kaum
"Ad dibinasakan oleh angin dabur.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Yahya ibnud Daris Al-Abdi, telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudail, dari Muslim, dari Mujahid, dari Ibnu Umar yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Tiadalah angin yang dibukakan oleh Allah terhadap kaum ‘Ad yang membawa kebinasaan kepada mereka melainkan hanya sebesar lubang sebuah cincin.
Lalu angin itu melanda penduduk daerah pedalaman mereka dan menerbangkannya berikut dengan ternak dan harta benda mereka.
Angin itu membawa mereka ke angkasa di antara langit dan bumi.
Ketika hal itu terlihat oleh penduduk perkotaan dari kalangan kaum ‘Ad, yaitu angin dan apa yang di bawanya, berkatalah mereka,
"Ini adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita."
Lalu angin itu menjatuhkan penduduk daerah pedalaman berikut ternak mereka ke atas penduduk perkotaan.

As-Sauri telah meriwayatkan dari Lais, dari Mujahid, bahwa angin yang melanda kaum ‘Ad itu mempunyai dua buah sayap dan ekor.

Unsur Pokok Surah Al Haaqqah (الحآقة)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Mulk.

Nama Al Haaqqah" diambil dari kata "Al Haaqqah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "’hari kiamat".

Keimanan:

▪ Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasulrasul mereka pada hari kiamat.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab.
▪ Penegasan Allah bahwa Alquran itu benar-benar wahyu Allah.

Audio

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Haaqqah ayat 4 - Gambar 1 Surah Al Haaqqah ayat 4 - Gambar 2
Statistik QS. 69:4
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-69 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah69
Nama SurahAl Haaqqah
Arabالحآقة
ArtiHari kiamat
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu78
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata261
Jumlah huruf1133
Surah sebelumnyaSurah Al-Qalam
Surah selanjutnyaSurah Al-Ma’arij
Sending
User Review
4.8 (14 votes)
Tags:

69:4, 69 4, 69-4, Surah Al Haaqqah 4, Tafsir surat AlHaaqqah 4, Quran Al Haqqah 4, AlHaqqah 4, Al-Haqqah 4, Surah Al Haqah ayat 4

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Insaan (Manusia) – surah 76 ayat 2 [QS. 76:2]

2. Proses awal penciptaan manusia ditegaskan pada ayat ini. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yaitu dari sperma laki-laki dan indung telur perempuan yang tujuan … 76:2, 76 2, 76-2, Surah Al Insaan 2, Tafsir surat AlInsaan 2, Quran Al Insan 2, Al-Insan 2, Surah Al Insan ayat 2

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 36 [QS. 69:36]

35-37. Atas segala perbuatan buruk yang dilakukan di dunia, maka akhirnya pada hari ini yaitu hari di akhirat, di sini yaitu di neraka, tidak ada seorang teman pun baginya yang dapat menolong atau mer … 69:36, 69 36, 69-36, Surah Al Haaqqah 36, Tafsir surat AlHaaqqah 36, Quran Al Haqqah 36, AlHaqqah 36, Al-Haqqah 36, Surah Al Haqah ayat 36

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #10

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama … 3 tahun 13 tahun 23 tahun

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan…..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. musibah dari Allah SWT cobaan Allah SWT kasih sayang Allah

Pendidikan Agama Islam #17

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah … عَاۤىِٕلًا قرن يَتِيْمًا السَّاۤىِٕلَ ضَاۤلًّا Benar! Kurang tepat! اَلَمْ يَجِدْكَ

Instagram