Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) - surah 69 ayat 25 [QS. 69:25]

وَ اَمَّا مَنۡ اُوۡتِیَ کِتٰبَہٗ بِشِمَالِہٖ ۬ۙ فَیَقُوۡلُ یٰلَیۡتَنِیۡ لَمۡ اُوۡتَ کِتٰبِیَہۡ
Wa-ammaa man uutiya kitaabahu bisyimaalihi fayaquulu yaa laitanii lam uuta kitaabiyah;
Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata,
“Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku.
―QS. Al Haaqqah [69]: 25

Daftar isi

But as for he who is given his record in his left hand, he will say,
"Oh, I wish I had not been given my record
― Chapter 69. Surah Al Haaqqah [verse 25]

وَأَمَّا dan adapun

But as for
مَنْ orang yang

(him) who
أُوتِىَ diberikan

is given
كِتَٰبَهُۥ kitabnya

his record
بِشِمَالِهِۦ di tangan kirinya

in his left hand
فَيَقُولُ maka dia berkata

will say,
يَٰلَيْتَنِى Alangkah baiknya

"O! I wish
لَمْ tidak

not
أُوتَ diberikan aku

I had been given
كِتَٰبِيَهْ kitab

my record

Tafsir Quran

Surah Al Haaqqah
69:25

Tafsir QS. Al-Haqqah (69) : 25. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini diterangkan keadaan orang kafir di akhirat ketika menerima catatan amal perbuatan yang mereka kerjakan selama hidup di dunia.
Kepada mereka disampaikan catatan amal perbuatannya dari sebelah kiri dan menerimanya dengan tangan kiri.

Setelah membaca catatan itu, timbullah ketakutan dalam hatinya karena berdasarkan catatan itu, ia pasti dimasukkan ke dalam neraka.
Ia berkata,
"Alangkah jeleknya perbuatanku dan alangkah bahagianya aku seandainya amalku yang berisi seperti ini tidak diberikan kepadaku, aku tidak menyangka bahwa semua perbuatanku di dunia tercatat dalam kitab ini."

Orang kafir berada dalam ketakutan yang luar biasa ketika menerima catatan amalnya, seakan-akan telah ditimpa azab yang dahsyat.
Padahal mereka belum ditimpa azab tersebut.

Hal ini memberi pengertian bahwa azab rohani itu lebih berat dari azab jasmani.

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 25. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sedangkan orang yang diberikan kitab dari sebelah kirinya, dengan penuh rasa penyesalan, berkata,
"Alangkah baiknya sekiranya aku tidak diberi kitab dan tidak mengetahui perhitungan terhadap diriku!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan adapun orang yang diberikan catatan amalannya dari sebelah kirinya dengan penuh rasa penyesalan berkata, Sungguh celaka, kiranya tidak diberikan kepadaku catatan amalanku ini dan aku tidak mengetahui apa balasan untukku.
Kiranya kematian yang aku alami di dunia itu menyelesaikan segala urusanku, aku tidak pernah dibangkitkan setelahnya, harta yang aku kumpulkan di dunia sama sekali tidak memberiku manfaat.


Telah hilang alasanku sehingga aku tidak memiliki alasan sama sekali."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata,
"Aduhai) wahai, lafal ya di sini menunjukkan makna tanbih


(alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

ini merupakan berita tentang keadaan yang dialami oleh orang-orang yang celaka apabila seseorang dari mereka menerima kitab catatan amalnya dari sebelah kirinya di tempat hisab hari kiamat.
Maka pada hari itu dia menyesali amal yang telah dilakukannya di dunia dengan penyesalan yang tiada taranya.

maka dia berkata,
"Wahai, alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.
Wahai, kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu."
(QS. Al-Haqqah [69]: 25-27)

Ad-Dahhak mengatakan yakni kematian yang tiada kehidupan lagi sesudahnya.
Hal yang sama dikatakan oleh Muhammad ibnu Ka’b, Ar-Rabi’, dan As-Saddi.


Qatadah mengatakan bahwa orang kafir saat itu menginginkan kematian, padahal ketika di dunia tiada sesuatu pun yang lebih dibencinya selain kematian.

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
Telah hilang kekuasaanku dariku.
(QS. Al-Haqqah [69]: 28-29)

Yakni harta dan kedudukanku tidak dapat membelaku dari azab Allah dan pembalasan-Nya, bahkan segala sesuatunya ditanggung oleh diriku, tiadayang menolongku dan tidak ada orang yang melindungiku.
Maka di saat itulah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
(QS. Al-Haqqah [69]: 30-31)

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Malaikat Zabaniyah (juru siksa) untuk memegangnya dengan kasar dari tempat perhimpunan, lalu lehernya dibelenggu, kemudian diseret ke neraka Jahanam, lalu dimasukkan ke dalamnya, dan api neraka Jahanam menelannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Al-Asyaj, telah menceritakan kepada kami Abu Khalid, dari Amr ibnu Qais, dari Al-Minhal ibnu Amr yang mengatakan bahwa tatkala Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Peganglah dia !"
Maka berebutan untuk menanganinya sebanyak tujuh puluh ribu malaikat, masing-masing dari mereka melakukan hal yang sama, maka ia menjumpai tujuh puluh ribu malaikat itu di dalam neraka.
Ibnu Abud Dunia mengatakan di dalam kitab Al-Ahw’ah bahwa orang kafir didatangi oleh empat ratus ribu malaikat, dan tiada sesuatu pun melainkan memukulinya, lalu si orang kafir itu berkata,
"Aku tidak punya salah denganmu."
Maka yang memukulinya berkata,
"Sesungguhnya Tuhan murka terhadapmu, maka segala sesuatu murka pula terhadapmu."

Al-Fudail ibnu Iyad mengatakan bahwa tatkala Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Peganglah dia dan belenggulah dia,"
maka berebutan untuk melaksanakannya sebanyak tujuh puluh ribu malaikat, untuk memperebutkan siapa yang paling dahulu dari mereka yang memasang belenggu di leher si kafir itu.

Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
(QS. Al-Haqqah [69]: 31)

Maksudnya, lemparkanlah dia ke dalamnya.

Unsur Pokok Surah Al Haaqqah (الحآقة)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Mulk.

Nama Al Haaqqah" diambil dari kata "Al Haaqqah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "’hari kiamat".

Keimanan:

▪ Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasulrasul mereka pada hari kiamat.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab.
▪ Penegasan Allah bahwa Alquran itu benar-benar wahyu Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Haaqqah (52 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Haaqqah ayat 25 - Gambar 1 Surah Al Haaqqah ayat 25 - Gambar 2
Statistik QS. 69:25
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-69 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 69
Nama Surah Al Haaqqah
Arab الحآقة
Arti Hari kiamat
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 78
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 261
Jumlah huruf 1133
Surah sebelumnya Surah Al-Qalam
Surah selanjutnya Surah Al-Ma’arij
Sending
User Review
4.5 (21 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

69:25, 69 25, 69-25, Surah Al Haaqqah 25, Tafsir surat AlHaaqqah 25, Quran Al Haqqah 25, AlHaqqah 25, Al-Haqqah 25, Surah Al Haqah ayat 25

Video Surah

69:25


More Videos

Kandungan Surah Al Haaqqah

۞ QS. 69:1 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:2 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:3 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:4 • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:5 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:6 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:7 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:8 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:10 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 69:13 • Peniupan sangkakala • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:14 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:15 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:16 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:17 ArsyAr Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:18 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 69:19 • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:20 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:21 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 69:22 • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:23 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 69:24 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:25 • Keluasan ilmu Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 69:26 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:30 • Memasuki neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:31 • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:32 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:33 • Al ‘Azim (Maha Agung) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 69:35 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 69:36 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:37 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:43 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 69:44 • Mendustai Allah

۞ QS. 69:45 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:46 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:48 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 69:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 69:50 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:52 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Azim (Maha Agung)

Ayat Pilihan

Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati (tawadhu’)
dan apabila orang jahil menyapa mereka,
mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
QS. Al-Furqan [25]: 63

Gembiralah atas rahmat & karunia Allah dengan diturunkannya Alquran & dijelaskannya syariat Islam. Ini lebih baik dari seluruh kesenangan dunia yang dapat dikumpulkan manusia. Krn merupakan santapan rohani & penyembuh segala penyakit hati
QS. Yunus [10]: 58

Jika keduanya (ibu & bapakmu) sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka jangan kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”
dan janganlah kamu membentak mereka
dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
QS. Al-Isra’ [17]: 23


“Berlapang-lapanglah dalam majlis”,
maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.
QS. Al-Mujadilah [58]: 11

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

+

Array

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

Ayat Muhkamat

Apa itu Ayat Muhkamat? Jenis ayat menurut maknanya Ada dua jenis ayat dibagi menurut maknanya: Ayat Muhkamat yakni ayat dengan makna jelas dan langsung. Ayat Mutasyabihat yakni dengan makna samar, a...

Ahlul Fatrah

Apa itu Ahlul Fatrah? Dalam teologi Islam, istilah Ahlul Fatrah merujuk kepada setiap orang yang tak pernah mendapatkan dakwah namun tak memiliki sifat buruk: orang yang menghiraukan ajaran Islam pad...

Baitullah

Apa itu Baitullah? Bai.tul.lah Baitulharam … •