Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 15 [QS. 69:15]

فَیَوۡمَئِذٍ وَّقَعَتِ الۡوَاقِعَۃُ
Fayauma-idzin waqa’atil waaqi’at(u);
Maka pada hari itu terjadilah hari Kiamat,
―QS. Al Haaqqah [69]: 15

Daftar isi

Then on that Day, the Resurrection will occur,
― Chapter 69. Surah Al Haaqqah [verse 15]

فَيَوْمَئِذٍ maka pada hari itu

Then (on) that Day
وَقَعَتِ terjadi

will occur
ٱلْوَاقِعَةُ kejadian

the Occurrence,

Tafsir Quran

Surah Al Haaqqah
69:15

Tafsir QS. Al-Haqqah (69) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Pada saat terjadinya hari Kiamat itu, langit dalam keadaan lemah sehingga terbelah.
Jika diperhatikan hukum-hukum Allah yang berlaku di ruang angkasa, maka yang dikemukakan ayat ini sesuai dengan hukum itu.

Masing-masing planet di ruang angkasa itu mempunyai daya tarik-menarik.
Dengan adanya daya tersebut, maka seluruh planet-planet menjadi selalu beredar pada garis edar yang tetap, tidak jatuh dan tidak menyimpang.

Seandainya salah satu saja di antara planet yang banyak itu bergeser dari falaknya, maka hilanglah keseimbangan tarik-menarik yang ada antara planet-planet itu, sehingga planet yang kecil tertarik oleh planet yang besar.
Terjadilah tabrakan antara planet-planet itu yang menghancurkan seluruh alam ini.

Kajian saintifik modern saat ini menyatakan bahwa jagad-raya seisinya ini diawali pembentukannya dari adanya singularity.
Singularity adalah sesuatu dimana calon/bakal ruang, energi, materi, dan waktu masih terkumpul menjadi satu (manunggal).

Dentuman Besar (Big Bang) meledakkan singularity ini dan berkembanglah seperti spiral-kerucut yang terus menerus berekspansi melebar dan melebar terus.
Sejak Big Bang itulah, waktu mulai memisahkan diri dari ruang, begitu pula energi, materi, dan gaya-gaya, dan selama bermiliar-miliar tahun terbentuklah seluruh jagad-raya yang berisi miliaran galaksi.

Ruang dan waktu terus mengalami ekspansi meluas.
Bahiruddin S.

Mahmud menjelaskan bahwa ekspansi jagad raya bukannya tak terbatas dan terus menerus.
Laju ekspansi atau perkembangan ini berangsur-angsur menurun, karena gaya gravitasi antar galaksi (yang mereka sesamanya terus saling menjauh) mulai mengendor, sehingga suatu saat akan berhentilah ekspansi jagad raya itu.

Ketika jagad raya atau alam semesta menghentikan aktivitas ekspansinya (perluasannya), masa penyusutannya (pemadatannya) pun dimulai.
Jika ekspansi diawali dari singularity, Big Bang, dan ekspansi alam semesta;
maka penyusutan alam semesta atau pemadatan (kontraksi) alam semesta diawali dengan alam semesta yang secara perlahan menyusut, di mana ruang, waktu, energi, materi, dan gaya-gaya akan bersatu kembali menjadi singularity.
Penyusutan ini makin lama makin cepat, dari dimensi waktu miliaran tahun, jutaan tahun, puluhan tahun, tahunan, bulanan, mingguan, harian, terus ke jam, menit, detik, mikro-detik dan akhirnya terjadi ledakan hebat yang disebut Big Crunch (Kompresan Besar) menjadi singularity kembali.
Jadi Big Crunch, adalah seperti Big Bang dalam arah yang berbalikkan.
Proses penyusutan alam semesta menuju Big Crunch ini, berlangsung dengan periode waktu yang sangat lama, kemudian semakin cepat, dan super cepat!! Menurut Paul Davies, ketika alam semesta telah memadat sampai seper-seratus (1/100) dari luasnya yang sekarang ini, maka efek tekanannya akan mengakibatkan suhu yang meninggi sampai mencapai titik didih benda cair;
dan bumi menjadi tempat yang tidak layak huni lagi.
Galaksi sudah tidak dapat dibedakan satu sama lainnya, karena mereka telah berfusi, dan merapat satu sama lainnya.
Selanjutnya gerak kepadatan makin naik hingga mencapai titik api pijar.
Pada saat inilah antariksa tampak bagaikan bola api plasma yang pijar.
Kemungkinan inilah yang disebut dalam Surah Al-Ma’arij [70]: 8,
"Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak."



Ketika terjadi proses ke arah Big Crunch itu, yaitu proses pemadatan atau penyusutan alam semesta, maka semua materi pecah kembali menjadi materi-materi fundamental seperti quark, elektron, dan sebagainya, gaya-gaya seperti gaya gravitasi, elektromagnetik, nuklir kuat, dan nuklir lemah mulai menyatu kembali.
Saat itulah benda-benda langit mulai kehilangan gaya-gaya gravitasinya, dan akibatnya terjadilah tubrukan-tubrukan dahsyat antar planet, sehingga bumi berbenturan dengan planet-planet lainnya, gunung-gunung berbenturan karena hilangnya gaya gravitasi yang menopangnya sehingga berbenturan sesamanya.
Langit antariksa mulai lemah karena ketiadaan topangan gaya gravitasi, dan mulai menyusut/ mengerut dan retak/terbelah.
Proses ini menimbulkan suara gemuruh dahsyat, yang dipuncaki dengan dentuman Big Crunch.
Apakah sangkakala (sur) yang dimaksud adalah mulainya suara gemuruh ketika terjadi proses penyusutan ini?
Wallahu a’lam bis-sawab.
Akhirnya setelah dentuman Big Crunch kembalilah ke singularity lagi, semua serba fana, kecuali Allah, sebagaimana firman-Nya:


كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ .
وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ

Semua yang ada di bumi itu akan binasa, tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal. (Ar-Rahman [55]: 26-27)

Tafsir QS. Al Haaqqah (69) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari itu terjadilah bencana, dan langit menjadi terbelah dengan hilangnya keseimbangan.
Saat itu langit melemah setelah sebelumnya kuat dan terkendalikan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Maka apabila malaikat meniup sangkakala sekali tiupan, yaitu tiupan pertama yang membinasakan seluruh alam semesta, bumi, dan gunung-gunung terangkat dari tempatnya lalu hancurlah keduanya, berguncang dahsyat dengan sekali guncangan.
Dan terbelahlah langit.


Pada hari itu langit menjadi rapuh, tidak saling berpegangan dan tidak kokoh lagi.
Para malaikat berada di sisi dan sudut-sudut reruntuhan langit.
.
Pada hari itu ada delapan malaikat agung yang memanggul ‘Arsy Tuhanmu.


Wahai manusia, pada hari itu kalian dihadapkan kepada Allah untuk dihisab dan dibalas.
Tidak ada satu pun rahasia kalian yang tersembunyi.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat) yakni hari terakhir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal huru-hara yang terjadi di hari kiamat, yang hal ini terjadi pada tiupan pertama yang mengagetkan.
Kemudian diiringi dengan tiupan kematian, saat itulah semua makhluk yang ada di langit dan di bumi mati semuanya kecuali orang yang dikehendaki olah Allah.
Kemudian dilakukanlah tiupan kebangkitan untuk menghadap kepada Tuhan semesta alam, maka bangkit dan hidup kembalilah semua makhluk.
Dan itu terjadi pada tiupan yang disebutkan dalam ayat di atas yang diungkapkan dengan lafaz yang dikukuhkan, yaitu bahwa tiupan ku sekali;
karena perintah Allah tidak dapat ditentang, tidak dapat dicegah, dan tidak perlu adanya ulangan atau pengukuhan.
Menurut Ar-Rabi’, terjadinya peristiwa tersebut adalah pada tiupan yang terakhir.
Tetapi pendapat yang jelas adalah seperti apa yang kami sebutkan pada permulaan.
Karena itulah disebutkan dalam ayat ini:

dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
(QS. Al-Haqqah [69]: 14)

Yakni bumi digelarkan sebagaimana digelarkan kulit yang dijajakan di pasar ‘Ukaz, lalu bumi ini diganti dengan bumi lainnya.

Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat.
(QS. Al-Haqqah [69]: 15)


Maksudnya, mulai terjadi hari kiamat.

dan terbelahlah langit, karena langit pada hari itu menjadi lemah.
(QS. Al-Haqqah [69]: 16)

Sammak telah meriwayatkan dari seorang syekh, dari Bani Asad, dari Ali yang mengatakan bahwa langit terbelah mulai dari bagian atasnya;
demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim.

Ibnu Juraij mengatakan bahwa ayat ini semakna dengan firman-Nya:

dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu.
(QS. An-Naba’ [78]: 19)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa langit berlubang dan ‘Arasy tepat berada di atasnya.

Dan malaikatmalaikat berada di penjuru-penjuru langit.
(QS. Al-Haqqah [69]: 17)

Al-Malak adalah isim jenis, yakni para malaikat berada di semua penjuru langit.’ Menurut Ibnu Abbas, mereka berada di bagian langit yang tidak lemah, yakni di semua pinggirannya.
Hal yang sama dikatakan oleh Sa’id ibnu Jubair dan Al-Auza’i.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa Arja-iha artinya pinggiran-pinggirannnya.
Al-Hasan Al-Basri mengatakan, makna yang dimaksud ialah beradadi pintu-pintunya.


Ar-Rabi’ ibnu Anas telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan malaikatmalaikat berada di penjuru-penjuru langit.
(QS. Al-Haqqah [69]: 17)
Yakni berada di atas bagian langit yang terbelah untuk melihat penduduk bumi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan pada hari itu ada delapan malaikat menjunjung ‘Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
(QS. Al-Haqqah [69]: 17)

Yaitu di hari kiamat ‘Arasy dipikul oleh delapan malaikat.
;Arasy atau singgasana ini dapat diartikan ‘Arasy yang terbesar, atau ‘Arasy yang diletakkan di bumi pada hari kiamat nanti untuk memutuskan peradilan;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Di dalam hadis Abdullah ibnu Umairah, dari Al-Ahnaf ibnu Qais, dari Al-Abbas ibnu Abdul Muttalib sehubungan dengan mereka yang memikul ‘Arasy, disebutkan bahwa mereka terdiri dari delapan ekor kijang jantan.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id alias Yahya ibnu Sa’id, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnul Habbab, telah menceritakan kepadaku Abus Samah Al-Basri, telah menceritakan kepada kami Abu Qil alias Huyay ibnu Hani’;
ia pernah mendengar Abdullah ibnu Amr mengatakan bahwa para malaikat pemikul ‘Arasy ada delapan, jarak antara kedua sudut mata seseorang dari mereka sama dengan jarak perjalanan seratus tahun (saking besarnya).

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku yang mengatakan bahwa Ahmad ibnu Hafs ibnu Abdullah An-Naisaburi menulis surat kepadanya yang mengatakan bahwa telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibrahim Ibnu Tuhman, dari Musa ibnu Uqbah, dari Muhammad ibnul Munkadir, dari Jabir yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Telah diizinkan bagiku untuk menceritakan kepada kamu tentang malaikatmalaikat pemikul ‘Arasy, bahwa jarak antara daun telinganya sampai ke lehernya sama dengan jarak yang ditempuh burung terbang selama tujuh ratus tahun.

Sanad hadis ini jayyid, semua perawinya siqat.


Imam Abu Daud telah meriwayatkannya di dalam Kitabus Sunnah, bagian dari kitab sunannya:


telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Hafs ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Tuhman, dari Musa ibnu Uqbah, dari Muhammad ibnul Munkadir, dari Jabir ibnu Abdullah, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Telah diizinkan bagiku untuk menceritakan tentang seorang malaikat dari para malaikat pemikul ‘Arasy Allah subhanahu wa ta’ala, bahwa jarak antara daun telinganya sampai kepundaknya sama dengan jarak perjalanan tujuh ratus tahun,

Ini menurut lafaz Imam Abu Daud.

Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Zar’ah, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnul Mugirah, telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Asy’as, dari Ja’far, dari Sa’id ibnu Jubair sehubungan dengan makna firman-Nya:
Danpada hari itu ada delapan malaikat menjunjung ‘Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
(QS. Al-Haqqah [69]: 17)
Bahwa makna yang dimaksud ialah delapan baris malaikat.


Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa telah diriwayatkan hal yang semisal dari Asy-Sya’bi, Ikrimah, Ad-Dahhak, dan Ibnu Juraij.
Hal yang semisal telah diriwayatkan oleh As-Saddi, dari Abu Malik, dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah delapan baris malaikat.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Al-Aufi, dari Ibnu Abbas.
Ad-Dahhak mengatakan dari Ibnu Abbas, bahwa mereka adalah Malaikat Karubiyyun, terdiri dari delapan bagian;
setiap bagian (golongan) dari mereka sama banyaknya dengan bilangan manusia, jin, setan, dan para malaikat lainnya.

Unsur Pokok Surah Al Haaqqah (الحآقة)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al-Mulk.

Nama Al Haaqqah" diambil dari kata "Al Haaqqah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "’hari kiamat".

Keimanan:

▪ Peringatan tentang azab yang ditimpakan kepada kaum-kaum Tsamud, ‘Aad, Fir’aun, kaum Nuh dan kaum-kaum sebelum mereka yang mengingkari rasulrasul mereka pada hari kiamat.
▪ Kejadian-kejadian pada hari kiamat dan hari berhisab.
▪ Penegasan Allah bahwa Alquran itu benar-benar wahyu Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Haaqqah (52 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Haaqqah (69) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Haaqqah ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Haaqqah ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 69:15
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Haaqqah.

Surah Al-Haqqah (bahasa Arab:الحآقّة, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-69 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Haaqqah yang berarti hari kiamat diambil dari perkataan Al-Haaqqah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 69
Nama Surah Al Haaqqah
Arab الحآقة
Arti Hari kiamat
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 78
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 261
Jumlah huruf 1133
Surah sebelumnya Surah Al-Qalam
Surah selanjutnya Surah Al-Ma’arij
Sending
User Review
4.3 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

69:15, 69 15, 69-15, Surah Al Haaqqah 15, Tafsir surat AlHaaqqah 15, Quran Al Haqqah 15, AlHaqqah 15, Al-Haqqah 15, Surah Al Haqah ayat 15

Video Surah

69:15


More Videos

Kandungan Surah Al Haaqqah

۞ QS. 69:1 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:2 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:3 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 69:4 • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:5 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:6 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:7 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:8 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:10 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 69:13 • Peniupan sangkakala • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:14 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:15 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:16 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:17 ArsyAr Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:18 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 69:19 • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:20 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:21 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 69:22 • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:23 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 69:24 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 69:25 • Keluasan ilmu Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 69:26 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 69:30 • Memasuki neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:31 • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:32 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:33 • Al ‘Azim (Maha Agung) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 69:35 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 69:36 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:37 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 69:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 69:43 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 69:44 • Mendustai Allah

۞ QS. 69:45 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:46 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 69:48 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 69:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 69:50 • Azab orang kafir

۞ QS. 69:52 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Azim (Maha Agung)

Ayat Pilihan

Allahlah pemilik langit & bumi, Dialah yang ciptakan malam agar kalian beristirahat.
Dia jualah yang ciptakan siang agar kalian dapat berusaha.
Sesungguhnya pada penciptaan siang & malam terdapat bukti jelas bagi mereka yang mau berpikir
QS. Yunus [10]: 67

Orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan mereka seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada hari yang berangin kencang. Mereka tak dapat ambil manfaat dari apa yang mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh
QS. Ibrahim [14]: 18

Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami & Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam,
dan Kami berikan kepadanya Injil & Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun & kasih sayang.
QS. Al-Hadid [57]: 27

Apa mereka tak berjalan di muka bumi lalu mereka punya hati yang dengan itu mereka dapat MEMAHAMI atau punya telinga yang dengan itu mereka dapat MENDENGAR?
Karena sungguh bukan mata itu yang buta, tapi yang buta, ialah HATI dalam dada
QS. Al-Hajj [22]: 46

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

+

Array

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Correct! Wrong!

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

zakat fitrah

Apa itu zakat fitrah? zakat yang wajib diberikan oleh setiap orang Islam setahun sekali berupa makanan pokok sehari-hari … •

muamalah

Apa itu muamalah? Muamalah adalah sebuah hubungan manusia dalam interaksi sosial sesuai syariat, karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup berdiri sendiri. Dalam hubungan dengan m...

faedah

Apa itu faedah? fa.e.dah guna; manfaat; sesuatu yang menguntungkan; untung; laba … • Faidah, berfaedah